
Dia merasa takut dengan melihat lukisan itu , lukisan yang membuatnya frustrasi dan menghancurkan Kuas Giok Bulan yang telah menemani perjalananan panjang miliknya yang sangat dingin dan penuh darah.
"Siapapun yang mirip dengan gadis di lukisan ini akan bisa berfoto dari dekat dengan Tuan Muda Ming. " Ucap Pembawa Acara.
Semua orang langsung berteriak dan bagian panitia mulai memilih beberapa orang untuk di pilih ke depan.
"Tuan ! Lihat, temanku memiliki punggung yang sama !" Teriak Hua Yin dengan semangat ketika melihat punggung Xia Xinxin.
Xia Xinxin merasa malu dengan tindakan sahabatnya ini dan tersenyum meminta maaf pada penonton yang lainnya karena terganggu oleh teriakan Hua Yin.
"Jangan berteriak seperti itu. " Bisik Xia Xinxin.
"Tapi, kamu begitu mirip sampai sampai aku salah mengira bahwa itu adalah lukisanmu. " Ucap Hua Yin.
Hingga akhirnya panitia membawanya ke atas panggung dan ada lima belas gadis yang cantik naik ke atas panggung untuk dibandingkan.
Ketika mereka semua diminta untuk berbalik, Ming Yue diminta untuk memilih salah satu. Xia Xinxin merasa bahwa jantungnya mulai berdetak dengan tidak normal karena sangat dekat dengan Ming Yue.
Semua orang berharap bahwa mereka adalah pilihan Ming Yue, tapi Ming Yue tidak pernah berhenti pada mereka lebih dari tiga detik.
Ming Yue pada akhirnya berhenti di belakangnya karena dia adalah yang paling ujung, Xia Xinxin menahan nafasnya dalam dalam dan Ming Yue mendekat padanya sehingga Xia Xinxin bahkan tidak berani untuk menoleh ke belakang.
Ming Yue memandang punggungnya dengan penuh pertimbangan dan membandingkannya dengan milik orang lain. Xia Xinxin sebenarnya yakin bahwa dia memiliki kemiripan yang sangat besar dengan Huang Xinxin.
Bahkan jika sebenarnya Huang Xinxin adalah orang lain tapi pada dasarnya mereka berjodoh dan bisa saling melengkapi. Sampai mati, Huang Xinxin tidak mendapatkan keadilan untuk ibunya dan untuk dirinya sendiri.
Xia Xinxin sendiri yang membalaskan dendamnya atas nama Huang Xinxin. Dengan begitu maka Huang Xinxin, Huang Lixin dan Dan Wei Hui bisa tenang.
"Aku akan memilih dia !" Tunjuk Ming Yue pada Xia Xinxin.
__ADS_1
Semua orang menjerit dan beberapa orang sangat setuju dengan pilihan Ming Yue karena Xia Xinxin adalah yang paling mirip dibandingkan dengan yang lainnya.
Xia Xinxin pada saat ini merasa bahwa perasaannya sangat campur aduk, karena dia dipilih oleh Ming Yue. Baik karena dia dipilih oleh Ming Yue atau karena dia akan berfoto jarak dekat dengan Xia Xinxin.
"Baiklah, terimakasih Nona Nona yang sangat cantik bisa turun sementara Nona ini harus menetap disini sebentar. " Ucap pembawa acara.
Ada yang mengeluh dan ada juga yang hanya tertawa santai ketika tahun bahwa mereka tidak terpilihnya oleh Ming Yue. Sebaliknya, Ming Yue sama sekali tidak perduli dengan orang orang semacam itu dan sibuk untuk menatap depan alih alih menatapnya.
"Siapa nama Nona cantik yang berhasil menjadi pemenang kali ini ?" Tanya Pembawa Acara.
"Namaku adalah Xia Xinxin. " Jawabnya dengan jujur.
"Xia Xinxin ? Bahkan nama saja begitu mirip dengan Kaisar Huang, benar benar berjodoh sekali ! " Seru Pembawa Acara tiba tiba ada seorang kru yang naik ke panggung dan membisikkan sesuatu pada Pembawa Acara.
Wajah Pembawa Acara langsung berubah ketika mendengar bisikan dari kru itu.
"Ternyata kami kedatangan tamu besar ! Ternyata ini adalah Dewi Pelukis kita, Xia Xinxin ! Kami semua sangat merindukan lukisanmu setelah tiga tahun ini kamu menghilang. " Ucap Pembawa Acara.
"Tidak berani menerima pujian yang begitu besar, aku hanya beristirahat selama tiga tahun ini dan bersantai. " Ucap Xia Xinxin dengan rendah hati.
"Kalau begitu maka peran Kaisar Huang ini sangat cocok jika diperankan oleh Nona Xia karena memiliki nama yang sama, wajah yang mirip bahkan kemampuan yang sama luar biasanya ! Apakah Nona Xia benar benar tidak memiliki hubungan dengan keturunan Kekaisaran ?" Tanya Pembawa Acara.
"Sayang sekali aku tidak memiliki hubungan apapun dengan Kaisar Huang hanya saja tampaknya kami memang berjodoh. " Jawab Xia Xinxin.
