
Di ruangan pribadi pemilik club malam tersebut....
Seorang pria berkemeja abu abu dengan celana panjang bahan berwarna senada yang merupakan pemilik tempat hiburan malam itu.Pria berusia tiga puluh lima tahunan berkacamata itu nampak duduk di kursi kerjanya dalam kondisi terikat.Ia terlihat ketakutan, berkali kali ia memohon untuk dilepaskan pada beberapa pria berseragam hitam hitam yang nampak mengepungnya, menatapnya dengan tatapan mata buas seolah ingin segera menerkam tubuhnya.
Sementara di ruangan yang sama,tak jauh dari posisi sang pemilik night club....
Zack dan Moreno nampak mengamati layar laptop yang menunjukkan rekaman cctv dari halaman parkir,pintu masuk hingga ruang utama night club tersebut.Satu yang menjadi fokus mereka.Seorang pria bertopi dengan jaket kulit yang nampak memasuki club malam tersebut dengan berjalan kaki tanpa membawa kendaraan.Pria itu terlihat begitu menyembunyikan identitasnya, terbukti dari topi yang ia kenakan dan kedatangan nya yang tanpa menggunakan kendaraan apapun membuat Moreno cukup kesulitan untuk mengenali laki laki itu.Siapa sebenarnya dia..? Sepertinya laki laki itu sudah sangat hafal tempat tersebut,sehingga ia bisa bergerak sangat rapi tanpa meninggalkan jejak sama sekali.
Ya....laki laki itulah yang sudah menaruh racun di minuman Moreno,membuat sang raja kini murka karena ulahnya.
"kenapa tidak ada jejak sama sekali...?"gumam Moreno.Zack melirik sejenak ke arah sang tuan lalu kembali fokus pada laptop di hadapannya.
"sepertinya ini sudah direncanakan dengan sangat matang tuan..."ucap Zack.
Moreno tak menjawab.Ia masih fokus pada layar laptop itu membuat sang pria gondrong di sampingnya ketar ketir karena sesungguhnya ini semua adalah rencananya dan Roky.Roky lah pria bertopi dan berjaket kulit yang saat ini tengah Moreno amati dari rekaman cctv night club tersebut.
Zack benar benar gugup.Mata tajam Moreno tak lepas dari layar laptop itu sejak tadi,membuat jantungnya makin berdegup tak karuan namun lagi lagi,ia harus bisa menyembunyikan nya.
"Zack..."ucap Moreno.
"saya tuan...."jawab Zack
"aku mau pulang....tugasmu ..cari tau siapa kepar*t ini...!aku mau tiga hari dari sekarang kau sudah membawa laki laki ini ke hadapanku....!kerjamu mulai lelet akhir akhir ini..."ucap Moreno memerintah sekaligus menegur sang tangan kanan.
"akan saya laksanakan tuan"jawab Zack penuh hormat.
Moreno merapikan jas nya yang sebenarnya sudah rapi.Ia kemudian bergegas pergi meninggalkan tempat itu.Namun baru selangkah ia mengayunkan kaki,tiba tiba....
"tuan....."ucap Moreno.Laki laki itupun menghentikan langkahnya.
"bagaimana dengan laki laki ini?"tanya Zack.
"biarkan anak buah lain yang membunuhnya.Kau...fokuslah pada tugasmu..."ucap Moreno dingin kemudian berlalu pergi.Zack hanya membungkuk hormat melepas kepergian sang tuan.
Seperginya Moreno....
Zack menoleh ke arah pria yang terikat itu.Ia mendekati pria tersebut dengan raut wajah datar tanpa ekspresi khas Zack sang tangan kanan Moreno.
"tuan....apa salah saya..?kenapa saya diikat seperti ini?saya mau diapakan tuan?"tanya pria itu.
__ADS_1
Zack menghela nafas panjang.
"maaf...aku tidak bisa membantumu... karena ada nyawa lain yang harus aku lindungi..."ucap Zack membuat pria pemilik club malam itu bingung sekaligus takut
"bunuh" titah Zack kemudian berbalik badan dan pergi meninggalkan tempat itu.
Suara meminta ampun,pukulan,teriakan mengiba dan berakhir dengan bunyi tembakan beruntun menggema seiring langkah Zack meninggalkan tempat itu.Lagi...satu nyawa melayang karena keangkuhan Moreno.Entah sudah berapa nyawa yang lenyap karena di anggap mengusik ketenangan sang raja.
Zack menghela nafas panjang.Rencananya gagal...!Moreno masih hidup bahkan kini ia lebih awas.Zack dibuat bingung.Apa yang harus ia lakukan lagi untuk membunuh Moreno.
Zack melangkahkan kakinya keluar dari club malam itu sambil meraih ponselnya,mencari nama Roky dan memintanya untuk menjemput nya.
