
Disisi lain , Jiu Rui sendiri telah sadar dari komanya dan semua orang merayakan hal ini, semua orang merasa bahagia bahwa Jiu Rui yang merupakan masa depan dari Kekaisaran Jiu telah sadar. Jika Jiu Rui tidak sadar maka orang orang akan merasakan kekhawatiran dan merasa bahwa Kekaisaran Jiu akan berada di dalam kekacauan.
Jiu Rui juga mengambil peran di dalam penstabilan Kekaisaran Jiu terutama dalam hal hal yang telah terjadi sejauh ini, hal ini adalah hal yang sangat baik. Semua orang menjadi kembali bahagia setelah melihat bahwa Jiu Rui telah kembali sehat. Siapa yang tidak senang ketika melihat Putra Mahkota mereka yang cemerlang telah kembali sehat ?
Hanya saja orang yang di cari oleh Jiu Rui sudah tidak ada lagi, ketika dia bangun, orang yang pertama di carinya bukan Kaisar melainkan Huang Xinxin.
Tidak ada yang menjawabnya bahwa Huang Xinxin ada di mana sampai ada seseorang pelayan yang tidak tega dengan apa yang di alami oleh Jiu Rui. Jiu Rui sendiri termasuk sangat polos dan tidak mampu untuk melihat apa yang sedang terjadi disini sehingga dia melihat bahwa Huang Xinxin ada di kediamannya.
"Nona Huang berada di kediamannya, hamba ini akan menyiapkan kereta kuda untuk membawa Putra Mahkota kesana. " Ucap pelayan itu.
"Baik, aku akan pergi untuk melihatnya. Dia benar benar kejam. Aku telah koma selama satu minggu lebih dan dia tidak menunggu aku sadar, tapi tidak apa apa. Aku akan pergi untuk melihatnya sendiri dan memberinya kejutan. " Ucap Jiu Rui dan pada akhirnya pergi untuk melihat Huang Xinxin di Kediaman Bangsawan Huang.
Setibanya disana, dia terkejut ketika melihat Kediaman Bangsawan Huang yang dipenuhi dengan ikat pita putih yang menandakan bahwa rumah tersebut sedang berduka.
Jiu Rui bertanya tanya, siapa yang sedang berduka di kediaman bangsawan Huang, ini membuatnya merasa bingung jadi dia berjalan ke dalam untuk melihat siapa yang sedang berduka lalu melihat Huang Lixin yang sedang membersihkan kediaman.
Tampak sangat sedih dan ketika dia melihat Jiu Rui, dia benar benar terkejut dengan kondisi Jiu Rui yang tampak girang.
"Putra Mahkota, kamu telah sadar. Aku sangat senang karena telah sadar, aku akan mewakili kediaman bangsawan Huang untuk mengucapkan selamat kepadamu. "Ucap Huang Lixin.
"Kenapa aku tidak bisa melihat Xinxin ? Apakah dia sedang melukis ? Kenapa aku melihat pita putih di bagian luar, siapa yang meninggal ?" Tanya Jiu Rui.
"Putra Mahkota...... apakah tidak ada yang memberitahumu ?" Tanya Huang Lixin dengan kasihan.
__ADS_1
Jiu Rui tampak bingung ketika mendapatkan pertanyaan semacam itu dari Huang Lixin karena sesungguhnya dia benar benar tidak tahu apapun karena para pelayannya tidak ada yang berani untuk mengatakan hal ini. Takut bahwa dia akan menggila dan menghancurkan barang barang. Hal ini benar benar menakutkan sehingga para pelayannya memutuskan untuk menutupi hal ini dan Huang Lixin akan menghadapi kemarahan ini.
"Diberi tahu apa ?" Tanya Jiu Rui dengan perasaan tidak nyaman dan dia bingung dengan situasi yang aneh ini, entah bagaimana dia bisa merasakan kesedihan dimata Huang Lixin.
Entah apa yang ingin di katakan oleh Huang Lixin padanya, Jiu Rui menunggu dengan sabar dan ingin mendengar hal yang di sampaikan oleh Huang Lixin padanya.
"Huft..... sebenarnya, Xinxin sudah pergi tiga hari lalu. Dia telah pergi untuk selama lamanya dan jiwanya telah tenang. Tolong Putra Mahkota ikhlaskan dia. " Ucap Huang Lixin.
Jiu Rui yang mendengar ini bagaikan tersambar oleh petir yang sangat kuat. Dia benar benar terkejut sampai sampai dia hampir saja jatuh dari posisi berdirinya. Dia memandang Huang Lixin dengan tatapan terkejut dan berharap bahwa semua ini hanyalah bayangannya saja bahwa semua ini hanyalah mimpi !
Tapi, Jiu Rui menemukan bahwa hal ini benar ketika melihat papan nama milik Huang Xinxin di sebelah papan nama Dan Weihui yang menunjukkan bahwa Huang Xinxin benar benar telah tiada.
