
Happy reading ๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
hai guys besok adalah hari terakhir othor untuk crazy up! so... mungkin hari-hari berikutnya othor ga bisa up banyak-banyak mohon dimaklumi yaa๐๐ tapi in syaa Allah othor akan crazy up lagi kalo ada waktu.. terimakasih atas dukungan kalian, semoga kalian selalu diberikan kebahagiaan dan kesehatan jasmani maupun rohani aamiin ya rabbal alamin๐คฒ maaf bila typo masih bertebaran di mana-mana, tolong maafkan othor.. othor masih anak bawang hiks hiks ๐คง๐คฃ
"Hubby.. denger ya, i love you.. your'e my husband.. and your'e the last for me" ujar anna sambil tersenyum, altar pun membalas senyuman Anna dan mengusap puncak kerudung Anna dengan lembut.
"cieeeeeeeee" teriak seluruh santriwati menggema ke seluruh kelas itu
"udah ya? pada baper nanti" ujar altar sambil mencubit kedua pipi Anna yang sudah memerah
"aaaaa so sweet..." celetuk rummi yang berdiri di depan pintu
altra pun pergi meninggalkan kelas itu, seluruh sedangkan rummi dan dessy kembali duduk di tempat duduk nya.
"cie loh yang punya hubby..." ujar rummi sambil mencubit kedua pipi Anna, mempraktekkan apa yang di lakukan altar pada nya
"apaan sih.." ujar anna tersipu malu
"aahh jadi pengen punya suami" sahut dessy sambil menyanggah pipi nya dengan kedua tangan nya
"hahha si jutek mau nikah? emang ada yang mau?" tanya rummi yang sontak di hadiahi tatapan tajam oleh dessy
"hahahha.. jangan kaya gitu, nyeremin kaya gitu mana ada yang mau" ujar rummi lagi sambil terkekeh
"isshh kalian berisik deh.." ujar Anna yang kuali terganggu dengan kegaduhan teman-teman nya.
"sorry.. sorry..." ujar rummi sambil menahan tawa nya, melihat perubahan Anna yang kian lama kian membaik membuat teman-teman nya semakin senang.
sementara di sisi lain para pengurus tengah berkumpul untuk membahas acara hari santri yang akan datang, tepat nya di tanggal 22 Oktober.
"ada yang punya usulan mengenai kegiatan untuk mengisi hari santri yang akan segera tiba?" tanya altar kepada seluruh pengurus putra maupun putri, di saat pembahasan acara besar seperti ini memang seluruh santri putra dan putri akan mengadakan nya secara bersamaan.
"bagaimana kalau setelah upacara peringatan hari santri kita mengadakan karnaval dengan pawai mengelilingi kampung ini dengan berbagai keseruan, seperti memakai kostum unik, menampilkan skill-skill yang di miliki santri seperti pencak silat,tari,dan bermain darbuk, serta kesenian-kesenian yang kita bisa lain nya" ujar abidzar yang memang terkenal kreatif itu.
"ide bagus.." ujar altar dengan nada dingin
"ada yang ingin menambah kan?" tanya altar lagi
"bagiamana kalau di acara pawai nanti kita menggunakan mobil atau motor yang akan kita modifikasi menjadi sebuah seperti pesawat terbang,kapal laut,mobil tempur dan lain-lain" ujar Adnan salah satu tim kreatif
"itu juga bagus, bagaimana untuk keamanan nya?" ujar altar sembari menatap Azmi dan Nabila secara bergantian
"untuk pengamanan santri putra, akan aku kerahkan seluruh pengurus keamanan putra untuk menjaga di antara kesatuan putra dan
putri.. jadi kita harus berpencar" ujar Azmi
"kalo untuk yang putri, saya dan teman-teman akan memperketat pengawasan dengan hal yang serupa.. kami juga akan membatasi bagi santriwati yang sering berulah.. karna untuk mengkondisikan kegiatan ini, di troble maker harus di jaga dengan ketat.." ujar Nabila
__ADS_1
"baiklah, pada inti nya kita harus bisa mencegah hal-hal yang tidak kita ingin kan..jangan sampai lengah" ujar altar dengan mantap
"bagaimana kalo kita menampilkan aneka pakaian adat dari berbagai suku yang ada di Indonesia?" tambah altar
"setuju.." ujar abidzar yang sontak membuat mereka semua mengangguk kan kepala mereka.
sementara di sisi lain arsen sedang sibuk meeting dengan beberapa kolega bisnis nya, bulan ini dia melakukan hubungan bisnis dengan beberapa perusahaan terkenal dari Prancis, seminggu kedepan arsen di undang dalam sebuah event yang di adakan oleh Aron pemilik perusahaan parfum ternama dari Prancis, arsen menginvestasikan kan 5,5 miliyar untuk perusahaan itu.
kerjasama mereka memang sudah terjalin bertahun-tahun sehingga arsen mempercayai ada Aron.