Tak lama,sebuah mobil hitam mewah datang dengan seorang pria yang sudah berganti baju dengan seragam hitam hitam khas anak buah Moreno.Zack masuk ke dalam mobil tersebut.Roky pun segera melajukan mobilnya meninggalkan tempat tersebut.
"gimana?"tanya Roky.
"gagal.."ucap Zack sambil menyandarkan kepalanya di sandaran jog mobil.
"an*ing...!"umpat Roky dengan gigi mengetat.
Zack memejamkan matanya.
Roky menghela nafas panjang.
"gue harus ngumpanin siapa??"ucap Zack frustasi.Ia membentur benturkan kepalanya di sandaran mobil itu seolah ingin mengencerkan otaknya.
"ntar kita pikirin deh....mending sekarang kita istirahat dulu...lo pasti juga capek kan?"ucap Roky.
"lo di anter kemana?"tanya Roky.
"Zizah....gue butuh dia sekarang..."ucap Zack.
"oke..."ucap Roky
Mobil pun terus melaju menuju tempat persembunyian Azizah.
Tak lama,hanya lima belas menitan,mobil itu sampai di rumah sederhana yang letaknya cukup jauh dari pemukiman warga itu.Zack dan Roky turun.Dengan kunci cadangan yang Zack bawa,merekapun masuk ke dalam rumah tanpa permisi kemudian segera menutup rapat pintu rumah tersebut.
Roky masuk ke dalam salah satu kamar kosong di sana untuk beristirahat.Sedangkan Zack memilih untuk masuk ke dalam kamar Azizah guna menemui sang peri kesayangan yang kini tengah ia perjuangkan kebahagiaannya itu.
__ADS_1
Zack tersenyum melihat sang peri yang nampak terlelap dengan posisi miring sambil memeluk gulingnya.Zack mendekat.Ia melepas ikat pinggangnya,melepas kemeja hitamnya dan meletakkan nya di atas kursi meja rias.Dengan kondisi tubuh bertelanjang dada,ia naik ke atas ranjang,masuk ke dalam selimut tebal itu dan membaringkan tubuhnya miring di belakang tubuh Zizah.Tangannya tergerak memeluk tubuh ramping tersebut,namun nyatanya pergerakan tangan Zack berhasil membuat Zizah terbangun.
Wanita itu kaget.Ia langsung berbalik badan melihat ke belakang.
Zizah melotot dengan mulut terbuka mendapati sosok pria gondrong itu kini tidur dibelakang nya dalam kondisi bertelanjang dada memperlihatkan otot otot perut dan tato tatonya.
"aku capek peri...aku mau tidur disini..."ucapnya lirih..
"aaa....iii....."ucap Zizah sambil menunjuk tubuh Zack seolah mempertanyakan "kenapa nggak pakai baju dan kenapa harus tidur disini padahal ada kamar kosong di rumah itu"
"aku maunya tidur disini sayang...aku nggak akan ngapa ngapain kok .."ucap Zack.
Zizah masih terlihat kesal.Mereka bukan suami istri dan terikat hubungan apapun.Tapi laki laki itu minta tidur berdua dengannya??
Zack nampak berfikir sejenak.
Ia kemudian meraih guling yang tadi dipeluk Zizah dan meletakkan nya di tengah tengah ranjang.
"ini guling pembatas kita...kalau kamu nggak mau aku peluk....nggak apa apa...tapi jangan usir aku dari sini,aku mau tidur disini..."ucap Zack mengiba.
Zizah jadi tak enak sendiri.Bagaimanapun juga laki laki itu sudah sangat baik padanya.Ia juga yakin Zack tak akan macam macam dengannya.Pria itu berhati malaikat walaupun dari luar ia terlihat bak iblis yang begitu mengerikan.
Zizah tersenyum.Ia kemudian mengangguk menerima permintaan dari Zack.Laki laki itu pun tersenyum sumringah.Zizah membentangkan selimutnya,membuat tubuhnya dan tubuh Zack kini tertutup sempurna sampai ke dada.Zack kemudian meraih satu telapak tangan Zizah dan meletakkan nya di atas guling lalu memegangnya.
"nggak usah pelukan....pegangan tangan aja..."ucap Zack membuat Zizah tersipu malu.
"selamat malam peri....have a nice dream..."ucapnya.
Zizah hanya tersenyum manis.Andai bisa berucap ia juga ingin mengucapkan kata kata selamat malam untuk pria yang selalu berhasil membuatnya salah tingkah dan berbunga bunga itu.
Zack dan Azizah pun mulai memejamkan matanya.Keduanya tidur di satu ranjang,satu selimut,berpegangan tangan dengan wajah saling hadap hadapan dengan sebuah guling yang menjadi pembatas di antara keduanya.
...----------------...
Selamat pagi....
up 00:02
nggak bisa tidur authornya...🙈
__ADS_1
yuk..kasih dukungan yang banyak....🥰🥰🥰