Pendekar Pelukis Abadi

Pendekar Pelukis Abadi
168. Canggung


__ADS_3

Pada saat ini mereka sedang berada di dalam mobil dan berada dalam posisi yang canggung, mereka berdua sama sama memiliki ingatan di masa lalu. Mereka berdua berpisah dengan cara yang canggung di kehidupan lalu dan menyebabkan mereka kembali dengan posisi seperti ini.


"Kata kataku masih tidak akan berubah, seandainya kita bisa kembali ke masa masa dimana kita bermain salju bersama sama dan kita saling membantu satu sama lain. " Ucap Jiu Rui tiba tiba memecah keheningan.


"Satu hal yang tidak aku mengerti adalah, kenapa kamu tiba tiba begitu baik padaku sementara kamu sendiri sebelumnya sangat membenciku. Aku sudah membatalkan pertunangan denganmu dengan begitu maka kamu tidak akan terkekang olehku lagi dan sekarang kamu menyesal dengan tindakan ini. Menurutmu, jika kamu menjadi aku maka hal apa yang harus aku lakukan ?" Tanya Xia Xinxin.


"Aku menyesal dengan tindakan itu tapi entah bagaimana aku merasa bahwa kamu berubah sejak kamu berada dalam kondisi keracunan pada hari itu dan berada di ambang kematian dan sekarang aku benar benar jatuh cinta padamu , apakah ini adalah hal yang salah ?" Tanya Jiu Rui.


"Tentu saja itu bukan hal yang salah bagiku, terutama karena perasaan adalah hal yang paling tidak bisa ditebak dan tidak dapat diperkirakan. Hanya saja aku juga sama dan kamu tidak bisa memaksaku untuk menyukaimu sebagaimana aku tidak dapat memaksamu untuk tidak menyukaiku. " Jawab Xia Xinxin mengembalikan kata kata Jiu Rui yang membuat Jiu Rui terdiam. Pada saat ini mereka benar benar canggung dan berada dalam kondisi yang sulit untuk dijelaskan.

__ADS_1


Pada saat ini, mereka sedang berada dalam kecanggungan satu sama lain. Mereka mengalami kebingungan dengan perasaan masing masing,


Xia Xinxin tidak bisa memindahkan perasannya dari Ming Yue dalam waktu yang cepat sementara orang orang tahu sebagaimana dia sangat mencintai Ming Yue.


Hanya saja Jiu Rui merasa selama Ming Yue dan wang Ziqi menikah maka dia akan memiliki kesempatan untuk bersama dengan Xia Xinxin.


Jika Ming Yue menikah dengan Wang Ziqi maka dia akan memandang pria itu dari belakang dan dalam kegelapan. Dengan begitu maka dia tidak akan menganggu hubungan orang lain.


Hanya saja pada saat yang sama, dia juga tidak akan msmperhatikan orang lain. Baginya, Ming Yue adalah orang yang paling penting baginya.

__ADS_1


Ming Yue seolah olah adalah separuh nyawanya tanpa Ming Yue maka dia hanya hidup dalam kondisi seperti ini. Dia berada dalam kondisi yang canggung dimana dia membawa ingatan masa lalu dan cinta yang tertanam dengan jelas di antara mereka sementara Ming Yue sendiri tidak mengetahui apa apa soal hubungan mereka di masa lalu.


Hanya Xia Xinxin yang masih membawa perasaan dari tubuh Huang Xinxin. Pada saat ini mereka sedang berjalan mengelilingi Ibukota tanpa arah yang jelas.


"Dimana rumahmu ?" Tanya Jiu Rui.


Xia Xinxin membuka peta dari ponselnya untuk Jiu Rui lalu memberikannya pada pria itu dan setelah mereka berjalan dalam keheningan, sampai akhirnya mereka tiba di depan kediaman Xia.


"Terima kasih sudah mengantarku, kelak anggap saja kita tidak mengenal satu sama lain. " Ucap Xia Xinxin sebelum akhirnya menutup pintu.

__ADS_1


__ADS_2