
Ibunya tidak langsung menjawab dan menatap ke arahnya dengan tatapan yang sulit untuk diartikan seolah olah Ibunya sedang menilai dirinya pada saat ini.
"Bukannya Ibu ingin menebak sesuatu hanya saja wajahmu seperti sedang menunjukkan bahwa kamu sedang sedih, lebih tepatnya sejak kembali dari sana maka kamu selalu murung. " Ucap Ibunya.
Xia Xinxin yang mendengar ini tersenyum dan dengan mudah menutupi perasaannya dari Ibunya, dia sudah memiliki pengalaman selama tiga puluh tahun hidup menjadi seorang Kaisar tunggal tanpa suami dan anak.
Dia hidup sendirian dan kesepian di puncak yang begitu tinggi dan dingin, bagaimana mungkin dia tidak bisa menutupi perasaannya dari orang lain ?
"Mungkin saja karena wajahku tampak sendu tapi nyatanya aku sangat baik sekali, walaupun Hua Yin berangkat tapi sekarang aku masih sangat bahagia. " Ucap Xia Xinxin dengan santai.
"Baguslah kalau begitu maka Ibu akan merasa lebih tenang tapi jika kamu mendapatkan suatu masalah dan kamu merasa berat untuk menyelesaikannya maka kamu bisa mengatakan hal ini kepada Ibu. Ibu pasti akan membantumu sekuat tenaga. Apakah kamu memahami hal ini ?" Tanya Ibunya.
__ADS_1
Xia Xinxin yang mendengar ini tersenyum dan memegang telapak tangan Ibunya dan mencium telapak tangan Ibunya dengan lembut dan penuh kasih sayang.
"Terima kasih atas perhatian Ibu, aku pasti tidak akan menyembunyikan sesuatu di masa depan. " Ucap Xia Xinxin.
Lalu dia melihat bahwa mobil sudah akan berhenti dan masuk ke sebuah restoran yang sangat mewah, terlihat disana sangat banyak mobil yang mewah, terlihat sekali bahwa disini adalah tempat makan yang mahal.
Xia Xinxin meminta ibunya untuk menunggu sebentar dengan begitu dia turun ketika mobil berhenti dan langsung berlari ke sisi Ibunya lalu membukakan pintu untuk ibunya, dia menyambut tangan ibunya dan membantu ibunya untuk turun dengan hati hati.
Xia Xinxin hanya menanggapinya dengan senyum tipis dan menggandeng tangan Ibunya ketika mereka berdua berjalan untuk masuk ke dalam restoran mahal itu.
Terlihat dengan jelas bahwa di dalam restoran ini, tidak semua orang memiliki kehormatan untuk dapat masuk ke dalam tapi ketika mereka berdua melangkah turun. Sudah ada dua orang pelayan yang menghampiri mereka.
__ADS_1
"Selamat datang Nyonya dan Nona, apakah sudah membuat pesanan ?" Tanya pelayan itu.
"Sudah, meja atas nama Meng. " Jawab Nyonya Xia dengan anggun.
"Silakan ikuti kami, kami akan mengantar Nyonya dan Nona ke dalam. " Balas pelayan itu dan Xia Xinxin menundukkan kepalanya sedikit lalu tersenyum tipis.
Sesampainya di dalam, ruangan yang penuh dengan seni yang sangat elegan dan indah serta arsitektur yang megah dan mewah tentu saja menambah banyak kesan di dalam bangunan ini.
Xia Xinxin menikmati ini dan menyadari bahwa belum ada yang datang padahal mereka datang tepat waktu, mereka hanya kurang satu menit dari waktu perjanjian dan tidak bisa di anggap sebagai sebuah keterlambatan.
Sementara orang yang lain sudah bisa dipastikan datang terlambat, mereka benar benar luar biasa sekali. Tidak lama kemudian ada seorang wanita cantik dan sudah tampak mewah dengan pakaiannya.
__ADS_1
"Maaf aku terlambat. " Ucap wanita cantik itu lalu disusul di bagian belakangnya ada pria yang tinggi dan tampan.