
Huang Xinxin sudah tidak sabar untuk kembali, wajahnya sudah benar benar pegal karena dia terus menerus tersenyum seperti orang bodoh sepanjang acara tadi, seolah olah dia benar benar sedang seperti melihat idolanya.
Huang Xinxin mendengar bahwa dirinya menjadi perbincangan banyak orang, banyak yang mengatakan bahwa dia tidak sopan dan tidak memiliki tata krama bangsawan, tapi apakah dia benar benar peduli ?
Tentu saja tidak ! Itu adalah jawaban yang sudah pasti, karena dia sengaja untuk melakukan itu agar Wu Ying merasa tidak waspada ketika di dekatnya. Perasaan ketika melihat seseorang yang lebih rendah di bawah diri sendiri adalah hal yang paling menyenangkan.
Huang Xinxin sengaja membuat Wu Ying merasa seperti itu, andai kata Wu Ying benar benar musuhnya maka dia pasti akan meremehkannya dan menganggap bahwa dia seorang bebek yang ingin berpura pura menjadi angsa.
Tapi sayang sekali, semuanya salah, dia bukan bebek yang ingin menjadi angsa atau angsa yang ingin menjadi bebek melainkan dia adalah Naga yang sedang bersembunyi.
Ketika dia menampakkan taringnya maka orang orang akan merasakan ketakutan dan tunduk padanya dengan sopan.
Huang Xinxin pada akhirnya selesai juga dengan acara Wu Ying dan Xia Mei sendiri sudah pulang terlebih dahulu karena memiliki acara lain sehingga terpaksa untuk pamit. Sampai sesudah acara sekalipun, Zhou Man masih tertidur di sudut ruangan seolah olah tidak menghargai Wu Ying selalu tuan rumah.
"Nona Wu, aku izin kembali dulu. Kapan kapan jika ada waktu luang maka aku pasti akan menjamu Nona Wu. " Ucap Huang Xinxin dengan senyum bahagianya.
"Hati hati di jalan, Nona Huang. Di masa depan, kamu harus lebih sering mengunjungiku dan memberiku ajaran. " Balas Wu Ying dengan antusias juga.
Huang Xinxin bertepuk tangan yang menunjukkan antusiasnya dia seperti seorang anak kecil.
"Saudara Wu, aku akan kembali dulu bersama putriku. Sayang sekali bahwa kita tidak bisa berbincang lebih lama lagi, karena kondisi putriku yang agak menyedihkan ini. " Ucap Huang Lixin.
"Aku mengerti, kembalilah. Di masa depan aku pasti akan berbincang denganmu untuk mengenang masa lalu sampai puas. " Balas Wu Tang dengan senyum ramahnya.
Lalu, keluarga Huang keluar dari pekarangan Keluarga Wu dan kembali dari sana menuju kediaman mereka. Sementara Zhou Man yang baru saja bangun, melihat bahwa acaranya telah selesai dan sebagian orang telah kembali.
__ADS_1
"Nona Wu, selamat ulang tahun. Kamu menjadi semakin cantik dari tahun ke tahun, membuatku jatuh cinta. Aku pasti akan datang melamarmu ketika aku telah mencapai upacara kedewasaaanku. " Ucap Zhou Man dengan senyum mesumnya.
"Tuan muda Zhou benar benar tahu bagaimana cara untuk bercanda. " Balas Wu Ying dengan wajah yang agak cemberut.
Zhou Man adalah orang yang tidak tahu malu sehingga dia hanya menganggap ringan kata kata sendirian Wu Ying dan berjalan pergi dari sana.
"Nona Wu, kita akan segera bertemu lagi di masa depan sebagai sepasang kekasih. Bagaimana menurutmu, Tuan Wu ?! Ha ha ha !" Teriak Zhou Man sehingga semua orang bisa mendengar kata katanya dengan jelas.
Hal ini jelas jelas mempermalukan Keluarga Wu secara terang terangan tapi mereka tidak bisa marah secara langsung.
Zhou Man ketika sampai di depan, ekspresinya langsung berubah. Dari tampak mabuk mabukan dan tidak bisa di andalkan menjadi tampak serius.
