
Pagi yang cerah farhan mulai tidak bisa menahan rindu nya kepada hulya, entah kenapa semenjak kepergian hulya dia terus memikirkan nya, di tambah lagi hulya tidak dapat di hubungi.
pagi itu nadira merapikan ranjang mereka, dia menatap suami nya yang mulai gusar dengan handphone berada di tangan nya
"kenapa mas? mbk hulya ga bisa di hubungi ya?" tanya dira
"emm iya nih, aku cuma mastiin aja kalo dia ga papa"
"in syaa allah mbk hulya baik-baik aja kok mas" ujar dira sambil membelai bahu Farhan
"aamiin" ucap farhan sambil tersenyum kepada dira
"fuuuhhh fuhhh dingin banget ya disini hul.. berasa jadi es tau gaa" ujar Atika sambil mencoba menghangatkan tubuh nya sendiri
hulya masih sibuk mengemasi barang-barang nya
"permisi biar saya saja yang membongkar tenda ini nona" ujar david
"terimakasih david.."
"iidiihh sok baikk, palingan juga di suruh tuh sama bos nya" sahut Tika sambil melirik sinis
pria itu hanya diam karna malas untuk membuang tenaga nya untuk berdebat.
"selamat pagi hulyaa?" ujar arsen yang baru saja mendekat ke arah mereka
"pagiiiii" sahut Atika dengan semangat hulya hanya melempar senyum pada arsen
"hulyaa, 5 menit lagi helikopter ku datang, sebaik nya kita naik bersama sajaa.. agar cepat sampai di bawah"
"emm boleh, makasih ya sen " ujar hulya
"ohh yaa, coba di check lagi.. takut nya ada yang ketinggalan kan?"
"emm udah kok, udah di check berkali-kali malah"
"ohh ya udah kalo gitu"
tak lama kemudian dua helikopter milik arsen pun mendarat
"loh.. dua sen?"
"iyaa biar ga sempit kan"
"ohh gituu" ujar hulya
"sini.. aku bawain barang-barang kamu" ujar arsen sambil menenteng ransel milik hulya
"hul.. aku mau naik yang itu deh.. daaann aku ga mau naik sama kamu.. aku mau berduaan aja sama david" ujar Atika yang sontak membuat pemilik nama melotot ke arah nya
__ADS_1
"loh.. kenapa gitu? semalem aja kalian berantem" ujar hulya
arsen tersenyum miring dia tau sekali modus yang di buat oleh Atika
"yaa apa salah nya sih? kalo aku pengen berduaan sama david.. iya kan kan daviid?" ujar Atika sambil mengedipkan sebelah matanya
"ohh yaa iyaa, kii taa mau berduaan"
"huuuhhh ya udah deh"
mereka pun mulai menaiki helikopter masing, arsen senantiasa di belakang hulya, berbeda dengan Atika dan David
David tampak memasuki helikopter terlebih dahulu
"heh! nyebelin banget sih to orang.. dasar belagu!" ujar Atika dalam hati
"lihat tuh sebelah sana.. kelihatan banget kan gunung nya ?" ujar arsen yang menunjukkan ke arah gunung
"iyaaa, bener-bener bagus kalo di lihat dari atas"
hulya tersenyum senang menikmati pemandangan sekitar, arsen menatap hulya dengan lekat senyum nya pun tak ikut memudar, karna alasan kebahagiaan nya adalah melihat hulya tersenyum bahagia.
sedangkan suasana di helikopter lain yang di naiki oleh atika dan david, berbeda sekali
mereka berdua tampak asyik dengan diri mereka masing-masing.
