
Ming Yue entah bagaimana merasa bahwa orang yang ada di dalam mimpinya itu, gadis yang duduk di atas kuda dengan gagah dan berani itu mirip dengan Xia Xinxin tapi pada saat yang sama dia menyangkal hal tersebut. Bagaimana mungkin Xia Xinxin bisa muncul di dalam mimpinya ? Apakah itu karena dia tertidur karena memikirkan kondisi Xia Xinxin yang agak aneh sebelumnya ?
Pada saat ini saja Xia Xinxin tampak tidak bersemangat dan menatap pajangan anggur itu dengan lesu, Ming Yue ingin memanggil Xia Xinxin hanya saja dia memilih untuk tidak memanggilnya karena mimpinya sebelumnya pasti akan membuatnya merasa canggung untuk berbincang dengan gadis itu.
Ming Yue juga merasa bahwa Xia Xinxin ini agak aneh, setiap kali Xia Xinxin menatapnya maka tatapannya akan tampak campur aduk, tampak sedih tapi pada saat yang sama tampak bahagia.
Orang yang dapat menatap seperti itu hanyalah kenalan lama sementara mereka sendiri baru bertemu akhir akhir ini, apakah mungkin bahwa Xia Xinxin dan dia pernah bertemu sebelumnya dan saling mengenal ? Atau ini semua hanya perkiraan Ming Yue saja ?
Hal ini tidak bisa dipastikan oleh Ming Yue sendiri hanya saja dia berusaha sebaik mungkin untuk mencerna, sebenarnya apa hubungan yang dia miliki dengan Xia Xinxin.
Ming Yue berdiri di balik rak botol anggur dan menarik nafas dalam dalam untuk menenangkan dirinya.
__ADS_1
Lagipula, itu tidak benar benar Xia Xinxin. Gadis yang di dalam mimpinya mungkin saja bukan Xia Xinxin dan hanya kebetulan mirip saja, dia tentu saja tidak bisa langsung menyimpulkan dalam sekejap.
Ming Yue menolak menyadari kenyataan bahwa dirinya telah memimpikan Xia Xinxin karena menurutnya itu merupakan salah satu bentuk ketidak setiaan yang dia lakukan pada kekasihnya sementara dia sendiri sangat mencintai kekasihnya. Bagaimana mungkin dia bisa memimpikan gadis lain yang bahkan belum di kenalnya untuk waktu yang lama ?
Ming Yue sibuk dengan pikirannya sendiri sehingga tidak menyadari bahwa Xia Xinxin sudah berdiri di depannya, Xia Xinxin menatap ke arah Ming Yue dengan tatapan aneh karena melihat pria ini bergumam sendiri seperti orang gila.
"Tuan muda Ming. " Panggil Xia Xinxin yang membuat Ming Yue terhenyak dan tidak sengaja untuk menjatuhkan botol di belakangnya.
Xia Xinxin menyelamatkan dua botol yang jatuh itu dan menaruhnya kembali ke tempatnya yang semula lalu menatap Ming Yue dengan tatapan menyelidik.
"Kelak harus lebih hati hati, bagaimanapun ini adalah mata pencaharian orang lain. " Balas Xia Xinxin.
__ADS_1
"Ah, terima kasih banyak atas bantuan Nona Xia jika tidak maka mungkin aku akan menghancurkan benda milik orang lain. " Balas Ming Yue dengan tidak enak hati.
"Aku melihat bahwa Tuan Muda Ming sedang berdiri disini sendirian dengan tatapan yang kosong jadi aku memanggilmu, tidak menyangka bahwa hal ini membuatmu terkejut. " Ucap Xia Xinxin.
"Yahh, belakangan ini aku memang memiliki beberapa urusan untuk aku pikirkan. " Balas Ming Yue menyembunyikan perasaannya.
"Kalau begitu maka aku akan pamit, apakah Tuan Muda Ming memerlukan bantuan untuk mencari anggur yang cocok untuk diminum pada waktu senggang ?" Tanya Xia Xinxin.
"Tolong rekomendasikan aku, sebelumnya aku membeli anggur dari luar negeri tapi ini adalah kali pertama ku membeli dari toko ini. " Jawab Ming Yue.
"Kalau begitu maka aku akan merekomendasikan anggur Cahaya Bulan ini untuk dinikmati Tuan Muda Ming. Penjual mengatakan bahwa resep yang dibuat olehnya ini sudah diturunkan selama 9 generasi. " Ucap Xia Xinxin sebelum akhirnya berjalan keluar.
__ADS_1
Anggur Cahaya Bulan ini mirip dengan rasa arak yang mereka minum bersama sama ketika mereka belum pergi berperang, ketika Huang Lixin belum hilang, Huang Shangyue masih hidup dengan sehat dan Yue Zhang masih menjaga perbatasan dengan baik.