"Aku telah menjalankan kata kata Ayah, dibandingkan dengan kecantikan Wu Ying. Huang Xinxin masih berada di tingkat atasnya. " Gumam Zhou Man dengan sangat pelan sehingga hanya dia sendiri yang bisa mendengarnya.
Zhou Man merasa bahwa dia sebaiknya tidak menyinggung orang semacam Huang Xinxin dan lebih baik jika mereka berteman saja daripada dia akan menjadi korban selanjutnya.
Ketika semua orang pergi, Wu Ying tampak marah dan tidak bisa mengendalikan ekspresinya lagi. Dia membuang seluruh barang yang bisa dilihat olehnya dengan marah.
"Sialan ! Zhou Man sialan ! Jika bukan karena para tamu sialan itu tidak kunjung pulang maka aku pasti telah mengulitinya!" Teriak Wu Ying dengan murka.
"Tenang putriku, kamu benar benar terlalu pemarah. Untuk mencapai tujuan yang besar maka kamu harus memiliki kesabaran dan dengan begitu maka tujuan besar itu akan berada di depan mata. " Ucap Wu Tang menenangkan putrinya.
"Aku pasti akan dipilih menjadi Istri Putra Mahkota, aku ingin menjadi Permaisuri !" Teriak Wu Ying.
"Kamu pasti akan menjadi Permaisuri dan meneruskan perjuangan bibimu. Dengan Bibimu sebagai Permaisuri maka orang lain tidak akan bisa menjadi Permaisuri selanjutnya. " Ucap Wu Tang.
__ADS_1
Permaisuri saat ini, Wu Lienyi, adalah adik sepupu dari Wu Tang. Ayah Wu Tang bersaudara dengan Ayah Wu Lienyi sehingga mereka merupakan sepupu.
Tapi , secara khusus mereka tidak memiliki hubungan darah dengan Jiu Rui. Permaisuri ada dua, sementara mendiang Permaisuri yang berasal dari Keluarga Yi telah meninggal, itu adalah Ibu Jiu Rui sementara ini adalah Permaisuri Kedua, dia tidak memiliki Putra hanya memiliki putri..
"Huang Xinxin sialan, apa bagusnya dia ? Tertawa seperti orang idiot, apa yang dilihat oleh Kaisar tentang dirinya ?! Aku sama sekali tidak lebih rendah darinya !" Teriak Wu Ying dengan murka.
"Ya, kamu sama sekali tidak lebih rendah darinya. Dia bahkan tidak bisa dibandingkan denganmu dan bermimpi untuk berteman denganmu, dia pasti sedang bermimpi. Ying'er , keinginanmu selama ini sebagai Putri Mahkota sudah dekat. Kamu tidak bisa terus marah dan menimbulkan bintik merah di wajahmu. " Ucap Wu Tang.
"Ayah benar, aku tidak seharusnya memikirkan seseorang yang tidak sebanding denganku. Aku seharusnya fokus pada tujuan besarku, ketika Putra Mahkota melihat wajahku maka dia pasti akan terpesona dengan kecantikanku dan akan jatuh cinta padaku. " Balas Wu Ying dengan antusias.
Sementara itu, seseorang berdiri di bagian luar pintu dengan postur tubuh yang pendek dan lalu menghilang dari sana ketika melihat pengawas yang mendekat.
Lalu keluar dari lubang anjing yang ada di bagian belakang, hal ini bisa diketahui dari Huang Lixin yang dulu sering bermain di kediaman Wu.
Lubang Anjing itu tidak akan muat untuk seseorang yang dewasa tapi muat untuk anak anak.
Tempat itu sangat tersembunyi karena ditutupi oleh tanaman, ketika menyingkap tanaman maka pasti akan terlihat. Huang Shangyue adalah orang yang menguping itu, dia meninggalkan sepatunya di kereta kuda sehingga dia berlari tanpa alas kaki.
Tubuhnya yang seperti anak anak tentu saja tidak akan membuat orang mencurigai dirinya apalagi Huang Xinxin, hal ini dengan mudah ditutupi dari banyak orang.
Huang Shangyue memastikan bahwa tanaman kembali ke tempat semula sebelum akhirnya dia pergi dari sana.
...----------------...
Bonus up like 5 k : 3 / 3
__ADS_1