
Siang hari telah tiba dan Xia Xinxin memakan makan siangnya dengan semangat, dua kali lebih cepat dibandingkan waktu makan biasanya. Hal ini tentu saja membuat orang tuanya bingung karena tidak biasa dengan kebiasaan Xia Xinxin yang baru tampak sangat terburu buru akan suatu hal.
Xia Xinxin yang baru saja sadar dari koma berbeda dengan Xia Xinxin yang ada sebelum koma, banyak sekali perubahan karakter yang dialaminya.
Terutama salah satu kebiasaannya yang suka menunda sesuatu telah berubah dan tidak digunakan olehnya lagi sementara kebiasaannya yang sedikit sedikit akan melukis sudah berubah sepenuhnya.
"Apakah kamu benar benar sangat semangat ?" Tanya Li Xin.
"Benar, aku sangat antusias dengan Festival budaya ini. Apakah aku menunjukkannya sekali ?" Tanya Xia Xinxin dengan agak canggung.
Tidak perduli seberapa besar usahanya tapi mustahil baginya untuk menyembunyikan rasa semangatnya yang ingin segera melihat Festival Budaya.
"Ya, kamu sangat menunjukkannya sekali sampai sampai semua orang yang melihatmu akan mengetahui bahwa kamu akan segera pergi ke Festival Budaya. " Ucap Li Xin dengan geli.
"Benarkah ? Kalau begitu maka aku akan berusaha untuk menahannya. " Balas Xia Xinxin langsung menghilangkan senyum di wajahnya.
"Tidak, jangan seperti itu. Ibu senang melihatmu menunjukkan apa yang kamu inginkan dan apa yang tidak kamu inginkan dengan jelas seperti ini. Dengan begitu maka Ibu akan lebih mudah untuk belajar memahamimu. Selama ini kamu sudah berusaha untuk memahami Ibu tapi pada akhirnya Ibu tidak bisa memahamimu. " Ucap Li Xin dengan sedih.
"Ibu terlalu banyak pikiran, semua ini tidak sesulit yang ibu bayangkan. Cepat atau lambat, kita akan saling mengerti satu sama lain. " Balas Xia Xinxin menenangkan.
Xia Xinxin berkaca dan merapihkan rambutnya lalu memperbaiki riasan nya. Dia melihat tas mana yang akan dia bawa tapi pada akhirnya dia tidak membawa tas sama sekali.
"Kamu tidak membawa tas ?" Tanya Li Xin dengan bingung.
"Tidak perlu, aku tidak membawa banyak hal. Hanya membawa ponsel, tidak memerlukan tas." Jawab Xia Xinxin.
"Bagaimana dengan uang ?" Tanya Li Xin cemas melihat putrinya.
"Aku membawa uang elektronik tidak memerlukan tas, lagipula jika aku membawa tas maka tas hanya akan kosong ketika aku memegang ponselku dan itu akan menjadi benda yang sepenuhnya sia sia. " Jawab Xia Xinxin dengan alasan yang kuat.
Li Xin pada akhirnya tidak bisa memaksa putrinya lagi dan menganggukkan kepalanya, membiarkan Xia Xinxin untuk pergi dan bermain diluar untuk pertama kalinya.
"Hati hati, jaga dirimu baik baik. Jika lelah maka panggil Ibu atau Ayah, kami akan berusaha secepatnya tiba. " Ucap Li Xin.
__ADS_1
"Ibu tenang saja , pada saat ini Ayah sedang pergi bekerja jangan sampai hal ini mengganggunya. " Balas Xia Xinxin.
Tiba tiba terdengar suara klakson mobil dari luar dan Xia Xinxin langsung mengambil ponselnya dari atas meja dan berlari ke depan pintu untuk menggunakan sepatu.
"Ibu, aku pergi dulu !" Seru Xia Xinxin.
"Jangan lupa dengan pesan pesan Ibu !" Seru Li Xin.
Xia Xinxin sama sekali tidak membawa obat obatannya karena dia tahu bahwa hal ini tidak akan bisa membantunya, bahkan jika dia mimpi buruk, itu semua karena dia ingin bertemu dengan Ming Yue.
Xia Xinxin berlari ke atas mobil Hua Yin dan duduk di samping Hua Yin dengan tawa kecil yang menunjukkan gigi kelincinya yang menggemaskan.
"Kamu sangat cepat kali ini, aku benar benar kagum padamu hari ini. " Puji Hua Yin.
"Kalian semua memujiku hari ini karena sangat cepat, tapi tidak apa apa. Jangan sampai terlambat dan kita akan tiba disana pada sore hari. " Balas Xia Xinxin dengan santai.
"Baiklah, aku penasaran dengan apa yang membuatmu sangat penasaran disana. Aku berpikir bahwa kamu akan menolak permintaanku. " Ucap Hua Yin.
"Sudah , kamu cepat jalankan mobilmu jika tidak maka aku yang akan membawanya. Jika aku sampai terlambat ke Festival karena celotehan mu maka aku tidak akan memaafkan mu dan aku akan memintamu untuk mentraktir ku sepuluh kali. " Canda Xia Xinxin.
