
Malam makin larut....
Didalam gudang lusuh nan kotor yang minim penerangan...
krruuukkk....krruuuukkk....krruuukkk....
Gadis tuna wicara itu memegangi perutnya yang keroncongan.Sejak kemarin siang setelah pulang kerja dan berakhir tidur di halaman hingga kini lewat tengah malam,Azizah belum memakan sesuap nasipun.Perutnya terasa perih.Tenggorokannya kering.Moreno benar benar tak memberinya makan sedikitpun.Sepertinya laki laki itu benar benar murka dan ingin melihatnya memohon ampun pada pria empat puluh tahun itu.
Azizah menyandarkan tubuhnya pada tembok di samping pintu gudang lusuh itu.Ia tak berani beranjak dari tempat itu sedari tadi.Bau anyir sejak tadi menyeruak dari ruangan tersebut,membuat perutnya juga terasa mual dan pusing di kepala.Entahlah...apa fungsi gudang itu sebenarnya,gudang itu begitu kotor dan di beberapa bagian terdapat bercak bercak merah seperti darah membuat Azizah juga sedikit ngeri dibuatnya.
Azizah mengarahkan pandangannya ke langit langit.Jam berapa sekarang?bahkan waktu saja ia tak tau.Tak ada jam dinding,tak punya jam tangan,apa lagi ponsel,membuatnya buta waktu sekarang.Pikirannya kini kembali melayang layang memikirkan nasib sang kakak di luar sana.
Sedang apa pria itu sekarang?tinggal sendiri bersama tante dan kedua sepupunya,apakah Ammar diperlakukan dengan baik disana?
Azizah memejamkan matanya.Ia merindukan laki laki itu.Sangat rindu.....
Ketika ia tengah sibuk dengan pikirannya sendiri,tiba tiba....
kriiiiieeeettt......
Pintu besi yang sedikit berkarat itu terbuka.Azizah meringsut merapatkan tubuhnya ke dinding gudang lusuh itu.
Moreno datang,masuk kedalam gudang itu namun kini tanpa Zack di belakangnya.
Moreno berdiri di hadapan Azizah, menatap angkuh ke arah wanita yang nampak memalingkan wajahnya tak mau menatap Moreno.
"bagaimana bis*?kau masih ingin tetap di sini?"tanya Moreno.
Azizah tak bergeming.
Moreno berjongkok dihadapan Azizah.Tangannya tergerak hendak membelai rambut hitam wanita itu namun Zizah menolak.
Moreno tersenyum smirk.
"nyalinya besar juga ternyata,.!"ucap Moreno.
"padahal kau hanya perlu menurut padaku...maka kau akan bebas dari gudang tempatku membunuh banyak orang ini....!tapi nyatanya kau begitu keras kepala...!"ucap Moreno.
"mohon ampun lah pada ku bis*.....dan jadilah budak yang baik,maka kau akan ku bebaskan dari tempat ini...!"ucap Moreno.
Azizah masih tak bergeming.Ia bahkan terkesan mengacuhkan ucapan Moreno dengan terus memalingkan wajahnya seolah tak mendengar ucapan laki laki itu membuat Moreno yang tak sabaran pun naik darah.
"ternyata selain bis* kau juga tuli??lihat wajahku gadis bodoh...!!"ucap Moreno bengis penuh penekanan.Ia tersenyum sinis ke arah sang gadis.
Moreno menggerakkan tangannya mengusap paha mulus gadis polos itu dan hendak menyusup masuk ke dalamnya namun....
seeettttt....
plaaaaakkkk.....
Azizah menepis tangan itu dan dengan cepat menampar pipi berbalut jenggot milik Moreno.
Azizah benci pria kurang aja* ini.Nanum Moreno tak kalah murka..!berani beraninya gadis sia*an ini menampar pipinya....!
seeeettttt......
Moreno kembali menarik rambut Azizah kuat ke belakang,membuat gadis itupun meringis kesakitan.
