
Pada akhirnya, semua orang tidak menyangka dengan tindakan yang akan dilakukan oleh Ming Yue. Orang orang mengira bahwa Ming Yue telah dikendalikan oleh Wang Ziqi yang merupakan orang yang sangat di kasihi olehnya di masa lalu.
"Maaf, aku memang menyayangimu tapi aku memilih untuk mengingkari kata kataku sendiri karena aku sadar bahwa aku menganggapmu sebagai kakakku sendiri dan tidak lebih. Sekarang aku sudah memiliki orang yang aku cintai dan ingin aku jaga. Kamu juga sudah memiliki jalanmu sendiri, mari saling melupakan masa lalu seolah olah kita tidak pernah bertemu." Ucap Ming Yue dengan tegas memutuskan hubungan masa lalu mereka.
Wang Ziqi sendiri terperangah dengan tindakan Ming Yue yang diluar ekspektasi, tidak pernah dia bayangkan bahwa pemuda yang tumbuh bersama dengannya akan menolak dirinya dengan begitu terang terangan dan bahkan tampak tidak memiliki banyak pertimbangan lain.
Ming Yue berbalik dan menurunkan pedangnya lalu menyapu air mata di wajah Huang Xinxin lalu tersenyum kecil karena telah berhasil mengerjai kekasih kecilnya.
"Aku akan bersama denganmu selamanya. Aku sudah mengatakan hari itu bahwa aku mencintaimu yang berarti bahwa aku akan selalu bersama denganmu. " Ucap Ming Yue.
"Sialan, kamu benar benar membuatku takut sebelumnya. " Keluh Huang Xinxin tidak bisa menahan air matanya yang terus turun lalu dia dengan kasar menyeka air matanya dan agak kesal karena merasa di permainkan oleh Ming Yue.
Ming Yue sendiri tidak merasa bersalah oleh tindakannya yang sangat menyebalkan ini , tentu saja membuat Huang Xinxin menjadi kesal. Setelah menggunakan Wang Ziqi tidak berguna maka Liu Chang Ming harus memutar otak kembali untuk tetap menang dengan menggunakan nyawa Wang Ziqi.
Liu Chang Ming tiba tiba mencekik Wang Ziqi dengan kuat yang membuat Wang Ziqi terus meronta ronta.
"Tolong ! Tolong, lepaskan aku ! Yue, tolong aku !" Seru Wang Ziqi terus menerus meronta ronta dan semakin lama, semakin terputus putus nafasnya.
Ming Yue melihat ini, bahkan jika dia sudah memotong seluruh masa lalu mereka tapi hatinya tidak sedingin itu untuk melihat orang yang dia sayangi mati di depannya.
Huang Xinxin juga menyadari kegelisahan yang di rasakan oleh Ming Yue tapi bingung harus melakukan apa, bagaimanapun dirinya sangat membenci Wang Ziqi dan merasa akan sangat baik jika gadis itu mati untuk membalaskan dendam Huang Shang Yue.
__ADS_1
Tapi, pada saat yang sama juga dia tidak bisa menahan Ming Yue untuk membantu.
"Jika kamu ingin gadis ini selamat maka tarik mundur seluruh prajurit mu dan buka pintu gerbang jika tidak maka aku tidak akan ragu untuk membunuhnya disini, tepat di hadapanmu." Ucap Liu Chang Ming.
Tanpa diduga duga, Ming Yue berdiri di sana dengan tenang tanpa keraguan sama sekali dan bahkan tidak bergerak sedikitpun yang menunjukkan bahwa dia bimbang.
"Sebagai seorang jenderal, aku dipaksa untuk memahami kepentingan bersama dan kepentingan pribadi. Ada kisah seorang jenderal yang memiliki istrinya sebagai sandera, dia memilih untuk memanah istrinya sendiri yang berada diluar gerbang dan terus melanjutkan pertarungan. Apakah dia berhati dingin ? Ya dan tidak. Tapi itu adalah kewajiban bagi seorang Jenderal. " Ucap Ming Yue.
