
Xia Xinxin tidak bisa berpaling ketika dia melihat ini dan menemukan bahwa ini sangat indah sekali sampai ke titik dimana dia tidak bisa menatap yang lainnya. Kalung ini di satu sisi terlihat sangat sederhana dan polos tapi disisi lain sangat indah sampai sampai orang orang tidak akan mampu untuk memalingkan pandangan mereka.
"Kalung ini dibuat dari batu sapphire yang begitu indah dan anggun, jumlahnya di negeri ini hanya tiga. Akan hanya ada sedikit kemungkinan untuk bertemu orang lain dengan kalung yang sama. " Ucap pelayan itu dengan pandai.
Melihat bahwa Xia Xinxin tertarik membuatnya langsung memancing Xia Xinxin untuk membelinya. Ini adalah teknik yang sangat baik untuk menarik minat pembeli.
"Baik, aku beli semuanya. " Ucap Xia Xinxin dengan keputusan akhirnya.
"Baik, Nona. Silakan tunggu sebentar disini. " Ucap Pelayan itu.
Dia berjalan ke meja kasir alih alih duduk dan menunggu disana. Pelayan itu terkejut ketika melihatnya berjalan ke depan.
"Nona Xia tunggu saja di dalam, tidak perlu merepotkan diri untuk datang kemari. " Ucap Pelayan itu.
"Sudahlah, jarak ke dalam lumayan jauh. Kamu sudah berkali kali berjalan bolak balik untuk menunjukkanku barang. Aku akan membantumu sedikit, lagipula ini akan membuatku lebih dekat dengan mobil. " Ucap Xia Xinxin dengan santai.
"Total biaya yang harus dibayar adalah 2,8 juta Yuan. " Ucap Pelayan itu.
Xia Xinxin membuka ponselnya dan membayarkan uang tersebut, Xia Xinxin meringis dalam hati ketika melihat bahwa uang di rekeningnya tinggal 5,5 Juta Yuan setelah dia membayar itu.
Benar benar boros, tampaknya dia tidak boleh membeli pakaian lagi sampai 6 bulan ke depan. Jika dia ingin mengumpulkan uang lagi maka dia seharusnya membuat lebih banyak lukisan.
Dia melihat bahwa harga dari gaun ini adalah 1,8 juta Yuan sementara kalung dan anting ini seharga 1 juta Yuan.
Ini setara dengan dua lukisannya tapi tidak apa apa, dia tidak menyesal untuk bertemu dengan pakaian yang indah ini.
Dia berjalan keluar dan naik ke mobilnya lalu mencari sebuah salon terkenal, dia tiba tiba melihat bahwa ada telepon dari Hua Yin.
"Halo ?" Tanya Xia Xinxin.
__ADS_1
"Acara dimulai dari pukul tiga sore, aku akan menjemputmu pukul dua. Sekarang sudah pukul 1 , apakah kamu sudah siap ?" Tanya Hua Yin.
"Tidak perlu dijemput, aku akan datang sendiri. Aku saat ini sedang mencari salon. " Jawab Xia Xinxin.
"Apakah kamu bisa mengemudi sendiri ? Ke salon mana kamu pergi ? Aku akan menyusul dan menemanimu dengan begitu maka kamu akan menjadi lebih aman. " Balas Hua Yin dengan agak cemas.
"Santai saja aku sudah sembuh sepenuhnya dan baru saja selesai dari butik, aku akan menunjukkan riasan yang baru kepadamu. Kamu pasti akan terkejut dengan penampilanku yang baru ini. " Ucap Xia Xinxin.
"Apakah kamu menggunakan sesuatu yang baru ?" Tanya Hua Yin.
"Untuk acara yang begitu spesial maka aku pasti tidak akan membuatmu merasa malu karena membawa sahabat yang menggunakan pakaian biasa saja. Aku akan membuat semua orang menatapku. " Jawab Xia Xinxin.
"Mendengarmu begitu percaya diri hari ini membuatku menyesal karena menyemangati mu kemarin dan sekarang aku merasa sangat takut. Entah apa yang kamu sedang gunakan pada saat ini. " Ucap Hua Yin dengan cemas.
"Tenang saja, kamu akan tahu nanti. Karena aku baru ke salon aku pikir mungkin aku akan agak terlambat. Tapi apakah terlambat atau tidak aku akan mengabarimu lagi, kirimkan lokasi tempatnya padaku dan aku akan datang kesana sendiri. Kita akan bertemu disana. " Ucap Xia Xinxin.
"Baiklah, baiklah. Kamu bahkan lebih semangat dari Ibuku. Tapi, terima kasih banyak atas perhatian ini karena selama ini tidak ada yang memperhatikan diriku lebih baik dari dirimu. " Jawab Xia Xinxin.
"Jangan terlalu banyak berpikir sesuatu. Aku akan selalu memperhatikan dirimu karena kita seperti anak kembar dan kita akan selamanya saling terhubung. Jaga dirimu baik-baik, sekarang jika kamu sudah sampai di salon maka kabari aku. Jika kamu sudah jalan dari salon maka kabari aku juga, karena kamu baru sembuh maka aku takut terjadi sesuatu pada dirimu. " Balas Hua Yin.