"datang lah bersama istri mu.. aku akan menyiapkan tempat yang cocok untuk menikmati masa honeymoon kalian.." ujar aron sambil menjabat tangan arsen
"pasti, aku memang tidak bisa jauh dari istri ku" ujar arsen sambil terkekeh
"dasar bucin! hahahh" ujar aron sambil terkekeh juga.
sesampainya di rumah arsen memeluk hulya yang sedang sibuk memotong sayuran yang hendak ia olah menjadi masakan, hulya menoleh ke belakang kan kemudian tersenyum kepada arsen, dengan cepat arsen mencium bibir hulya yang tersenyum manis itu dengan singkat.
"jangan main nyosor bisa ga? kalo ada yang lihat gimana?" ujar hulya dengan bibir cemberut, tanpa menjawab hulya arsen pun mencium bibir hulya lagi, hal itu sontak membuat hulya memukul dada bidang arsen
"dasar mesum!" ujar hulya sambil terkekeh geli
"tapi kamu seneng kan aku mesumin?" ujar arsen sambil tersenyum nakal
"udah ahh, aku mau masak.. kamu jangan ganggu.." ujar hulya sambil mendorong tubuh arsen dengan siku
"sayang... jangan banyak bergerak, atau kau akan membangun kan nya " ujar arsen yang masih setia memeluk tubuh hulya
"kamu duduk disini aja yaa" ujar hulya sambil menggiring tubuh arsen ke kursi yang tak jauh dari tempat memasak nya
"aku mau peluk kamu sayang" ujar arsen dengan manja
"tapi aku mau masak.." ujar hulya dengan lembut
"jadi lebih mentingin masakan dari pada aku?" ujar arsen yang pura-pura ngambek dia melipat kedua tangan nya di dada dan mengerut kan bibir nya.
"bukan gitu.. emang kamu ga laper apa?" tanya hulya
"laper.."
"ya udah, kalo gitu aku masak dulu .."
"aku lapar, dan ingin segera memakan mu sayang.. kapan kamu selesai nya? sudah 7 hari kan?"
"astaghfirullah... ku kira perut mu yang lapar" ujar hulya sambil memutar bola mata nya dengan malas
"kapan selesai nya?" tanya arsen lagi
__ADS_1
"mungkin besok" ujar hulya sambil mengangkat kedua alis nya
"aahh lama sekali.." gerutu arsen
"sabar dong.."
"ya udah temenin aku Istirahat yuk" ujar arsen yang kemudian menggendong hulya ala bridal style
"astaghfirullah arsen!"
"ssttt, atau ke makan bibir mu" ujat arsen sambil tersenyum nakal, hulya pun memilih diam karna menolak arsen sama menantang nya.
arsen merebahkan tubuh hulya dengan perlahan di kasur empuk itu, kemudian arsen membuka Jaz yang ia kenakan.
hulya berdiri dan membantu arsen melepaskan dasi dan kemeja yang arsen gunakan.
"istri ku memang the best!" ujar arsen sambil mencium kening hulya, hulya menatap dada bidang milik arsen yang di tumbuhi rambut-rambut tipis di sekitar nya.
dia menatap dada itu tanpa berkedip hak itu sontak membuat arsen tersenyum miring, dia sadar hulya sedang terhipnotis dengan apa yang ia lihat.
"apa aku tergoda sayang?" tanya arsen yang sontak membuat hulya membuang muka nya ke arah lain, kedua pipi hulya sudah merah seperti cerry.
arsen menangkup kedua pipi hulya dan menciumi nya bergantian.
"jangan malu, pandangan lah sepuas mu.. karna aku milik mu" ujar arsen menatap kedua mata hulya dengan intens
"aku malu.." ujar hulya sambil memejamkan mata nya dengan rapat
"kenapa malu? aku memang milik mu.. lakukan apapun yang kamu mau sayang.." ujar arsen dengan nada menggoda
"benarkah?" tanya hulya sambil menaikkan sebelah alis nya, pria itu mengangguk kan kepala nya. hulya meraba dada bidang yang dari tadi menggoda nya, dia terus meraba hingga ke perut sispak arsen.
pria tampan itu di buat merem melek dengan sentuhan jari-jari hulya.
"stop sayang!" teriak arsen sambil memegang tangan hulya
"kau membuat dia terbangun" ujar arsen sambil melihat kearah yang si maksud
"astaga... kenapa dia mudah sekali terbangun" ujar hulya sambil menawan tawa nya, melihat arsen yang tersiksa dengan hasrat nya sendiri membuat hulya ingin tertawa.
"kok malah ketawa sih.. awas saja, setelah masa subur mu nanti aku akan memberikan hukuman berat untuk mu sayang" ujar arsen lengkap dengan seringai jahat nya.
"siapa takut" ujar hulya sambil berlalu pergi dia juga menjulurkan lidah nya kearah arsen
hal itu membuat arsen gemas, arsen pun memeluk hulya dan kemudian menggendong hulya ala bridal style. dia meletakkan hulya di atas kasur lagi dan memeluk nya dengan erat.
"aku tidak akan melepaskan mu" ujar arsen sambil menciumi wajah hulya berkali-kaki
__ADS_1
to be continued
jangan pelit like komen dan vote nya yaa ๐๐ terimakasih ๐คฉ