Pendekar Pelukis Abadi

Pendekar Pelukis Abadi
105. Alasan


__ADS_3

Di sisi lain, Huang Lixin dan yang lainnya disekap di tempat yang gelap dan lembab sampai sampai mereka tidak bisa melihat satu sama lain, hanya saja satu yang mereka ketahui pasti adalah seluruh tubuh mereka terikat bahkan leher mereka telah dirantai oleh orang yang menculik mereka ini.


Orang ini memiliki kekuatan yang sangat tinggi bahkan terdengar tidak masuk akal, orang ini mampu menghilang dan melesat dengan kekuatan dan kecepatan yang sangat tinggi.


Mereka tidak pernah mendengar hal semacam ini kecuali sebuah rumor yang mengatakan bahwa siluman memiliki kekuatan seperti yang ada di ciri ciri ini, hanya saja tidak ada bukti khusus bahwa siluman benar benar ada dan menunjukkan diri.


Sehingga mereka masih harus membuat spekulasi liar, mereka semula sudah setengah sampai ke Desa Wei. Siapa yang menyangka bahwa hal ini akan terjadi dan mereka tiba tiba ditahan.


Bahkan Yue Zhang yang berpengalaman dalam medan perang tetap tidak bisa mengalahkan orang orang ini.


"Selamat datang di kediaman ku, aku berharap bahwa kalian menjadi lebih santai. " Ucap suara seorang wanita.


"Siapa kamu ?!" Teriak Huang Lixin.


"Aku ? Aku adalah seseorang yang mungkin kamu kenal tapi mungkin juga tidak, bagaimanapun aku adalah orang yang telah lama mati. " Jawab suara wanita itu.


"Kenapa kamu memutuskan untuk menahan kami ?" Tanya Huang Lixin.


"Itu semua karena aku ingin menahanmu dan membunuhmu serta putrimu, sayang sekali bahwa aku tampaknya gagal dalam membunuh putrimu. Dia bahkan kembali lagi dengan tubuh siluman nya, aku bertaruh bahwa kalian tidak tahu kalau dia adalah siluman. " Jawab wanita itu.


Huang Lixin terkejut ketika mendengar ini tapi berusaha untuk tetap tenang seolah olah dia mengetahui ini sejak awal.


"Aku sudah mengetahuinya sejak dia kembali. Kamu pasti tidak akan menduga ini. " Ucap Huang Lixin dengan yakin.

__ADS_1


"Oh ? Aku terkejut dengan hal ini tapi tidak masalah, bagaimanapun kalian ayah dan anak ditakdirkan untuk mati di tanganku. Seandainya kalian tidak berhubungan dengan Dan Wei yang maka aku juga tidak ingin menganggu kalian. " Balas wanita itu.


"Dan Wei Yang ? Apa hubungannya dengan kami ?" Tanya Huang Lixin.


"Jangan kira bahwa aku tidak tahu, Dan Wei Yang dan istrimu, Dan Wei Hui adalah saudari dengan hubungan yang sangat erat. Aku sudah bersumpah bahwa aku pasti akan memusnahkan seluruh orang yang berkaitan dengan Dan Wei Yang. " Jawab wanita itu.


"Kenapa kamu ingin memusnahkan semua orang yang berhubungan dengan Dan Wei Yang ?" Tanya Huang Lixin dengan penasaran.


Huang Lixin pada saat yang sama sedang memutar otaknya, bagaimana agar dia bisa membebaskan dua orang lain yang bersamanya dengannya ini ?


Huang Lixin merasa bersalah dengan mereka, bagaimanapun yang di incar adalah dia pada saat ini dan mereka seharusnya tidak menderita dengannya disini.


Huang Lixin juga berharap bahwa putrinya tidak datang untuk mengejarnya jika tidak maka putrinya akan kembali terluka oleh wanita misterius yang wajahnya bahkan tidak bisa dilihat olehnya ini.


