
Di teras rumah megah bak istana itu...
Moreno berdiri angkuh dengan tangan yang dimasukkan ke dalam saku celananya, menatap Reza yang nampak celingukan mencari cari keberadaan Azizah.Sedangkan di belakang Moreno, seperti biasa Zack sudah berdiri dengan gagahnya mendampingi sang tuan dengan setia.
Ya....Moreno bahkan tidak memberi izin Reza untuk masuk ke dalam kediaman megahnya.Menunjukkan betapa angkuh dan bengisnya tabiat hati seorang Moreno.
"katakan....apa tujuan mu datang kemari?"tanya Moreno.
Reza nampak menggaruk garuk kepala belakang nya yang tak gatal.Moreno menatap tajam ke arah Reza,begitu juga Zack
"eehh....anu....begini tuan....saya kesini ingin memastikan keadaan Azizah...apa dia baik baik aja?dia nggak bikin masalah kan?"tanya Reza.
Moreno tak langsung menjawab.Ia masih menatap tajam pria di hadapannya itu,begitu juga dengan Zack,membuat Reza jadi sedikit takut.
"apa yang menjadi milikku...itu adalah urusanku....kau tidak perlu ikut campur"ucap Moreno.
Reza menunduk takut.
"katakan saja...apa tujuanmu datang kemari...tidak usah banyak alasan..!"ucap Moreno seolah paham maksud hati Reza.
"eeemmm.....begini tuan....sa...saya datang kesini berniat...mau pinjam uang lagi,...."ucap Reza.
Moreno mengangkat dagunya.
"bu....buat renovasi rumah tuan....rumah saya ancur...saya nggak punya uang buat benerin rumah saya..."ucap Reza.
Moreno menyeringai mendengar ucapan Reza.
Zack menggeleng kan kepalanya samar.
Inilah binatang yang sesungguhnya...!
Gadis bis* itu sedang berjuang melawan maut ciptaan Moreno di rumah ini sebagai gadis jaminan hutang,tapi laki laki itu kini justru datang lagi pada sang tuan,bukan untuk membayar hutangnya lalu membawa Azizah pulang,ia justru datang lagi untuk menambah hutang?dimana letak otakmu Reza??
Moreno mengangkat dagunya.Sepertinya menjadikan Azizah jaminan hanyalah alasan Reza dan keluarganya.Yang sebenarnya terjadi adalah mereka ingin menjual Azizah..!mereka ingin menukar gadis tuna wicara itu dengan uang yang berlimpah...!Dasar serakah...!!
"jadi maksudmu kau ingin menambah hutang mu?"tanya Moreno.
"benar tuan..."ucap Reza berbinar.
"lalu bagaimana dengan si bisu itu?"tanya Moreno
"dia masih akan mengabdi untuk anda tuan..!anda jangan khawatir,ia adalah gadis yang sangat bisa di andalkan...!ia pasti akan melakukan apapun yang tuan perintahkan..!ia sudah terbiasa menjadi pembantu tuan...!"ucap Reza begitu tega.
Zack mengehela nafas panjang lalu membuang muka kesal.Benar benar manusia gila...!apa ia tak tau bagaimana menderita nya Azizah di tempat ini?
"berapa yang kau inginkan?"tanya Moreno.
Reza berbinar...!
"lima puluh juta tuan...!"Reza cepat..
Moreno menatap tajam kearah Reza.
__ADS_1
"apa kau pikir aku pohon uangmu..bisa kau mintai uang sebanyak itu dengan begitu gampangnya?!"tanya Moreno dingin membuat Reza yang semula bersemangat kini menjadi menciut.
"ma....maaf tuan...ma...maksud saya....bukan begitu...."ucap Reza terbata bata.
Moreno masih menatap tajam ke arah Reza.
"ka...kalau boleh....du....dua puluh juta lagi saja tuan,.."ucap Reza.
Moreno masih dalam mode tenang namun mengerikan.Ia masih menatap tajam ke arah manusia tamak itu..!mencari kesenangan sendiri diatas penderitaan si gadis yatim piatu.
Tapi tak apa....toh Moreno juga menikmati nya.Dengan uang tujuh puluh juta saja ia bisa mendapatkan gadis belia yang pastinya masih suci seperti Azizah.Bukankah itu sudah menjadi sebuah keuntungan tersendiri bagi seorang Moreno yang memang hobi bermain main dengan perempuan?
"Zack."ucap Moreno datar.
"baik tuan"jawab Zack sambil membungkuk.Ia sudah sangat mengerti tanpa perlu Moreno menjelaskan panjang lebar.
Pria berkulit putih dengan rambut gondrong itu masuk ke dalam rumah.Tak lama ia kembali dengan sebuah amplop coklat yang sangat tebal berisi uang dua puluh juta permintaan Reza.
Reza nampak berbinar melihat amplop coklat di tangan Zack.Mudah sekali mencari uang...!ternyata Azizah berguna juga..tau gini...kenapa nggak dari dulu dulu saja ia menjual gadis bodoh itu..!pikir Reza
"tuan"ucap Zack sambil menyerahkan amplop itu pada sang tuan.
