Pelangi Yang Tergores

Pelangi Yang Tergores
Malaikat vs demit


__ADS_3

Farhan melangkah kan kaki nya dengan lunglai, dia memasuki rumah Siska dengan penampilan acak-acakan, dia mendudukan bokong nya di sofa ruang utama.


kemudian Siska datang mendekati nya dan memberikan air minum untuk farhan.


"minum dulu sayang.. aku tau sekarang kamu sedang tidak ingin di ganggu, jadi biar aku pergi saja yaa" ujar siska sambil beranjak pergi meninggalkan Farhan yang masih bungkam seribu bahasa.


siska pun tersenyum atas Kemenangan nya, saat ini dia sedang menatap diri nya di depan cermin.


"aku pastikan kamu tidak akan menolak pesona ku Farhan.." ujar siska seorang diri sambil tersenyum licik


sesaat kemudian siska kembali ke ruang utama dengan merubah penampilan nya, dia menggunakan lingerie berwarna cream yang begitu menerawang.


dia memandangi tubuh farhan dari belakang, dia terus berjalan meliak-liuk, dan kemudian dengan cepat mendudukkan bokong nya di paha farhan.


Farhan pun terkejut dan sontak ingin mendorong tubuh siska, namun dengan cepat Siska mengalungkan kedua tangan nya ke leher Farhan.


dia menatap farhan dengan intens, begitu farhan.


entah mengapa dia begitu terpukau melihat kecantikan siska, di tambah lagi body nya jauh berbeda dengan hulya yang memang terlihat kurus.


siska tersenyum dan kemudian mencium bibir Farhan dengan sekilas, entah kenapa juga kali ini Farhan tidak memprotes nya.


dia masih terdiam dan memandangi kecantikan siska yang mungkin baru ia sadari.


"seperti nya kamu butuh istirahat sayang.. ayo kita ke kamar" ujar siska sambil membelai lembut wajah farhan dengan jari-jari lentik nya, dia masih diam namun sesaat kemudian Farhan menggendong siska ala bridal style dan membawa nya ke kamar.


"dia merebahkan tubuh siska di kasur dengan lembut, mata nya masih terus saja menatap lekat kedua mata Siska


"apa kau tidak ingin ini?" tanya Siska sambil membuka baju bagian atas nya, menampilkan pemandangan yang tak kalah menggoda, Farhan beralih memandangi kedua benda indah itu dengan mata tak berkedip.


"jangan lama-lama.. ayo lah" ujar siska lagi sambil menggoda


dengan secepat kilat Farhan pun menubruk siska.


skip!!!


....


setelah selesai berperang di atas ran*ang kedua nya pun tidur saling berpelukan,Siska tersenyum dengan puas.


"manjur juga ajian pelet dari Mbah maridjan" ujar siska sambil tersenyum senang.


sementara di sisi lain hulya kembali menenangkan diri nya, dia mengambil wudhu dan menjalankan sholat fardhu, sudah malam namun tidak ada tanda-tanda kedatangan farhan.


pikirkan hulya semakin melayang kemana-mana, malam ini adalah malam nya bersama farhan, namun kenapa farhan tak kunjung datang.


ingin rasanya tidak peduli, karna jujur saja hati nya masih sakit dengan tuduhan yang farhan berikan, namun begitu lah hati..

__ADS_1


tidak akan pernah bisa dibohongi, dia mengharapkan kedatangan farhan setidaknya untuk meminta maaf, namun apa yang terjadi? malam ini tidak ada sedikitpun usaha Farhan untuk memperbaiki semua nya.


"astaghfirullah kak.. kenapa kamu begini? harus nya aku yang marah karena kamu selalu merusak kepercayaan ku.. tapi kenapa sekarang kamu asal menuduh ku dan berpikiran yang tidak-tidak " ujar hulya sambil menatap halaman rumah nya dari balkon kamar nya.


"ya allah.. aku harus bagaimana? apa aku harus menelpon nya?" ujar hulya seorang diri


hulya pun masuk ke dalam dan mencari keberadaan hp nya, handphone yang dari tadi dia nonaktifkan itu ternyata sudah banyak messege, bukan dari Farhan melainkan dari Siska, dia mengirim foto-foto mereka yang tengah bertel*njang dada, sudah bisa dipastikan mereka baru saja melakukan hubungan suami istri, tidak dosa memang..namun disini kesalahan terletak pada Farhan yang mulai tak bisa adil membagi waktu nya.


