
Pagi menjelang...
Di sebuah rumah sederhana yang kini dihuni putri kecil bernama Aliya itu...
Di ruang tengah rumah tersebut,dua orang pria dewasa nampak fokus menyaksikan tayangan televisi yang menyiarkan kaburnya beberapa narapidana dari sel tahanan.Para napi itu kabur dengan cara membuat lubang di kamar mandi sel.Entah bagaimana bisa dan bagaimana caranya.Polisi masih menyelidiki nya.Kini salah satu napi pun tengah di rawat di rumah sakit di duga menjadi korban kekerasan seksual yang di lakukan sejumlah napi yang melarikan diri tersebut sebelum melakukan aksi kaburnya.
Zack dan Ammar memasang wajah tegang.Pasalnya ada nama Moreno di list tahanan yang kini ditetapkan sebagai buronan polisi itu.Selain itu,pagi tadi Zizah juga mendapatkan kabar dari Andrew,bahwa Reza masuk rumah sakit.Diduga ia menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual yang dilakukan oleh Moreno dan komplotannya.
Zack pun dibuat kaget.Ia tak tahu jika selama ini Moreno dan Reza satu sel.
"ini bahaya buat kita Zack...."ucap Ammar.
Zack menghela nafas panjang.
"gue nggak tau....gue pusing sekarang.Banyak orang yang harus gue lindungi...!dan gue nggak tau harus dengan cara apa...!"ucap Zack.
"gue,lo,istri gue,anak gue,adik gue....!Moreno pasti mengincar kita...!akan sangat bahaya kalau dia nggak segera ditemukan...!"ucap Zack.
"apa Moreno tau kalau Aliya udah meninggal..?"tanya Ammar.
"harusnya tau dong...!Reza satu sel sama dia..!nggak mungkin dia nggak denger kabar meninggalnya Aliya..."ucap Zack.
"terus gimana sama Aliya kecil?"tanya Ammar lagi.
Zack menggelengkan kepalanya.Ia menatap nanar
"gue makin yakin untuk nggak memberi tahukan pada Moreno bahwa Aliya kecil adalah anaknya...!gue takut dia di apa apain....Moreno bukan manusia kak...."ucap Zack lagi.
Ammar hanya mengangguk.
Ya....ada rasa kekhawatiran dalam diri Zack,Ammar dan Zizah.Mengingat betapa kejinya sosok Moreno yang rela melakukan apapun demi terwujudnya keinginan pribadinya.
Zack,Ammar dan Zizah takut.Ia takut Aliya kecil tak akan selamat jika Moreno tahu bahwa gadis kecil itu adalah putri kandungnya.
Zack bangkit.Ia yang sudah rapi dan bersiap untuk bekerja itupun masuk ke dalam kamarnya untuk menemui Zizah dan Aliya disana.
Zack tersenyum.Dilihatnya anak dan istrinya itu tengah berada di dalam kamar.Zizah nampak.begitu telaten menggantikan popok untuk Aliya kecil yang terlihat begitu cantik.
"hai anak ayah...selamat pagi...."ucap Zack sambil mencium pipi putih yang terlihat sedikit merah merah milik sang bayi.Gadis kecil itu nampak menggeliat.Bibir tipisnya bergerak gerak sambil tangannya nampak mengucek wajahnya yang mungil.Gerakan khas bayi yang terlihat sangat menggemaskan di mata sepasang suami istri baru yang langsung di hadiahi momongan oleh Tuhan tersebut.
"ayah kerja dulu ya...baik baik dirumah sama bunda....jangan rewel ya nak...jadi anak baik...jagain bunda....okeee...."ucap Zack seolah mengajak berbincang dengan sang putri.
Zizah hanya tersenyum mendengar ucapan laki laki bertato itu.
Zack menoleh ke arah wanita itu.
"peri....aku berangkat kerja dulu ya...kamu baik baik di rumah sama Aliya..."ucap Zack.
Zizah meraih pulpen dan notebook nya yang berada di atas meja rias di samping ranjang
"kamu hati hati Zack....aku takut.... denger berita tentang Moreno di tivi tadi..."tulis Azizah.
Zack tersenyum.
"aku akan baik baik aja peri...yang penting kamu jangan lupa doain aku....kamu jangan lupa kunci pintu,nggak usah keluar keluar dulu selama aku sama kak Ammar nggak ada...tetep dirumah jaga Aliya ya...."ucap Zack mewanti wanti pada sang istri.
