
"Zia....."
suara itu sukses membuat Zia menoleh ke arah sumber suara....
"bu Dinda...."ucap Zia kaget.
Gadis itu dengan cepat bangkit dari posisi duduknya.Ia menunduk takut melihat kedatangan Dinda, Adrian,Nabila,Zev dan Tiger itu.Keluarga bahagia itu baru saja selesai menjenguk Bintang.Kini mereka berniat untuk ke kamar rawat inap Zack untuk bergantian menjenguk pria gondrong tersebut.
Adinda dan keluarga mendekati Zia yang kini tengah menggendong Aliya kecil.
"kamu ngapain disini?"tanya Adinda tenang dan lembut.
Zia nampak menunduk takut.Tak ada suara yang terucap dari bibir gadis itu saat melihat kedatangan keluarga laki laki yang dulu pernah di kaguminya tersebut.
ceklekkk.....
pintu kamar rawat inap terbuka.Roky dan Angkasa datang dari dalam kamar rawat Zack.Mengingat kini ada Zizah di dalam,kedua pria itu memilih untuk keluar dari kamar dan memberikan kesempatan sepasang suami istri itu untuk bicara berdua.
"ibuk .. tuan...."ucap Roky saat melihat keluarga Adrian disana.
Adinda hanya tersenyum.Roky menoleh ke arah Zia yang nampak menunduk takut sekaligus malu.
"kamu ngapain disini Zia?"tanya Dinda lagi mengulang pertanyaan nya.
"em....sa....saya.....saya......"
"ketemu kakaknya Din....dia kan adik kandung Zack...iya kan..Zia...?"ucap Adrian menjawab pertanyaan istrinya.
Zia reflek mendongak ke arah Adrian,lalu dengan cepat menunduk lagi.Takut khilaf lagi mungkin.
Zia lantas mengangguk, membenarkan apa yang diucapkan oleh laki laki berbadan tegap dengan mata hijaunya yang indah itu.
"trus ngapain di luar ..mending kita masuk aja yuk....kita lihat kondisi kakak kamu.."ucap Adinda lembut membuat Roky dan Zia menoleh ke arah wanita berhijab syar'i itu.Tak terlihat amarah sedikitpun dalam diri Adinda.Wanita itu terlihat ramah dan tenang ketika berhadapan dengan Zia, membuat Zia pun merasa tak karuan di buatnya.
"ini siapa yang cantik ini?"tanya Dinda lagi sambil menyentuh pipi gembul Aliya kecil yang nampak menggemaskan.
Bocah yang mulai menginjak usia lima bulan itu nampak tersipu malu,membuat Adinda makin gemas dibuatnya.
"ini anaknya kakak kamu?"tanya Dinda.
__ADS_1
Zia hanya mengangguk ragu tanpa berani menatap ke arah mantan atasannya itu.
"saya boleh gendong dia?"tanya Dinda lagi.Adrian dan anak anak ya hanya diam menyaksikan aksi sang istri yang seolah ingin mencairkan suasana yang terasa sedikit kaku antara keluarga nya dan Zia itu.
Zia hanya mengangguk.Ia melepaskan gendongan Aliya.Lalu menyerahkan anak kandung Moreno itu kepada Dinda yang nampak tersebut bahagia melihat paras cantik Aliya
"kamu cantik sekali nak...nih....ada temen kamu nih ...namanya Tiger...."ucap Adinda sambil mendekatkan Aliya pada sang cucu yang kini berada di gendongan Nabila
Tiger nampak sumringah melihat teman barunya itu.Ia tertawa sambil menutup mulut mungilnya seolah malu malu.
"hai Aliya....aku Tiger ...gitu dong nak....tuh temen kamu tuh ..."ucap Nabila sambil mendekatkan sang putra yang malu malu pada gadis kecil yang cantik itu.
"emmmmhhhh....emmmhhh....si maung...!sok imut lu...!liat cewek cakep langsung caper lu senyum senyum kagak jelas...! ludah lo belepotan noh...!kek emak lo lama lama ...doyan caper kalo liat bapak lo....!ganjen banget lo masih bocah...!"ucap Angkasa asal jeplak.