"Baiklah, baiklah aku mengerti. Aku matikan dulu , selamat tinggal Peri Hua yang cantik dan manis. " Ucap Xia Xinxin sebelum akhirnya menekan tanda merah dan sambungan telepon mereka pada akhirnya terputus.
Xia Xinxin tersenyum ketika melihat berapa khawatirnya Hua Yin pada saat ini, mengingat bahwa wajahnya dan Huang Shangyue yang mirip tapi sifat mereka berbeda jauh.
Huang Shangyue adalah orang yang enggan untuk menunjukkan kasih sayang yang dia rasakan mungkin juga karena kondisi tempat tinggalnya yang tidak memungkinkannya untuk menunjukkan kasih sayang.
Huang Shangyue sebelumnya hidup di jalanan dan jika dia begitu berbelas kasih maka takutnya dia tidak akan bisa hidup sampai ditemukan oleh Huang Xinxin berbeda dengan Hua Yin yang hidup berkecukupan bahkan bisa sampai sekolah di luar negeri.
Semua ini mungkin karena roda reinkarnasi melihat bahwa Huang Shangyue membuat banyak kebaikan di kehidupannya sehingga ketika dia bereinkarnasi lagi maka dia memiliki kehidupan yang baik dan nyaman.
__ADS_1
Jika Hua Yin benar benar Huang Shangyue maka dia akan rela untuk melakukan apapun demi melindungi Hua Yin dari bahaya.
Tapi, dengan keadaaan saat ini maka seharusnya tidak akan se berbahaya seperti di masa lalu. Xia Xinxin melihat bahwa salon langganan nya sudah di depan dan dia memperbaiki riasan dan rambutnya lalu menampilkan wajahnya yang cantik.
Salon ini adalah salon yang sangat mewah, semua orang yang ada di dalamnya adalah orang yang ahli dan terlatih serta memiliki pengalaman yang berlimpah.
Dengan begitu hanya dengan menyebutkan keinginan Xia Xinxin untuk terlihat menonjol maka mereka sudah tahu riasan dan hiasan rambut yang harus digunakan oleh Xia Xinxin. Mereka melihat bahwa kalung Xia Xinxin bersinar dengan begitu cerah.
Sayang sekali jika rambutnya digerai dan menutupi pesona dari kalung Xia Xinxin sehingga mereka membuat bagian belakangnya di ikat ke atas seluruhnya dengan riasan yang lumayan tebal.
Xia Xinxin tampak mempesona dan juga mereka memasangkan aksesoris rambut yang dibeli oleh Xia Xinxin, sebuah jepit rambut yang mirip dengan milik Dinasti Jiu. Ketika dipasang di rambutnya dengan untaian permata itu maka tampak begitu cerah. Xia Xinxin menggunakan sebuah sarung tangan yang senada dengan warna gaunnya.
Xia Xinxin sendiri tidak percaya dengan penampilannya, dia ingin kagum pada penampilannya setelah kembali dari salon lagi melihat bahwa sekarang sudah pukul setengah tiga.
Dia mengetik pesan untuk Hua Yin lalu menoleh ke belakang untuk menemukan bahwa disana ada sebuah high heels yang berwarna keperakan.
Dia menariknya ke depan lalu mengendarai mobilnya lagi, dia tiba di gedung reuni pada pukul tiga kurang lima menit.
Dia memarkirkan mobilnya di parkiran khusus lalu mengganti sepatunya dengan high heels itu lalu membawa tas bahunya dan kacamata hitam yang ada di mobilnya.
Dia turun dari mobil dengan anggun dan menutup mobilnya lalu datang ke gedung utama . Dia melihat seseorang menunggunya berdiri di depan pintu masuk.
"Xinxin !" Seru Hua Yin dengan terkejut.
Xia Xinxin mengangkat kacamata hitamnya dan melihat sahabatnya yang berdiri di depan pintu masuk. Hal ini membuat Xia Xinxin melambaikan tangannya dengan antusias juga. Dia tidak menyangka bahwa Hua Yin akan menunggunya di pintu masuk.
"Aku tidak menyangka bahwa kamu akan menunggu disini. Apakah kamu sudah lama disini ?" Tanya Xia Xinxin.
"Tidak apa apa, dibandingkan dengan pemandanganmu seperti ini yang begitu mengejutkan. Semua ini benar benar terbalas. Aku benar benar terkejut sekaligus kagum dengan pemandangan kamu ini. Aku tidak menyangka bahwa kamu begitu mempesona dengan pakaian yang glamour seperti ini. Alih alih berlebihan, kamu bahkan tampak lebih menawan. Kamu harus menggunakan ini lebih sering di masa depan untuk acara acara penting. Biarkan aku tahu sedikit, berapa harga dari gaun ini ?" Tanya Hua Yin dengan penasaran.
__ADS_1