__ADS_1
"kau benar benar menguji kesabaran ku bis*....!!"ucap Moreno.
Azizah memejamkan matanya merasakan sakit dan pusing di kepala bagian belakangnya akibat cengkeraman tangan Moreno.Pria itu bangkit.Ia menyeret gadis yang masih dalam posisi bersimpuh itu keluar tanpa ampun.Azizah meringis,air mata mulai menetes dari pelupuk matanya saat Moreno dengan kasarnya menyeret tubuh yang mulai lemah karena lapar itu dengan tanpa ampun membuat kakinya yang mulus kini bergesekan langsung dengan batu batu jalan setapak yang menghubungkan antara gudang,kolam renang dan rumah megah milik Moreno.
Laki laki itu terus menarik tubuh itu tanpa ampun.Suara rintihan sesekali terdengar dari mulut Azizah membuat Moreno makin bersemangat untuk memberikan pelajaran pada gadis tuna wicara itu.
Mereka sampai di tepi kolam renang.Mereno meraih kepala Azizah,dan tanpa aba aba ia menenggelamkan wajah gadis itu ke air kolam yang dingin berkali kali membuat gadis itu kesulitan untuk bernafas.
Azizah kelabakan.Namun Moreno tak peduli.Ia menangis namun Moreno justru merasa puas.
Buuuggghhhh...
Laki laki kejam itu kembali melempar tubuh Azizah.Wanita yang tak mampu berbicara itu menangis tanpa suara.Tubuhnya benar benar terasa remuk.Azizah yang basah kuyup mencoba bangkit dari posisinya yang tersungkur saat ini.Namun.,..
seeeetttt.....
"aaaaa....."suara itu lolos dari bibir tipis Azizah.Moreno kembali menjambak rambut hitam itu dan mendongakkan wajah sang wanita bis* membuat Azizah meringis kesakitan.Air matanya sudah tak bisa disembunyikan lagi mendapatkan perlakuan yang tak manusiawi dari laki laki itu.
"kau sudah bersedia mengikuti semua perintahku gadis bodoh?"tanya Moreno yang kini mendekat kan posisi wajahnya pada wajah Azizah yang basah kuyup.
Azizah menatap tajam pria di hadapannya itu.Dadanya naik turun..!dengan air mata yang masih terus jatuh dan kebencian yang mulai memuncak...
plaaaaakkkkkk.....
Lagi....Azizah menampar pipi Moreno dengan kerasnya membuat pria itu terdiam seketika.Andai wanita itu bisa berucap,maka ribuan cacian dan umpatan sudah pasti ia layangkan pada laki laki kejam itu.
Moreno meradang.Ia mengerang bak harimau lapar.Tatapan mata coklatnya menatap tajam ke arah Azizah yang nampak menatapnya dengan penuh kebencian.Kemudian dengan satu gerakan.
buuuggghhhhh....
Moreno mendorong tubuh Azizah hingga kembali jatuh ke tanah.Badan besarnya dengan cepat menindih tubuh ramping mungil milik si gadis bis* itu tanpa peduli dengan keberadaan para anak buah yang berdiri di sekitar mereka.Moreno yang hilang kesabaran pun mulai menjamah tubuh itu tanpa permisi.Merobek kaos hijau lengan panjang milik Azizah dan mulai menggerakkan kepalanya mencicipi tiap inchi tubuh bagian atas Azizah.
Sreeekkkkk.......
Kaos hijau lengan panjang itu kembali dirobek, membuat nya makin tak berbentuk karena ulah Moreno.Laki laki itu kemudian mulai memangsa dua benda kembar milik Azizah membuat gadis itupun sekuat tenaga mencoba menjauhkan kepala Moreno dari sana.Tiba tiba.....
"tuan..."ucap seorang pria gondrong yang tiba tiba datang.
Moreno tak peduli.Ia masih asyik dengan makanan nya yang berada di bawahnya.
