
happy reading ๐น๐น๐น๐น๐น๐น
Anna begitu di manja kan oleh kedua orang tua altar apalagi bibi, wanita hamil yang nyidam ingin selalu di dekat anna, padahal sebelumnya mereka tak pernah sedekat itu.
pertama kali melihat Anna hanya saat acara ijab qobul saja. altar terlihat cemberut karna dari lagi hingga sore bibi nya selalu menempel pada Anna, sampai-sampai Anna di suapi bahkan di ajak memasak bersama,Anna begitu menikmati kesayikan itu namun berbeda dengan altar pria dingin itu tampak diam dan kesal melihat istri nya jarang ada waktu untuk nya, setelah sholat maghrib berjamaah di masjid altar langsung memasuki kamar nya, melihat anna yang sedang bercengkrama dengan bibi dan ibu nya, dia berjalan melewati ketiga wanita itu tanpa menyapa.
"seperti nya altar ngambek deh ahahah" ujar bibi sambil terkekeh
"hehee, muka dia kan memang begitu bi" ujar Anna sambil tersenyum miring
"sebaik nya kamu susul dulu sana.." ujar ibu sambil mengelus pundak menantu nya
"iya, buk.."
"Anna permisi dulu ya bi? nanti di lanjut lagi.."ujar anna sambil tersenyum manis
"iyaa, yang penting cairan dulu tuh es batu nya hahah" jawab bibi sambil terkekeh
"siap bi" ujar anna yang kemudian beranjak pergi dari situ
ceklek...
Anna memutar handle pintu kamar altar, pria dingin itu sedang membaca buku di tepi ranjang sambil menyender kan punggung nya di dinding ranjang, Anna mendekati altar dan duduk di sebelah nya.
"saaayaang..." ujar anna dengan manja, dia menyender kan kepala nya di bahu altar.
pria dingin ingin masih enggan untuk berbicara
cup..
Anna mencium pipi altar dari samping namun pria itu masih enggan untuk menengok ke arah anna
"kamu ga kangen aku apa?" tanya anna sambil menggesek-gesekkan kepala nya di lengan altar, altar masih diam tak bergeming sekalipun.
Anna melepaskan hijab nya dia juga melepaskan baju dan rok yang ia pakai, yang hanya menyisakan dua penyangga di dada nya dan segitiga pengaman di bagian bawah nya, altar sedikit melirik ke arah anna dan menelan saliva nya dengan kesusahan
"yahhh, di cuekin... bobok ajalah kalo gitu" ujar anna sambil merebahkan diri nya membelakangi altar yang tengah berpura-pura membaca buku.
altar menatap kedua bongkahan besar yang begitu menggoda, dia pun tak bisa membiarkan kan benda kesukaan nya itu terpampang dan menganggur.
dengan cepat altar memeluk tubuh Anna dari belakang dan menciumi punggung mulus anna
"sayang... geliii" ujar Anna dengan manja, altar melepaskan pengait dari bra yang Anna gunakan, tangan nya merambat menuju ke dada anna yang sudah mengeras.
"loh, kok di pegang.. tadi aja di anggurin" ujar Anna sambil terkekeh geli melihat kelakuan mesum suami nya.
"mubazir kalo di biarin" bisik altar sambil menjilat dan mengigit telinga Anna
__ADS_1
"ahhh" ******* Anna sudah tak bisa di tahan lagi, Altar menarik tubuh anna menghadap ke arah nya pria itu ******* bibir anna tanpa ampun
"mmmpphhh" Anna melepaskan pangutan itu dan mengambil nafas sekejap, tiba-tiba altar kembali melahap bibi kenyal itu lagi.
akhirnya kedua insan yang tengah di deru hasrat itu pun mendapat ******* berkali-kali, badan Anna seperti ingin remuk altar menggempur nya tanpa ampun, dia tak memberi celah bagi Anna untuk menyudahi kegiatan panas mereka.
pria dingin itu memang hebat membuat Anna kembali bergairah walupun sudah kelelahan.
"sudah ya sayang.." pinta anna dengan wajah memelas
"2 ronde lagi ya sayang.." ujar altar dengan nafas terengah-engah
Anna pun hanya bisa pasrah dengan apa yang altar lakukan, pria itu melakukan nya lagi dan lagi hingga pukul 23.00wib
"sayang udaaaa ahh"
"udaa ahh malem in iiiii" ujar Anna sambil merem melek merasakan sensasi percintaan mereka
"baiklah sayang sebentar lagi aku sampai.."
