
Nyonya Yue tidak menyangka dengan apa yang akan dikatakan oleh keponakannya padanya, dia berpikir bahwa Jiu Rui adalah orang yang baik hati dan mudah memaafkan, terutama kepada keluarganya sendiri sehingga dia berpikir untuk memanfaatkan Jiu Rui untuk melepaskan keluarganya dari hal ini.
Siapa yang menyangka bahwa Jiu Rui lebih memilih orang luar yang bahkan tidak memiliki kaitan dengan keluarga mereka.
"Jiu Rui, bibi selama ini memperlakukan mu dengan baik. Kapan bibi pernah memperlakukan mu dengan tidak adil ? Kenapa kamu memilih untuk membela orang luar dibandingkan bibi mu sendiri ?!" Tanya Nyonya Yue dengan histeris.
"Tentu saja, Bibi selalu memperlakukanku dengan baik selama ini tapi tidak pada orang lain. Tampaknya , Bibi melupakan suatu hal yang penting disini. Zhou Man bukan orang luar, dia adalah sepupuku juga ! Jika Bibi lupa maka aku akan tidak akan segan untuk mengingatkan Bibi bahwa Ibu Zhou Man, Jiu Ying adalah putri dari Selir Agung. Jika ingin mengatakan sesuai status sesuai dengan cara pandangmu maka kamu seharusnya berada dibawah Zhou Man. Karena Ibumu hanya seorang Selir biasa, hanya karena Ayahku bertindak baik dan memanjakan kalian, bukan berarti kalian bisa membuang nyawa seolah olah membuang kacang. " Ucap Jiu Rui dengan kata kata yang sulit untuk dibantah.
"Kamu seorang generasi yang lebih mudah tidak berhak untuk mengatasi kami yang lebih senior ! Hak apa yang kamu miliki untuk menentukan status milikku ?!" Tanya Jiu Wan.
Jiu Rui tertawa ringan ketika mendengar kata kata dari Jiu Wan yang mulai mencari alasan untuk menolak kenyataan.
"Hak apa yang aku miliki ? Tentu saja, aku memiliki hak yang lebih besar darimu. Karena aku adalah seorang Kaisar masa depan , justru kamu tidak berhak untuk mengatur ku. "Ucap Jiu Rui dengan dingin.
Jiu Rui menarik pedangnya dan mengarahkan pedangnya ke leher Yue Ming sementara Zhou Man mengarahkan pedangnya ke leher Yue Hong.
Pada akhirnya, Keluarga Yue tidak memiliki kemampuan untuk bertahan lagi hanya dengan dua orang pemuda ini.
Keluarga Yue mungkin tidak akan pernah menyangka bahwa Keluarga Yue mereka akan hancur karena dua orang pemuda. Terutama orang yang biasanya paling menindas dan paling melawan dibandingkan yang lain, Yue Cheng Qing.
Pada saat ini, dimana nyalinya ? Dimana kemampuannya untuk menindas orang lain ? Kenapa dia sekarang hanya bisa bersembunyi dibalik punggung Ibunya layaknya kura kura pengecut ?
__ADS_1
Hal ini membuat Jiu Rui memberikan senyum mengejek, mengetahui bahwa semuanya disebabkan oleh keluarganya saja sudah sangat mengecewakan.
Apalagi mengetahui bahwa Huang Lixin telah meninggal di medan perang bersama dengan pahlawan lainnya untuk mempertahankan gerbang barat daya dengan nyawa mereka.
Mereka tidak mendapatkan senjata yang cukup, juga tidak mendapatkan makanan. Mereka pada akhirnya memutuskan untuk mati dengan pasukan orang bar bar dan menggunakan tubuh mereka sebagai perisai sebagaimana yang dilakukan oleh Ming Yue.
Orang orang mengatakan bahwa menjadi prajurit, berarti siap untuk mengorbankan nyawa kapan saja demi orang lain. Jiu Rui awalnya merasa itu berlebihan tapi setelah melihat dengan mata kepalanya sendiri, dia akhirnya menyadari bahwa dia selama ini telah terlalu meremehkan keberanian para pahlawan ini.