pria dingin itu hanya terdiam melihat tingkah Atika yang begitu membosankan menurut nya
"hai guyss!! kalian tau ga aku lagi naik apa? yaaa!! aku lagi naik heli.. disini dingin banget tahu, apalagi orang disebelah aku ini.. beuhh dingin nya melebihi suasana disini tau ga" ujar Atika yang sontak membuat david menatap Atika, dengan secepat kilat dia pun kembali mengalihkan pandangannya kearah lain karna dia baru saja tertangkap kamera milik Atika
"eittsss, tuhh kan?? udah dingin anti kamera lagii " ujar Atika
"ga jelas" celetuk david tak begitu keras namun masih bisa Atika dengar dengan jelas
"eh guyss! gimana sih perasaan kalian kalo ternyata jodoh kalian itu.. orang yang kalian Ben.. ciii! terus nih yaa orang nya tuh sok cool,sok gannn teng.., belagu lagii.. gimana tuh? amit am" belum sempat Atika melanjutkan ocehan nya namun tangan David dengan cepat merebut handphone itu dari tangan atika
"bisa diem ga? berisik tau ga?!" sentak David
"ehh siniin hp gue.. Lo kenapa sih? sensi banget! lagi pms ya mas?" ujar Atika yang mencoba mengambil alih hp itu dari tangan david, namun david mengantungi hp Atika di saku celana nya
"david!! siniin ga!?"
"ambil sendiri kalo bisa" ujar david acuh
"Lo ga usah resek yaa, gue teriak nih!"
"teriak ajaa, mana ada yang denger"
"ohh nantangin"
__ADS_1
"aaaaa tooloongggg!!!! David mau bunuh gue tolong!! aaaaaa aaammmmmmmm" dengan cepat david membungkam mulut Atika dengan tangan nya
"mmmm!!" Atika masih memberontak namun pria itu justru mengmbil lakban untuk menutup rapat mulut nya, kedua tangan atika pun di pegang erat oleh david
"awas Lo ya! gue bakal ngaduin Lo ke hulya! biar Lo di pecat tuhh sama arsen!" batin Atika kesal
"ahaaa! aku punya ide!" batin Atika lagi
dia pun mengeluarkan air mata buaya nya, David yang melihat itu pun takut.. bukan takut pada atika melainkan takut bila Atika melapor yang tidak-tidak kepada calon nona muda nya, dan itu sama saja membuat nya bunuh diri . pria itu melepaskan genggaman tangan nya,dengan cepat Atika melepas lakban hitam itu dari mulut nya.
"gila Lo! dasar pria kasar!"
"lebih baik Lo diem dari pada gue jatuhin Lo dari sini" ujar david sambil memegang kedua bahu Atika
"ga ga! jangan! pliss jangan bunuh gue! iyaa iyaa gue minta maaf" ujar Atika ketakutan, namun tanpa ia sadari kini dia tengah memeluk david dengan erat
"lepas!" ujar david sambil melepaskan pelukan atika, Atika pun berjingkat dan menjauh dari tubuh david
"idihh najiss ya Allah... astaghfirullah maaf kan aku.." ujar atika seorang diri sambil mengibaskan-ngibas kan bekas sentuhan nya
di sisi lain farhan tengah mengerjakan beberapa tugas untuk mahasiswa nya di lapton, namun dia merasa haus dan mengambil minum di dapur.
dia mengambil air dingin dan meminum nya, saat dia hendak berjalan untuk kembali ke ruangan nya, tanpa sengaja dia menginjak lantai yang licin dia pun terjatuh dan terbentur di lantai itu dengan keras
"aaaaawwww" ujar farhan sambil memegangi kepalanya, untung saja tidak begitu parah dia pun bangkit dengan sendiri, namun masih memegangi kepala nya yang masih nut-nutan.
"ahhh sakit sekali" ujar nya lagi
bayang-bayang ingatan nya pun mulai tergambar jelas, Farhan memegangi kepalanya nya yang masih sakit, senyuman hulya,hari pernikahan,dan saat dia menikah lagi dengan nadira,dan terakhir saat dia kecelakaan mobil bersama hulya.
"hulyaaa!!" teriak farhan
dia telah mengingat semua nya
dira yang mendengar suara teriakan Farhan pun mendekati suami nya yang masih terduduk di lantai
"ada apa mas?" Tanya dira begitu panik
"aku sudah mengingat semua nya.. dimana hulya?"
" Alhamdulillah, dia sedang jalan-jalan bersama Atika mas, tidak usah khawatir" ujar dira memenangkan
"ayoo mas, kita balik ke kamar yaa" ujar dira sambil membantu menuntun farhan
.
to be continued
huh!! akhirnya bisa up 5 eps lagi guys😌🤧 ini semua buat kalian.. jangan lupa buat ritual wajib nya ya 🎁💌❤️, biar othor ga mager buat update 😍
__ADS_1