"ahh terimakasih sayang" ujar altar sambil menciumi wajah Anna yang sudah berpeluh keringat.
kedua pasangan muda itu pun mandi bersama, namun Anna memperingati altar untuk tidak meminta nya lagi, namun bukan altar jika tidak bisa membuat istri nya mau lagi dan lagi.
saat kedua pasangan itu melakukan nya lagi bibi sudah berkali-kali mengetuk pintu kamar itu
"udah ya altar.. ini udah malem, kasihan bibi" ujar anna dengan sangat memohon
"baiklah sayang.. terimakasih"
setelah mandi plus-plus mereka pun menunaikan ibadah shalat isya berjamaah.
"assalamualaikum warahmatullahi wabararokatuh"
"assalamualaikum warahmatullahi wabararokatuh"
setelah salam altar berdoa dan di amin kan oleh Anna, kedua pasangan itu begitu serasi.
anna mencium punggung tangan altar, altar pun memberikan kecupan singkat di dahi Anna.
tok tokk tokk
pintu itu kembali di ketuk, altar membuka pintu itu dan yaaa! itu adalah bibi nya.
"silahkan masuk bi" ujar altar sambil tersenyum
"abis dapet jatah ya? senyam-senyum" ujar bibi sambil terkekeh, altar hanya menggaruk rambut nya yang tidak gatal sebenarnya
__ADS_1
"an? bibi jadi di bolehin bobok sini kan?" tanya bibi yang sudah menduduk kan diri nya di tepi ranjang
"Tentu saja boleh bi" ujar anna sambil memeluk bibi dari samping
"sayang... kamu tidur di sofa aja ya?" tanya anna, pria itu hanya mengangguk pasrah menuruti permintaan istri nya.
"ini selimut nya.." ujar Anna sambil memberikan selimut tebal yang ia pegang
"selimutin" ujar altar sambil merebahkan diri di sofa yang tak jauh dari ranjang mereka, bibi sudah merebah kan diri nya di ranjang empuk itu.
Anna menyusul bibi dan tidur di sebelah nya
"kamu udah ngantuk belum na?" tanya bibi
"belum bi" jawab Anna sambil menggeleng kan kepala nya, akhirnya bibi mengajak anna mengobrol mengenai menu masakan terbaru yang ia bisa,mengenai masa kecil altar,mengenai film-film favorit nya. kedua wanita itu bergosip tanpa ingat waktu, altar yang tadi nya pura-pura tidur akhir nya tertidur pulas.
"ohh berati bibi suka drakor dan action juga ya?" tanya anna dengan antusias
"iya bibi suka banget..."
"wihh bibi masih berjiwa muda ternyata"
"Iya dong" jawab bibi kedua nya pun terkekeh bersama.
"tidur yuk... bibi ngantuk nih" anna pun mengangguk dan Kemudian memeluk bibi nya,dia sudah menganggap wanita dewasa seumuran momy nya itu sebagai ibu kandung nya sendiri.
saat kedua wanita itu pun tertidur pulas, tiba-tiba saja altar terbangun dan memeluk Anna dari belakang, anna menggeliat dan memutar badan nya menghadap ke arah altar, kedua mata nya masih terpejam namun kedua tangan Anna dengan reflek memeluk altar dengan erat, hal itu membuat sesuatu yang di bawah sana kembali berdiri tegak ingin di tidur kan.
"sayang...jangan banyak gerak, pliss" ujar altar menjauh kan diri nya, hulya terus mendesul ke arah dada bidang altar.
"ahhh kenapa semudah ini kau membuat nya kembali terbangun, hah?" tanya altar menatap intens kedua mata Anna yang masih tertutup.
"tahan.. altar.. tahaan, ini ujian" ujar altar lagi seorang diri
hai guys jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa ๐ terimakasih ๐คฉ.oh yaa hadiah nya juga jangan lupa yaa?
aku kasih tau cara ngasih hadiah nya yaa? jadi buat kalian yang mau lempar bunga atau kopi tapi belum tau cara nya simak cara di bawah
tekan opsi bergambar box hadiah di bawah sana๐
2.selanjut nya kalian bisa pilih apa yang mau kalian kasih ke author hehe ๐ bisa bunga atau kopi.. yang lain nya juga boleh hehee๐คญ๐
__ADS_1