
Huang Xinxin berdiri dengan jubahnya dan memainkan sesuatu di tangannya, dia tidak tahu bagaimana harus membuktikan dirinya sendiri di hadapan Zhou Man pada saat ini, dengan kepribadian Zhou Man maka seharusnya tidak akan percaya dengan begitu mudah.
Huang Xinxin memikirkan sesuatu dengan jelas hanya saja masih tidak bisa menemukan idenya sampai akhirnya dia mengingat sesuatu, di tubuh Zhou Yuan ada sebuah tato naga di bagian leher.
Ini adalah tempat yang sangat tertutup, tapi Huang Xinxin mengetahuinya karena Zhou Yuan memamerkannya dan mengatakan bahwa hanya Ketua Keluarga Zhou yang bisa membentuk tato Naga khusus itu dan juga sebagai penanda.
Tidak banyak orang yang mengetahui hal ini dan pada umumnya hanya menjadi masalah internal bagi Keluarga Zhou, jika dia mengatakan hal ini kepada Zhou Man maka seharusnya Zhou Man percaya padanya bukan ? Hanya saja Huang Xinxin merasakan krisis kepercayaan pada Zhou Man terutama Zhou Man ini hanya tahu bagaimana cara untuk bermain wanita.
Bahkan kehidupan di novel sekalipun, dia meninggal karena penyakit kelamin. Siapa yang menyangka bahwa dia masih hidup sampai saat ini. Huang Xinxin menunggu dalam diam dan pada akhirnya melihat bahwa Zhou Man pada akhirnya datang dan disambut oleh arak arakan yang meriah oleh orang orang.
Tampak banyak sekali orang yang menyambyt kedatangan Zhou Man dengan meriah, Zhou Man yang duduk di atas kuda tampak sangat bangga dan sombong tapi pada saat yang sama menunjukkan aura yang berbeda dengan terakhir kali mereka bertemu seolah olah sudah berubah menjadi lebih dewasa.
Apakah ini hanya bayangannya saja ? Huang Xinxin menggelengkan kepalanya dan diam diam mengikuti kuda milik Zhou Man untuk masuk ke dalam kediaman milik Keluarga Zhou yang ada di desa ini.
Disana merupakan kediaman mewah dengan berbagai paviliun yang penuh dengan kolam teratai sehingga harum dari bunga tersebut menyemerbak memenuhi udara.
"Pastikan bahwa tidak ada yang masuk, aku tidak ingin ada yang menganggu ku pada saat ini. " Ucap Zhou Man dengan tegas pada pengawalnya.
"Ya, Tuan muda. " Balas Pengawalnya dengan sopan dan Zhou Man berjalan ke dalam kediamannya dengan ekspresi yang tegas.
Huang Xinxin sendiri merasa bahwa perubahan ekspresi Zhou Man tampak terlalu cepat untuk menjadi nyata, dia tahu bahwa dia tidak akan bisa masuk dari pintu depan sehingga melompat ke arah atap dan masuk lewat pintu belakang.
__ADS_1
Kekuatan rubah ini benar benar baik, tidak menyangka bahwa dia mendapatkan beberapa berkah, untuk melawan manusia setengah siluman maka ini adalah pilihan yang terbaik.
Dia melihat bahwa Zhou Man duduk di ruang kerjanya dalam diam, jarang sekali bahwa pemuda itu tidak membawa wanita cantik miliknya untuk menemani kerja.
Huang Xinxin masuk dan membuka pintu ruangan Zhou Man, Zhou Man yang sedang memejamkan mata dan memijat kepalanya sendiri tidak melihat siapa yang masuk.
"Bukankah sudah aku katakan bahwa aku tidak ingin menerima tamu siapapun ?!" Tanya Zhou Man dengan nada yang tinggi.
"Bagaimana jika aku mengatakan bahwa aku memaksa untuk masuk ?" Tanya Huang Xinxin.
Zhou Man langsung membuka matanya dan menatap Huang Xinxin dengan waspada lalu mengeluarkan pedangnya.
