Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Lima Puluh Sembilan


__ADS_3

Andrew duduk di sebuah kursi di samping Azizah.Sedangkan di sampingnya,Livia sudah bersiap dengan ponselnya untuk merekam tanya jawab antara sang suami dengan mantan ART nya itu.Nantinya rekaman itu akan mereka serahkan ke aparat kepolisian sebagai salah satu barang bukti,mengingat kondisi Zizah yang tak memungkinkan untuk pergi ke kantor polisi.


"Zizah.... boleh saya tau... apa benar berita yang menyebutkan kalau kamu dijadikan jaminan hutang oleh sepupu dan tante kamu sendiri?"tanya Andrew memulai interogasi di ruang rawat inap tersebut.


Zizah mengangguk.


"siapa yang berhutang?"tanya Andrew.


"E....a...."


"Reza?"tanya Andrew memastikan.Zizah mengangguk.


"hutang apa itu?" tanya Andrew.


Zizah mencoba menjawab lagi sebisanya.


"judi?"tanya Andrew memastikan lagi.


Zizah mengangguk lagi.


"berapa nominal nya?"tanya Andrew.


Azizah mengangkat tangannya dan menunjukkan lima jari nya .


"lima?lima juta?"tanya Andrew.


Zizah menggelengkan kepalanya cepat.


"lima puluh juta?"tanya Andrew.


Zizah mengangguk.


Andrew menghela nafas panjang.


"kamu di jemput langsung oleh Moreno?"tanya Andrew.


Zizah mengangguk.


"sendiri?"


Zizah menggeleng.

__ADS_1


"siapa aja yang jemput?"tanya Andrew.


Zizah lantas meraih notebook nya lagi dan menuliskan sesuatu kemudian menyerahkan nya pada Andrew.


"Moreno,Zack sama anak buah yang lain tapi aku nggak tau siapa namanya..."tulis Zizah.


Andrew mengangguk.


"setelah sampai di rumah Moreno,apa yang laki laki lakukan?"tanya Andrew.


Zizah menuliskan sesuatu lagi di notebook nya.Dari diperlakukan nya ia secara kasar oleh Moreno.Di tendang,ditinju, diseret,dijambak,ditampar,dipaksa memakai pakaian yang sangat minim,di kurung tanpa makan,bekerja seharian seorang diri tanpa makan,dicambuk,dilecehkan,hampir di perko sa,di paksa memandikan laki laki dewasa itu,di cekoki minuman keras,semua Azizah ceritakan.Tanpa ada yang ditutup tutupi dan tanpa di tambah tambahi.


Azizah meneteskan air matanya mengingat kejadian itu.Dadanya sesak.Begitu juga Ammar,Andrew dan Livia yang membaca tulisan tangan Azizah.Livia bahkan kini ikut mengembun.Ia tak bisa membayangkan, bagaimana tersiksanya Zizah selama di dalam penjara Moreno.


Dipaksa menjadi budak laki laki berhati iblis yang seolah sudah tak memiliki hati nurani.Kuat sekali wanita itu sampai sampai ia masih bisa bertahan di bawah tekanan seorang iblis seperti Moreno.


Andrew menghela nafas panjang...


"Zizah....kamu tadi nulis,kamu diselamatkan dan di sembunyikan oleh salah satu anak buah Moreno,namanya Roky dan Zack.Apa kamu tau alasan Zack dan Roky menyelamatkan dan menyembunyikan kamu?"tanya Andrew lagi.


Zizah kembali menulis.Sebuah tulisan yang cukup panjang menceritakan tentang dirinya,Zack dan Roky.Kebaikan hati Zack yang beberapa kali memberinya makan secara diam diam.Perbedaan sikap Zack saat didepan dan dibelakang Moreno.Semua ia ceritakan tanpa ada yang ditutup tutupi.


Zizah nampak berfikir sejenak.Lalu ia menuliskan sesuatu lagi.


