
Maaf ya kalo author jarang up๐ข๐ author lagi sibuk di sekolah.. anak-anak sekolah mau lomba di hari santri tanggal 22 Oktober nanti๐๐ jadi author nyibuk di sekolah dulu ga papa ya๐๐ข tetep di usahakan up kok, kemaren sempat capek banget jadi baru sempet up sekarang...
Oh yaa guyss minta doa nya yaa๐semoga anak-anak pulang mendapatkan juara umum lagi seperti tahun kemarin..aamiin
Terimakasih atas dukungan kalian ๐คฉ๐
Seusai memakan jamuan dari johan rummi pun izin untuk pulang, awal nya rummi menolak namun karna johan terus memaksa nya akhir nya dia pun menurut dengan syarat dia harus duduk di kursi belakang.
"Ehh itu mobil nya, alex" ujar rummi sambil menunjuk ke arah yang di tuju
"Kamu mau turun?" Tanya johan yang langsung di jawab oleh anggukan kepala oleh rummi, Johan keluar lebih dahulu dan membuka kan pintu untuk rummi.
"Makasih yaa" ujar rummi sambil tersenyum, Johan melihat senyum itu seperti tersihir
"Ahh ****! Kenapa dia manis sekali saat tersenyum" batin johan dalam hati
Keluar lah damian dari mobil itu, dia menghampiri rummi dan memohon dengan hormat agar segera masuk ke mobil, dia juga membuka kan pintu untuk rummi.
"Seperti nya Johan menyukai nona muda" batin damian sambil melirik ke arah Johan yang dari tadi memandangi rummi.
"Ku kira Alex ikut menjemput ku kembali, hah! Ga mungkin rumm" batin rummi sambil menggelengkan kepala nya, diam-diam damian memperhatikan nona muda nya yang sedang menatap kosong ke arah jendela mobil.
"Bagaimana perasaan anda nona?" Tanya damian yang berusaha memecahkan keheningan
"Alhamdulillah lancar" ujar rummi kembali tersenyum menatap damian dari balik kaca
"Tuan muda mu kemana?" Tanya rummi dengan ragu
"Sedang ada keperluan penting yang mendadak nona" ujar damian bohong, pria matang itu tak mungkin mengatakan yang sejujurnya nya karna itu akan menyakiti hati nona muda nya
"Kita mau kemana, dam?" Tanya rummi
"Kita akan kembali ke rumah utama tuan smith yang ada di Indonesia, nona"
"Ohh, apa Alex juga di situ? Emm maksud ku apakah dia juga akan kembali ke rumah itu?"
"Iya nona" ujar damian yang sebenarnya ragu
Sesampainya di rumah utama keluarga Smith, rummi di sambut baik oleh para pelayan dia di antar menuju kamar nya, Smith Lemos memang kerap tinggal di rumah itu bila sedang ada urusan di anak perusahaan nya yang tak jauh dari situ, pria parubaya yang berstatus duda kaya itu memang gila kerja dan tak terlalu memberikan perhatian kepada putra satu-satunya Alexander Lemos, karna itu juga Alex tumbuh menjadi seorang liar yang tak bisa di atur.
"Nona, apa anda suka kamar kalian?" Tanya edis pelayan yang di siapkan khusus untuk rummi
"Ini kamar ku bersama Alex?" Tanya rummi dengan bola mata nya yang sudah membesar
"Iya nona" jawab edis
__ADS_1
Ceklek...
Pria parubaya yang masih terlihat tampan itu pun memasuki kamar menantu nya, rummi tampak tersenyum ramah dan kemudian menunduk kan kepala nya
"Kau suka kamar nya?" Tanya Smith yang kini berdiri tepat di depan menantu nya
"Suka yah, ehh dad" ujar rummi
"Oh ya, dimana Alex?"
"Aku tidak tau dad"
"Apa dia tidak mengantar mu ke tempat psiketer?"
"Dia mengantar ku dad, tapi dia pergi lebih dulu karna ada kepentingan"
"Ahh dasar anak brandal" ujar Smith bersungut-sungut, dia pun keluar dari kamar rummi
"Damiannn.. daamm!" teriak Smith dengan suara lantang nya
"Bawa Alex pulang dalam keadaan utuh!" Perintah Smith yang sontak di balas oleh bungkuk kan badan oleh damian
Sementara di sisi lain seorang pria bule tampan tengah bergoyang sambil memegangi pinggang seorang wanita berbaju kurang bahan yang membentuk lekukan tubuh nya, pria itu tampak lemas namun tetap bergoyang dan sesekali mengecupi wanita di depan nya,yaa dia adalah Alexander Lemos suami dari rummi itu masih bergoyang dalam pengaruh miras.
