
Moreno 👇
Disebuah lahan kosong tak terawat yang dipenuhi semak belukar dan rerumputan.Gadis itu terus berlari menghindari kejaran pria kejam yang masih terlihat kesakitan sambil berlari sedikit terpincang pincang itu.Moreno ternyata belum menyerah mengejarnya....!
Buugghhh.....
"aaahhh....!"
Zizah terjatuh karena tersandung akar ilalang.Gadis itu meringis merasakan perih di lututnya yang lecet.Dengan susah payah gadis itu bangkit.Ia tak boleh tertangkap oleh Moreno jika ingin hidup bebas.Dilihatnya ke belakang dalam posisi yang masih agak jauh,Moreno nampak celingukan mencari keberadaan Zizah yang tersungkur di antara rerumputan dan semak semak di sebuah pekarangan kosong yang tak terawat tak jauh dari sebuah tempat pemakaman umum.
Zizah sedikit membungkuk.Ia bersembunyi di antara semak semak yang cukup rimbun itu sambil menunggu Moreno pergi dari tempat tersebut,agar ia bisa segera lari ke jalan raya dan mencari bantuan.
Azizah meraih ponselnya.Ia segera mencari nomor ponsel Zack dan berusaha untuk menghubungi nya,namun tak ada jawaban.Kemana laki laki itu? Sepertinya ia sibuk sekali.Ia pasti tengah sibuk mencari keberadaan ponsel Ammar...!
Zizah meringsut.Suara langkah kaki pria kejam itu terdengar mendekat.Zizah sebisa mungkin tak bergerak,menghindari bunyi bunyi gesekan dengan daun agar tak menarik perhatian Moreno.Dalam hati sang gadis bis* tak henti mengucapkan macam macam doa agar diberi keselamatan oleh yang Maha Kuasa.Zizah mengintip sedikit dari balik semak semak.Moreno nampak berdiri tak jauh dari tempat nya bersembunyi sambil membawa pistol di tangan kanannya.Zizah makin tak bisa menyembunyikan rasa takutnya.Ia makin meringsut takut sambil terus mengamati pergerakan Moreno dari balik semak semak itu.
"aku tau kau ada di sini bis*...!keluar atau ku patahkan kaki dan tangan kakakmu....!!!!"hardik Moreno sambil mengacungkan pistolnya ke segala arah.
Azizah membekap mulutnya sendiri.Sungguh....ia benar benar sangat takut sekarang.
"keluar kau an*ing....!!!"bentak Moreno lagi.
Zizah makin ketakutan.Air matanya menetes namun sekuat tenaga ia membekap mulutnya sendiri agar tak menimbulkan suara.
"Azizah....!!!keluar....!!jangan memancing emosiku lagi....!!!!"bentaknya lagi.
doooooorrrrr.........
__ADS_1
Moreno menembakkan pistolnya ke udara membuat Azizah terjingkat kaget di tempat persembunyian nya.Untung tak sampai melompat dan ketahuan Moreno.
Cukup lama Moreno berjalan jalan di tempat itu mencari keberadaan Azizah,
Merasa tak mendapati sesuatu yang mencurigakan di tempat tersebut.Moreno memilih untuk perlahan menjauh dari tempat itu dan mencari ke tempat lain.Mungkin Azizah tak berada di tempat itu.
Moreno pun menjauh....
Azizah pun bisa bernafas lega.Akhirnya laki laki itu pergi...!
Zizah kembali meraih ponselnya.Zack belum memberinya kabar sampai saat ini padahal ini sudah hampir maghrib.Ia pun mengetikkan pesan pada pria itu,berharap nanti Zack akan membacanya dan tak akan khawatir jika nanti laki laki itu tak menemukan nya di rumah persembunyian.
Ya....hanya Zack yang bisa ia kabari saat ini.Memgingat ia hanya punya nomor ponsel Zack,Roky dan Ammar saja.
"Zack....Moreno mengetahui tempat persembunyian kita....dia tahu kalau kamu terlibat....jaga diri baik baik....aku akan pergi ke kantor polisi"tulisnya.
Zizah dengan cepat memasukkan ponselnya ke saku celananya.Ia kembali mengintip dari balik semak semak memastikan kondisi aman dan Moreno sudah pergi dari tempat itu.
Baru beberapa langkah, tiba tiba......
seeeeettttt.......
Tangan kekar itu menarik rambut belakang Azizah dengan begitu kasarnya membuat sang gadis tuna wicara memekik sakit sambil memegangi rambutnya.
"aaaaahhhh...!!"pekik Zizah
"mau kemana kau bisu?mau coba bermain main denganku hemm....?kau benar benar bosan hidup wanita sampah....!!" ucap Moreno sambil menghempaskan tubuh Zizah dan....
buuuuuggghhhh.....
__ADS_1
Pria itu menghantam wajah Zizah dengan tangannya yang masih memegang pistol membuat wanita bertubuh ramping itu terpelanting jatuh ke tanah.Zizah menyentuh wajahnya,hidungnya mengeluarkan darah bekas hantaman tangan besar laki laki itu.
Moreno belum puas...
Ia menarik lagi rambut belakang Azizah dan menyeretnya paksa.Zizah menangis .Lagi....tubuhnya di seret tanpa ampun oleh Moreno, seperti yang dulu pernah ia alami saat berada di rumah Moreno.
Azizah meronta ronta mencoba berontak.Laki laki itu tak peduli.Tak ada rumah penduduk di sekitar situ sehingga tak ada yang bisa dimintai pertolongan.
Moreno yang murka terus menyeret tubuh itu menuju mobil Moreno yang terparkir di halaman rumah persembunyian Azizah.
Tanpa mereka sadari,dari dalam sebuah mobil mewah yang terparkir di sisi jalan tepat di samping gerbang pemakaman umum,sepasang mata lentik menyaksikan aksi penganiayaan yang terjadi antara dua anak manusia itu.Wanita cantik berkacamata hitam yang baru saja ziarah ke makam salah satu orang tuanya itu menggelengkan kepalanya menyaksikan pemandangan itu.
"mau sampai kapan kamu menyakiti banyak orang?"gumamnya sambil terus menatap iba ke arah Moreno dan Zizah yang mulai menjauh.
Wanita itu meraih tasnya,lalu mengambil ponsel miliknya dan mencari nama seseorang di sana untuk dihubungi.
.
.
.
.
siapakah wanita itu?dan siapa yang akan dihubungi??
...----------------...
***Yuhuuuu.....hayooo...kira kira siapa??mau hubungin siapa?dan mau apa??
__ADS_1
yukkk... ramaikan kolom komennya biar yang udah crazy up ini seneng....
jangan lupa kasih dukungannya....🥰🥰***