"astaghfirullah haladzim.. hikss hiksss kak.. kenapa Kaka begini? hiksss hikss " ujar hulya menangis sambil memegangi dada nya yang sesak.


di kursi kebanggaan nya, arsen tengah memang sudah lama menyadap handphone hulya, dia tau saat ini hulya sedang tidak baik-baik saja.


"Farhan! aku pastikan sebentar lagi kamu akan kehilangan hulya untuk selamanya!" ujar arsen dengan nada tinggi, kedua matanya pun membesar dan memerah.


"tuan.. saya sudah memberitahu kepada teman dari nona hulya" ujar david setengah membungkuk kan badan nya


"bagus"


Atika sudah tau mengenai keadaan hulya saat ini, dia langsung masuk begitu saja tanpa mengucapkan salam atau permisi, dia masuk ke kamar hulya.


di dapati nya, hulya tengah duduk meringkuk memeluk kedua lututnya sambil menangis.


"hulyaa!" teriak Atika sambil memeluk tubuh hulya, hulya pun semakin menangis di buat


nya.


"udah ya.. kamu nangis dulu sepuas-puasnya setelah itu kamu baru cerita.. oke?" ujar Atika sambil mengeratkan pelukannya


setelah tenang dan puas menagis hulya mengajak Atika duduk di tepi ranjang, diam mencoba mengontrol diri untuk berhenti menangis.


"huffftt.. kenapa kamu kesini tik?" tanya hulya penasaran


"aku udah tau semua nya hul.. dan semua ini dari arsen, dia yang ngasih tau semua ini"


"loh.. aku belum cerita kesiapa-siapa.. apalagi arsen" ujar hulya keheranan


"kamu jangan marah ya.. dia nyadap hp kamu, Karna mungkin dia rasa kamu kurang bahagia sama rumah tangga kamu.. terus dia kasih tau semua ini ke aku.. "


"kamu jangan bilang-bilang yaa, kalo aku ngomong kaya gini ke kamu"


"ya ampun arsen.. kenapa sampai segitunya sih" ujar hulya tak percaya


"kamu sadar ga sih hul? dia tuh sayang sama kamu"


"iyaa aku tau, kita udah kenal lama"


"bukan sayang sebagai teman.. aku rasa dia menaruh perasaan lebih dari sahabat ke kamu hul"

__ADS_1


"ga mungkin.. dia itu lagi suka sama orang tik, kamu jangan salah paham.. dia sering kok cerita ke aku"


"dia kasih tau nama nya ga?"


"engga"


"nah.. itu karna orang itu adalah kamu, dan dia ga mau kamu jauhin dia"


"ahhh aku rasa bukan.. kita udah kenal deket dari dulu, ga mungkin dia suka sama aku"


"ahh terserah kamu aja"


"terus apa keputusan kamu selanjutnya?" tanya Atika


"aku belum tau tik.. aku bingung, aku takut salah langkah "


"kamu harus minta petunjuk sama Allah hul.."


"iya tik.."


"hul.. kalo memang rumah tangga kamu udah ga mungkin lagi buat di pertahanin, kamu harus lepas farhan hul.. harusss, kamu harus egois sekali-kali.. jangan mikirin orang lain terus"


"aku juga mikir masa depan naya tik.. aku ga dia kehilangan sosok ayah"


"kamu masih muda, Allah pasti kasih ganti nya.. dan aku yakin arsen adalah jawaban nya"


"kamu nih ngomong apa sih.. arsen itu sahabat aku tik"


"tapi kalo kenyataan dia suka sama kamu.. apa kamu bakal nolak? emm maksud nya setelah cerai dari Farhan"


"kok kamu udah mikir sejauh itu sih tik.. ga boleh mendahului kehendak Allah tik"


"iya iyaa maaf.. aku cuma penasaran ajaa"


"aku ga tau.. aku belum mikir sejauh itu"


"iya iyaa..."


"ehh tapi kamu mau diem aja di gituin?" tanya atika lagi


"aku akan kasih beberapa kesempatan lagi untuk dia berubah"


"aduh hulyaaa hulyaa... kamu itu terlalu malaikat untuk farhan si paling demit!"


"huss ngawur kalo ngomong!"


to be continued

__ADS_1


hai guys jangan lupa like komen dan vote nya yaa ๐Ÿ˜๐Ÿ™ dukungan kalian sangat penting untuk menambah semangat author ๐Ÿค— jangan lupa kopi โ˜•yaa๐Ÿ˜atau bunga nya juga boleh๐Ÿ˜Œ๐Ÿ’


__ADS_2