"Kalau begitu maka mari berfoto !" Seru Pembawa Acara.
Xia Xinxin berdiri ke sebelah Ming Yue dan mereka berdua tampak kaku. Fotografer meminta agar Ming Yue lebih dekat dan merangkul bahunya tapi Ming Yue terlihat enggan.
Maka dari itu Xia Xinxin mengatakan bahwa difoto senyaman Ming Yue saja dengan begitu maka foto foto yang diambil dari mereka sangat kaku seolah olah sedang berfoto dengan rekan kerja.
__ADS_1
"Terima kasih banyak atas kunjungan Nona Xia. " Ucap Pembawa Acara.
"Bukan apa apa, bisa melihat hasil karya dari pelukis terbaik di masa lalu adalah sebuah keberuntungan bagiku. " Balas Xia Xinxin sebelum akhirnya turun dari panggung.
Xia Xinxin kembali ke tempat duduknya dan langsung disambut dengan ribuan pertanyaan oleh Hua Yin. Xia Xinxin sudah menduga hal ini, justru jika Hua Yin tidak banyak bertanya padanya maka itu akan menyebabkannya menjadi bingung total. Tapi, tidak apa apa, dia akan menganggap bahwa itu menunjukkan Hua Yin antusias dengannya.
"Kenapa kamu tidak menempel lagi dan lebih dekat dengannya ? Kamu sangat beruntung dan memiliki kesempatan tapi kamu tidak menggunakannya dengan baik. Kamu benar benar bodoh sekali, jika aku jadi kamu maka jika dia tidak nyaman untuk mendekat maka aku yang akan mendekat padanya !" Seru Hua Yin dengan penuh semangat yang membara dan Xia Xinxin hanya mengangguk anggukkan kepalanya saja sambil tertawa.
"Baiklah, baiklah, memang aku adalah orang yang bodoh dan membutuhkan pengajaran tambahan dari Nona Hua yang pada saat ini sudah berhasil sekolah di luar negeri. " Ucap Xia Xinxin menyatukan tangannya di depan dada seolah olah memberi hormat kepada Hua Yin.
"He he he, kamu mencari pada guru yang tepat. Aku akan mengajakmu dan mengajarimu cara untuk menangani pria dingin seperti Ming Yue ini. Mereka tampak tidak tersentuh tapi nyatanya mereka sebenarnya penasaran denganmu. " Ucap Hua Yin.
"Jangan ajarkan aku hal yang tidak berguna ! Jika kaku kerasan bahwa teknik mu berguna maka coba saja sendiri jangan mengajak orang lain untuk masuk ke lubang kematian bersama denganmu. " Keluh Xia Xinxin.
"Aish, kamu ini sangat keras kepala dan tidak percaya pada sahabat mu ini. Tidak sepertimu yang setiap hari di rumah dan melukis , tidak pernah mencari kekasih. Aku memiliki beberapa pengalaman dasar yang tentu saja jauh lebih banyak darimu. " Balas Hua Yin.
"Tentu saja, kalau begitu maka ilmunya kamu simpan untuk dirimu sendiri saja. Aku tidak akan mengikutinya sampai kapanpun itu. " Ucap Xia Xinxin menggeleng gelengkan kepalanya.
"Kalau begitu, apakah kamu merasa bahwa jantungmu berdetak kencang dekat dengan Ming Yue ?" Tanya Hua Yin.
"Ya, memangnya kenapa ?" Tanya Xia Xinxin tidak mengerti.
"Itu artinya kamu jatuh cinta padanya, pada pandangan pertama ! Kamu harus mengejarnya dan meminta nomor teleponnya dengan begitu maka kamu tidak akan menyesal!" Seru Hua Yin.
Xia Xinxin berpikir bahwa itu adalah sesuatu yang penting ternyata adalah hal hal semacam ini, tidak tahu sejak kapan Hua Yin menjadi sangat tertarik dengan hubungan percintaan yang dia miliki.
"Kamu mengatakan bahwa kamu juga menyukainya, kenapa kamu menyuruhku untuk mengejarnya ? Aku tidak mengerti dengan caramu berpikir. "Ucap Xia Xinxin.
"Xinxin ku sayang, sesuka sukanya aku dengan dia , itu semua hanya kekaguman untuk seorang pria tampan dan tidak lebih dari itu. Jika kamu mengatakan bahwa kamu berdetak kencang di dekatnya maka itu artinya kamu cinta padanya. " Balas Hua Yin menjelaskan, mendengar ini membuat Xia Xinxin menjadi lebih lega.
__ADS_1
"Tapi, ketika aku bertemu dengan pembeli besar dari lukisan ku juga akan membuat jantungku berdetak dengan kencang. Menurutku, alasan yang kamu gunakan untuk memaksaku mengejar Ming Yue benar benar tidak masuk akal. Jangan mencoba untuk menipuku. " Ucap Xia Xinxin dengan penuh keluhan dan berusaha untuk menutupi rasa malunya bahwa dia benar benar menyukai Ming Yue.
"Kamu..... seorang gadis yang sangat keras kepala pada akhirnya akan menyesal dan ketika saat itu datang maka jangan harap bahwa aku akan akan mengajarimu lagi !" Seru Hua Yin membuang wajahnya dengan kesal.