
"astaghfirullah, diraa kamu kenapa?" ucap farhan yang tengah melihat dira tergeletak di lantai, dia pun menggendong dira dan direbahkan lagi ke kasur.
hulya melangkah kaki nya dengan lunglai, dia membersihkan tubuh nya di bawah kucuran shower.
"apakah aku egois? aku juga ingin mendapatkan kebahagiaan walaupun mungkin tidak seutuhnya" ucap hulya seorang diri
malam itu farhan tidak kembali lagi ke kamar hulya, hulya memilih untuk membuka mushaf nya dan membaca. hanya itu cara agar dirinya bisa lebih tenang dan dekat kepada sang pencipta
kriinggg kriinggg kriinggg
hulya terbangun oleh deringan jam waker nya
"hoaaammm cepet banget sih paginya" celetuk hulya seorang diri
dia pun memulai kembali aktifitas nya seperti membantu neti memasak, menyiapkan pakainya untuk farhan,dan bersiap-siap mengajar karna ada jam pagi di sekolah.
saat sarapan pun hulya tak mendapati suaminya, dia pun bergegas untuk memanggil farhan
tokk tokk tokk
"kak, sarapan yuk" seru hulya dari balik pintu kamar dira
"kamu duluan ajaa" jawab farhan dari dalam
"ya udah, aku mau langsung berangkat ya habis itu assalamualaikum"
"wa'alaikum salam"
"sampai segitunya ya allah, bahkan dia tidak berniat untuk menemui ku setelah semalam mengecewakan ku" batin hulya disertai tangisan yang mulai keluar dari mata nya.
"ummi, ayahh hulya berangkat yaa assalamualaikum"
"wa'alaikum salam, lhoo ga sarapan bareng dulu nak?" tanya ayah
"engga ayah, hulya sudah membawa di kotak makan hari ini hulya mendapat jam pagi"
"ohh ya sudah hati-hati yaa"
"iya ayah"
"tunggu hulyaa " seru umi menghentikan
"ada apa umi?"
"kamu dianter pak tono saja yaa, jadi ga perlu pake taksi"
"ga usah umii, hulya lebih suka naik taksi kok"
"ya sudah lah kalo begitu"
hulya hanya membalas dengan senyuman kemudian dia bergegas pergi menuju sekolah.
disekolah
"assalamualaikum bu ibuu"
"wa'alaikum salam buk hulyaa" seru buk saras dan buk Rika bersamaan
"eh iya buk, jadi sebentar lagi sekolah kita akan mengadakan perkemahan dalam rangka ulang tahun sekolah. bu hulya bisa ikutan kan?" ucap buk saras
"in syaa allah bu kalau di izinkan saya ikut"
"Masya allah istri sholehah ya begini nih buk" celetuk bu rika sambil tersenyum
"ahh ibu bisa ajaa"
"jadi hari ini kita tidak belajar bu, kita hanya menyiapkan berbagai keperluan yang harus di siapkan" ucap bu saras lagi
"oh baiklah"
"ya sudah ayo kita ke alua anak-anak juga sudah berkumpul dari tadi"
"mari buu"
"perhatian! perhatian! anak-anak hari esok kita akan mengadakan perkemahan dalam rangka ulang tahun sekolah dan seluruh siswa-siswi wajib mengikuti nya sampai akhir" ucap pak joni selaku kepala sekolah
"jadi hari ini kita para dewan guru akan memberikan surat untuk orang tua kalian mengenai kegiatan ini"
"mengerti?!"
"mengerti paaakkkkk" ucap semua murid.
hari itu hulya pulang lebih siang karena ada pembentukan struktur kepanitiaan untuk perkemahan, dan tiba-tiba ponsel nya pun berbunyi saat sedang istirahat makan siang
drrttt drrttt
******arsen******
"hallo assalamualaikum"
"wa'alaikum salam momy, momy hari ini ada pr ga?" tanya anna
__ADS_1
"enggak ada anna tapii hari ini ada pengumuman penting mengenai perkemahan"
"wahh mau kemah asyiikkk"
"gimana dady mu sudah membaik?"
"hari ini dady sudah boleh pulang mom"
"Alhamdulillah "
"momy, anna mau ikut kemah "
"tapi dady mu beneran udah sembuh kan? kasian kan kalo kamu tinggal"
"udah kok" sahut arsen tiba-tiba
"ehh main rebut aja" celetuk hulya kesal
"kapan kemah nya?" tanya farhan
"lusa"
"orang tua nya boleh ikut ga?"
"kamu mau ikut?"
"iyaa, aku ga pernah ngizinin anna nginep sembarangan tanpa pengawasan "
"astaghfirullah, terus kamu mau lihat anna ga bisa berkembang dan mandiri gitu?"
"bukan gitu, aku cuma khawatir aja"
"dan kebetulan aku lagi ga sibuk jadi aku mau nemenin dia"
"Dady apaan sih! mana ada orang tua ikut kemah anak nya" seru anna
"ini dady" tunjuk arsen pada dirinya sendiri
"terus dady mau tidur dimana?"
