
Semua orang yang berada di aula itu terkejut dengan tindakan nekat yang dilakukan oleh Ming Yue, tampaknya ini benar benar hadiah besar.
"Baiklah karena kamu sudah begitu tulus maka aku akan melepaskan kalian berdua. Nikmati hari hari santai mu, adikku. " Ucap Kaisar dengan bahagia.
"Tenang saja, aku tidak akan menganggu Yang Mulia untuk ke depannya. " Balas Ming Yue dengan sopan lalu berbalik dan mengangkat Huang Lixin lalu memapahnya ke depan.
Sesampainya ke depan, ada banyak sekali orang yang melihat mereka dengan tatapan tidak menyangka tapi apakah Ming Yue benar benar pasrah atau hanya melakukan jebakan pada Kaisar ? Semua itu masih belum jelas, hanya saja pada saat ini rumor tidak sedap telah menyebar kemana mana.
Rumor bahwa Kaisar telah bertindak kejam dan menggunakan nyawa ribuan orang untuk mengusir Jenderal Ming, tentu saja ini dengan langsung menjadi topik panas.
Mereka selama ini bukannya tidak tahu bahwa Kaisar ini iri, beberapa orang hanya mengatakan yang sebenarnya tapi ketika menyebar ke orang lain maka itu akan berubah paling tidak setengah dari kalimatnya.
Pada saat ini, situasi tidak terkendali dan ratusan Prajurit yang bersama dengan Ming Yue sebelumnya yang menderita di perbatasan barat laut sama sama mengajukan pensiun dini.
Tidak lama kemudian, hal ini disusul oleh para Jenderal kecil yang sudah lama mengikuti Ming Yue, sebagian dari mereka memang sudah cukup umur dan hanya menghormati Ming Yue sehingga mereka tidak buru buru pensiun.
Tapi, pada saat ini, Jenderal mereka bahkan telah diusir dan kekuatannya telah dicabut, untuk apa mereka terus mempertahankan posisi mereka ?
"Aku tidak akan membiarkan putraku menjadi Prajurit. " Ucap salah satu ibu ibu.
"Benar, benar, Kaisar bahkan bisa mengorbankan nyawa empat ribu orang untuk mati bersama dengan Jenderal Ming. Jenderal Ming tahu bahwa dia terlalu tinggi dibandingkan dengan Kaisar sehingga dia mengundurkan diri agar tidak banyak korban lain. " Balas yang lain.
"Betapa mulianya dia, Kaisar benar benar tidak tahu malu ! Aku mendengar bahwa Keluarga Huang menggunakan dana pribadi untuk membantu Jenderal Ming tapi pada akhirnya seluruh izin tokonya akan dicabut. " Ucap yang lainnya memanas manasi.
"Benar benar keterlaluan sekali. "
__ADS_1
"Aku tidak tahu bahwa hal ini akan terjadi, selama ini Jenderal Ming selalu hidup dengan sederhana dan tidak datang menghadiri rapat rapat Istana yang menunjukkan bahwa dia tidak perduli tapi ternyata orang iri benar benar tidak bisa dikendalikan. " Balas yang lain dengan helaan nafas.
Hal ini tentunya menjadi topik paling menarik untuk dibahas. Menyusul Yue Zhang yang sudah mengabdi selama 7 tahun juga memutuskan untuk pensiun dini.
Tampaknya , meskipun kehilangan kekuatan, Ming Yue masih menjadi orang yang paling di untungkan.
Tabib memeriksa kondisi Huang Xinxin dan dengan cepat memberikan obat untuk penunda kematian Huang Xinxin.
"Dengan obat racikan ku, hanya bisa membantu Nona Huang bertahan selama enam bulan. Jika tidak kunjung menemukan penawarnya maka takutnya Nona Huang tidak akan bertahan. Dia juga harus banyak beristirahat agar racunnya tidak menyebar sampai ke jantung. " Ucap tabib itu.
"Baik , terima kasih banyak tabib. " Ucap Huang Lixin dengan cemas.
"Tidak apa apa, sudah kewajibanku. " Balas tabib itu lalu pergi dari sana.