"Tapi, Dan Wei Yang begitu kejam dan melihat bahwa putranya yang satu lagi ini mengancam posisi dari putra kesayangannya, Jiu Ming membuatnya bertindak kejam dan mengutus orang untuk membunuh seluruh keluarga dari putranya. Padahal, putranya tidak pernah menginginkan untuk menjadi Kaisar hanya ingin dia mengakuinya sebagai putra. Seandainya Dan Wei Yang tidak sekejam itu maka tragedi ini tidak akan pernah muncul, tapi sayangnya dia adalah monster berdarah dingin. Dia mengambil nyawa putra yang dikandungnya selama sembilan bulan dengan tangannya sendiri. "


Wanita itu tampak menarik nafas dalam dalam dan menghentikan kata katanya untuk sejenak, merasa agak pahit dengan kenyataan itu.


"Dia menarik belati dari pinggangnya dan menusuk Ayahku tanpa keraguan, tatapannya yang dingin dan keras bahkan tidak menunjukkan penyesalan sedikitpun. Aku tidak berhasil kabur dengan baik, seisi kediaman kami dibakar olehnya, aku berteriak dengan keras tapi tidak ada yang datang. Sampai akhirnya aku sadar bahwa aku hanya bisa mengandalkan diriku sendiri untuk bertahan sehingga aku tidak memiliki pilihan lain selain merangkak melalui lubang anjing, tubuhku dipenuhi luka, aku bahkan tidak bisa menyelamatkan orang lain. " Ucap wanita itu tampak menyesal tapi pada saat yang sama menjadi penuh dengan kebencian.


Masalahnya hampir mirip dengan Keluarga Xian yang tidak bersalah tapi harus menyinggung Istana sehingga membuat mereka harus menanggung kesalahan dan dosa besar.


Hanya saja, pada saat ini masih tidak diketahui keluarga apa yang dimaksud, harus diakui bahwa Kaisar memiliki kekejaman yang sangat tinggi sehingga dia akan menghukum bawahannya dengan keras selama mereka membuatnya tidak senang sedikit saja.

__ADS_1


Bahkan Huang Lixin sendiri hampir saja menderita banyak hal sebelumnya hanya karena mereka menggagalkan rencana Kaisar untuk membuat Ming Yue meninggal di medan perang.


"Kalau begitu, apakah kamu yang meracuni putriku ?" Tanya Huang Lixin.


"Keracunan ? Putrimu mengalami racun ?" Tanya wanita itu dengan agak terkejut.


Huang Lixin merasa bahwa kata kata itu tidak ditutup tutupi dan juga tidak ada untungnya bagi wanita itu untuk menutupi hal ini darinya.


Huang Lixin merasa curiga bahwa ada pihak lain yang ingin mencelakai mereka, pada saat ini pihak yang pertama telah menunjukkan diri sementara pihak yang lain pasti akan segera menunjukkan diri juga. Huang Xinxin akan berada di dalam bahaya, hal ini membuat Huang Lixin merasa khawatir.


"Selama putrimu datang kemari dan masuk ke dalam jebakan maka dia pasti tidak akan bisa keluar lagi, pada saat itu maka kalian keluarga tidak perlu berpisah satu sama lain lagi. " Ucap wanita itu.


Huang Lixin tidak merespon dan memikirkan, hal ini berarti wanita ini tidak berhubungan dengan orang yang mengendalikan pelayan pelayan yang bermarga Xiao itu.


Pada saat ini, mereka seperti terbelah menjadi dua pihak, hanya saja ini benar benar membingungkan.


Pada saat yang sama seharusnya Xian Jinmi adalah bawahan dari wanita misterius ini tapi dia memiliki tato yang sama dengan orang yang dikatakan oleh Xiao Zhang.


Ini sulit untuk dipahami, apakah Xian Jinmi berada pada pihak yang sama atau bukan.


"Apakah Xian Jinmi yang sebelumnya adalah suruhanmu ?" Tanya Huang Lixin.


"Kenapa kamu begitu banyak tanya dengan hal ini ?! " Tanya wanita itu dengan nada yang kesal.

__ADS_1


Huang Lixin memutuskan untuk diam dan tidak banyak bertanya lebih lanjut.


__ADS_2