"Ahh menyusahkan sekali" ujar damian yang memandang tuan muda nya dari kejauhan
"Tuan, mari ikut saya pulang" ujar damian sambil menarik tangan alex dengan paksa, pria itu ingin sekali berontak namun ia tak kuat untuk melakukan nya.
"Siapa kamu hah?! Anna!? Iyaaa, kamu Anna.. ayo sayang, kita menari dulu.. ayoo menari lah untuk ku" ujar Alex sambil tertawa, mata nya sudah di pengaruhi oleh minuman setan itu.
Dengan cepat damian memapah Alex, dia memasukan Alex ke dalam mobil, mulut nya tak henti meracau tentang Anna
"Diam lah tuan, jangan membicarakan wanita lain di depan wanita mu nanti" ujar damian yang kemudian melanju kan mobil nya
Rummi tengah menikmati makan malam bersama mertua nya, Smith memang yakin rummi adalah wanita yang baik untuk itu dia ingin rummi bisa merubah anak nya.
"Dady minta tolong ya rumm, jaga Alex.. anak itu hanya kekurangan kasih sayang.. ini memang salah dady, tapi dady harap kamu bisa bertahan dalam pernikahan mu ini ya"
"In syaa Allah dad, semoga saja rummi kuat dan sabar"
"Iya, dady yakin kamu bisa"
Tiba-tiba saja damian datang memapah tuan muda nya yang berjalan lunglai, Smith menatap tajam ke arah alex yang sudah menyipitkan kedua mata nya
"Bawa dia masuk ke kamar!" Teriak Smith
__ADS_1
"Kau jangan takut yaa, kalau ada apa-apa katakan pada dady, oke?"
"Baik, dad"
"Masuk lah" ujar Smith
Rummi pun masuk ke dalam kamar nya, kini Alexander sudah di rebahkan di tepi kasur king size itu.
Dengan pelan-pelan rummi melepaskan sepatu yang Alex gunakan, dia juga melepaskan kaus kaki Alex.
"Anna! Annnna... I love you Anna... I want hug you, come here please!" Teriak Alexa dengan mata terpejam
"Astaghfirullah, sabar rumm sabar.. " ujar rummi sambil mengelus dada nya sendiri
"Hei, kesini..." Ujar Alex sambil menarik tangan rummi, dengan cepat rummi menghempaskan tangan Alex hal itu justru membuat Alex menarik pinggang rummi hingga rummi tertidur di samping Alex
"Emm, bau" Ujar rummi sambil memegangi hidung nya, Alex mengeratkan pelukan nya.
"Lepasin aku Lex.."
"Kenapa kau suka menolak ku , hah?!" Teriak alex sambil membalik kan badan rummi
"Aku bukan Anna! Aku rummi" Ujar rummi sambil memejamkan mata nya
"Ohh rummi ya? Wanita penipu yang berusaha menjadi Anna dan menjebak ku"
"Siapa juga menipu mu? Justru yang jadi korban nya adalah aku.. kamu merusak ku Lex..kamu merusak tubuh ku, masa depan ku, mimpi ku! Kamu jahaat!" Ujar rummi sambil memukuli dada bidang Alex
"Hahah, kau senagaja ingin ku rusak kan?!" Teriak alex yang kemudian menciumi tengkuk rummi dengan brutal
"Lepas Lex... Lepaasss aahhh" rummi mencoba mendorong tubuh Alex justru Alex malah mengukung nya sekarang
"Tubuh mu cukup enak.. mari kita ulangi percintaan kita kemarin"
"Lepas Lex, aku tidak mau.. hikss hiksss alexx ku mohon...." Ujar rummi dengan nada mengiba, hal itu sama sekali tak di dengar oleh Alex, justru Alex semakin brutal dia membuka baju rummi satu persatu dengan paksa, rummi hanya bisa menangis dia tak mampu melawan nya.
"Ahhhhh, sakit!" Teriak rummi saat Alex memasukan rudal kebanggaan nya
"Ahhh milik mu masih sangat sesak rumm, padahal aku sudah pernah memasuki nya.. ini benar-benar enakkk" ujar Alex sambil memajukan mundur kan tubuh nya.
Puas menciumi istri nya Alex pun tertidur, berbeda dengan rummi gadis malang itu sedang mengguyur sekujur tubuh nya di bawah shower, dia menangis sesenggukan dan meremas tangan nya berkali-kali.
"Ya Allah... Kenapa kau berikan suami yang seperti itu, kenapa?"
"Dia tak mencintai ku, dia memperlakukan ku dengan kasar... Dia juga sudah merusak semua impian ku hikkss hikks, apa dosa ku ya Allah.. sehingga kau berikan suami macam iblis seperti dia hiksss hikss "
__ADS_1
To be continued
Jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa guyss ๐ terimakasih ๐คฉ๐