Zizah hanya mengangguk paham.
"aku berangkat dulu...doain biar aku bisa cepet pulang biar kamu nggak sendirian jaga Aliya..."ucap Zack.
Laki laki bertato itu lantas bangkit.Zizah meraih punggung tangan pria itu dan mengecupnya sebagai tanda hormat.Tak lupa,Zack pun mencium kening istrinya serta pipi putrinya sebagai salam perpisahan.Ia pun lantas berangkat,berkerja sebagai supir taxi online.Tak lupa ia mengajak Ammar untuk berangkat bersama sama.Ia akan mengantar Ammar terlebih dahulu ke tempat kerja pria itu sebelum ia berangkat mengais rejeki.
__ADS_1
...****************...
Ditempat terpisah di waktu yang bersamaan....
Di sebuah rumah berdesain minimalis yang terlihat begitu nyaman dan sejuk.
Seorang pria tampan yang tengah duduk di sebuah karpet bermain yang dipenuhi berbagai mainan anak anak itu nampak sibuk menyaksikan siaran televisi yang menyiarkan berita tentang kabur nya beberapa napi yang sejak semalam menjadi tranding topik di berbagai berita baik itu online,televisi maupun surat kabar.
Berita itu begitu menggemparkan publik,pasalnya satu diantara kurang lebih empat napi yang kabur itu ada nama Moreno.Sang raja iblis yang beberapa waktu lalu di tangkap terkait kasus sindikat pembunuh bayaran,perbudakan dan kekerasan.
Zev nampak meremas ponsel ditangannya dengan sorot mata yang tak lepas dari layar televisi,sedangkan di sampingnya,seorang bocah satu tahun yang mulai ngeyel mencoba bangkit itu kini terlihat begitu asyik dengan mainannya.Ia memukul dan sesekali melempar lempar berbagai mainan di sampingnya.Dan..........
buuuuuggghhhh........
"hwaaaaaahahahhahaaaa.........hwaaaa....... hwaaaaaahahahhahaaaa.........."
tangis melengking itu pecah.Menggema ke seluruh penjuru ruangan di rumah berlantai dua itu.
Zev kaget.Tiger sudah terguling bebas ke lantai dalam posisi terlentang.Mainan ditangan nya masih dipegang namun bocah itu menangis sejadi jadinya dengan air mata yang banjir.
Zev reflek membuang remote tv nya.Ia mendekati sang putra lalu menggendongnya dan mengusap usap kepala bagian belakang sang Tiger.
"uuuusssshhh..... uuuusssshhh.....sayang...sayang....nggak apa..."ucap Zev mencoba menenangkan tangisan putra semata wayangnya itu.
"hwaaaaaahahahhahaaaa......ommyyy...... hwaaaaaahahahhahaaaa.....hwaaaa......!!!!!!!!”
Tangisan itu makin menjadi jadi,Zev makin kalut dibuatnya.Ia seolah tak bisa menenangkan tangisan sang putra yang begitu kencang dan kuat.
"hwaaaaaahahahhahaaaa......ommyy....... hwahahahahahaaaaaaa......"
"ada apa?!!kenapa nangiiisss.....????!!"tanya seorang wanita berkimono handuk sambil berlari menuruni tangga.Wanita itu terlihat panik dengan rambut yang masih basah ia balut dengan handuk kecilnya.Sambil berjalan ia mengikatkan tali kimono itu menutupi tubuh moleknya.Beruntung,mereka hanya tinggal bertiga di rumah itu.Tak ada Art ataupun supir.Hanya ada satpam yang berjaga di depan rumah.
Nabila setengah berlari mendekati anak suaminya.Diraihnya tubuh Tiger yang masih menangis meraung raung itu.Nabila membawanya duduk di sofa,dipangkunya sang putra,lalu dikeluarkan nya lah senjata utama para ibu ibu menyusuri...
ceeeep.....!
diam seketika....!!
Suara tangisan itu hilang dalam hitungan detik saat sebuah tombol kecil kecoklatan masuk ke dalam mulut mungil bocah tampan itu.
Nabila dan Zev membuang nafas panjang.Tangisan Tiger benar benar bisa membuat orang panik setengah mati.Tak ada yang bisa menenangkan tangisan bocah itu selain rambut dan ASI sang mommy.
