
Di sebuah jurang yang cukup curam....
Sekelompok manusia berseragam serba hitam nampak berpencar menyisiri tempat yang ditumbuhi semak belukar itu.Kini mereka sebagian sudah turun ke dasar jurang.Mencari keberadaan wanita yang sampai sekarang belum tau dimana keberadaan nya.
Diperlukan perjuangan yang tak mudah untuk bisa sampai di bawah sana.Lantaran medan yang terjal dan kemiringan yang hampir sembilan puluh derajat membuat para anak buah tuan Moreno itu cukup kesulitan untuk bisa mencapai dasarnya.
Zack dengan rambut yang dicepol dan kaos lengan panjang yang di naikkan hingga ke siku nampak begitu serius menyisir tiap jengkal tanah hutan belantara itu.Ia terus berjalan kesana kemari menembus hutan di dasar jurang guna mencari keberadaan wanita malang berparas manis yang seolah secara perlahan mulai menguasai pikiran nya tersebut.
"keluar sayang....jangan sembunyi lagi...kamu kemana?"ucap Zack lirih sambil terus menggerakkan parang di tangannya menebas dedaunan yang menghalangi jarak pandangnya.
Sedangkan disampingnya,Rocky sesekali melirik ke arah sang sahabat.Rocky bukan laki laki tuli.Ia masih bisa mendengar suara lirih pilu penuh kekhawatiran dari bibir Zack yang sedari tadi seolah tak henti komat kamit memanggil nama sang gadis dengan sebutan peri dan.....sayang??
Lagi... Rocky tersenyum tipis.Zack begitu perhatian pada wanita itu.Sebuah perhatian yang tak lazim jika Zack mengaku hanya sebatas kasihan pada wanita itu.Ia yakin....laki laki itu sebenarnya mulai memiliki rasa tersendiri untuk sang gadis tuna wicara.Namun sepertinya Zack belum menyadari nya.
Zack mendudukkan tubuhnya, menyandarkan raga yang begitu letih itu di bawah pohon yang cukup rindang di sana.
Sudah hampir gelap.Namun sampai sekarang tak ada satupun petunjuk yang menunjukkan dimana keberadaan wanita manis berkulit putih itu.
Zack menatap nanar langit yang perlahan mulai berubah warna dari biru ke jingga....
"kamu dimana sayang?"ucap Zack lagi.Entah sudah yang keberapa kalinya hari ini.
"keluar peri....aku cuma butuh memastikan kondisi kamu sekarang...."ucapnya begitu lirih dengan mata menatap nanar ke atas sana.
Ya....katakanlah Zack hampir putus asa.Sama sekali tak ada tanda tanda Azizah di dasar jurang ini.Ya....jikapun memang gadis itu benar benar tewas,maka setidaknya ia ingin melihat jasadnya.Tapi nyatanya....
Tak ada jasad di dasar jurang.Hanya ada beberapa bercak darah mengering di bebatuan runcing di dasar jurang itu.
Apakah itu darah Zizah?
Entahlah....tak ada yang tahu....!
Malam makin gelap.Pencarian untuk sementara pun terpaksa dihentikan lantaran ini di dasar jurang dan jalan untuk kembali naik ke atas medannya cukup sulit.Mau tak mau mereka harus kembali dulu ke istana Moreno dan melanjutkan pencarian esok hari.
Rocky mendekati Zack yang masih terduduk lesu.Ia menepuk pundak pria itu untuk memberinya semangat.
"pulang yok....besok kita cari dia lagi..."ucap Rocky.Zack menatap sekilas sahabatnya itu kemudian mengangguk.
Zack bangkit,ia melangkah gontai meninggalkan tempat tersebut.
"lo udah bilang ke tuan Moreno soal ini?"tanya Rocky.
Zack hanya menggelengkan kepalanya.
"lo cepet cepet kasih tau deh....lebih cepat lebih baik....dari pada dia pulang ngamuk ngamuk..."ucap Rocky.
__ADS_1
Zack hanya mengangguk lesu.Lagi....seutas senyum tipis terbentuk dari bibir Rocky melihat sang sahabat yang nampak tak bersemangat seolah baru saja kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidupnya.