"sama guru-guru kan bisa"
"dady...... " rengek anna
"sudah diam, tidak ada penolakan "
"dady kebiasaan deh, seenaknya sendiri huh!"
"kamu ga boleh gitu dong sen" ucap hulya menengahi
"aku ga akan biarin dia kenapa-napa hul, nanti gimana kalo dia digigit nyamuk,semut,atau dimakan serangga "
"emang anak kamu apaan sen? astaghfirullah" hulya menepuk jidatnya sendiri
"ya intinya aku ga mau dia lecet sedikit pun"
"ya udah lah terserah kamu, udah dulu yaa mau langsung pulang abis ini"
"aku suruh orang buat anter kamu pulang ya?"
"ga usah, ya udah assalamualaikum "
"wa'alaikum salam "
tuutt
"kok aku kangen banget sama bunda ya?" celetuk hulya seorang diri
"apa aku izin mampir kerumah bunda ya?"
"iya deh, lagian pasti kak farhan lagi sibuk banget ngurusin dira "
hulya memutuskan untuk mengabdi suami nya lewat pesan WhatsApp
suami tampan ku
"assalamualaikum kak hulya mau mampir ke rumah bunda"☑️
"wa'alaikum salam, sekarang?"☑️
"iyaa, boleh kan?"☑️
"ya udah hati-hati"☑️
"oke makasih"☑️
"sama-sama"☑️
" astaghfirullah dia benar-benar ga merasa bersalah sama sekali huuufttt"
"udah lah bodoh amat"
__ADS_1
setelah itu hulya langsung bergegas menuju ke rumah bunda menggunakan taksi yang ia pesan
Kediaman Raka Atmajaya
tap tap tap .
**ttokk tokk tokk**
"assalamualaikum bundaa" seru hulya
ceklek..
"wa'alaikum salam, hulyaa? ya ampun bunda ga salah denger ternyata masuk sayang"
sambil meraih pundak hulya
"kamu sendiri? dimana suami mu?"
"pasti lagi sama istri muda nya kan?" tanya bunda lagi
"iya bund, dira lagi sakit dan butuh ditemani kak farhan"
"hulyaa jujur sama bunda, kamu di abaikan atau tidak?" tanya bunda yang tengah duduk berhadapan dengan hulya di sofa
"engga kok bund, kak farhan ga mungkin kaya gitu lah" ucap hulya berbohong, sebenarnya bisa saja dia menganduka kan itu pada bunda nya, agar farhan tidak bersikap seenaknya sendiri. tapi hulya tak mungkin membagi aib rumah tangga nya sekali pun dengan bunda nya sendiri
"bener?"
"bener bund, ihh bunda kenapa sih? ga seru deh hulya kan pulang pengen di manja, dia masakin,becanda ini malah di interogasi kaya pencuri "
"ahh kamu ini selalu saja begini" sambil mencubit hidung hulya
"bund, hulya kangen masakan bunda tau"
"kamu mau makan apa? bunda masakin sekarang"
"mau soto lamongan dan sop buntut buatan bundaa"
"aaaahh yaudah kalo gitu ayo kita masak bersama"
"yeyyyy asyiikk, kangen bangeett sama bunda" sambil memeluk bunda nya
"dasar manja" sambil membalas pelukan hulya.
mereka berdua tengah kompak memasak bersama disertai canda tawa yang tak henti-hentinya membuat keduanya tergelak.
"sayang nya ga ada ayah ya bund"
"nanti malam ayah mu baru pulang, nginep sini aja yaa? bunda juga belum puas nih ketemu anak kesayangan bunda"
"yaah mau nya sih gitu bund, tapi hulya besok nginep disekolah karna akan diadakan perkemahan"
"yahhh, yaudah deh kapan-kapan bunda suruh ayah mu untuk menjemput mu ya?"
"okeee"
setelah selesai memasak dan makan bersama kedua anak dan ibu itu melakukan keseruan lain nya seperti menonton dan menggosip bersama, yahhh begitu perempuan hehee.
"bund udah setengah 5 loh, hulya baru sadar" celetuk hulya di tengah-tengah keasyikan nya
"yahh cepet banget sih, farhan ga jemput kamu gitu?" tanya bunda
"engga, mungkin dia capek juga bund"
"kalo gitu bunda anterin yaa"
"ya udah iyaa"
saat kedua nya tengah mengunci pintu utama tiba-tiba
"assalamualaikum "
"wa'alaikum salam, lho bunda kira kamu ga kesini jadi bunda mau nganterin hulya ini"
"maaf yaa bund jadi ngerepotin, ini tadi baru ada waktu buat jemput hulya" ucap farhan
sambil mencium tangan bunda
"ga repot lah, untuk anak sendiri kok repot kamu mungkin yang kerepotan ngurusin dua istri"
farhan menelan saliva nya dengan kasar
"hehee alhamdulillah tidak repot juga kok bund"
"emm bunda hulya pulang dulu ya assalamualaikum" ucap hulya menengahi
"wa'alaikum salam hati-hati"
"iya bund" ucap farhan sambil tersenyum
to be continued
__ADS_1
haii guyss, minta support nya terus yaa.. jangan lupa like,komen,dan vote nya🙏 terimakasih 🤩