Pendekar Pelukis Abadi

Pendekar Pelukis Abadi
89. Mencari Pelaku


__ADS_3

Selama satu bulan sejak kematian Huang Xinxin, banyak hal yang telah terjadi dan Ming Yue sendiri tidak berani untuk duduk dengan santai atau lengah, dia terus menerus mencari tahu hal hal tentang ini. Dia berharap bahwa dia akan mendapatkan petunjuk petunjuk tentang pembunuh Xing Yunlai yang menyebabkan kematian Huang Xinxin.


Dia benar benar ingin membalaskan dendamnya kepada orang ini, orang yang telah menyebabkan kematian orang tercintanya dan mungkin juga terkait dengan kedua orang tuanya dan Wang Ziqi.


Dia tidak akan berhenti melakukan penyelidikan kecuali dia mati, dia telah melakukan pengecekan bagi wanita yang mempunyai tato tapi masih belum menunjukkan hasil. Masalahnya mereka tidak memiliki gambaran dimana musuh ini akan keluar dan dimana tempat mereka tinggal biasanya. Hal ini benar benar membuat mereka bingung.


Tapi mustahil bagi orang itu untuk tidak keluar, hanya saja bagaimana caranya untuk melewati pengecekan yang ketat ini.


Sejumlah wanita yang mencurigakan sendiri sudah di tangkap untuk di interogasi tapi pada akhirnya masih tidak memberikan hasil apapun.


Selanjutnya mereka juga sudah menangkap Xiao Ming yang dikatakan oleh Huang Shangyue si dekat gubuk tempat tinggalnya, orang ini memang salah satu kaki tangan penjahat hanya saja statusnya bahkan lebih rendah daripada Xiao Zhang.


Apa yang tidak di ketahui olehnya mungkin di ketahui oleh Xiao Zhang tapi sesuatu yang tidak di ketahui oleh Xiao Zhang maka dia pasti tidak akan mengetahuinya juga.


Sulit untuk mencari seseorang yang memiliki posisi tinggi lagi seperti Xiao Zhang atau bahkan lebih tinggi lagi.


Orang orang ini bergerak dengan sangat terorganisir dan pola yang ditinggalkan berbeda beda sehingga sulit untuk mengejarnya. Bahkan jika ingin mengejarnya masih harus menggunakan banyak cara.


Seandainya hanya mengejar saja maka tidak akan dapat, mereka memiliki banyak sekali mata mata dan sudah beberapa tempat ditutup hanya saja pada akhirnya masih tidak berhasil menangkap tikus ini.


Itu semua berarti pancingan yang diberikan belum cukup untuk menggoda tikus keluar dan memakan jebakan. Maka dari itu mereka akan membuat jebakan yang lebih besar dengan Ming Yue sendiri sebagai umpan.

__ADS_1


Ming Yue sendiri akan berjalan sendirian tanpa orang lain sehingga dia tampak seperti tidak ada penjagaan tapi pada saat yang sama dia akan menyebarkan desas desus bahwa dia membawa harta yang berharga dari Istana Kaisar dan berusaha untuk tidak terlihat mencolok.


Ming Yue sendiri sudah mulai berjalan dengan kudanya dan awalnya memang tidak ada masalah tapi seiring berjalannya waktu, benar benar ada yang mengikutinya.


Ketika mereka berjalan menjauh ternyata benar benar ada orang yang mengikuti dan jumlahnya tidak sedikit, mungkin ada sekitar 10 orang yang mengepungnya dari bagian depan dan belakang.


Ming Yue langsung menarik pedangnya dan melihat orang orang ini dengan tatapan dingin.


"Kalian benar benar datang, apakah kalian benar benar tidak sabar dengan harta yang telah aku bawa ? Terima kasih sekali karena kalian telah datang kemari dan memberitahuku dimana tempat markas kalian. Orang orangku pada saat ini sudah menuju kesana dan siapapun yang ada di markas kalian akan mati hari ini sementara kalian semua juga sama. " Ucap Ming Yue.


"Kamu hanya sendirian, kami semua adalah ahli belajar diri. Jangan remehkan kekuatan yang kami miliki !" Teriak salah satu orang.