.
.
.
...****************...
Malam mulai larut....
Di sebuah rumah sederhana yang letaknya sedikit terpencil dari pemukiman warga.....
Seorang gadis manis baru saja selesai dengan ibadah sholat malamnya.Wanita berambut sebahu itu kemudian melipat mukena pemberian laki laki yang kini berbaik hati menyembunyikan nya itu dan meletakkannya di atas ranjang berukuran 160x200cm tersebut.
Ya....itu adalah gadis yang kini sedang dicari cari oleh banyak pihak,Azizah....!
Gadis malang penyandang tuna wicara tersebut lantas keluar dari kamarnya saat mendengar suara pintu utama rumah sederhana tersebut terbuka.
"hai...."ucap seorang pria sambil tersenyum.
Pria berpostur tinggi dengan kulit putih itu kemudian duduk di sofa ruang tamu,meletakkan sebuah kresek berisi makanan untuk Azizah.
"makan dulu gih...."ucap pria tersebut.
Zizah mendekat, lalu duduk di samping sang pria.Ia meraih note book barunya lalu menuliskan sesuatu di sana dan menyerahkan nya kepada sang pria.
"kamu baik banget mas.....maaf ya ngrepotin...."tulisnya.
Pria itu tersenyum...
"santai aja...gue ngelakuin ini...karena gue nggak mau lo terus terusan berada di neraka itu ..."ucap sang pria
Azizah hanya tersenyum.Sungguh...ia benar benar berhutang budi kepada laki laki itu.Laki laki yang sudah menembaki ban mobil Moreno lalu membawa gadis malang itu kabur dan menyembunyikan nya disini.
"tapi lo jangan salah paham....gue peduli bukan berarti gimana gimana loh ya.....jangan baper lu...."ucap pria itu membuat Zizah terkekeh.
"dah...lo makan gih ...abis itu tidur....gue nggak bisa lama lama...."ucap pria itu lagi
"oh ya....untuk sementara lu jangan keluar keluar dulu deh... walaupun cuma ke teras.... karena gue nggak tau....tuh anak buah si duda tuwir sampai mana nyebarnya....takutnya ada yang liat....ntar malah bahayain nyawa lo lagi...."ucap pria itu lagi.
Azizah hanya mengangguk sambil tersenyum.
__ADS_1
"gue balik ya...di makan...jangan lupa kunci pintu...."ucap pria itu.
Zizah lagi lagi hanya mengangguk sambil tersenyum.
Sang pria pun bangkit dan hendak menuju pintu, namun saat baru saja ia menyentuh gagang pintu,laki laki itu kembali menoleh....
"oh ya....lo tau nggak....selama lo ngilang....ada satu laki laki yang bener bener terpuruk merasa kehilangan lo...."ucap nya.
Azizah memiringkan kepalanya.
"ka...aaaa.....?"ucap Zizah.
(kak Ammar?)
"bukan....bukan kakak lo...."ucapnya.
Zizah mengernyitkan dahinya.Siapa kalau bukan Amar?
"besok deh....gue bawa dia kesini....kasihan gue lama lama liat dia kek orang bego'...."ucap pria itu.
Azizah masih nampak berfikir.Siapa yang laki laki yang merasa kehilangan dirinya selain Ammar?
"jangan lupa....besok dandan yang cantik....gue bakal bawa dia kesini buat lo...!"ucap pria itu.
Azizah hanya mengangguk.
"gue balik dulu ya....bye...."ucap pria itu sambil melambaikan tangannya.
Azizah pun hanya membalasnya sambil tersenyum.
Wanita itu kemudian mendekati pintu dan menguncinya dari dalam sesuai perintah pria tersebut.
...----------------...
***Haiii....
selamat sore menjelang malam....
udah crazy up niiiiiiihhhhh....
mana dukungan nya yang banyak??
hayoooo.....kira kira siapa tuh laki laki??pasti udah bisa bebak....!
yukkk.... ramaikan kolom komentar nya.....🥰🥰***
__ADS_1