Pelangi Yang Tergores

Pelangi Yang Tergores
Panggilan khusus


__ADS_3

Happy reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


keesokan hari nya


Alex bangun lebih awal, dia menatap manik indah dari istri nya, pria berparas tampan itu sedang menganggumi kecantikan alami dari istri nya itu, namun hati nya yang sekeras batu sering kali mengacuhkan perasaan nya sendiri.


rummi menggeliat hingga kedua mata nya terbuka dengan cepat Alex memejamkan kedua mata nya lagi, kini rummi yang mengamati wajah tampan suami nya.


dia menyanggah dagu nya dengan kedua tangan nya, mata rummi kembali di menatap sosok tampan yang akhir-akhir ini sering membuat nya sakit hati itu, dia benar-benar menganggumi karya tuhan yang mempesona dan berhasil merebut hati nya itu.


"ngapain sih lihat-lihat, seganteng itu kah aku?" tanya alex sambil kini juga membalik kan badan nya menghadap rummi yang masih menatap wajah nya


"a-aku tadi mau bangunin kamu buat sholat subuh, mas.."


"terus kenapa ga langsung di bangunin aja"


"ngumpulin nyawa dulu" ujar rummi yang kemudian duduk


"ayo, sholat.." ujar rummi sambil menengok suami nya


"ga minat.."


"mas, kamu kan udah mualaf dan sekarang sholat sudah menjadi kewajiban bagi mu.. harus nya kamu.."


"hah.. ga usah cerewet deh, kalo mau sholat yaa sholat aja lah" ujar Alex sambil merebahkan tubuh nya lagi


"ya udah deh, semoga kamu di beri hidayah sama Allah" ujar rummi sambil meninggalkan kasur empuk itu


.....


rummi kembali menengadah kan kepala nya ke atas, dia berdoa dan di iringi tangis, mungkin hanya kepada sang pencipta dia mampu meluap kan apa yang selama ini ia rasakan, tidak ada tempat berbagi sebaik Allah SWT, setelah mengadu dan meminta kepada sang khalik, rummi kembali membangun kan suami nya yang masih tertidur lelap itu


"mas.. bangun yuk, udah pagi.. mas mandi yaa" ujar rummi dengan lembut, dia menarik-narik kaos oblong putih yang di pakai Alex


"aku mau bangun, tapi dengan satu syarat.." ujar Alex yang masih memejamkan kedua mata nya


"apaan?" tanya rummi sambil mengerutkan kening nya


"sini dulu" ujar Alex sambil menarik tangan rummi dan membawa nya ke dalam pelukan nya


"mas, udah deh.. aku tu lagi males, kamu kalo ga mau bangun ya udah.. aku bisa pulang sendiri kok" ujar rummi sambil meronta-ronta, hal itu membuat si junior kembali aktif


"stop! kalo emang ga mau, diem aja bisa ga!?" bentak Alex yang sontak membuat rummi terdiam, mata Alex kembali terpejam


"maass...kamu nih ihhh, ayo bangun" ujar rummi dengan manja


"mau ngabulin syarat dari aku ga?" tanya alex sambil membuka sebelah mata nya


"apaan" tanya rummi dengan kesal


"bantu aku menidur kan junior" ujar Alex sambil tersenyum mesum kepada rummi


"iiihhh ada syarat lain ga sih? aku lagi ga mood"


"kamu kok gitu sih, dosa loh nolak ajakan suami"


"dosa juga nolak ajakan istri buat sholat jama'ah bareng"


"alah cuma gitu ajaa" cibir Alex

__ADS_1


"loh! sholat itu malah kewajiban mas"


"nurutin aku juga kewajiban" sanggah Alex yang tetap tak ingin kalah


"bodo amat! Poko nya aku ga mau.. " ujar rummi sambil cemberut


"Kenapa sih, hemm??"


"apa karna kemaren? kamu masih ngambek gara-gara itu?" tanya alex lagi


"itu salah satu nya"


"terus alasan lain nya apa?" tanya alex penasaran


"aku lagi ga pengen ajaa" ujar rummi dengan enteng


"oh jadiii itu alasan nya" ujar Alex sambil tersenyum miring dan kini duduk menyamai rummi


"ngapain sih mas.. aku geli tau" ujar rummi sambil memajukan tubuh nya, karna Alex kini menciumi punggung rummi


"mau di buat pengen ga?" goda Alex dengan seringai licik nya


"enggak..!" rummi berlarian keluar kamar


....


"hah, hah ,hah, hah.. untung aja tadi udah pake ini" ujar rummi sambil memegang hijab nya


"kalo enggak abis aku di makan pagi-pagi " ujar rummi sambil mengelus dada nya


.....