Moreno pun menerimanya.
"kapan kau akan melunasi hutang hutangmu ini?"tanya Moreno.
"tuan jangan khawatir.... secepatnya saya pasti akan mengembalikan uang uang tuan....!sekarang biar Azizah bekerja di sini dulu...tuan bisa memanfaatkan nya dengan baik tuan..."ucap Reza membuat Zack yang berada di belakangnya nampak kesal.Ucapan Reza benar benar menjijikkan..!
Moreno menyeringai.Ia suka dengan manusia model begini..!rela memberikan apapun padanya hanya demi uang...! dasar manusia serakah...!
"cepat pergi dari rumahku..!aku sudah muak melihat wajahmu....!"ucap Moreno dingin.
"baik tuan...kalau begitu saya permisi...mari tuan...!!"ucap Reza kemudian pergi meninggalkan tempat itu dengan menggunakan sepeda motor knalpot bising miliknya.
Seperginya Reza.
"Zack"ucap Moreno.
"saya tuan"jawab Zack.
"sudah kau selesaikan tugasmu?"tanya Moreno.
"laki laki itu sudah tewas tuan,sesuai permintaan Joe"ucap Zack.
Ya....ia baru saja melancarkan aksinya sebagai pembunuh bayaran berdarah dingin.Ia baru saja selesai membunuh pria tua yang menjadi saingan bisnis Joe,orang yang menyewa jasa Black Devil.
Moreno menyeringai.Zack memang selalu bisa diandalkan...!
"bagus..."ucap Moreno.
"panggilkan aku ja*ang untuk menemaniku malam ini...!"ucap Moreno lagi sambil berbalik badan dan berlalu melewati Zack dan masuk ke dalam istana megahnya.Zack hanya mengangguk patuh.
"dan satu lagi...."ucap Moreno tiba tiba mengentikan langkahnya tepat di depan pintu.
__ADS_1
Zack berbalik badan menoleh ke arah sang tuan.
"aku ingin si bis* itu menghadap ku besok...!aku tidak mau menunggu pera*an itu lama lama...!aku sudah mengeluarkan banyak uang untuk mendapatkan nya...!"ucap Moreno.
"akan saya laksanakan tuan..."jawab Zack sambil membungkuk hormat.
Moreno pun berlalu meninggalkan tempat itu.Zack segera meraih ponselnya, mencari nama seorang penyedia jasa wanita malam langganan sang tuan,lalu memintanya untuk mengirim kan satu anak buah terbaiknya untuk menemani bos besarnya malam ini.Setelah selesai,Zack segera masuk kedalam rumah megah itu.Menaiki tangga dan menuju kamarnya yang berada di di lantai dua.
ceklek....
pintu terbuka....
Zack melepaskan jasnya dan membuangnya asal.Ia kemudian menghempaskan tubuhnya di atas ranjang empuknya itu lalu melipat kedua lengannya di bawah kepala dan menggunakannya sebagai bantal.
Zack terdiam sejenak menatap langit langit.Tiba tiba ia bangkit,lalu berjalan menuju balkon kamarnya.Zack meremas sisi atas pagar besi balkon kamarnya, menggunakan nya sebagai penopang tubuh tegapnya,ia mengedarkan pandangannya menatap ke sekitar kolam renang, halaman belakang dan gudang yang dapat dilihat langsung dari tempatnya berdiri saat ini.
Zack kini memfokuskan matanya menatap gudang lusuh di sana.Tempat dimana wanita bis* bernyali kuat itu kini tengah dikurung.Ada setitik rasa kasihan dalam diri Zack.Hidupnya begitu malang.Mungkin lebih malang dari dirinya...
Saat ia tengah sibuk dengan pemikirannya sendiri,tiba tiba...
tingg....
Ponsel di saku celananya berbunyi.Zack merogoh saku itu lalu mengeluarkan benda pipih miliknya dan membukanya.
1 pesan masuk
Zia❤️
Zack mengernyitkan dahinya..
Saat ini jam sudah menunjukkan pukul tiga pagi.Kenapa gadis tersayangnya ini belum tidur...?
Zack membuka pesan tersebut.
"hai cowok ganteng..."tulisnya.
Zack tersenyum.Ia kemudian mengetikkan sesuatu di room chat nya dengan gadis itu.
"*jam segini belum tidur....besok kuliah pagi telat lagi...ribet lagi....."tulisnya.
"enggak....aku nggak akan balik tidur....aku mau nungguin pagi..."
"yakin?"
"yakin laaahh....."tulisnya*.
Aksi berbalas pesan di pagi pagi buta itu terus berlanjut.Zack sesekali terkekeh membaca pesan dari satu satunya wanita penyemangat nya itu.
Siapakah Zia??
...----------------...
***SELAMAT PAGI....
__ADS_1
UP 05:30
YUKK....KASIH DUKUNGANNYA DULU...🥰🥰🥰***