
Xia Xinxin bahkan merasa bahwa keringat dingin di tubuhnya mulai mengalir secara tidak terkendali sampai ke titik dimana tubuhnya agak gemetar.
Mungkin, yang merebut Ming Yue adalah dirinya dan sejak awal memang Ming Yue seharusnya bersama dengan Wang Ziqi tapi di masa lalu, takdir mereka rusak dan dia hanya melengkapi takdir Ming Yue.
Sekarang, takdir mereka telah menyatu, hal ini membuatnya merasa dia tidak berguna dan tidak dibutuhkan lagi.
Dengan begini maka tidak ada salahnya untuk mundur perlahan dan mulai melupakan masa lalu, mungkin sejak awal hanya dia yang mengingat masa lalu ini. Sejak awal, hanya dia yang berharap dalam hubungan ini.
"Nona Xia ? Nona Xia !" Panggil Ming Yue.
Xia Xinxin langsung tersadar dari lamunannya dan memaksakan diri untuk tetap tersenyum ketika menghadap sepasang kekasih ini.
"Maafkan aku, Nona ini begitu cantik yang membuatku merasa agak iri. " Balas Xia Xinxin dengan agak pahit.
"Ha ha ha, Nona Xia benar benar terlalu memujiku. Aku sudah mendengar nama besar Nona Xia dari Ming Yue, bisa makan bersama dengan Nona Xia malam ini adalah sebuah kehormatan besar bagi diriku. " Ucap Wang Ziqi dengan senyum yang begitu cerah dan indah.
Berbeda jauh dengan wajah yang tampak putus asa dan penuh dengan dendam itu, gara gara Ibu Suri menyebabkan lingkaran kematian di antara mereka.
Wang Ziqi menjadi jahat karena seluruh keluarganya dimusnahkan oleh seseorang yang seharusnya dekat padanya.
"Perkenalkan, ini adalah Wang Ziqi, tunangan ku dan kami akan segera menikah bulan depan. Aku berharap setelah hubungan kita membaik, membuat Nona Xia berkenan untuk datang ke pernikahanku dan Ziqi. " Ucap Ming Yue.
Xia Xinxin yang mendengar ini tertawa tapi tenggorokannya terasa sangat pedih seolah olah sedang ditikam dengan pisau.
"Tenang saja, aku pasti akan datang asalkan Tuan Muda Ming dan Nona Wang memberikan undangan. " Balas Xia Xinxin.
Mereka berdua tertawa dan saling memandang satu sama lain dengan penuh cinta, tatapan semacam ini membuat hati Xia Xinxin memanas tapi dia tidak bisa mengatakan apapun lagi.
__ADS_1
"Bagaimana mungkin kami melewatkan kesempatan untuk mengundang pelukis terkenal seperti Nona Xia ? Silakan duduk Nona Xia. " Ucap Wang Ziqi.
Xia Xinxin ingin mencari alasan untuk pulang tapi tidak berhasil menemukannya sehingga dia hanya bisa menuruti dan duduk di seberang Wang Ziqi dan Ming Yue.
Pada saat ini, mereka duduk berhadapan dan Xia Xinxin berusaha untuk fokus pada buku menunya sebelum akhirnya memasang sebuah menu yang dia sukai.
"Nona Xia, aku mendengar bahwa Ming Yue menyinggung mu sebelumnya. Aku sebagai tunangannya mewakili dirinya untuk meminta maaf. Dia ini memang agak blak blakan dalam berbicara dan memiliki pemikirannya sendiri, tapi sebenarnya adalah orang yang baik. Tolong jangan membawa ini ke dalam hati. " Ucap Wang Ziqi tampak menyesal.
"Nona Wang memandangku terlalu sempit, aku bukan orang yang pendendam. Sebelumnya aku memang dalam suasana hati yang buruk sehingga tidak sengaja memukul wajah Tuan Muda Ming. Seharusnya aku yang meminta maaf pada Tuan Muda Ming." Balas Xia Xinxin berpura pura menyesal.
"Ah, itu adalah hal yang layak. Aku mengira bahwa itu adalah kata kata yang sangat menyinggung Nona Xia. Mengingat bahwa Nona Xia begitu tenang membuatku tidak mengerti, hal apa yang dia lakukan untuk membuat Nona Xia kesal. " Ucap Wang Ziqi.