"****! malah kabur saat sedang ingin ku jadikan sarapan pagi" gerutu Alex sambil menuju kamar mandi


kini sedang berada di sebuah gedung tempat nya gudang buku yang tak jauh dari hotel tempat nya menginap.


dia yang memang hobby membaca seperti sedang di suguhkan syurga dunia, rummi berkeliling memilah dan memilih buku-buku itu, banyak karya-karya yang dari penulis yang sangat ia kagumi, pagi itu rummi berhasil memasukan beberapa buku ke dalam troli nya.


"hah! rasa nya ga mau pulang" ujar rummi sambil menatapi buku nya yang kini sedang di dorong di dalam troli itu.


dddrrrtttt drrrtttt ddrrttt...


tiba-tiba handphone nya berdering dan dengan cepat rummi mengambil dari tas nya


"kamu dimana sih!?" suara barito dari sebrang sana hendak memecahkan gendang telinga nya


"astaghfirullah, bisa kalem dikit ga sih mas suami.." ujar rummi sambil terkekeh


"kamu mau kabur lagi ya?" tanya alex


"enggak, aku lagi milih beberapa buku"


"ahh astaga! kenapa dari tadi ga di angkat?!" tanya alex dengan kesal


"loh, mas udah dari tadi ya nelponin rummi?" tanya rummi yang memang baru sadar


"maka nya di punya telinga tuh di pake! jangan buat pajangan doang"


"iya iyaa maaf, aku kan tadi lagi asyik-asyiknya milih buku jadi ga denger"

__ADS_1


"di toko buku mana?" tanya alex dengan nada tak sabar


"di depan hotel, mas.." ujar rummi yang kemudian di tutup sepihak oleh Alex.


....


"aduhh, punya suami kok yang hobby nya marah-marah " ujar rummi sambil menggelengkan kepala nya


...


tak lama kemudian Alex datang, pesona Alex membuat seluruh pengunjung disana terpaku oleh nya, Alex berjalan bak bintang model yang mempromosikan brand ternama.


rummi belum sadar akan kehadiran suami nya, secara tiba-tiba alex memeluk tubuh sang istri dari belakang.


"astaghfirullah haladzim " ujar rummi yang kemudian membalikkan badan nya dan langsung menatap sang pelaku yang membuat nya terkejut


"mas! ngagetin aja" ujar rummi dengan kesal


"kok malah bentak-bentak sih, dasar nenek lampir"


"ihh jahat.. masa istri sendiri di bilang nenek lampir.. berati kamu kakek lampir" ujar rummi sambil menahan tawa nya


"enak aja, aku masih muda dan ganteng ya.. lihat tuh, bukti nya semua pengunjung terpaku dengan ketampanan ku" ujar Alex dengan sombong


"iya iyaa ganteng, percuma ganteng.. tapi ga mau sholat" ujar rummi yang memang sengaja menyindir suami nya, dia kembali membalikkan badan nya dan memilih buku lagi


"ehh, tertanya kalo udah ketemu buku kamu bisa lupa aku yaa" ujar Alex sambil melepas kan pelukan nya


"hahah, emang kamu pikir aku ga bisa hidup tanpa kamu apa!?"


"emang bisa?" tanya alex sambil mengangkat sebelah alis nya


"engga" ujar rummi yang kemudian kedua nya tertawa terbahak-bahak


"cieee Lo udah mau ketawa bareng aku" ujar rummi dengan nada menggoda


"ilih, ini sih satu-satunya cara biar kamu ga kabur-kaburan lagi"


"ciee ada yang ga mau di tinggal kabur nih" ujar rummi kembali meledek suami nya


"cie ada yang lagi ngajak berantem nih" ujar Alex kembali memeluknya dan menyandarkan dagu nya di bahu rummi


"yukk, kita bergulat di atas kasur" ujar Alex sambil berbisik di telinga rummi


"dasar suami mesum!" teriak rummi yang sontak membuat para pengunjung melihat kericuhan mereka berdua.


"dasar nenek lampir.. berisik tau" ujar Alex sambil mencubit hidung mancung rummi


"ihh sakit tau, dan bisa ga? ga usah panggil aku nenek lampir" protes rummi sambil cemberut


"itu udah jadi nama panggilan khusus buat kamu, jadi ga mungkin aku berhenti hahahh"


"ihhh nyebelin" ujar rummi dengan kesal


to be continued


jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa guyss 😍 terimakasih 🙏😍


hei guys, ayo lah mampir ke karya author yang lain 🤩

__ADS_1




__ADS_2