"apesih angsa...!sumpah mulut lo berisik banget....liat cewek lo noh ...jengukin sono....!ngapain sih lo disini...bukan diperhatiin tuh pacar lo..."ucap Nabila ngegas.
"eh iya....honey gue udah bangun belum?apa masih pingsan?butuh nafas buatan nggak?"tanya Angkasa yang sukses membuat semua yang ada disana menoleh kearahnya.
"adek..!"ucap Adrian seolah mengingatkan sang putra untuk menjaga ucapannya.
"apa sih pa?maksudnya kalau butuh nafas buatan...Angkasa mau cari dokter buat dikasih oksigen aja .. gitu....!ih papa mah ...suka nethink duluan....!Angkasa mah cowok baik baik pa....!nggak akan macem macem....emang si burung ababil hobinya ngasih nafas buatan ke abahnya si maung...."ucap Angkasa menggoda sang kakak yang dipanggilnya Burung Ababil itu.
Roky dan Zia diam diam mengulum senyum mendengar perdebatan dua kakak beradik itu.
"diem lu...!gue panggilin temen temen gue baru tau rasa lu...."ucap Angkasa.
"siapa temen temen lu?"tanya Nabila
"noh....dikamar mayat....!"ucap Angkasa.
"oh....mereka temen temen lu....pantes aja muke lu kek dokter kayang....!"ucap Nabila kesal
"siapa dokter kayang?"
"temennya suster ngesot....!puas lo...?!"jawab Nabila kesal.
Zia dan Roky ikut terkekeh mendengar perdebatan dua kakak beradik itu.
"udah ...!udah ....! kalau kalian masih mau debat kita pulang aja....!"ucap Adrian tegas.
__ADS_1
Nabila dan Angkasa masih bersungut,keduanya menatap kesal ke arah satu sama lain.Dinda menoleh ke arah Zia....
"maafin anak anak saya ya Zia... mereka emang gitu...tiap hari sukanya ribut mulu...."ucap Adinda sambil tersenyum pada Zia.
Zia hanya mengangguk.
"kamu udah jengukin Zack?"tanya Dinda lagi.
Zia hanya menggeleng kan kepalanya.Melihat respon Zia yang hanya menggeleng dan mengangguk tanpa berucap membuat Angkasa gemas.Ia hendak menyemprot gadis itu namun dengan cepat Zev mencubit mulut lemes Angkasa membuat remaja itupun menoleh ke arah Zev.
"apesih?!"tanya Angkasa kesal.
"nggak usah nimbrung....!itu urusan mama lo sama Zia...!lu diem...!"ucap Zev.
"iye....iye...."jawab Angkasa setengah kesal.
Dinda kembali mengulum senyum ke arah Zia.
"kita masuk yuk...kita sama sama jengukin kakak kamu..."ucal Dinda
"saya..disini aja buk..."ucap Zia.
"ngapain?yang sakit kan kakak kamu ...kamu harus ikut jengukin dong ...yuk....kita lihat kondisi kakak kamu sama sama ...."ucap Dinda mengajak mantan gadis yang dulu pernah menaruh hati pada Adrian itu.
Zia nampak berfikir sejenak.Sungguh...sebenarnya ia merasa sangat malu saat ini.Setelah apa yang ia lakukan pada keluarga Dinda,wanita itu masih sangat baik padanya.Ia bahkan terkesan merangkul dan ingin membuat Zia nyaman berada di posisinya saat ini.Sesuatu yang tidak pernah ia duga sebelumnya.Ia kira Dinda akan ngamuk ngamuk selayaknya wanita yang suaminya diusik oleh perempuan lain.Tapi ini tidak....!
Wanita itu justru bersikap sangat lembut, selayaknya seorang ibu yang berlaku baik pada putrinya.
"yuk....sama saya...."ucap Dinda.Wanita syar'i itu lantas meraih punggung tangan Zia.Menggandeng gadis itu dengan satu tangan nya untuk masuk ke kamar rawat Zack, sedangkan tangan yang lain menggendong tubuh Aliya kecil.
...----------------...
***Selamat malam.....
up 19:39
yuk...mampir juga disini***...
__ADS_1