
"aku mau kau yang memandikan ku....." ucap Moreno dengan senyum Psycopath nya.
.
.
degggghhhhh
Azizah reflek mendongak ke arah Moreno yang kini menatapnya tajam.
Apa maksudnya?ia harus memandikan pria dewasa ini? seperti memandikan anak kecil?gila...! menjijikkan sekali....!pikir Azizah.
Seumur hidupnya ia tak pernah melakukan hal seperti itu.Ammar yang cacat saja masih bisa mandi sendiri.Lah ini si Moreno yang sehat dan kuat minta dimandikan?
Membayangkannya saja Zizah sudah jijik sendiri.Menyentuh tubuh pria itu dan membersihkan nya bak seorang anak kecil.
Azizah bergidik ngeri.Sebuah reaksi tubuh yang dapat ditangkap dengan jelas oleh mata tajam Moreno.
"apa yang kau pikirkan?"tanya Moreno tanpa lepas menatap tajam kearah Azizah.
Wanita itu menunduk lagi lalu menggeleng kan kepalanya.
"cepat lakukan tugasmu...!aku tidak suka berlama lama menunggu...!"ucap Moreno.
Azizah mengangguk ragu.Ia tak punya pilihan lain.Lagi lagi,dengan dalih menjaga keselamatan sang kakak,ia akan mengikuti kemauan Moreno.Dalam hatinya tak henti memutar otak, bagaimana ia akan menghadapi laki laki ini.Sudah pasti pria itu akan berbuat macam macam padanya di dalam kamar mandi sana...!
Azizah masuk ke dalam kamar mandi di ikuti Moreno di belakangnya.Gadis itu seolah masih terus berfikir, bagaimana ia akan lolos nantinya jika sewaktu waktu Moreno menyergapnya.
kleeek...
pintu kamar mandi ditutup oleh Moreno membuat Azizah makin gugup.Laki laki itu mendekati sang pelayan pribadi dengan tatapan mata tajam bernaf*u.
"aku mau pakai shower"ucapnya dingin.
Azizah mengangguk.
Moreno kemudian melepaskan boxernya dan melemparkan bends pembungkus pusakanya itu ke arah Azizah.Gadis itupun susah payah menangkapnya lalu memasukkannya ke keranjang baju kotor.Tubuh tinggi besar dengan bulu bulu halus itupun terlihat sempurna tanpa sehelai benangpun yang menutupi nya.Azizah meraih gagang shower,lalu mulai menyiram tubuh tegap bertato itu sambil memalingkan wajahnya seolah tak mau menyaksikan pemandangan berupa dua bongkahan besar dada Moreno dan perut sixpack yang begitu menggiurkan dimata kebanyakan wanita itu.
"lihat aku bodoh..!jangan memalingkan wajahmu seperti itu...!"ucap Moreno dingin.
Azizah makin gemetar.Ia pun menoleh.Kini fokus matanya hanya tertuju pada dada bidang Moreno yang terpampang nyata di hadapannya.Ia tak mau melirik ke yang lainnya.Takut....!
Azizah yang gemetar pun mengambil sabun dan mulai mengusap tubuh kekar itu.Moreno masih belum beraksi.Ia menatap tajam wanita yang kini wajahnya terlihat sedikit basah karena ikut terkena percikan air shower.Birahinya mulai naik saat berhadapan dengan wanita yang pastinya masih suci ini.Apalagi kini jari jari lentiknya mengusap usap tubuh tegapnya membuat sesuatu di bawah sana sudah pasti mulai mengeras.Moreno menyeringai,kemudian dengan satu gerakan...
__ADS_1
settt....
.
.
.
buuuuuggghhhh.....
Moreno menarik tubuh Zizah dan menghempaskan nya ke dinding kamar mandi membuat Azizah pun terkejut.
Mata bulatnya seketika membola menatap kearah pria dewasa yang kini mengungkung tubuhnya dan memandanginya bak manusia kelaparan.
"kau cantik sekali sayang"ucap Moreno dengan senyuman iblis di bibirnya .
Azizah panik.Namun lagi lagi,ia mencoba tetap tenang.
"tidak salah aku mengangkatmu sebagai budakku...kau adalah budak tercantik yang pernah ku miliki"ucap Moreno makin membuat Azizah waspada.Diam diam wanita itu memasukkan tangannya ke saku rok seragam nya yang berada di sebelah kiri.
