Pendekar Pelukis Abadi

Pendekar Pelukis Abadi
26. Desa Ji


__ADS_3

Note : Terimakasih banyak yang sudah dukung Novel "Pendekar Pelukis Abadi" , author akan selalu berusaha memberikan karya terbaik, jangan lupa untuk like, komen dan share ya 😊


...----------------...


Huang Xinxin tidak menyelidiki lebih lanjut kasus itu dan membiarkan begitu saja untuk sejenak, tidak berguna untuk terlalu sibuk mencari pelakunya sementara mereka saat ini sedang sangat waspada.


Ketika Huang Xinxin membiarkan mereka agak tenang dan lebih santai, maka mereka akan lebih lengah.


Pada saat itu maka itu adalah kesempatannya untuk mencari informasi selanjutnya , untuk saat ini dia harus tenang dan memperbanyak orang yang akan berdiri di sisinya.


Huang Xinxin melukis dua lukisan dan mengantarnya ke Aula Shuiyun untuk dilelang seperti minggu lalu.


Dua hari berlalu sejak dia kembali dan besok adalah waktu untuk bertemu dengan Tuan Zhou dari kediaman Bangsawan Zhou, Ayah Zhou Man.


Huang Xinxin telah mengantar lukisannya maka sudah saatnya untuk bekerja lagi, Huang Xinxin menggunakan pakaian baja tipis di bagian dalam sebelum akhirnya dilapisi oleh pakaiannya dengan warna yang cerah.


Udara menjadi semakin dingin, tampaknya musim dingin akan segera tiba. Huang Xinxin berjalan ke depan dan melihat bahwa Kediaman Bangsawan Huang telah menghemat setengah pengeluaran mereka.


"Apakah kamu akan pergi ?" Tanya Huang Lixin yang sedang bersantai di halaman.


"Ayah tenang saja, aku hanya akan pergi ke Desa Ji. " Ucap Huang Xinxin dengan senyum cerahnya.


"Untuk apa kamu pergi kesana ? Apakah kamu akan menaiki kereta kuda ?" Tanya Huang Lixin.


"Tidak perlu, kereta kuda akan memakan banyak waktu. Aku akan menunggangi kuda sendirian, Ayah tidak perlu khawatir karena kamu sudah melihat bagaimana kemampuanku. " Jawab Huang Xinxin.


Huang Xinxin meminta pelayan untuk membawakan kudanya sementara dia langsung bersiap siap untuk pergi dengan kudanya.


"Jaga dirimu baik baik, Desa Ji masih berada dalam pantauan istana tapi tetap saja untuk terus waspada. " Ucap Huang Lixin dengan khawatir.


"Ayah tenang saja dengan masalah ini, aku tidak akan lama. Aku sengaja pergi pagi hari sehingga nanti sore, aku sudah bisa kembali lagi. " Ucap Huang Xinxin.


Kudanya disiapkan dan Huang Xinxin menunggangi Kudanya menuju Desa Ji, dia akan mencari orang yang akan membantunya untuk memaksa Tuan Zhou untuk bekerja sama dengannya.

__ADS_1


Desa Ji adalah desa yang dekat dengan Ibukota, dengan kecepatan kuda maka paling lama akan mencapai kesana dalam dua jam.


Ketika Huang Xinxin sampai disana, disana sangat ramai dan penuh dengan perdagangan. Huang Xinxin turun dari kudanya dan masuk ke dalam sebuah kedai.


Dia duduk untuk melihat lihat orang disini, mana tahu ada jejak lain yang tertinggal di Desa Ji ini.


"Tuan, aku ingin memesan teh. " Ucap Huang Xinxin.


"Tentu !" Balas pemilik kedai itu.


Huang Xinxin menunggu sembari mendengar kata kata orang orang yang ada disini. Semuanya sedang mengatakan berbagai hal yang terjadi belakangan ini di Desa Ji.


"Apakah kamu tahu bahwa ada pembunuhan di sekitar belokan ketiga dari sini. " Ucap orang di belakangnya.


"Ya, ya, aku mendengarnya. Orang orang mengatakan bahwa itu adalah ulah dari Kerajaan Tetangga. "


"Kerajaan Tetangga ? Kerajaan Yu ? Bukankah semuanya adalah ahli racun ? Dikatakan bahwa mereka kejam dan suka menggunakan manusia untuk percobaan racun mereka, betapa mengerikannya mereka. "


"Istana juga tidak akan bisa membantu dengan cepat, entah bagaimana aku merasa bahwa Desa Ji ini sudah tidak aman lagi. Ada baiknya aku membawa istri dan anakku untuk pindah ke Desa lain. "


Semua orang berbincang dengan masalah ini dan Huang Xinxin mendengarkannya, Kerajaan Yu ? Dia tidak pernah mendengar nama ini.


