Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Seratus Dua Puluh Tujuh


__ADS_3

Di kediaman Zack dan keluarga....


Motor matic itu nampak memasuki area halaman rumah sederhana dengan pagar besi kombinasi kayu yang tak terkunci itu.


Dengan wajah babak belur dan badan yang terasa remuk,Roky turun dari motornya dan segera menuju pintu utama rumah milik sahabatnya itu.


tok ...tok...tok.....


Pintu diketuknya.


tok...tok....tok.....


diketuk lagi,


ceklek....


Pintu kusen ber cat coklat itupun terbuka.Seorang pria gondrong bertato dengan kaos oblong hitam tanpa lengan dan celana pendek muncul dengan membawa secangkir kopi di tangannya.



Zack melongo,melihat sang sahabat yang datang malam malam dengan kondisi babak belur.


"lu kenape?"tanya Zack


"jatuh...."ucap Roky sambil nyelonong masuk ke rumah Zack.


Laki laki itupun menutup pintu rumahnya.Ia lantas duduk di samping sang sahabat sambil mengamati tampilan Roky yang nampak acak acakan.


"gue abis di buntutin orang waktu perjalanan ke rumah lo..."ucap Roky sambil menyentuh pipinya yang memar


"siapa?"tanya Zack.


"gue rasa sih anak buah Moreno...."ucap Roky.


Roky menoleh ke arah Zack.


"Zack....gimana kalau kita ikut cari si duda gila itu...Zia udah pernah coba untuk dicelakai,gue juga udah,dan hari ini..gue baru aja nganterin anak nya bos gue jengukin cewek nya dirumah sakit...dan lo tau siapa ceweknya?ceweknya itu anaknya bu Grace...!mantan istrinya Moreno...!ads orang yang ngelempar batu ke kaca mobil keluarga bu Grace...dan gue yakin....orang itu pasti Moreno...!!"ucap Roky.


"dia mulai menebar teror Zack....!dia nggak bisa di diemin terus menerus....dia harus secepatnya di tangkap...!kalau nggak....ini bisa bahaya buat kita dan yang lainnya..."ucap Roky.


Zack nampak berfikir sejenak.


"trus kita harus apa?"tanya Zack.


Roky nampak berfikir sejenak.


"dia pasti membentuk kelompok baru....sedangkan kita cuma berdua....lu yakin bisa ngalahin mereka?dan lagi...kita nggak punya apa apa untuk melacak keberadaan mereka...kita mau cari mereka lewat apa?"tanya Zack.


Roky nampak berfikir sejenak...


Zack menyeruput kopinya.


"pusing gue....mana gue jauh dari keluarga lagi..."ucap Roky.


Zack menghela nafas panjang....


Saat mereka tengah asyik dengan pemikiran mereka sendiri....tiba tiba ...


"kaakk......"


suara itu berhasil membuat kedua pria dewasa itu menoleh ke arah sumber suara.Dilihatnya disana Zia datang dari lantai dua,menuruni tangga sambil menggendong Aliya kecil yang menangis


"apa Zi.....?"tanya Zack


"nih nangis terus....aku nggak diemin nya kak...."ucap Zia.


"Zizah kemana?"tanya Zack.


"lagi di toilet...."ucap Zia sambil menyerahkan bayi mungil itu pada ayahnya.


Zia nampak bersungut saking tak bisanya ia menenangkan Aliya kecil yang terus menangis.Tanpa wanita itu sadari, sepasang mata yang nampak lebam terus mengamati pergerakan gadis berparas manis itu.


"ya udah...kakak bawa ke kamar dulu...."ucap Zack sambil menggendong Aliya yang masih rewel.Zia hanya mengangguk.Zack pun berlalu meninggalkan Zia dan Roky di ruang tamu.

__ADS_1


"hai Zi...."ucap Roky sambil tersenyum.Zia menoleh ke arah pria itu.Gadis itu nampak mengernyitkan dahinya melihat kondisi Roky yang nampak babak belur itu


"lo kenapa bonyok?"tanya Zia sambil mendudukkan tubuhnya di samping Roky.


"oh ...biasa....cowok...."ucap Roky sambil tersenyum menatap gadis pujaan hatinya itu


"berantem?"tanya Zia.


"ada yang gangguin gue di jalan...terpaksa lah gue ladenin...eh...jadi bonyok gini..."ucap Roky.


Zia meringis.Ia merasa ngilu sendiri melihat wajah Roky yang nampak kacau itu.Tangannya tergerak hendak menyentuh salah satu luka Roky yang berada di sudut bibir itu,namun....


"aaaakkkhhhh.....!!"pekik Roky membuat Zia kaget dan reflek menarik tangannya


"sakit ya....?maaf gue nggak sengaja..."ucap Zia.


"nggak...nggak apa apa...."ucap Roky.


"bentar...gue ambilin obat luka dulu...ucap Zia kemudian bergegas pergi mencari kotak obat miliknya.


Roky hanya tersenyum.


Tak lama kemudian Zia datang dengan sebuah kotak berisi obat obatan dan alat p3k lainnya.


Wanita itu kembali mendudukkan tubuhnya di samping Roky,dengan sabar dan telaten gadis manis itu mulai mengolesi luka luka lebam di wajah Roky dengan obat luka yang ada di tangannya.


"lo apa kabar Zi?"tanya Roky memulai perbincangan.


"baik..."jawab Zia singkat.


"kerja dimana sekarang?"tanya Roky lagi.


"nggak kerja....nggak dibolehin sama kakak..."ucap Zia.


"kuliah aja dong?" tanya Roky lagi


Zia hanya mengangguk.