"Zack selalu bilang...aku sama dia sama...dan dia juga selalu bilang ada nyawa lain yang harus tetap selamat....tapi aku nggak tau maksudnya apa.Mungkin mas Andrew bisa tanya sama seorang perempuan yang juga disandera sama Moreno saat peristiwa penggrebekan itu.Namanya Zia,yang aku denger,dia adiknya Zack...."tulis Azizah.Gadis itu memang belum tahu tentang kisah masa lalu Zack bukan?lantaran Zack belum pernah menceritakan nya pada Zizah.Hanya Azizah yang pernah menceritakan kisah masa lalunya yang kelam.Sedangkan Zack memilih untuk menyimpannya rapat rapat.


"Zia?"tanya Andrew.


Zizah mengangguk.


"perempuan yang ikut nganter Zizah kesini itu Mar?"tanya Andrew pada Ammar.


"iya mas...itu namanya Zia,dia adik kandung Zack"jawab Ammar.


Andrew menghela nafas panjang.


Zizah menulis lagi.


"mas....Zack itu orang baik... sepertinya ada sesuatu yang ia pendam sendiri sampai sampai ia rela tunduk dan patuh sama Moreno.Tolong jangan penjarain dia mas ..."tulis Zizah.


Andrew dan Livia saling pandang.Zizah tak tahu jika laki laki yang tanpa sadar mulai ia rindukan itu ternyata sudah menghabisi nyawa ayah kandung Andrew.

__ADS_1


Andrew menghela nafas panjang.Jika memang Zack adalah orang baik yang terpaksa menjadi penjahat seperti yang Azizah bilang,lantas kira kira siapa yang bisa menjadi saksi kunci atas pernyataan Azizah tersebut? karena jika hanya mengandalkan pengakuan dari Azizah saja,itu kurang kuat...!Andrew butuh seorang saksi yang bisa mengungkapkan kejadian apa yang sebenarnya terjadi,sampai sampai Zack rela mengabdi pada Moreno padahal sebenarnya dia orang baik.


Tapi siapa??


...****************...


Sementara di tempat lain...


Di kantor polisi.Para tahanan lain tengah berada di sel nya masing masing.Seperti biasa,Zack kini berada di pojok ruangan.Ia kembali melamun, seperti yang biasa ia lakukan hampir tiap saat.Sungguh,ia benar benar tak punya semangat hidup di dalam ruangan berjeruji besi tersebut.


Sepasang mata tajam juga tak lepas menatapnya bengis.Dendam terus berkobar dalam diri Moreno.Kian hari,justru kian menjadi jadi.Terlebih lagi,hampir tiap hari Zack, Roky,Gio,Gibran dan Randy selalu mendapat kunjungan dari keluarga mereka.Namun di kubu Moreno,sama sekali tidak ada.Seolah tak ada yang merasa kehilangan mereka.Tak ada yang peduli dengan nasib mereka di dalam penjara.


Hal itu membuat Moreno cemburu.Zack hanya memiliki satu keluarga,tapi ia begitu perhatian pada laki laki gondrong itu.Benar benar menyebalkan...!


Ketika para tahanan itu sedang sibuk dengan pemikiran mereka masing masing...


tiba tiba....


"saudara Zack dan Roky...ada yang ingin bertemu...!"ucap seorang petugas yang tiba tiba datang.


Zack dan Roky menoleh.Pasti Zia dan keluarga Roky lagi,mereka pasti datang bersamaan,makanya mereka pun dipanggil bersamaan,begitu pikir Roky dan Zack.


Kedua sahabat itupun bangkit.Mereka lantas keluar dari sel lalu menuju ke ruang tunggu bersama seorang petugas yang mengawal mereka.


Sesampainya di ruang tunggu,dua pria itu terdiam.Dilihatnya dua orang wanita paruh baya duduk di salah satu kursi panjang di ruangan tersebut.Yang satu berpenampilan sederhana,sedangkan satunya nampak begitu cantik dan anggun.Keduanya menatap lembut ke arah dua pria penghuni sel pesakitan itu.


"Bu Rahmi?"ucap Zack pelan..


...----------------...


***Selamat sore menjelang malam...


up 16:57


yuk.....dukungannya dulu yuk....


kan ada dua wanita tuh yang ada di ruang tunggu....kalau yang satu bu Rahmi,kira kira yang satu siapa ya??


dan mereka mau ngapain ya???


yukkk.... ramaikan kolom komentarnya....🥰🥰🥰***

__ADS_1


__ADS_2