Tapi, mereka ahli racun dan maka mungkin memiliki kaitan terhadap organisasi misterius ini. Huang Xinxin merasa penasaran dan semakin harus membuatnya menundukkan Tuan Zhou.


Kepala Keluarga Zhou, Zhou Yan adalah seorang Menteri Sejarah dan seluruh sejarah dan kejadian yang terjadi di Istana yang tidak tercatat atau diberitakan secara umum, maka dia memiliki catatannya.


Selama. dia bisa memaksa Zhou Yan untuk memberi tahunya maka dia bisa mengetahui apakah ini benar benar berkaitan dengan Kerajaan Yu ini atau tidak.


Terutama ini terkait dengan Racun Sembilan Neraka yang dimiliki oleh Sekte Sembilan Neraka yang legendaris.


Dikatakan bahwa seluruh kekuatan bersatu untuk memusnahkan nya tapi tampaknya tidak begitu.


Buktinya, Racun Sembilan Neraka masih hidup sampai saat ini bahkan membuatnya tidak berkutik.

__ADS_1


Tapi, satu tujuan utamanya saat ini adalah mencari seorang ibu asuh dari Putri Terdahulu Jiu.


Itu adalah Adik dari Kaisar saat ini yang menjadi istri dari Zhou Yan, setiap Pangeran atau Putri Kekaisaran pasti memiliki Ibu Asuh.


Hal ini disebabkan oleh karena sikap dari para Selir Istana biasanya tidak ingin direpotkan dengan mengurus anak anak dan mereka lebih senang untuk berkumpul dan bercengkrama dengan selir lain.


Kebanyakan masalah ini diselesaikan dengan Ibu Asuh dan dengan itu maka kebanyakan Pangeran Putri Kekaisaran akan lebih dekat dengan Ibu Asuh mereka alih alih dengan orang tua mereka.


Ini adalah contoh yang sama, Putri Terdahulu Jiu membawa Ibu Asuhnya ke Keluarga Zhou tapi tidak lama sebelum dia meninggal, Ibu Asuh keluarga Zhou dibawa pergi dengan alasan percobaan membunuh anak asuhnya sendiri.


Huang Xinxin mengetahui semua ini dari novel dan seharusnya Ibu Asuh dari Putri Terdahulu Jiu berada disini.


Huang Xinxin mendengarkan apa yang ingin dia dengarkan sampai akhirnya ada orang yang menghampirinya.


"Kamu tampak sangat cantik dan muda, kamu seharusnya adalah seorang gadis yang kaya bukan ? Bagaimana jika aku menemanimu ?" Tanya seseorang itu dengan mabuk.


"Gadis sialan ! Berani beraninya kamu menggoda suamiku !" Teriak seorang wanita yang membawa sapu.


"Lihat, si gila itu mulai lagi. Jelas jelas suaminya yang menggoda orang lain tapi dia memarahi gadis lain. " Ejek orang di belakangnya.


"Apakah selalu seperti ini, Tuan ?" Tanya Huang Xinxin.


"Hm, wanita tua ini tidak bisa menerima siapapun yang lebih cantik dan kaya darinya karena dia dulunya adalah seorang putri pedagang kaya hanya saja seiring berjalannya waktu, dia jatuh bangkrut dan suaminya berselingkuh dengan gadis manapun. "


"Tapi dimatanya, suaminya tidak pernah salah dan yang salah adalah gadis yang dipaksa oleh suaminya. Seharusnya dia sadar, gadis mana yang akan begitu rela dengan dirinya. " Ejek orang di belakangnya dengan wajah jijik.


"Aku tidak berniat menggoda suamimu, dialah yang datang kemari. " Ucap Huang Xinxin dengan datar.


"Kau pikir kau siapa ?! Kau bahkan menggunakan pakaian yang indah ini, apakah kau pikir kau akan lebih cantik dariku ?!" Tanya wanita itu dengan marah.


...----------------...


Hari ini up 2 ya !! Khusus buat kalian semua, jangan lupa like, komen dan share cerita ini ya

__ADS_1


__ADS_2