"Nona Wang tinggal dengan siapa disini ?" Tanya Xia Xinxin.
"Aku tinggal dengan nenekku, pada saat ini orang tuaku tinggal di luar negeri. Kadang kadang ada beberapa sepupuku yang menemaniku. " Jawab Wang Ziqi.
"Benar, itu adalah pria. Dua orang, keduanya sangat tampan dan tidak memiliki kekasih. Jika Nona Xia ingin mencari kekasih maka aku bisa mengenalkan mereka kepada Nona Xia. " Jawab Wang Ziqi dengan antusias.
"Boleh juga, bagaimana jika aku mendatangi kediaman Nona Wang ? Aku melihat bahwa Nona Wang adalah orang yang mudah untuk diajak berbicara. Aku ingin melihat lihat, apakah boleh ?" Tanya Xia Xinxin.
"Benarkah ? Kalau begitu maka aku akan sangat semangat ! Aku akan memberitahukan hal ini kepada sepupuku. " Jawab Wang Ziqi semangat.
Tidak lama kemudian makanan mereka datang dan mereka semua mulai menyantap makanan mereka dengan tenang.
Sebenarnya, dengan suasana hatinya yang kacau pada saat ini, sulit untuk menikmati makanan yang seharusnya sangat enak ini.
Dia yang semula sangat lapar, sekarang menjadi tidak nafsu untuk makan. Hua Yin sekarang sudah pergi ke luar negeri dan dia sendirian disini tanpa ada tempat untuk bersandar membuatnya merasa agak putus asa.
__ADS_1
Seandainya saja dia menolak tawaran Ming Yue maka mungkin dia tidak akan sesakit hati ini, setelah itu mungkin dengan bertemu dua sepupu Wang Ziqi mungkin bisa mengobati rasa rindunya.
Dua sepupu Wang Ziqi, jika dia tidak salah maka seharusnya adalah Jiu Rui dan Zhou Man. Mereka berdua menemaninya dengan baik di masa lalu.
Bisa melihat mereka kembali sehat maka hal ini akan bisa membantu mengobati luka hati Xia Xinxin terutama jika Jiu Rui hidup dengan bahagia di kehidupan ini maka mungkin itu akan membuatnya lebih baik dalam melepas Ming Yue.
Xia Xinxin merasa sangat menyesal dan dihantui oleh mimpi buruk siang dan malam karena Jiu Rui di masa lalu, dia berhutang banyak pada pria itu.
Tapi sayang sekali, perasaan yang pria itu berikan padanya maka takutnya tidak akan bisa dibalas kan baik dalam kehidupan lalu maupun dalam kehidupan ini.
Mereka tidak ditakdirkan bersama dan hanya bisa menjadi teman baik yang saling melindungi. Xia Xinxin tidak ingin berhutang lebih banyak pada Jiu Rui di kehidupan ini.
Apapun yang Jiu Rui lakukan maka dia akan mendukungnya. Xia Xinxin menghela nafas dan memakan steak nya tanpa perasaan bahagia, dia menghabiskan seluruhnya.
"Terima kasih banyak atas makanan yang kalian berikan, di masa depan aku harus bergantian dan mentraktir kalian. Dengan begini maka baru bisa menunjukkan ketulusan. " Ucap Xia Xinxin dengan senyum palsu.
"Baik, aku akan menantikan hal ini di masa depan pasti akan segera bertemu lagi dengan Nona Xia. Boleh aku meminta nomor Nona Xia untuk mengirimkan alamat dan waktu ?" Tanya Wang Ziqi.
"Tentu saja. " Jawab Xia Xinxin dan menunjukkan kode milik aplikasi komunikasinya.
Setelah itu dia langsung mendapatkan pesan dari Wang Ziqi, hal ini membuatnya lebih tenang.
"Karena sudah begini maka aku berterima kasih sekali lagi, pada saat ini sudah larut, aku harus segera pulang. " Ucap Xia Xinxin.
"Baik, kalau begitu biar aku yang mengantar. " Balas Ming Yue.
"Tidak perlu, aku sudah memesan mobil. Tidak perlu merepotkan Tuan Muda Ming dan Nona Wang, aku izin pamit terlebih dahulu. Selamat tinggal. " Ucap Xia Xinxin menundukkan kepalanya sebelum akhirnya keluar dari restoran itu.
__ADS_1