Jiu Rui tampak terpukul sekali dengan kenyataan yang ada disini sehingga dia memandang ke langit berulang kali dan berharap bahwa semua ini adalah mimpi.
"Xinxin, kamu berjanji bahwa kamu akan menemani ku selamanya tapi pada akhirnya kamu masih meninggalkan ku. Kamu benar benar orang yang egois dan kejam. " Ucap Jiu Rui.
"Kamu tidak layak untuk menyebutnya seperti itu sementara kamu sendiri adalah penyebab kematiannya. " Balas seseorang dari belakang.
Jiu Rui menoleh ke belakang dan melihat orang yang berbicara padanya itu dengan tatapan bingung.
"Apa maksudmu bahwa aku adalah penyebab kematiannya ?!" Tanya Jiu Rui dengan marah.
Ming Yue yang baru saja datang tampak tidak senang dan memancarkan aura permusuhan dengan Jiu Rui.
__ADS_1
Jiu Rui sendiri tidak mengerti kenapa dia dimusuhi oleh Ming Yue seperti itu sementara sebelumnya mereka tidak saling menyinggung satu sama lain . Hal ini benar benar aneh karena mereka benar benar tidak berhubungan satu sama lain di masa lalu tapi tiba tiba pihak lain memusuhi nya seperti itu.
"Kamu keracunan karena kesalahan mu sendiri dan Ayahmu takut bahwa dia tidak akan berhasil mendapatkan pelakunya sehingga menggunakan Xinxin yang memaksakan dirinya untuk menemanimu sebagai kambing hitam. Jika bukan karena menemanimu maka dia tidak akan menjadi seperti ini. " Ucap Ming Yue dengan sinis.
Huang Lixin hanya mendengar kata kata dari kedua pemuda itu dan tidak ikut campur dalam hal ini, memang tidak ada yang bisa di katakan.
Memang, sedikit banyaknya memang memiliki akibat dari tindakan Jiu Rui yang menyebabkan Huang Xinxin menjadi menderita. Seandainya Jiu Rui menjadi lebih hati hati maka Huang Xinxin tidak akan begitu menderita.
Setelah itu, Huang Xinxin juga menderita karena Jiu Rui tidak kunjung sadar. Walaupun tidak di inginkan oleh Jiu Rui tapi juga tidak bisa dianggap sepenuhnya kesalahan Jiu Rui tapi ada bagian Jiu Rui yang membuat Huang Xinxin disalahkan.
Jiu Rui pada akhirnya menyadari alur yang terjadi selama dia koma dan tidak sadarkan diri, dia pada akhirnya menyadari kenapa Ming Yue terdengar sangat membencinya ternyata dia adalah pembunuh Huang Xinxin.
Dia mengatakan mencintai Huang Xinxin tapi pada akhirnya dia adalah orang yang membunuh Huang Xinxin. Seandainya dia tidak menahan Huang Xinxin di Istananya untuk sementara waktu maka Huang Xinxin tidak akan terkena masalah ini.
Ini semua memang bermula dari dirinya, memang dirinya adalah awal dari semua bencana ini. Dia adalah orang yang membawa bencana ini kepada orang orang terdekatnya.
Betapa sial orang yang berada di dekatnya karena mendapatkan bencana ini, Jiu Rui memukul mukul dirinya sendiri dan di tahan oleh Huang Lixin dengan kuat karena tidak tahan melihat Jiu Rui melakukan hal tersebut.
"Jangan lukai dirimu sendiri. " Ucap Huang Lixin.
"Aku benar benar tidak berguna ! Tidak berguna ! Semua yang aku lakukan hanya membawa bencana ! Aku akan pergi untuk menemaninya agar dia tidak kesepian !" Seru Jiu Rui.
"Menurutmu, apakah dia akan bahagia dengan tindakan mu yang kekanak kanakan ? Jika saja kamu tidak bertingkah manja maka dia tidak akan mati, semuanya karena dirimu dan karena diri mu juga dia mengorbankan nyawanya dan sekarang dengan mudahnya kamu akan mati ?" Tanya Ming Yue dengan sinis.
__ADS_1
Menurutnya, Jiu Rui benar benar terlalu kekanak kanakan terutama untuk menjadi seorang yang akan menjadi Kaisar masa depan. Jiu Rui ini hampir tidak memiliki pendirian sama sekali dan membuat Ming Yue merasa muak dengan Jiu Rui ini. Ming Yue tidak tahu apa yang sedang di pikirkan olehnya hanya saja entah bagaimana otaknya mengatur bahwa Jiu Rui adalah salah satu saingan cinta nya dan juga karena Jiu Rui, orang yang dia sangat cintai telah pergi, walaupun itu bukan keinginan Jiu Rui tapi entah bagaimana dia tidak bisa menahan kebenciaj di hatinya yang dia miliki untuk Jiu Rui.