"Kalian tidak ingin di remehkan ? Maka dari itu kalian harus bertindak dengan baik terlebih dahulu. Tunjukkan kekuatan kalian bahwa kalian tidak layak untuk di remehkan. Jika kalian hanya tahu bagaimana cara untuk berteriak maka maafkan aku, aku akan selamanya meremehkan kalian. " Ejek Ming Yue dan menarik pedangnya.


Pada saat ini Ming Yue langsung pergi ke markas dari penjahat penjahat itu dan melihat pasukannya yang membersihkan sarang musuh sampai hanya menyisakan sepuluh orang yang telah mereka pilih secara acak.


"Kalau kalian menyayangi kehidupan kalian maka kalian harus tahu mana yang baik dan mana yang tidak. Kalian harus bisa menilai yang mana akan menguntungkan mu dan yang mana akan merugikan mu. Jika kamu bahkan tidak tahu prinsip dasar ini maka kamu akan sangat sia sia." Ucap Ming Yue.


"Ming Yue , kamu akhirnya datang kemari. Disini semuanya terlalu mudah untuk di tangani, hampir seluruhnya mudah untuk di tangani. " Balas Yue Zhang dengan berlebihan dan menyentuh wajah Ming Yue.


Pada saat ini mereka hanya perlu menunggu apa kata dari orang orang yang telah mereka tangkap ini. Ini semua harus berdasarkan apa yang dikatakan oleh mereka selama salah satu dari mereka bersedia untuk memberikan informasi maka mereka pasti akan mendapatkan hal baik yaitu kehidupan sementara jika mereka tidak memberikan informasi maka mereka hanya bisa membunuh mereka semua disini secara langsung, sangat di sayangkan sekali kalau begitu.

__ADS_1


Pada saat ini sedang menunggu antara ingin mengkhianati atau tetap setia. Pilihan semuanya berada di tangan mereka dan mereka tidak di paksa untuk mengkhianati atau bekerja sama.


Semuanya ada di tangan mereka, apakah mereka akan menjadi pengkhianat atau menjadi tetap setia, semuanya hanya bisa di putuskan oleh mereka, bukan oleh orang lain. Jadi bahkan jika mereka berkhianat maka itu karena ketidak setiaan mereka sendiri.


"Tampak nya mereka semua tampak sangat keras kepala, bagaimana jika memberikan contoh permainan ?"Tanya Ming Yue.


Salah satu pengawal mengambil pedangnya dan menusukkannya pada jantung orang itu dan pada akhirnya orang itu jatuh ke bawah dengan tatapan terkejut dan tidak menyangka bahwa dirinya yang akan mati pertama.


"Jika kalian memang setia maka kalian bisa pergi untuk menemaninya dengan begitu maka baik kalian maupun dia tidak akan kesepian di sana. "Ucap Ming Yue.


"Aku akan bercerita, kami dipimpin oleh dua orang yang berdiri oleh Nyonya Ru dan Nyonya Bian. Nyonya Ru memiliki tato kamelia di tangannya sementara Nyonya Bian memiliki tato bunga persik di tangannya. " Tiba tiba ucapan orang itu terputus dan orang itu mati di tempat karena keracunan. Hal ini di sebabkan ketika dia menyebutkan salah satu yang tabu.


"Apakah ada yang ingin melanjutkan dengan hati hati, jika beruntung maka akan bisa mendapatkan 5.000 tael emas. "Balas Ming Yue.


Pada akhirnya mereka pada saat ini saking memandang satu sama lain. Mereka bekerja karena uang dan kali ini ada tawaran yang lebih menggiurkan. Apakah mereka akan melakukannya atau tidak ?


Di satu sisi jika mereka mengatakan sesuatu yang di larang maka mereka akan meledak seperti orang yang pertama tadi. Itu adalah sebuah kutukan yang dibangun.


Sehingga mereka semua bisa melihat hal yang terjadi jika mereka tidak menurut maka mereka akan hancur menjadi bubur daging itu.


Mereka semua ketakutan dan tubuh mereka gemetar, tidak sedikit yang menangis karena ketakutan sekaligus merasa gugup.

__ADS_1


Tapi Ming Yue hanya duduk disana dengan diam dan melihat ketakutan ketakutan yang di rasakan oleh orang orang ini melihat bagaimana orang orang ini berada di ambang apakah akan tetap setia atau berhenti disini saja.


Itu memang sebuah pilihan yang sulit untuk dipilih, terutama bagi mereka yang bekerja hanya untuk uang.


__ADS_2