Tiger mulai tenang,namun tangannya seolah tak bisa diam meraba tubuh ibunya seolah mencari sesuatu kesukaan nya.
Zev paham.Ia melepaskan lilitan handuk istrinya dan mengarahkan sebagian helai rambut Nabila ke depan dada untuk dipegang oleh Tiger.Sedangkan yang lainnya kini ia keringkan menggunakan handuk kecil yang semula membalut rambut Nabila.
"dia tadi kenapa serigala?"tanya Nabila pada sang suami yang ia panggil serigala itu.
"kayaknya jatuh...."ucap Zev sambil sibuk mengering kan rambut istrinya.
"kok kayaknya?emang kamu kemana sampai nggak tau anak kamu jatuh apa nggak?"tanya Nabila.
"nonton tv hello Kitty..."ucap Zev sambil tersenyum.
Nabila reflek menoleh.
"kok ceroboh sih...nonton TV ampe lupa anak...."ucap Nabila kesal.
"bukannya lupa anak sayang....tadi tuh aku liat berita,ada berita tentang napi yang kabur dari penjara tadi malam...salah satunya napi kasus pembunuhan...Moreno...yang baru aja di jatuhi hukuman seumur hidup beberapa waktu lalu...."ucap Zev
"oh ya?"tanya Nabila
Zev mengangguk.
"ih serem banget...udah ketangkep belum?"tanya Nabila.
__ADS_1
"belum..."jawab Zev.Nabila terlihat tak tenang.
"serigala...."ucap Nabila.
"apa?"
"kok aku ngeri ya..."
"kenapa?"tanya Zev.
"ya takut aja....itu pembunuh loh serigala...."ucap Nabila.
"kamu takut sama pembunuh?"tanya Zev.
"ya iyalah ..."ucap Nabila lagi.
"kok nggak takut sama aku...?"tanya Zev santai membuat Nabila reflek menoleh.Zev hanya mengulum senyum.Nabila nyengir.
"aku mulai berfikir kayaknya kita butuh supir sekaligus bodiguard deh...."ucap Zev.
"aku kan juga harus kerja kelinci...aku nggak bisa ada di samping kamu dua puluh empat jam..."ucap Zev.
Nabila mengangguk.
"ntar aku coba cari deh....buat jagain kamu sama si bocah cerewet ini...."ucap Zev sambil memcubit pipi gembul putra nya di akhir kalimat.
Tiger yang di cubit hanya tertawa.Ia melepaskan tombol milik sang mommy yang sedari tadi ia sedot.
"udah nennnen nya...jangan di abisin dong nak...ntar daddy minum apa..."ucap Zev sambil menutupi dada sang istri yang terbuka menggunakan telapak tangan nya.
Tiger berontak.Tangan mungilnya tergerak meraih telapak tangan besar daddy nya seolah tak suka jika benda itu menghalangi wajahnya dengan dada sang ibu tercinta
"udah Tiger...!ini bagian daddy...ntar daddy nggak kebagian...."ucap Zev lagi.
Nabila hanya terkekeh mendengar aksi rebutan antara ayah dan anak itu.
"serigala...apaan sih....geli banget deh aku dengernya...."ucap Nabila.
"aku nggak kebagian kelinci...ntar aku minum apa?aku bisa kurang gizi dong nanti...kurus aku...."ucap Zev lagi.
Nabila tergelak.
"udah ah...ngelawak mulu..."ucap Nabila lagi.
"ck....ya udahlah..ntar aku makan daging aja...."ucap Zev.
Nabila terkekeh lagi
"daging apa..?"tanya Nabila.
"ya daging kamu lah..masih nanya lagi...ntar aku tuker pakai es krim..tenang aja..."ucap Zev sekenanya sambil tangannya usil mengganggu aktifitas minum putra tampannya itu.
Keluarga kecil itupun kembali terkekeh.Mereka larut dalam keakraban yang mereka ciptakan sendiri.
...----------------...
***Selamat malam....
novel baru sudah rilis...yuk bisa di cek ..tapi up nya kayaknya nggak se sering novel ini ya.... seperti biasa...cuma buat sampingan kalau author lagi jenuh sama judul yang ini***....
***yuk....banyakin dukungan nya dulu....
🥰🥰🥰***
__ADS_1