Tanpa mereka , maka Kekaisaran Jiu ini bahkan tidak bisa berdiri dengan tegak. Pada saat yang sama, disisi lain Huang Xinxin berdiri di atas balkon Istana dan berdiri disana sembari membawa orang lain bersama dengannya.
Orang itu tampak menyedihkan, seluruh tubuhnya penuh dengan memar dan darah. Orang orang tidak akan sadar siapa itu sebelum akhirnya menyadari bahwa itu adalah Kaisar mereka yang mereka jaga selama ini.
Hal ini benar benar membuat semua orang menjadi heboh karena Kaisar mereka, Jiu Ming dalam kondisi seperti itu. Perlahan lahan di bawah mulai ramai dengan orang orang.
Huang Xinxin memeluk Kaisar dari belakang dan menaruh pedang di leher Jiu Ming. Permaisuri yang berasal dari Keluarga Yi langsung panik.
"Turunkan Yang Mulia, aku akan memberikan apapun yang kamu inginkan !" Seru Yi Wan Yue.
"Bagaimana jika aku mengatakan bahwa apa yang aku inginkan telah tiada dan semua itu karena pria egois di tanganku ini. Aku ingin melihat orang yang menjadi dalang dibalik semua ini. Selama dia tidak datang maka jangan harapkan bahwa aku akan melepaskannya. " Ucap Huang Xinxin.
"Siapa yang kamu inginkan ?!"Teriak Yi Wan Yue.
__ADS_1
"Orang yang aku inginkan ? Yi Wan Yue, jangan terlalu banyak bicara. Bagaimanapun kamu berhutang satu nyawa padaku. " Jawab Huang Xinxin.
"Siapa kamu ? Aku tidak ingat bahwa aku pernah bertemu denganmu, ah tidak ! Kamu adalah orang yang dibawa oleh Huang Lixin !" Seru Yi Wan Yue.
"Benar sekali, tampaknya ingatanmu masih lumayan baik. Aku memang adalah gadis yang dibawa oleh Huang Lixin, aku adalah Huang Xinxin yang sudah dibunuh oleh Jiu Ming. Yi Wan Yue, jangan lupa bagaimana aku menyelamatkan mu sampai aku keracunan di masa lalu. Tapi, kamu tidak tahu berterima kasih, bahkan tidak bersedia untuk berbicara atas namaku ketika aku berada di dalam penjara. " Ucap Huang Xinxin.
"Huang Xinxin ?! Bagaimana mungkin ?! Jangan bertindak tidak masuk akal ! Apakah kamu mengira bahwa aku akan percaya ?" Tanya Yi Wan Yue.
"Percaya atau tidak bukan urusanku, tapi yang pasti, Jiu Ming berada di tanganku. Jika orang itu memutuskan untuk tidak datang maka dia akan mati di tanganku. " Jawab Huang Xinxin.
Tidak lama kemudian, seorang wanita lain datang dan berdiri di depan Yi Wan Yue, itu adalah wajah yang sangat ramah dan lembut, siapa lagi jika bukan Dan Wei Yang ? Jika dia mengetahui dari Liu Chang Ming maka dia tidak akan pernah mencurigai Dan Wei Yang.
Karena sekilas tindakannya sangat baik hati dan penuh perhatian tapi pada saat yang sama membawa niat membunuh yang sangat besar. Orang seperti Dan Wei Yang adalah orang yang harus mendapatkan kecurigaan terbesar.
"Apa yang kamu inginkan, Huang Xinxin ?" Tanya Dan Wei Yang.
"Bagaimana jika aku mengatakan bahwa aku menginginkan nyawa Ibuku lagi ? Yang kamu bunuh dengan racunmu ? Bagaimana jika aku meminta penawar dari racun sembilan Neraka ? Apakah kamu bisa memberikannya padaku ?" Tanya Huang Xinxin dengan putus asa.
Dan Wei Yang hanya berdiri dengan wajah acuh tak acuh meskipun di hadapannya ada putranya yang sudah babak belur.
"Aku tidak mengerti dengan maksudmu. " Jawab Dan Wei Yang.
__ADS_1
"Baik, kamu sendiri yang memilih jalan ini. Maka dari itu, aku akan menyelesaikan dendam ini pada hari ini !" Seru Huang Xinxin.