"Bahkan jika itu adalah orang yang aku cintai berdiri disana di tanganmu, aku memilih untuk menjaga gerbang ini dengan nyawaku. Anggap aku berhutang dengannya di kehidupan ini. " Lanjut Ming Yue.
Huang Xinxin memandang Ming Yue dengan bangga dan menganggukkan kepalanya. Sebagai seorang Jenderal, itu bukan hal yang mudah. Memilih antara kepentingan pribadi atau kepentingan bersama adalah hal yang paling tidak mudah untuk dilakukan.
Pada saat yang sama, dia berjanji akan melindungi orang yang dia cintai tapi pada saat yang sama dia berkewajiban untuk melindungi nyawa semua orang.
"Aku benci dengan tindakanmu yang palsu itu !" Seru Liu Chang Ming dan menghancurkan tulang Wang Ziqi tanpa keraguan lalu menjatuhkannya ke tanah.
Wang Ziqi melirik sejenak sebelum akhirnya memejamkan matanya dan menghembuskan nafas terakhirnya.
Huang Xinxin langsung mengeluarkan cakarnya lagi untuk bersiap siap menyerang kembali. Liu Chang Ming tampaknya pada saat ini sedang dalam kondisi suasana hati yang kurang baik dan tidak tahu hal gila apa yang bisa dia lakukan saat ini.
Huang Xinxin waspada dengan hal ini jadi ketika Liu Chang Ming ingin langsung menyerang, dia telah mengambil langkah lebih dahulu.
__ADS_1
Ming Yue sendiri juga mengetahui hal ini dan mengikuti tindakan Huang Xinxin untuk melawan Liu Chang Ming. Dua lawan satu, juga belum membuat mereka sudah pasti menang.
Mereka bertarung dengan sangat sengit, Ming Yue menyerang di bagian kiri sementara Huang Xinxin dibagian kanan. Mereka berusaha untuk menemukan celah yang di tunjukkan oleh Liu Chang Ming tapi pada akhirnya mereka tidak berhasil untuk menemukannya dan menunjukkan bahwa mereka tidak akan menang dengan mudah.
Liu Chang Ming menahan serangan mereka berdua dengan sebilah pedang miliknya, bisa dikatakan bahwa latihannya selama ratusan tahun benar benar tidak sia sia.
Liu Chang Ming sendiri memiliki aliran kekuatan yang aneh dan tidak bisa ditebak sehingga dia memiliki asap yang menyelimuti sebagian tubuhnya dan ketika dia bergerak maka asap itu akan menyelimuti.
Hal ini membuat tindakannya menjadi agak samar. Huang Xinxin langsung memutar otak dan berpikir, kenapa dia harus menyeimbangkan dirinya dengan serangan Liu Chang Ming ? Dia mengubah kecepatan serangannya dan tampaknya itu berhasil untuk membuat Liu Chang Ming kewalahan.
Terutama dengan adanya Ming Yue sebagai pengalih perhatian yang utama , hal ini membuat Liu Chang Ming perlahan lahan disudutkan oleh mereka.
Dengan melakukan ini maka Liu Chang Ming pasti akan bisa di taklukkan oleh mereka cepat atau lambat. Memikirkan hal ini membuat Huang Xinxin menjadi jauh lebih antusias di bandingkan dengan sebelumnya.
"Kalian berdua pasti akan mati bersama denganku hari ini ! Kita semua pasti akan mati !" Seru Liu Chang Ming dengan tawa gilanya.
Kresss
Ming Yue berhasil untuk menorehkan luka pedang panjang di bagian perut Liu Chang Ming yang membuat Liu Chang Ming terdorong mundur beberapa langkah.
"Menyerahlah, kamu pasti akan kalah hari ini. " Ucap Ming Yue.
__ADS_1
"Ha ha ha, kalian pasti akan menemaniku di neraka !" Seru Liu Chang Ming sembari merentangkan tangannya dan kembali menyerang ke depan.
Huang Xinxin menahan pedangnya dan pedang Ming Yue meleset dari kepalanya yang membuat Mahkota rambutnya terlepas dan membuat rambutnya terurai dengan bebas.