Pendekar Pelukis Abadi

Pendekar Pelukis Abadi
83. Tabib Ling


__ADS_3

Ketika Kekaisaran ini jatuh ke tangan Jiu Rui maka yang tersisa hanyalah kekacauan dan itu semua karena ketidak mampuan Kaisar untuk bertindak dengan adil. Dia hanya melakukan apa yang dia sukai alih alih mempertimbangkan secara keseluruhan.


Dua hari lain berlalu dan ini adalah hari keempat Huang Xinxin di penjara, kondisinya tidak banyak berubah dan masih pucat pasi seperti dia berada di hari pertama dan dia masih tidak makan apa apa hanya minum air putih saja.


Untuk bertahan hidup, dia bahkan tidak perlu makan selama satu minggu ini. Selama dia ada minuman maka dia pasti akan bisa hidup sampai bantuan datang.


Bibirnya berubah menjadi pecah pecah dan pucat, bahkan matanya yang selama ini selalu bersinar dengan terang layaknya bintang di malam hari telah berubah menjadi pucat dan suram seolah olah telah kehilangan seluruh sinarnya. Hal ini semua karena tindakan Kaisar dan suatu hari nanti pasti akan mendapatkan balasan yang setimpal. Kaisar yang melakukan semua ini masih bisa duduk dan makan dengan nyaman sementara dia menderita disini.


Huang Xinxin bukan orang yang baik hati, dia memiliki dendam di dalam hatinya. Dia tidak mampu melepaskan kesalahan orang lain dengan mudah bahkan orang orang menjulukinya sebagai pendendam di kehidupan lalu dan tentunya dia ahli dalam membalas dendam.


Pada saat ini, Huang Xinxin sendiri tidak terlalu kesepian karena adanya dua orang di dekatnya ini. Xian Liwei dan Zhou Yuan, walaupun terkadang tidak sesuai dengan topik pembicaraan tapi bisa dikatakan bahwa mereka masih berada pada tahap yang normal.


Mereka tidak gila hanya saja dipaksa untuk menjadi gila karena kesepian dan dingin, sementara sel sel di sebelah sendiri ada orang hanya saja selalu sunyi. Hal itu karena orang di dalam sel itu hanya duduk di samping sel dengan tatapan kosong seolah olah mendambakan dunia luar.


Orang orang yang berada disini paling tidak 10 tahun sudah berada disini dan yang paling mudah adalah Xian Liwei sampai akhirnya dia datang kesini dan menjadi tahanan yang paling muda.


Banyak orang yang merasa kasihan padanya karena masih muda tapi sudah masuk ke dalam penjara yang dingin dan sepi ini, siapapun yang masuk kesini hanya bisa menunggu kematian. Pantas saja Huang Xinxin merasa aneh ternyata disini berbeda dengan penjarah biasa.

__ADS_1


"Kamu tahu kenapa penjara ini sepi sehingga setiap sel disini hanya satu orang ?" Tanya Xian Liwei.


"itu semua karena disini adalah tempat para bangsawan yang dihukum dan mendapatkan hukuman penjara seumur hidup, ini adalah hukuman paling kejam. Disini kami hanya bisa berbincang satu sama lain sampai bosan selama beberapa puluh tahun dan menunggu kematian. " Lanjut Xian Liwei.


Huang Xinxin yang mendengarkan ini tidak bisa tidak merasa kasihan pada orang orang disini, kebanyakan dari mereka masuk kesini dalam kondisi baik baik saja tapi setelah beberapa saat mereka semua berubah menjadi gila karena keadaan yang membuat jiwa mereka sangat tertekan.


"Kamu tidak boleh menceritakan dengan begitu buruk, ini adalah penjara yang eksklusif dimana setiap penjara hanya ada satu orang. Bukankah kita lebih luas dibandingkan dengan sel sel sempit dibawah sana ?" Tanya Zhou Yuan yang sedang menulis sesuatu di dinding batu.


Itu adalah semua yang berisi pengetahuannya, hal ini karena Zhou Yuan suka membaca dan di penjara yang dingin ini, dimana dia bisa mendapatkan buku. Oleh karena itu dia menulis sesuatu disini dan akan membacanya di lain waktu.


"Berasal dari keluarga manakah kamu ? Selama ini kamu belum mengatakan nama dan keluargamu, kita sudah kenal selama empat hari tapi kamu belum mengucapkan namamu. " Ucap Xian Liwei.


