
Masih di dalam ruang rawat inap Zack Andreaz.Laki laki berambut gondrong itu nampak tengah bermain di atas ranjang pasien bersama sang putri kecil yang terlihat begitu asyik dengan mainan ditangannya itu.Sambil berucap tak jelas,Aliya yang tengah duduk sendiri sambil bersandar di paha atas Zack yang terbuka itu terlihat begitu imut dan menggemaskan.Ia memainkan cairan bening dari mulut nya sambil terus berceloteh sesuka hatinya.Zack yang mendengarkan nya pun sesekali menyahut ucapan gadis itu,seolah mengajak berbicara sang putri kecil kesayangan nya.
Sedangkan di sampingnya,Zizah nampak sibuk dengan tas ranselnya.Memasukkan baju Zack yang penuh darah bekas pertarungan kemarin serta beberapa obat obatan ber resep yang baru saja ia beli dari apotik rumah sakit.
Mereke akan pulang ke rumah hari ini.Zack akan beristirahat dulu untuk beberapa hari sebelum nantinya ia akan menghubungi Zev untuk memulai bekerja di di kediaman pria bermata serigala tersebut.
Zack tersenyum melihat tingkah Aliya kecil yang kian hari kian menggemaskan.Dilihatnya kini gadis itu nampak menggerak gerakkan tubuhnya sambil mencoba memasukkan mainan ke dalam mulutnya.Tentu saja mainan itu sudah bersih,lantaran Zizah sangat telaten untuk menjaga kebersihan setiap benda milik anak suaminya itu.
Zack membungkuk kan badannya, mensejajarkan wajahnya dengan wajah sang putri yang masih asyik berceloteh sendiri.
"Al....Aliya sayang ...cium ayah dong ...."ucap Zack pada sang putri.
Aliya tak merespon.
"Al.....tiuumm....satu aja ....ciumnya mana...."ucap Zack lagi sambil menowel pipi gembul sang putri beberapa kali...
Aliya pun menoleh.Ia kembali berucap tak jelas saat melihat pipi ayahnya begitu dekat dengan dirinya.Zack menyentuh pipi milik nya berkali-kali.Aliya pun meraih kepala pria gondrong itu.Kemudian dengan gerakan lembut khas bayi ia menempelkan mulut mungilnya ke pipi sang ayah.Lalu....
"aaabbbbbbbrrrrrrrr........"
Aliya menyembur..!pipi Zack basah karena cairan bening yang di mainkan Aliya dari dalam mulutnya.
Zack terkekeh.
"aduuhhh....kenapa malah disembur ini...."ucap Zack ambil terkekeh.
Zack gemas.Ia memeluk tubuh mungil sang putri lalu menggelitiki nya membuat gadis kecil bermata bulat itu tergelak bersama sang ayah.Zizah ikut tertawa melihat interaksi antara suami dan anak nya itu.
Mereka masih menikmati kebersamaan mereka di dalam ruang rawat inap itu.Hingga.....
"assalamualaikum......"
__ADS_1
suara itu berhasil membuat Zizah dan Zack menoleh ke arah pintu.Dilihatnya disana seorang wanita cantik berambut pirang dengan seragam dokter masuk dan mendekati ranjang sambil tersenyum.
"mbak Livia..."ucap Zack.
Ya ...itu Livia..!mantan majikan Azizah.
"hai....kalian apa kabar?"tanya Livia pada Zack dan Zizah
"Alhamdulillah baik mbak...."ucap Zack.
"udah sembuh Zack?"tanya Livia lagi.
"udah mbak...ini kita udah mau pulang..."ucap Zack.
Livia tersenyum.
"kamu hebat ya ..... kamu berhasil menemukan tempat persembunyian Moreno dan teman temannya.Ya....meskipun sekarang Moreno kabur lagi,tapi seenggaknya anak buah yang lainnya sudah tertuang.Semoga aja...Moreno juga cepet ditemukan..."ucap Livia.
"belum ada kabar mbak dari polisi?"tanya Zack.
Zack menghela nafas panjang.
"semoga aja polisi cepat menemukan keberadaan Moreno...aku masih belum bisa tenang kalau dia masih berkeliaran di luar sana"ucap Zack.
Livia dan Zizah mengangguk.
Untuk sesaat suasana nampak hening.Hingga....
"oh iya ....saya kesini tadi mau ngasih kabar gembira buat kalian...."ucap Livia
Zack dan Zizah menoleh.
__ADS_1
"kabar gembira?kabar gembira apa mbak?"tanya Zack
Livia tersenyum lagi...
"jika tidak ada halangan...minggu depan,dokter yang menangani operasi pita suara untuk Zizah dijadwalkan sampai.Zizah akan segera bisa di operasi..."ucap Livia
Zizah dan Zack membuka mulutnya.Untuk sesaat keduanya saling pandang dengan sorot mata yang begitu sulit diartikan.
Zizah mengembun.Begitu juga Zack yang nampak sangat bahagia.
"i....ini beneran mbak?"tanya Zack setengah tak percaya.
"iya....Zizah akan segera di operasi...Zizah akan bisa bicara lagi....dan Ammar...dia akan juga segera mendapatkan kaki palsunya..."ucap Livia sambil tersenyum bahagia.
Azizah menangis bahagia.Ia menutup mulutnya lalu menabrakkan tubuhnya pada tubuh Zack yang duduk di atas ranjang.Sungguh.....ini seperti mimpi.Ini serasa tak mungkin baginya yang sudah belasan tahun hidup tanpa suara.
Kecelakaan tragis itu berhasil merenggut kaki Ammar dan suara Zizah.Mengambil paksa nyawa ayah dan ibunya.Menjauhkan kebahagiaan dari sepasang adik kakak yang malang itu.
Kini kebahagiaan dan keberuntungan perlahan tapi pasti mulai menghampiri kehidupan Zizah.Ia bertemu jodohnya.Ia menikah dengan laki laki berhati malaikat yang ikhlas lahir batin menerima Zizah dengan segala kekurangan yang dimilikinya.Ia dikaruniai putri cantik meskipun bukan dari rahimnya.Dan kini... Tuhan menghadiahi nya dengan suara yang sudah sangat lama ia idam idamkan.Ia akan bisa bicara lagi.Ia akan sembuh.Kakaknya akan punya kaki lagi.
Azizah menangis sesenggukan sambil memeluk sang suami.Aliya yang tak paham hanya asyik guling guling di atas ranjang sambil terus asyik dengan mainannya.
Keluarga itu sedang berbahagia.Benar benar bahagia.Sangay bahagia...!!!
...----------------...
***Review nya lama lagi....
novel yang satunya dari subuh sampai sekarang nggak lolos"...nggak tau ini nanti...
up jam 10:45
__ADS_1
yuk....dukungan dulu...jangan lupa mampir ke novel bari author sambil nunggu yang ini up***...