Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Sepuluh


__ADS_3

Zack menarik tangan Azizah keluar dari gudang lusuh itu.Wanita itu akhirnya bersedia menemui Moreno setelah berbagai wejangan Zack berikan untuk gadis penyandang tuna wicara tersebut.


Kedua pasang kaki itu terus melangkah menuju istana megah Moreno.Zack membawa gadis malang itu untuk naik ke lantai dua dimana sang tuan sudah menunggu di salah satu ruangan di lantai tersebut.


"tuan...."ucap Zack pada Moreno saat laki laki itu sudah sampai di sebuah ruangan di istana tersebut.Dimana saat ini Moreno tengah duduk di atas sofa sambil di temani seorang wanita ber dress merah yang semalam menjadi teman kencannya.


Moreno tak menjawab, apalagi menoleh.Matanya masih fokus menyaksikan layar televisi yang menayangkan sebuah berita disana.Dengan rokok di tangan kanan nya dan seorang ja*ang ki sisi kiri tubuhnya,Moreno nampak mendengar kan dengan seksama siaran berita yang menampilkan gambar sebuah mobil yang terbakar masuk jurang,dimana didalamnya ada seorang pria pengusaha kaya raya yang tewas terpanggang.Mayatnya bahkan sudah sangat sulit untuk dikenali.


Ya....itu adalah saingan bisnis Joe,penyewa jasa komplotan pembunuh bayaran pimpinan Moreno.


Laki laki malang itu semalam tewas di tangan Zack.Laki laki berambut gondrong itu dengan sangat bersih dan rapinya berhasil memanipulasi kematian pria yang diketahui bernama Anggara tersebut sehingga nampak seperti sebuah kecelakaan.


Moreno menyeringai....


"kerja yang sangat bagus Zack"ucap Moreno tanpa menoleh.


Zack membungkuk.


"terima kasih tuan..."ucap Zack.


"bonus untukmu akan segera ku transfer"ucap Moreno.


Zack kembali membungkuk.


"sekali lagi terima kasih tuan"ucap Zack.


Moreno menghisap kembali benda bernikotin di tangannya.


Azizah diam,apa maksudnya kerja yang bagus?bonus?


Memangnya kerja bagus apa yang Zack lakukan?


Azizah seolah mencoba menerka nerka maksud ucapan Moreno.Ia masih belum paham dengan apa yang dua laki laki dewasa itu bicarakan.Ia tidak menyadari bahwa perbincangan antara Moreno dan Zack ada kaitannya dengan berita yang di siarkan di televisi saat ini.


"apa yang kau bawa sekarang?"tanyanya kemudian.


"sesuai permintaan anda semalam tuan....gadis bodoh jaminan hutang hutang Reza...."ucap Zack.


Moreno tersenyum sinis.


"lempar dia ke hadapanku.."ucap Moreno lagi lagi masih tanpa menoleh.


Zack mengangguk.Ia kemudian menarik tubuh Azizah dan mendorongnya hingga jatuh tersungkur ke lantai tepat di bawah kaki Moreno.

__ADS_1


Azizah terdiam.Ia meremas kaosnya yang sobek di bagian dada agar salah satu area sensitif miliknya itu tak terlihat oleh mata tajam Moreno.


Azizah kembali berfikir keras,Zack di hadapan Moreno tak sama seperti Zack saat di belakang laki laki kejam itu.Zack memang lebih banyak diam dan tak berekspresi,namun jika di belakang Moreno,Zack tak sekasar ini sampai melempar lempar tubuhnya.


"bagaimana bis*?apa semalam kau tidur dengan nyenyak?"tanya Moreno membuyarkan lamunan Azizah.


Wanita itu lantas menunduk.


"Sekarang ku beri kau satu kesempatan lagi bodoh...!Menjadi budak yang baik,atau aku akan memerintahkan anak buahku untuk menjemput kakakmu yang pinc*ng itu dan membawanya kemari,lalu menyiksanya tepat di depan matamu...!"ucap Moreno dingin penuh penekanan.


Azizah mendongak menatap tajam ke arah Moreno.Kenapa jadi kakaknya?memangnya laki laki itu salah apa?pikir Azizah.


"jangan menatapku seperti itu gadis bodoh!aku tidak suka..!!"ucap Moreno dingin.


Azizah yang sedari tadi membawa note book miliknya pun segera menuliskan sesuatu di atas lembaran kertas putih itu lalu menyerahkan nya pada Moreno.