"Kata tabib, pada saat ini Xinxin akan segera sadar dan dengan obat yang diberikannya maka hanya bisa bertahan enam bulan, jika tidak segera menemukan penawarnya maka aku takut...... " Huang Lixin tidak melanjutkan kata katanya.
"Tuan Huang tidak perlu khawatir, aku akan membantu mencarinya. Dengan lepasnya posisiku pada saat ini maka aku lebih leluasa untuk hal ini, aku ingin mencari tahu siapa dalang dibalik pembunuhan kakakku, Wang Ziqi. " Balas Ming Yue dengan yakin.
"Aku mengerti, kematian Nona Wang memang terlalu mencurigakan. Aku mendengar dari Xinxin bahwa ini terkait dengan Kepala Pelayan kami sebelumnya yang bermarga Xiao, hal ini benar benar meresahkan tapi kita tidak bisa langsung mengatakan hal ini secara langsung karena jika tidak maka kita akan mengejutkan musuh dengan sengaja. Jika begitu maka musuh akan menjadi semakin waspada dan hati hati. Bagaimana dengan rencana Tuan Ming di masa depan ?" Tanya Huang Lixin.
"Benar apa yang dikatakan Tuan Huang, aku berencana untuk mengembara dan menelusuri jejak jejak yang ditinggalkan, seperti Xing Yunlai tapi sulit untuk masuk ke dalam penjara Istana. Aku hanya bisa pergi menuju dataran orang bar bar. " Jawab Ming Yue.
"Dataran orang bar bar ? Itu sangat berbahaya sekali. " Balas Huang Lixin.
"Lalu, apakah Tuan Huang memiliki ide lain yang lebih aman ?" Tanya Ming Yue.
__ADS_1
"Aku mendengar dari Xinxin bahwa dia mencurigai Kekaisaran Yu, selama ini Kekaisaran Yu selalu tidak pernah kekurangan apapun dan juga tidak memiliki permasalahan apapun dengan kita. Tapi kali ini bisa melakukan peperangan secara tiba tiba dan orang bar bar bisa mendapatkan persenjataan penuh, hal ini mungkin akan menjadi satu benang merah yang menyatu. " Jawab Huang Lixin.
Ming Yue tidak langsung menjawab dan memikirkan apa yang dikatakan oleh Huang Lixin sama sekali tidak salah.
"Kalau begitu maka aku akan menunggu Nona Huang siuman untuk mendiskusikan hal ini lebih lanjut , bagaimanapun dia adalah orang yang paling paham dengan kondisinya saat ini. " Ucap Ming Yue.
Huang Lixin menganggukkan kepalanya setuju untuk menunggu putrinya sadar untuk membahas kelanjutan hal ini, hal ini adalah hal yang menyangkut banyak nyawa orang lain dan harus dipertimbangkan dengan baik baik.
Huang Lixin juga tidak menyesal karena telah menentang Kaisar, dia telah menjadi pengecut seumur hidupnya bahkan tidak bisa melindungi putri dan istrinya.
Apalagi yang harus dia takuti ? Dia bahkan telah mempermalukan Keluarga Huang dan leluhurnya, jika dia tidak berani menyuarakan pendapatnya di depan Kaisar tadi maka dia tidak akan layak untuk menghadap para leluhurnya di masa depan.
Butuh 6 jam penuh untuk memastikan bahwa Huang Xinxin benar benar sadar dari pingsannya.
"Apakah kamu sudah merasa baikan ?" Tanya Huang Lixin dengan buru buru.
"Ya, Ayah tenang saja. Aku sudah membaik, hal ini bukan hal besar untukku. " Jawab Huang Xinxin dengan mengingat ngingat kejadian sebelum dia pingsan.
Lalu dia mulai mengingat bagaimana dia menyelamatkan para pasukan itu dari kepungan orang bar bar.
Lalu dia melihat sekitar dan menemukan bahwa ini adalah kediaman Bangsawan Huang. Setelah itu Ming Yue berjalan masuk untuk menyapanya.
"Jenderal Ming-" Ucap Huang Xinxin terpotong oleh kata kata Ming Yue.
"Nona Huang bisa memanggil namaku ke depannya, aku bukan Jenderal lagi. " Balas Ming Yue dan hal ini membuat Huang Xinxin sadar sepenuhnya dari linglung.
__ADS_1