Huang Xinxin menurunkan tudung wajahnya sehingga fitur wajahnya yang tajam dan halus, membuat siapapun terpesona, hanya saja dibandingkan dengan Huang Xinxin yang memiliki wajah yang kecil dan manis, tentu saja itu adalah hal yang berbeda jauh.
"Siapa kamu ? Kenapa kamu bisa datang kemari tanpa ada yang mengetahui ?" Tanya Zhou Man.
"Aku baru meninggalkan selama seminggu dan tidak menyangka bahwa kamu akan sangat banyak berubah, siapa yang menyangka bahwa orang orang akan berubah dengan sangat cepat ? Tampaknya aku telah membuat penilaian yang salah denganmu. " Jawab Huang Xinxin.
Zhou Man tampak sangat bingung dengan kata kata ini sementara dia sendiri merasakan keakraban pada wanita di depannya ini.
Huang Xinxin menatap Zhou Man dengan tatapan yang agak aneh sebelum akhirnya tertawa ringan pada Zhou Man.
__ADS_1
"Sebuah tato naga diukir di leher bagian kanan pemimpin Keluarga Zhou, bukankah begitu Zhou Man ?" Tanya Huang Xinxin.
Zhou Man bingung, tidak banyak yang berani untuk memanggil namanya dan orang yang berani mengatakan namanya dengan begitu terus terang seperti ini tidak banyak orang.
Salah satunya adalah Ayah dan kakeknya buyutnya , sementara yang lain maka tidak banyak dan bisa dihitung dengan jari salah satunya adalah Huang Xinxin yang baru saja meninggal.
Menyebutkan minggu lalu maka itu adalah waktu kematian Huang Xinxin di masa lalu, hal ini mungkinkah benar benar wanita itu ? Zhou Man menatap Huang Xinxin dengan tatapan lebih menyelidik.
"Tampaknya kamu sudah mengetahui identitas ku, lama tidak bertemu Tuan Muda Zhou. Aku pada saat ini bukan Nona muda dari Keluarga Huang lagi, aku tidak memiliki banyak yang dan ingin memohon untuk mengantarkan ku kembali ke Ibukota. " Ucap Huang Xinxin dengan candaan.
Zhou Man tidak menyangka bahwa dia akan benar benar melihat Huang Xinxin untuk sekali lagi, dia tidak mudah percaya pada hal semacam ini hanya saja mendengar nada bicara Huang Xinxin yang angkuh, tentu saja itu adalah hal yang tiada duanya.
Dia mungkin tidak akan bisa menemukan orang lain dengan nada yang sama.
"Kenapa kamu bisa menjadi seperti ini ?" Tanya Zhou Man.
"Ceritanya panjang tapi intinya aku masih hidup, itu adalah hal yang sangat penting, bukan ? Hanya saja, masalahnya aku tidak memiliki uang untuk kembali ke Ibukota sementara aku sendiri masih harus kembali dan menumpang. Aku mendengar bahwa kamu kemari maka aku hanya bisa merepotkan Tuan Muda Zhou. " Jawab Huang Xinxin.
"Keluarga Zhou kami berhutang banyak padamu, tentu saja aku akan memberikan bantuan hanya untuk hal kecil ini. Nona Huang, pada saat ini situasi sedang tidak aman. Tuan Ming mengatakan bahwa kami harus waspada karena pernah bekerja sama denganmu, bahkan Xian Liwei telah meninggal karena dibunuh di kediaman luar kota miliknya. " Ucap Zhou Man dengan serius.
"Kediaman luar kota ? Siapa yang mengatur tempat tinggalnya ?" Tanya Huang Xinxin dengan aneh.
__ADS_1
"Yang mengatur tempat tinggalnya adalah Tuan Ming. Aku mendengar dari Ayah bahwa dia ingin menggunakan Xian Liwei sebagai umpan sementara dia meminta 32 orang untuk berjaga di sekitar Xian Liwei karena tahu bahwa orang itu pasti datang, siapa yang menyangka bahwa 32 orang itu tidak mampu untuk mendeteksi orang yang datang ini sehingga Xian Liwei mati dengan sia sia ?" Tanya Zhou Man dengan helaan nafas.
"Ternyata memang benar. " Ucap Huang Xinxin.