Pendekar Pelukis Abadi

Pendekar Pelukis Abadi
161. Permintaan Maaf


__ADS_3

Xia Xinxin langsung tersadar ketika mendengarkan panggilan dari Wang Zhang jika tidak maka mungkin tidak akan paham dan selamanya akan sibuk dengan pemikirannya sendiri dan melupakan bahwa dia sedang bertemu dengan Ming Yue dan Wang Zhang.


"Maaf kan aku, aku ingin mendengar apa yang si inginkan oleh Tuan Muda Ming untuk bertemu dengan ku ? Sebelumnya kita tidak memiliki hubungan yang baik dan hal ini membuatku merasakan agak bingung. " Ucap Xia Xinxin.


"Alasan kedatanganku hari ini adalah untuk minta maaf, bagaimanapun aku hanya orang luar dan tiba tiba langsung maju ke depan dan memberikan kritikan padamu padahal aku tidak memahami kondisi yang diterima oleh Nona Xia. " Ucap Ming Yue menundukkan kepalanya.


"Baiklah kalau begitu maka aku akan anggap kesalahan pahaman di awal pertemuan, kelak aku tidak akan mengungkit masalah ini lagi hanya saja aku memohon pada Tuan Muda Ming, jika di masa depan terjadi hal yang serupa maka harap Tuan Muda Ming tidak melakukan hal yang sama lagi. Bagaimanapun kamu hanya orang luar yang tidak mengerti untuk permasalahan orang lain, tidak semua inti permasalahan langsung terlihat dalam satu keributan. " Ucap Xia Xinxin.

__ADS_1


"Kata kata Nona Xia ini pasti aku akan mengingatnya dalam hati, Nona Xia bisa tenang mengenai hal ini dan kelak aku pasti akan menjaga sikapku agar tidak membahayakan apapun atau siapapun. " Balas Ming Yue.


"Baguslah jika Tuan Muda Ming merasa bersalah seperti itu maka aku tidak memiliki cara untuk mengungkitnya kembali ke depan Tuan muda Ming. Mendengar bahwa kamu datang kemari saja sudah membuatku terkejut. Aku tidak menyangka bahwa kamu akan menyusul sampai ke bandara sini. " Ucap Xia Xinxin.


"Kebetulan sekali bahwa aku memang memiliki arah menuju kemari sehingga sama sekali tidak merepotkan, ditambah lagi aku memang memiliki tujuan ke tempat di dekat sini sehingga tidak bisa di anggap bahwa aku kerepotan untuk mendatangi Nona Xia di bandara karena aku sekalian menemani anak kesepian ini, jika tidak maka dia tidak akan keluar sama semakin. Jika tidak maka sia sia seluruh liburan musim panas ini. " Ucap Ming Yue.


"Apa yang dikatakan oleh Nona Xia benar, dia mengatakan bahwa Nona Xia adalah seorang jenius di sekolah dan siapa yang menyangka bahwa hal ini benar. " Puji Wang Zhang.

__ADS_1


"Kamu terlalu memuji, pada saat ini sudah sore hari dan membutuhkan waktu bagi ku untuk mencapai kediamanku sementara aku sendiri baru pulih dari koma sama tidak tahan dan takut bahwa kesehatannya akan menurun secara drastis di tengah jalan. "Ucap Xia Xinxin.


"Kalau begitu maka bagaimana jika aku mengantar Nona Xia , sebagai bentuk permintaan maaf. "Ucap Ming Yue.


"Sayang sekali Tuan Muda Ming, kita sama sekali tidak berjodoh karena aku membawa kendaraan sendiri dan takutnya aku akan merepotkan Tuan Muda Ming yang masih memiliki urusan yang lain. " Balas Xia Xinxin.


"Tenang saja, Nona Xia. Hal ini sama sekali tidak merepotkan bagiku. "Ucap Ming Yue dengan agak tulus.

__ADS_1


__ADS_2