Pendekar Pelukis Abadi

Pendekar Pelukis Abadi
70. Kunjungan Ibu Suri II


__ADS_3

Huang Xinxin menundukkan kepalanya dengan sopan.


"Bibi, maaf kalau Xinxin telah berlaku tidak sopan. "Ucap Huang Xinxin berusaha untuk tidak terlalu canggung.


Dia merasa bingung kenapa dia harus memanggil dengan sebutan bibi sementara dia bahkan tidak memiliki hubungan darah dengan Ibu Suri, selain itu juga dia tidak pernah membaca bahwa Huang Lixin memiliki hubungan yang baik dengan Ibu Suri ? Hal ini benar benar aneh.


"Xinxin, keponakanku yang baik. Kamu telah banyak menderita, aku pasti akan memberikan ganti rugi yang setimpal untukmu agar kamu tidak merasa dirugikan lagi. " Ucap Ibu Suri dengan wajah sedih.


"Bibi terlalu sungkan, Xinxin memang melakukan kesalahan sebelumnya karena menghukum seseorang menurut keinginanku alih alih hukum yang telah ditetapkan oleh Yang Mulia. Memang normal bagi Yang Mulia untuk menghukumku, di dalam hati Xinxin, tidak ada kemarahan sama sekali. " Balas Huang Xinxin dengan lemah lembut.


"Baguslah kalau begitu, kalian berdua sepupu harus akur di masa depan. Aku berusaha untuk menyembunyikan hal ini dengan Ayahmu sebelumnya tapi sebenarnya , Ibumu adalah adikku. " Ucap Ibu Suri, Dan Weiyang.


Hal ini membuat Huang Xinxin terkejut ketika mendengar ini, dia bahkan tidak pernah mendengar hal ini di dalam cerita aslinya dan Ibu Suri tiba tiba mengatakan hal ini, tentu saja membuatnya tidak menyangka hal ini.


"Aku baru mengetahui hal ini, aku tidak menyangka bahwa aku dan Yang Mulia adalah sepupu. " Gumam Huang Xinxin.


"Benar, kamu dan Kaisar adalah sepupu. Jiu Rui adalah keponakanmu, sebelumnya hal ini di sembunyikan untuk menjaga identitas Ibumu tapi sekarang akan segera terungkap dan kamu sudah akan dewasa. " Balas Dan Weiyang.


Ada yang aneh dengan ini, kenapa harus menunggu dia dewasa untuk mengungkap identitas Ibunya ? Hal ini benar benar hal yang aneh. Huang Xinxin merasa curiga tapi berusaha untuk menutupi rasa penasarannya agar dia tidak tampak begitu aneh.

__ADS_1


"Baguslah kalau begitu, aku ikut senang. " Ucap Huang Xinxin.


"Kamu tampak baik baik saja tapi aku sadar bahwa kamu pasti terkejut, tenang saja. Kamu akan segera di angkat menjadi Bibi Kekaisaran dengan begitu maka kamu akan mendapatkan banyak jaminan kemewahan dan hidup yang nyaman tanpa takut bahwa akan ada yang menindasmu lagi. " Balas Dan Weiyang.


"Terima kasih atas kebaikan dan kelurahan hati dari Bibi, Huang Xinxin sangat senang dengan hadiah ini. " Ucap Huang Xinxin dengan senyum palsunya. Entah bagaimana dia memiliki pemikiran bahwa Dan Weiyang ini ingin mengikatnya dengan status Kekaisaran, dengan begitu maka dia tidak akan bisa melakukan banyak tindakan secara diam diam dan akan selalu ada mata dan telinga yang mengawasinya.


"Hanya saja, Xinxin sudah lama hidup dengan bebas tanpa aturan yang mengekang maka takutnya akan merusak reputasi Bibi dan Kakak Sepupu. " Ucap Huang Xinxin.


"Tidak mungkin, kamu pasti akan bisa beradaptasi, kamu memiliki banyak potensi dalam dirimu dan juga mirip dengan diriku di masa muda. Hal ini benar benar membuatku mengenang masa lalu. Ditambah lagi dengan wajahmu yang sangat mirip dengan Ibumu yang membuatku merasakan rindu yang mendalam. " Balas Dan Weiyang dengan senyum hangatnya.