"naik motor?"tanya Roky lebih mendominasi perbincangan.


"bener sih....bahaya....sekarang lagi nggak aman buat kamu sama Zizah keluar keluar....kalau nggak ada yang penting...mending di rumah aja...."ucap Roky.


Zia hanya tersenyum...


"besok pulang kuliah jam berapa?"tanya Roky lagi.


"siang sih...."jawab Zia.


"mau gue jemput nggak...?"tanya Roky lagi memberanikan diri.


Zia diam sejenak.


"emang nggak kerja?"tanya Zia.


"kerja....tapi kan besok den Angkasa pulang sore..."ucap Roky.


Zia masih fokus dengan wajah Roky.


"gimana?mau nggak?"tanya Roky harap harap cemas,ia berucap sambil tersenyum menatap wajah ayu Zia.


"bayar nggak?kalau bayar gue nggak mau"ucap Zia.


"ciiihhh....mau nya gratisan doang lo..."ucap Roky terkekeh.


"ya iyalah...sekarang apa apa mahal...harus pinter pinter ngirit ..."ucap Zia PD.


"ya udah gratis,tapi syaratnya... lo harus bolehin gue numpang makan di rumah lo...."ucap Roky.


Keduanya pun tergelak.Sepasang anak manusia itupun larut dalam obrolan santai mereka di ruang tamu rumah dua lantai tersebut.


...****************...


Sementara di tempat lain....

__ADS_1


Seorang pria berjambang yang kini tengah berada di atas ranjang bersama istrinya nampak mendengar kan dengan seksama sebuah informasi yang kini tengah diucapkan oleh ayah mertua nya melalui sambungan telepon.


Mata Zev menajam.Dada nya bergemuruh.Sesuatu yang dapat di rasakan dengan jelas oleh Nabila yang kini bersandar manja di dada bidang pria itu.


"oke...makasih pa....besok Zev akan coba menemui supir taxi itu...."ucap Zev.


Sambungan telepon pun terputus.


"ada apa?"tanya Nabila.


Zev menatap dalam wajah ayu itu.Ia kemudian menegakkan posisi duduknya di ikuti sang istri yang mengubah posisi tubuhnya.Kini keduanya duduk berhadapan di atas ranjang.


"kelinci....ada yang mau aku sampaiin ke kamu...."ucap Zev.


"apa?"tanya Nabila.


"kamu inget nggak....berita tentang napi yang kabur beberapa waktu lalu?"tanya Zev.


Nabila mengangguk samar.


"namanya Moreno...aku udah minta om Farhan untuk mencari tau semua tentang dia...dia adalah seorang pembunuh bayaran,dia sudah menggeluti profesinitu sejak belasan tahun lalu...."


"awalnya aku nggak peduli... karena aku pikir....aku nggak kenal....tapi setelah aku ingat ingat lagi.... kayaknya aku pernah melihat orang itu...."


"dan ternyata benar..dia adalah Moreno,dulu dia pernah di hajar habis habisan sama papaku.... karena ketahuan mencoba melakukan aksi pembunuhan ke papa aku....atas perintah salah satu musuh papa...."


"papaku?"tanya Nabila was was


"bukan....!orang orang seperti papa itu musuhnya banyak kelinci ...nggak cuma satu...."ucap Zev


"dulu Moreno udah hampir mati di hajar sama orang orang papa ..tapi akhirnya dia bisa kabur...."ucap Zev.


"dan sekarang...laki laki itu muncul lagi...dia kabur dari penjara setelah komplotannya tertangkap polisi...ini bahaya sayang..."


"aku sama papa berencana untuk membantu polisi,berkat bantuan om Farhan,kita udah berhasil mengantongi tempat yang kemungkinan para napi yang kabur itu berada di sekitar sana...besok,papa akan menghubungi salah satu kenalannya dari pihak polisi, menawarkan bantuan siapa tau kalau kita ikut bantu...Moreno akan cepat ketemu....dan aku...aku besok mau nemuin orang....dia adalah salah satu mantan anak buah Moreno...yang sekarang udah lepas dari penjahat itu...."ucap Zev.


"siapa?"tanya Nabila


"kamu ingat supir taxi rambut gondrong yang pernah beberapa kali nganter kita?"tanya Zev.


Nabila menggeleng....


"pokoknya itu lah.....dia adalah salah satu mantan anak buah Moreno....aku akan temuin dia...dan mengajak dia bergabung sama aku dan papa.... sama Roky juga.... karena ternyata...Roky adalah temennya supir taxi itu...dia juga mantan anak buah Moreno.... rencananya,kita berempat akan bantuin polisi mengusut kasus ini...siapa tau dengan begitu... Moreno bisa secepatnya ketemu.... sebelum dia melakukan kejahatan kejahatan lain diluar sana...."ucap Zev.


"kalau melibatkan anak buah nya langsung kan lebih gampang....dia pasti tau lebih banyak tentang Moreno...."ucap Zev


Nabila mengangguk paham....


"ya udah... terserah kamu aja....yang penting kamu jaga diri baik baik....aku nggak mau kamu kenapa kenapa serigala...."ucap Nabila.


"aku pasti baik baik aja sayang..tapi.....ada satu yang harus kamu tau....tentang Zack...supir taxi itu....."ucap Zev lembut dan berhati hati.


"apa?"tanya Nabila lagi...


"Zack.... adalah.... kakak kandung dari mantan karyawan mama....Zia...."


.


.


.


deeeeggghhhh....


"apa???!!"


...----------------...


***Selamat siang....


up 11:25...


yukk.. dukungan dulu...

__ADS_1


jangan lupa mampir juga di novel author lainnya***...



__ADS_2