"tuan...!"ucap Zack lagi.
Moreno masih tak peduli.Azizah makin menangis.
"tuan Moreno..!"
seeeetttt....
"anj*ng....!!!"
Moreno melepaskan Azizah.Dan dengan gerakan cepat ia menendang udara dengan penuh emosi.Ia tak suka kesenangan nya di ganggu..!
Moreno mendekati Zack.Ia mencengkeram kerah kemeja hitam Zack dengan penuh amarah.
"apa kau sudah lupa tentang apa yang kusukai dan yang tidak kusukai Zack?!!"tanya Moreno murka pada Zack.
Zack masih bisa bersikap tenang.
__ADS_1
"maaf tuan..saya hanya ingin memberitahukan pada tuan, bahwa ada Reza yang ingin bertemu dengan tuan..."ucap Zack
Moreno masih menatap bengis kearah Zack.
"sepertinya ia ingin bicara serius dengan tuan"ucap Zack lagi
seeetttt....
Moreno menghempaskan tubuh Zack.Ia kemudian menoleh ke arah Azizah yang sudah bangkit menunduk dengan dada naik turun sambil meremas kaosnya yang sudah tak berbentuk.Nafs* Moreno sudah hilang..!Zack sudah mengacaukan mood nya...!
Laki laki itu kembali menatap tajam ke arah Zack yang menunduk.
"seret ia kembali ke gudang...!"ucap Moreno.
"baik tuan..."jawab Zack sambil menunduk.
Moreno pun pergi.Berlalu meninggalkan tempat itu.
Seperginya Moreno.....
Zack mendekati Azizah dengan tatapan mata tajam ke arah wanita itu.Azizah meringsut mundur sambil sesenggukan.Ia takut..!
Zack berhenti tepat di hadapan Azizah.Menatap tajam wajah basah kuyup yang terus menunduk itu dengan raut wajah yang sulit diartikan.
"kau memang benar benar keras kepala..!"ucapnya pelan namun penuh penekanan dengan gigi gigi yang mengetat.
Seeeetttt....
Zack menarik tangan Azizah kasar dan menyeretnya kembali menuju gudang.
Sesampainya di dalam gudang.
Azizah masih sesenggukan...!
"sudah ku bilang... jangan membuat masalah disini...kau tidak tau sedang berhadapan dengan siapa..!"ucap Zack kesal.Azizah mendongak menatap tajam ke arah Zack.
"kau lihat bercak bercak darah di tembok itu,..!itu adalah bercak darah manusia manusia yang membangkang pada tuan Moreno...!"ucap Zack sambil menunjuk ke arah bercak merah di tembok dan lantai gudang itu.Ternyata itu darah....pantas saja bau anyir.
Azizah kemudian meraih tas selempang nya yang tergeletak di lantai lalu mengambil note book dan menuliskan sesuatu di sana kemudian menyerahkan nya pada Zack.
"lebih baik aku mati daripada harus tunduk pada tuanmu...!"tulisnya.
Zack menatap datar ke arah Azizah.
"jadi menurutmu harga diri lebih penting?"tanya Zack pada Azizah.
"ada saatnya kita harus rela menurunkan ego dan mengabaikan prinsip demi orang yang kita sayangi....!ingatlah gadis kecil...diluar sana,masih ada seseorang yang membutuhkan mu...dia masih menginginkan kau untuk tetap hidup...!"ucap Zack membuat Azizah terdiam.Kedua mata itu saling pandang dengan tatapan mata yang sulit diartikan.
Zack merogoh saku jas hitamnya, mengeluarkan sebuah roti kemasan,meraih tangan Azizah lalu meletakkan roti tersebut di tangan sang gadis bisu.
"sembunyikan bungkusnya"ucap Zack kemudian pergi meninggalkan tempat itu.
...----------------...
selamat pagii
***Up 04:56
__ADS_1
yukkk kasih dukungan dulu..🥰🥰***