"Sudah kamu jalankan saja mobilnya, aku akan menyetel lagu. " Jawab Xia Xinxin.
Xia Xinxin memutar lagu dan mereka bernyanyi bersama, Xia Xinxin merindukan saat saat ini. Pada saat ini, jika dia diminta untuk memilih antara Dunia di dalam Cerita atau dunia nyata ini maka dia akan kesulitan untuk memilih.
Dulu, satu satunya yang membuat alasannya kuat untuk memilih dunia dalam cerita adalah karena orang tuanya. Tapi, pada saat ini orang tuanya sudah berubah dan memiliki sifat yang baik padanya dan berusaha untuk memahaminya maka dia sulit untuk memutuskan.
Mereka menghabiskan setengah jam untuk mencapai pusat kota, pada saat itu maka antre mobil sudah sangat panjang dan mereka menunggu selama sepuluh menit hanya untuk masuk ke dalam.
Mereka berputar putar dan mencari parkiran, beruntung sekali bahwa mereka mendapatkan parkiran tiga baris dari depan sehingga mereka bisa masuk dengan cepat.
Ketika mereka akan masuk, mereka diminta untuk membayar 200 Yuan untuk setiap orangnya. Ini adalah biaya yang cukup mahal tapi jika melihat apa saja yang di dapat maka tidak bisa dianggap sepenuhnya mahal.
Setelah masuk maka akan bisa di dalam selama yang mereka inginkan sampai Festival tutup. Selain itu mereka juga dipinjamkan pakaian tradisional dengan motif yang indah. Mereka juga mendapatkan aksesoris yang indah.
__ADS_1
Lalu mereka juga mendapatkan tiket untuk makanan dan minuman ringan di bagian dalam Festival yang memiliki beberapa jenis.
Ini tidak bisa dianggap mahal, Xia Xinxin memilih sebuah pakaian tradisional yang bermotif biru dengan lambang bunga anggrek bulan yang cantik.
Xia Xinxin berhenti sejenak dan menahan nafasnya, dia merasa tidak asing dengan jenis pakaian tradisional ini. Ini mirip dengan yang dia gunakan ketika dia pergi ke medan perang untuk mencari Ming Yue.
Xia Xinxin merasa sesak nafas hanya dengan memikirkan hal ini, bagaimanapun hal ini benar benar membuatnya mengenang kembali ingatannya dengan Ming Yue.
Xia Xinxin melihat bahwa pakaiannya sudah mirip maka dari itu dia akan membuat dirinya sama seperti Huang Xinxin. Dia menggunakan aksesoris yang mirip dan make up yang mirip.
Dia menatap ke depan dan melihat bayangan Huang Xinxin di dalam dirinya sendiri. Dia menyeringai dan merasa bahwa dia telah kembali ke masa lalu.
"Betapa cantiknya kamu ! Aku benar benar kagum dan tidak menyangka bahwa kamu benar benar sangat cocok dengan pakaian ini. "Puji Hua Yin dengan sangat antusias.
Pada saat yang sama, Xia Xinxin tidak bisa berkata kata lagi ketika dia melihat Hua Yin. Dia bukannya tidak mengenal pakaian siapa yang digunakan oleh Hua Yin.
Pakaian terakhir yang digunakan oleh Huang Shang Yue termasuk pakaian pertama yang dia belikan khusus untuk Huang Shang Yue. Dimana pakaian itu terakhir menjadi penuh darah.
Bayangan antara wajah Hua Yin dengan Huang Shang Yue saling tumpang tindih, setelah melihat seperti ini maka ternyata mereka sangat mirip.
Baik dari cara mereka bicara, tersenyum dan membual. Semuanya benar benar sama , tidak terasa bahwa matanya memanas.
"Hei ? Apakah ada yang salah denganmu ? Apakah kamu sakit ?" Tanya Hua Yin dengan panik melihat bahwa Xia Xinxin tiba tiba membeku.
"Nona , aku tidak menyesal menyelamatkanmu. " Pada saat yang sama, bayangan Huang Shang Yue yang menoleh dan tersenyum padanya masih tidak bisa dilupakan olehnya.
Xia Xinxin tiba tiba tersadar dan menggelengkan kepalanya, dia berusaha untuk menarik nafas dalam dalam dan menenangkan dirinya sendiri.
"Tidak apa apa, aku hanya merasa terkejut dengan penampilanmu yang sangat cantik. Jika bisa melihatmu setiap hari dengan pakaian itu maka betapa baiknya itu. " Ucap Xia Xinxin dengan makna ganda.
"Pakaian ini ? Aku bahkan sudah merasakan sesak nafas pada saat ini karena panas dan berat. " Balas Hua Yin.
"Sudahlah, ayo masuk dan melihat lihat festival. " Ucap Xia Xinxin berusaha untuk tetap terlihat santai.
__ADS_1
"Hm, ayo pergi ! Aku penasaran dengan hasil yang ada di dalamnya. " Ucap Hua Yin setuju dengannya dan tidak curiga dengan perubahan sikap Xia Xinxin yang agak ekstrem.