Tapi, paling tidak dia tidak ketakutan lagi seperti dia pertama kali kemari. Ketika berada di hari pertama, dia sangat ketakutan oleh perasaan yang gelap dan lembab ini sehingga dia hanya bisa menahan perasaan itu di dalam hatinya.


Tapi setelah dia menemukan teman di dalam kesepian ini, dia berubah menjadi jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.


"Aku berasal dari Keluarga Huang, Huang Xinxin. Aku dituduh melakukan pembunuhan kepada sandera dari suku bar bar dan juga berusaha untuk meracuni Putra Mahkota. Aku sudah memberikan bukti bahwa aku tidak melakukannya tapi Kaisar dan aku memiliki beberapa gesekan di masa lalu sehingga Kaisar merasa tidak senang ketika melihatku. " Ucap Huang Xinxin menceritakan dengan serius.

__ADS_1


"Lihatlah, dia masih pengecut seperti dulu. Dia takut bahwa tidak ada orang lain yang bisa dijadikan kambing hitam sehingga buru buru mengambil seseorang untuk di jadikan kambing hitamnya sementara dia sendiri sebenarnya takut untuk menghadapi musuh yang sesungguhnya. Itu adalah pengecut yang sebenarnya. " Ucap Xian Liwei.


"Senior Xian benar, dia adalah pengecut yang sebenarnya. Dia benar benar tidak layak untuk mendapatkan semuanya, jika aku bisa keluar dari sini maka aku akan berusaha untuk membalas dendam. Tidak , tidak, aku pasti akan membalas dendam !" Seru Huang Xinxin dengan semangat.


"Balaslah dendam, itu sama dengan membalaskan dendam kami. Jika kamu beruntung untuk keluar maka kamu juga akan menjadi kebanggaan penjara atas kami. " Balas Xian Liwei.


"Jika kamu bermarga Huang maka kamu seharusnya adalah keturunan Huang Wei, bukan ? Bagaimana dengan kabarnya saat ini ?" Tanya Zhou Yuan yang sejak tadi diam ternyata berusaha untuk mengingat nama teman lamanya.


"Benar, aku adalah keturunan dari Huang Wei tapi Huang Wei telah lama meninggal. Paling tidak 20 tahun yang lalu dia telah meninggal. Jika aku tidak salah maka setelah senior Zhou diasingkan maka leluhur ku mengalami sakit lamanya dan tidak bertahan. "Jawab Huang Xinxin.


"Sayang sekali bahwa mereka semua sudah meninggal dan hanya menyisakan aku sendirian, jika bisa memiliki kesempatan sekali saja maka aku ingin melihat kondisi Putra dari cucuku yang dulu aku gendong. Aku ingin melihat berapa gagahnya dia menjadi seorang Menteri Sejarah dan melanjutkan cita cita Keluarga Zhou kami . " Ucap Zhou Yuan tampak rindu dengan dunia luar.


"Senior Zhou tenang saja, pasti akan bisa bertemu. Selama ada keinginan maka pasti akan bisa bertemu dengan Tuan Zhou Yan. Dia adalah orang baik yang memiliki pemikiran yang luas, sama seperti senior Zhou. " Balas Huang Xinxin menenangkan Zhou Yuan.


Walaupun aslinya Zhou Yan tidak sebaik itu tapi apa salahnya menyenangkan orang yang sudah tua dan merindukan dunia luar seperti Zhou Yuan ? Bukankah dia akan kecewa jika mendengar bahwa cucunya dan putra cucunya benar benar generasi yang merosot ?


Walaupun memang seperti itu kenyataanya, tidak tahu apakah Huang Lixin bisa mengerti kode yang dia berikan sebelum dia pergi. Huang Xinxin merasa cemas dan berharap bahwa dia segera di keluarkan jika tidak maka dia akan benar benar mati di dalam sini tanpa bisa melihat dunia luar.

__ADS_1


Disisi lain, Yue Zhang sendiri telah kembali tapi kali ini tidak sendirian dan dia membawa orang lain bersamanya. Seorang tabib yang sudah babak belur oleh Yue Zhang, itu adalah Tabib Ling yang telah mereka cari cari selama ini dan akhirnya telah di temukan oleh Yue Zhang.


__ADS_2