"aku bersedia bekerja disini,tapi tolong...aku tidak mau pakai baju baju itu" tulisnya.


Moreno menyeringai,lalu melempar note book itu ke arah Azizah dengan angkuhnya.


"sejak kapan budak di izinkan untuk menolak heem??"tanya Moreno.


"kau hanyalah sampah yang dibuang oleh keluarga tantemu sendiri....!kau hanyalah manusia yang dijadikan jaminan hutang...!jadi jangan pernah menentang perintahku karena jika kau berani menentangku...maka aku tidak akan segan segan untuk membuat perhitungan pada keluarga tantemu itu...termasuk kakak mu....!" ucap Moreno mengancam dengan sorot mata mengerikan.


Azizah menunduk.Tubuhnya gemetar.Sepertinya memang benar apa yang dikatakan Zack.Moreno bukan orang sembarangan,ia bisa melakukan apapun yang ia mau.


"saya tuan..."


"ambil seragam untuk si pembangkang ini...!"ucap Moreno.


"baik tuan"jawab Zack.


Laki laki itupun segera pergi dari tempat itu dan mengambil seragam khusus untuk Azizah.


Tak butuh waktu lama,Zack datang dengan tiga pasang seragam untuk gadis tuna wicara tersebut.


"paksa dia untuk memakai seragamnya...jika masih menolak... telanj*ngi dia....!”ucap Moreno begitu dingin dan mengerikan.


Zack mengangguk.Ia lantas mendekati Azizah yang masih bersimpuh di lantai


"bangunlah...!cepat gunakan seragammu sebelum aku berbuat kurang a*ar padamu..!"ucap Zack dingin.


Azizah masih tak bergerak.

__ADS_1


Zack memejamkan matanya menahan kesal.Gadis ini benar benar sangat keras kepala.


"bangun manusia tol*l....!!"ucap Zack dengan gigi yang mengetat.


Azizah masih tak bergeming.Zack mulai mengepalkan tangannya saking jengkelnya.


"BANGUN....!!!!!!!!!”bentak Zack sekuat tenaga membuat Azizah dan anak buah lain yang ada di sana terjingkat kaget,termasuk ja*angnya Moreno.


Moreno menyeringai.Ia suka dengan Zack yang mewarisi jiwa kejamnya.


Azizah bergetar dengan air mata yang mengalir deras.Ia takut....!Dengan sangat berat hati Zizah kemudian bangkit dan meraih seragam di tangan Zack.


Zack menatap tajam wanita itu dengan tatapan membunuh.Ia mengangkat tangannya menunjuk sebuah ruangan dengan pintu kusen mewah disana.Pertanda meminta wanita itu untuk mengganti pakaiannya di ruangan tersebut.


Azizah dengan berat hati pun menurut.Ia masuk ke dalam ruangan itu dan mengganti kaos sobek dan rok putihnya itu dengan seragam kurang bahan pemberian Moreno.Sebuah setelan seragam mirip seragam sekolah dengan baju ketat dan rok kotak kotak yang sangat pendek.Azizah bergidik.Ia sangat jijik melihat pantulan tubuhnya di cermin.Rasanya malu sekali untuk keluar dari ruangan itu.Tapi bagaimana lagi,ia tak punya pilihan lain.Ancaman Moreno yang akan membawa Ammar ke rumah ini dan menyiksanya cukup membuat Azizah ketakutan.


daaaarrr.....daaarrr......daaaarrr....


pintu digedor dari luar dengan kasarnya


"cepat keluar....!!lama sekali kau....!!!"ucap Zack dari luar pintu.


Azizah merapikan pakaian nya.Ia menarik nafas panjang.Mengabaikan rasa malu,ego dan harga dirinya demi keselamatan sang kakak,wanita itupun mendekati pintu dan membukanya.


gleekkk....


Zack menelan ludahnya kasar.Wanita itu terlihat cantik dengan balutan seragam minim bahan yang memperlihatkan area perut dan pusarnya serta paha mulusnya.Zack terpana untuk beberapa saat membuat Azizah makin menunduk.


1 detik


.


2 detik


.


3 detik,...


Zack menggeleng kepalanya samar,mengusir pikiran pikiran nakal yang mulai menjalar di otaknya.


Zack menggangkat tangannya, memerintahkan Azizah untuk mendekat ke arah sang tuan yang sudah menunggunya....


...----------------...

__ADS_1


***Up 12:29


yuk...kasih dukungan dulu...biar tambah rame...🥰***


__ADS_2