Tangan kekar Moreno mulai bergerak memainkan ibu jarinya di bibir merah muda wanita itu.Sebuah pergerakan yang sangat lembut namun terasa begitu menakutkan bagi Azizah.
"kau sudah pernah berci*man sebelumnya?"tanya Moreno.Azizah menggelengkan kepalanya.
"oh ya?kenapa?apa kau juga belum pernah berpacaran?"tanya Moreno lagi
"woooww....itu artinya kau masih suci bisu?"tanya Moreno lagi.Azizah tak menjawab.Ia benar benar risih dengan pertanyaan itu
Moreno kembali menyeringai.Ia menatap lapar wanita yang nampak ketakutan itu.Ia kemudian mendekatkan wajahnya pada wajah Azizah membuat si gadis tuna wicara mulai memasang mode awas.
"aku akan mengajarimu cara berci*man sayang...."bisik Moreno yang kini posisinya begitu dekat dengan Azizah.
Azizah menggelengkan kepalanya.Moreno mencengkeram dagu Azizah dan mulai mendekatkan bibirnya pada bibir si gadis malang.Kemudian....
...
...
...
"aaaaaakkkkkkhhhhhh....! anj*ng....!!”umpat Moreno sekuat tenaga.Ia mundur sambil menutup matanya menggunakan kedua tangan nya saat merasakan perih di indera penglihatan nya tersebut.Ya...Azizah menyemprotkan senjatanya yang berupa campuran air dan bubuk cabai itu ke mata Moreno membuat mata pria gila itupun pedih tak tertahankan.
Azizah secepat yang ia bisa pun lari meninggalkan tempat tersebut.Moreno berteriak memanggil si gadis bis* sambil terus melemparkan makian dan umpatan hebat pada wanita itu.Tapi Azizah tak peduli.Yang penting ia harus lari dulu...!perkara bagaimana nasibnya nanti....pikir belakangan...!
__ADS_1
Azizah berlari secepat mungkin.Moreno yang masih dalam kondisi telan*ang bulat pun berusaha mengejarnya dengan mata pedihnya.
"tangkap wanita sial*n itu...!!!" ucap Moreno lantang setelah sampai di luar kamarnya .
Para anak buah di dalam rumah yang mendengar titah sang Raja itupun segera beraksi.Mereka berusaha mengejar Azizah yang lari tunggang langgang, namun begitu sulit.Wanita itu berontak dengan cara melempari para anak buah itu dengan benda apapun yang ia temukan.Guci,asbak,vas bunga,bahkan sendalnya sendiri.
Azizah terus berlari menuju pintu utama,ia membuka gagang pintu untuk secepatnya bisa kabur keluar dari rumah itu namun....
buuuuuggghhhh.....!
"aaahhh.....!"
Azizah jatuh tersungkur saat tanpa sengaja ia menabrak tubuh kokoh yang ternyata sudah berdiri di balik pintu.
Azizah mendongak..
Zack....!
laki laki itu lagi.Kaki tangan Moreno yang selalu bisa menjalankan tugas dari Moreno dengan sangat baik dan bersih.
Zack menatap tajam ke arah Azizah yang berada di bawah kakinya.
"ulah apa lagi yang perbuat disini gadis bodoh?"tanya Zack geram.
Azizah tak bergeming.Ia menatap benci ke arah pria itu..!pria tanpa ekspresi yang seolah punya kepribadian ganda...! terkadang bisa baik,namun terkadang bisa keji.
Zack meraih tangan Azizah lalu menyeretnya masuk.
Moreno turun dari tangga menuju ruang tengah dengan handuk kimono membungkus tubuhnya.
Ia menatap tajam ke arah si gadis pembangkang yang selalu membuatnya naik darah itu.Naf*u nya hilang...!ia muak dengan gadis pembuat onar itu.
”Roky...!!"ucap Moreno memanggil salah satu anak buahnya.
"saya tuan"ucap Roky mendekat
"ambilkan cambuk....!!'ucap Moreno dingin dengan seringai iblisnya membuat Azizah seketika itu juga menoleh ke arah pria itu.
Cambuk??untuk apa?apa yang akan laki laki itu lakukan padanya??
...----------------...
Selamat pagi....
__ADS_1
up 03:20
yukkk....kasih dukungan dulu yuk.....biar semangat yang nulisnya....🥰🥰