Pendekar Pelukis Abadi

Pendekar Pelukis Abadi
45. Rencana


__ADS_3

"Ya, Ayah mengenal Ming Yue tapi tidak dekat.


Ketika pada saat itu, dia masih kecil sekali paling paling hanya mencapai pinggang ku tapi sudah berlari ke medan perang dan melihat banyak pembunuhan. " Ucap Huang Lixin mengenang masa lalu.


"Pada saat itu, aku sudah dewasa sekitar 30 tahun dan pergi bersama kakekmu untuk melihat medan perang bersama dengan Jenderal Ming Tua yang seumuran denganku. Jenderal Ming Tua tumbuh bersamaku di Akademi Kekaisaran bahkan rumah kami dulu berdampingan , hanya saja tidak menyangka bahwa akan ada serangan mendadak dari salah satu Prajurit yang berkhianat dan menembakkan panah beracun padaku, aku tidak mampu menghindar dan ya, Jenderal Ming Tua menggunakan tubuhnya untuk melindungi aku. Sejak saat itu, dia sakit sakitan dan satu tahun setelahnya, dia meninggal karena sakit. Aku ingin membantunya secara keuangan tapi Jenderal Nie adalah wanita yang mandiri, dia menolak dengan tegas dan mengatakan bahwa suaminya melindungi ku karena memang itu kewajibannya dan karena aku adalah temannya, aku tidak perlu merasa berhutang pada mereka. Pada saat ini, bahkan Jenderal Nie sudah lama pergi. "Gumam Huang Lixin dengan helaan nafas.


Huang Xinxin tidak pernah mendengar tentang Ibu dari Ming Yue ternyata Ibunya juga adalah Jenderal, membayangkan betapa pemberani nya pasangan itu memasang tubuh mereka sebagai perisai untuk Yang Mulia.


Pantas saja Kaisar pada saat ini takut dengan Ming Yue, di antara para pejabat pasti ada banyak pendukung Keluarga Ming yang sedang menunggu saat dia lemah.


Kekuatan dari Keluarga Ming telah mengajar jauh ke dalam Kekaisaran, tentu saja membuat Kaisar resah bahkan jika Ming Yue tidak berniat seperti itu.


"Kalau begitu , maka ini adalah saat yang tepat untuk membalas budi. " Ucap Huang Xinxin.


"Kamu benar, ini adalah saat yang tepat untuk membalas budi padanya. " Balas Huang Lixin.


"Walaupun dia lebih tua darimu, tapi mengingat umur aslimu maka usia kalian tidak terlalu jauh. Jika aku tidak salah maka tahun ini dia sudah berada di usia 25 tahun, ada yang mengatakan bahwa dia mencintai Nona muda Wang yang sudah lama meninggal. "Ucap Huang Lixin.


"Hal itu memang benar adanya, aku membantunya memecahkan kasus kematian Nona Wang sebelumnya. " Balas Huang Xinxin.


"Kamu membantunya ? Bukankah itu berarti kamu mengenalnya juga ? Kenapa pada saat di Istana dia tampak sangat kaku denganmu ?" Tanya Huang Lixin.


"Karena beberapa alasan maka akan lebih baik jika aku menjauh darinya. " Jawab Huang Xinxin tanpa alasan yang lebih jelas.


"Baiklah kalau kamu mengatakan seperti itu, aku tidak akan memaksa. Hanya saja, sifatnya memang aneh , itu semua karena kurang kasih sayang. Kedua orang tuanya sibuk untuk pergi ke medan perang dan mereka memiliki sifat yang keras kepala, pasti tidak mudah untuk tumbuh di keluarga semacam itu. Jika kamu bisa, maka cobalah untuk menjadi teman pertamanya. " Balas Huang Lixin.


"Baik, akan kucoba. " Ucap Huang Xinxin.

__ADS_1


"Jadi, apakah kamu memiliki rencana untuk ke depannya ? Terkait dengan Gunung Kunlun ?" Tanya Huang Lixin mengalihkan topik pembicaraan.


"Ayah, aku tidak menghemat pengeluaran hanya karena beberapa hal yang ringan. " Ucap Huang Xinxin dengan tenang.


Dia telah menunggu untuk saat saat seperti ini sejak waktu yang sangat lama sampai sampai dia merasa bosan untuk menunggu waktu ini datang padanya.


Huang Xinxin menatap Ayahnya dan mengeluarkan sesuatu dari lengan pakaiannya dan itu merupakan suatu buku.


"Ini adalah hasil dari pertambangan garam yang aku perintahkan. Ayah telah bekerja keras belakangan ini. " Ucap Huang Xinxin.


"Tidak terlalu. " Ucap Huang Lixin.


