Pendekar Pelukis Abadi

Pendekar Pelukis Abadi
136. Kesepian


__ADS_3

Huang Xinxin tahu bahwa sejak dia naik ke atas tahkta ini maka dia sudah akan selamanya tidak bisa turun, dia akan duduk di atas sini kesepian dan merasa sendiri. Dia tidak memiliki siapapun lagi untuk bisa menjadi tempat bersandarnya.


Pada saat yang sama, dia merasa bersalah pada Jiu Rui karena telah berburuk sangka padanya selama ini. Bohong jika mengatakan bahwa Huang Xinxin tidak curiga padanya, karena di cerita aslinya, Jiu Rui adalah penjahat utama.


Tapi, sekarang sudah banyak yang berubah, alur cerita yang seharusnya ringan dan lucu sekarang sudah kehilangan daya tariknya dimana orang orang mulai melupakan tujuan utama dari karya tersebut.


Karya yang awalnya terasa sangat cerah ini, ketika Huang Xinxin menjalaninya secara pribadi, maka dia merasakan begitu banyak rintangan.


Dia melihat bahwa ada banyak pejabat Istana yang masuk ke dalam Istana dan secara resmi menobatkannya sebagai seorang Kaisar.

__ADS_1


"Secara resmi aku akan mengumumkan bahwa Dinasti Jiu telah musnah dan akan digantikan dengan Dinasti Xia. " Ucap Huang Xinxin dengan lantang dan jelas di hadapan semua orang.


"Kami memberikan hormat kepada Yang Mulia !" Seru mereka bersujud. Tidak ada yang berani melawan karena takut bahwa mereka tidak akan bisa pulang dari pengadilan Istana ini karena menyinggung perasaan Huang Xinxin.


Pada saat ini, kekejaman yang dimiliki oleh Huang Xinxin telah di dengar oleh orang orang sehingga orang mana yang masih berani untuk melawan dirinya ? Ketika dia bahkan bisa melawan kematian.


Orang orang bertindak hormat padanya, tapi meskipun begitu masih ada beberapa orang yang tidak setuju bahwa seorang gadis mampu untuk menjadi pemimpin Istana.


Yang memilih untuk tunduk akan diberikan kesempatan olehnya. Dia bukan orang yang baik, dia tidak memiliki waktu untuk bermain main dengan orang orang ini.

__ADS_1


Orang orang ini tidak layak untuk membuatnya fokus pada mereka terutama orang orang ini sangat menyebalkan dan membuat masalah sepanjang waktu, hal ini tentu saja membuat Huang Xinxin memilih untuk melakukan jalan cepat.


Dengan begitu maka ada banyak bangsawan yang memilih tunduk dan mendukungnya, bahkan banyak yang sudah mengirimkan hadiah untuk menyanjung nya.


Beberapa juga berhasil dengan ancaman, kebanyakan keluarga Bangsawan memiliki putri atau adik mereka yang menjadi selir di Istana. Sebelum Huang Xinxin mengirimkan mereka kembali, maka Huang Xinxin membuat perjanjian tertulis.


"Aku ingin kalian semua melakukan pekerjaan kalian dengan baik baik sesuai dengan posisi masing masing , jika ada yang lalai maka aku tidak akan segan untuk mengganti posisi kalian. Selain kalian, masih ada banyak orang lain di luar sana yang memiliki kemampuan yang tidak kalah. " Ucap Huang Xinxin dengan dingin.


"Ya, Yang Mulia. " Balas mereka dan menganggap bahwa hal ini sebagai sebuah hal yang remeh sehingga mereka memutuskan untuk tidak terlalu memikirkan hal ini.

__ADS_1


Tapi, mereka melupakan bagaimana Huang Xinxin bisa menjadi Kaisar. Dia membunuh Kaisar dan memaksa Ibu Suri dan Putra Mahkota untuk menuju kematian, ini adalah hal yang sangat kejam dan tidak akan bisa dilakukan oleh orang lain. Tentu saja hal ini akan menjadi sebuah nilai tambahan yang akan membantunya dalam memimpin Dinasti Xia ini.


__ADS_2