Tapi, entah bagaimana Huang Xinxin merasa takut dengan senyuman itu. Di bagian luar memang tampak hangat dan ramah tapi pada saat yang sama memancarkan energi yang mematikan.


Orang yang memimpin pasukan dan melawan pasukan musuh tidak mungkin seseorang yang begitu lembut dan memiliki hati yang penyayang bukan ?


Bahkan, Jenderal tua sekalipun tunduk padanya dan banyak jenderal yang sudah pensiun sekalipun masih mendengarkan perintahnya. Memang tidak berlebihan untuk menyebut bahwa Kaisar saat ini hanyalah bonekanya.


Kaisar pada saat ini bahkan tidak memiliki sepersepuluh dari kekuatan dan pengaruh Ibundanya. Hal ini benar benar hal yang mengecewakan. Huang Xinxin merasa bahwa ada hal yang dia lewatkan, dia merasa bahwa hubungan antara dia dan Dan Weiyang terlalu aneh.


"Kalau begitu maka Xinxin memohon bimbingan dari Bibi, mohon maaf jika Xinxin bertindak liar dan sulit untuk di kendalikan. Selama belasan tahun ini, Xinxin telah hidup secara tidak terkendali. " Ucap Huang Xinxin dengan nada rendah hati.

__ADS_1


"Anak yang begitu sopan sepertimu, bagaimana mungkin mampu untuk bertindak liar ? Sudahlah, aku akan memilihkan hari baik untuk penobatanmu dan juga aku tidak akan menganggumu lebih lama lagi. Bagaimanapun kunjunganku kali ini tidak di undang dan menganggu istirahatmu. Kamu mungkin merasa risih sejak tadi. " Ucap Ibu Suri dengan tawa ringan.


"Xinxin tidak berani berpikir begitu, bagaimanapun bisa mendapatkan kunjungan dari Bibi adalah berkah luar biasa bagi Xinxin. Hal ini mungkin tidak bisa dibandingkan dengan emas atau mutiara. Mohon maaf Bibi, jika Xinxin tidak mampu mengantar ke luar. " Balas Huang Xinxin.


"Jangan terlalu dipikirkan, aku akan meminta pelayan untuk mengirimkan obat oles untuk kakimu agar kamu cepat sembuh. " Ucap Ibu Suri mengelus kepalanya lalu pergi dari sana. Ibu Suri sempat mengatakan beberapa hal dengan Huang Lixin sebelum akhirnya benar benar menghilang dari pandangan Huang Xinxin.


Tatapan lemah lembut Huang Xinxin telah menghilang dan digantikan oleh tatapannya yang tajam dan menusuk seolah olah dia adalah elang yang sedang mengawasi mangsanya.


"Apa yang kamu pikirkan terkait dengan ini ?" Tanya Huang Lixin.


"Benar benar keluarga Dan ?" Tanya Huang Xinxin.


"Benar, Dan Wenhui adalah Ibumu dan Dan Weiyang adalah Bibimu. " Jawab Huang Lixin dengan suara rendah.


Huang Xinxin tampak memikirkan hal ini dengan hati hati tapi masih belum menemukan benang merah antara kasus kasus yang sebelumnya. Dia berpikir jika dia mengusik Kaisar maka penjahatnya pasti keluar.


Tapi yang keluar dan datang untuk menyelesaikan masalah adalah Ibu Suri, entah Ibu Suri ini berada di pihak netral atau pihak seberang masih belum bisa di pastikan.


"Entah bagaimana aku merasa curiga bahwa dia berusaha untuk mengekangku, jika memang ini berkaitan dengannya maka kemungkinan racun itu benar benar berkaitan dengannya. Aku pernah mendengar bahwa Keluarga dari Ibu Suri adalah Keluarga Dan yang berasal dari Kerajaan yang sangat berpengaruh. Hal ini memang tidak aneh , hanya saja kenapa dia ingin menyakiti keponakannya sendiri ?" Tanya Huang Xinxin.

__ADS_1


"Bagaimana kamu bisa tahu mengenai Keluarga Dan ? Bukankah kamu bilang bahwa kamu berasal dari dunia yang jauh ?" Tanya Huang Lixin dengan bingung.


"Memang, tapi aku mendengar banyak hal tentang tempat ini dan juga aku mengetahui beberapa hal tentang Keluarga Dan tapi untuk spesifiknya, aku juga kurang mengerti. " Jawab Huang Xinxin.


__ADS_2