"Dari ini, tidak hanya menambah pemasukan tapi juga memberikan dampak positif kepada Keluarga kita jika kita memberikan dukungan maka pasti akan menambahkan citra baik. Lalu, selama ini aku memotong pengeluaran kita dari 255.000 Koin Emas perbulan hanya untuk kebutuhan rumah bukan pakaian atau perhiasan menjadi 150.000 Koin Emas. Jadi, aku memperkirakan bahwa tabungan kita ada 235.000 emas. " Ucap Huang Xinxin.


"Hanya dengan uang ini maka tidak akan cukup, Ayah akan menjual salah satu tokoh di pinggiran kota. " Ucap Huang Lixin.


Terlihat bahwa disana sudah terkumpul hampir 1 juta Emas hasil dari dia melukis.


"Bagaimana kamu bisa mendapatkan uang sebanyak ini ? Bahkan Ayah untuk mendapatkan uang ini harus menjual tiga toko. " Ucap Huang Lixin dengan kagum.


Toko milik Huang Lixin lebih dari 125 cabang, tidak hanya di Kekaisaran Jiu melainkan juga di Kerajaan Kerajaan sekitar lain juga mengenal Huang Lixin, pantas saja dia dijuluki sebagai seorang pria terkaya.


"Aku mendapatkannya hasil melukis, untuk detailnya sebaiknya Ayah tidak perlu tahu karena ini rahasia. " Canda Huang Xinxin.


"Baiklah jika rahasia, sekarang sudah tidak ada masalah lagi. Pada saat ini kita harus bertemu dengan pedagang dari Gunung Kunlun ini. "Ucap Huang Lixin.


"Tidak, jika menghitung waktu maka seharusnya ada banyak waktu sampai Ming Yue terpojok, itu paling tidak seminggu dan aku ingin menemui pemimpin Gunung Kunlun sementara Ayah mengurus pakaian hangat dan tenda, aku akan pergi ke sana sendirian. " Balas Huang Xinxin.

__ADS_1


"Sangat berbahaya untuk pergi kesana sendirian terutama kamu adalah seorang gadis. " Ucap Huang Lixin dengan khawatir.


"Jangan lupa, aku sudah mempelajari cara membuat jimat, selama aku berlatih lebih keras maka seharusnya tidak akan menyebabkan masalah. " Ucap Huang Xinxin.


"Benar, kamu berbakat dalam bidang jimat juga adalah salah satu keajaiban. Itu mungkin memang kemampuan melukismu yang luar biasa. " Balas Huang Lixin.


Pada akhirnya mereka membagi tugas dan mereka akan mulai bergerak pada saat hari kedua dari hari ini agar memberikan waktu untuk Huang Xinxin belajar jimat lebih banyak.


Selama itu juga, Huang Lixin diam diam menghubungi banyak rekan lamanya untuk mendapatkan jaringan besar sekeliling di antara pedagang.


Bisa dianggap sebagai salah satu upayanya untuk melindungi Huang Xinxin, walaupun dia sudah tahu bahwa itu bukan putrinya tapi itu benar benar mirip dengan putrinya sendiri.


Pada saat ini mereka saling melengkapi, tidak terlalu buruk untuk meneruskan peran ini. Huang Lixin dengan mudah mendapatkan hubungan dengan banyak penjahit, selama lebih dari 100 penjahit telah dihubungi dan dengan uang yang mengalir maka tentu saja mereka langsung memenuhi keinginannya.


Sementara disisi lain, Ming Yue baru saja kembali dari medan perang dengan tangan yang berdarah karena luka tebasan pedang.


"Kamu benar benar gegabah karena maju tanpa peringatan !" Keluh Yue Zhang dengan kesal dan membersihkan luka Ming Yue.


"Kita harus memenangkan pertarungan ini dengan segera, kita tidak bisa menunda lagi. " Ucap Ming Yue dengan wajah datar.


"Tenanglah, kita akan pikirkan cara yang lebih baik. Entah bagaimana, Suku Barbar didukung oleh persediaan makanan yang cukup sementara kita tidak. Kita bahkan hanya bisa bertahan selama 8 hari setelah jatah makan dipotong menjadi dua kali sehari. " Balas Yue Zhang.


"Betapa kejamnya Yang Mulia, dia bahkan memperlakukan kita semua seperti tanpa nilai sementara kita membawakan kejayaan ini padanya. " Lanjut Yue Zhang dengan senyum miris.


"Jangan mengatakan sesuatu yang sembarangan di tempat semacam ini. " Peringatan Ming Yue dengan tatapan dingin.


"Kamu bukan tidak menyadari kecemburuan Kaisar -" Ucapan Yue Zhang terpotong oleh tatapan Ming Yue.

__ADS_1


__ADS_2