Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Tiga Puluh Dua


__ADS_3

Hari mulai sore...


Gema adzan Ashar mulai berkumandang.....


Roky sudah kembali ke rumah sederhana itu dengan mobilnya guna menjemput Zack yang masih berada di tempat itu bersama Azizah.Mereka harus segera kembali ke kediaman Moreno sebelum ada anak buah lain yang curiga.Ya...anak buah Moreno tak semua bisa ditebak.Ada yang benar benar setia,namun ada juga yang seperti Zack dan Roky.Mereka diam diam tak suka dengan pria itu.Namun mereka lebih memilih diam dan tetap bersembunyi di balik jubah kepatuhannya terhadap sang Moreno yang agung.


Tak ada yang tau...mana yang benar benar setia,mana yang hanya pura pura.


Ceklek....


pintu rumah terbuka....


Roky masuk ke dalam rumah itu tanpa mengetuk pintu.Dilihatnya di sana Zack tengah rebahan seorang diri di sofa ruang tamu sambil memainkan salah satu ponselnya.


Ya....Zack dan Roky punya dua ponsel.Satu ponsel yang selalu mereka bawa bersama Moreno saat bekerja.Dan satu lagi ponsel yang mereka gunakan diam diam untuk berhubungan dengan keluarga atau yang lainnya.


Perlu diketahui....


Seluruh ponsel anak buah dan pelayan Moreno tak pernah lepas dari pantauan sang raja iblis yang keji itu.Semua sudah di sadap.Sehingga sangat kecil kemungkinan untuk para anak buah itu berontak atau berkhianat karena semua aktifitas mereka masih berada dalam pantauan mata sang raja.


Roky duduk di salah satu sofa disana..


"bini lu mana?"tanya Roky.


Zack menghentikan aktifitasnya sejenak lalu menatap kesal ke arah Roky.


"paan sih lo?"tanya Zack cuek.


"lagi wudhu..."ucap Zack santai sambil kembali memainkan ponselnya.


"pulang yuk....keburu ada yang curiga..."ucap Roky.


Zack mendongak menatap jam dinding.Jam tiga sore...!


Ternyata sudah lama juga dia berada di rumah ini bersama Zizah.


Pria itu kemudian bangkit,ia mencari keberadaan Azizah yang tengah mengambil wudhu di belakang rumah,dimana ada kran air disana.


Degggghh....


Azizah setengah kaget menghentikan langkahnya saat ia dan Zack berpapasan di pintu dapur.Ia yang sudah dalam kondisi berwudhu pun mundur,menghindari bersentuhan kulit secara langsung dengan pria yang bukan mahramnya itu.


"udah selesai?"tanya Zack.

__ADS_1


Zizah hanya mengangguk sambil terus menjaga jarak.


Zack tersenyum manis,pria itu mendekat satu langkah dalam mode tenang.Azizah pun ikut mundur satu langkah.


"aku mau pulang dulu sayang...."ucap Zack.


Azizah hanya mengangguk.


"tetap disini....jaga diri baik baik ya...."ucap Zack.


Azizah mengangguk lagi.


"aku besok akan kesini lagi...."


Zizah mengangguk lagi.


Tangan Zack tergerak hendak menyentuh pipi Azizah,membuat wanita itu reflek mundur.


Zack tersenyum.


"aku pulang dulu..... assalamualaikum peri...."ucap Zack.


"wa...aa..."ucap Zizah seolah ingin menjawab salam Zack namun tak sanggup.


"ya udah....aku pulang....jaga diri kamu baik baik sayang..."ucapnya.


Ia pun lantas pergi meninggalkan tempat itu bersama Roky yang sudah menunggu di ruang tamu.


Mereka pun pergi.Azizah hanya bisa mengantar mereka sampai di ruang tamu tanpa bisa keluar rumah,karena memang dirasa belum cukup aman bagi gadis itu untuk keluar dari tempat persembunyiannya tersebut.


Zack dan Roky masuk ke dalam mobil dengan Roky sebagai supirnya.Mobil melesat dengan kecepatan sedang.Sepanjang perjalanan....


"gimana?"tanya Roky.


"apanya?"tanya Zack santai.


"tawaran gue kemarin..."ucap Roky sambil terus fokus melakukan kendaraan roda empatnya.


"tawaran apa?"tanya Zack masih dengan mode santai.


"berontak.."ucap Roky sambil menoleh sekilas ke arah Zack lalu kembali fokus pada kemudinya.


Zack menghela nafas panjang.

__ADS_1


"lo liat kan....empat hari Zizah keluar dari rumah Moreno,liat perubahan nya....dia sering senyum...keliatan bahagia...nggak ada beban...!dia bebas bro....!meskipun belum bisa keluar rumah....tapi dia jauh lebih baik di rumah itu...!"ucap Roky.


Zack diam.


"Zack....kita juga perlu kebebasan seperti Azizah...!kita juga perlu hidup tenang tanpa bayang bayang Moreno....!kalau gue sendiri.... gue cuma akan mati konyol pada akhirnya...tapi kalau kita cari temen...! kita ngumpulin orang orang yang sepermikiran sama kita....gue yakin kita bisa bebas kok ..!ayolah....!"


"gue yakin....jauh dari dalam lubuk hati lo.... sebenarnya lo udah muak kan?lo juga pengen pergi kan?ayolah bro...kita lawan dia sama sama....!gue yakin lo bukan pengecut........."


"ada Zia yang harus tetap selamat Ky....!!!"ucap Zack sedikit keras memotong ucapan Roky.


"iya...gue emang pengen bebas...!gue muak...!gue capek...!tapi ada nyawa lain yang harus gue jaga....!!"ucap Zack dengan mata memerah.Air mata mulai menggenang di pelupuk matanya seolah merangsek ingin keluar.


"dia satu satunya yang gue punya"ucapnya lirih.


Roky menghentikan laju mobilnya.Ia kemudian menoleh ke arah Zack lalu menepuk pundak pria itu.


"sekarang gue tanya sama lo....kalau lo terus terusan kayak gini....apa lo yakin selamanya lo bisa ngelindungin Zia...?"tanya Roky.


"kalau lo mau Zia selamat sepenuhnya....cara satu satunya adalah lo harus bebas dulu dari Moreno...baru setelah itu Zia juga akan ikut bebas..bukan nya terus menerus jadi budak Moreno Zack....nggak gitu...!"


"lo melakukan sesuatu yang bener,tapi Moreno nggak suka,nyawa Zia taruhannya...!"


"sedangkan Moreno itu otaknya nggak pernah bener....!dia iblis...!semua yang dia perintahkan ke lo...adalah kejahatan...!mukulin orang,bunuh orang,nyiksa orang....!"


"selamanya lo akan jadi budak kejahatan kalau lo nggak berontak...!!"ucap Roky mencoba membujuk Zack.


"bukan cuma lo yang ngelindungin keluarga lo....gue juga bro....! keluarga gue taruhannya...!"ucap Roky.


"kita jalan pelan pelan....!kita cari kawan pelan pelan....abis itu kita amankan Zia,Azizah,dan Ammar kakaknya Zizah...kalau semua udah aman...kita bergerak...!"ucap Roky.


"jangan buru buru...pelan pelan aja...."ucap Roky.


Zack masih tak bereaksi.


"gue tau lo sayang sama Zia...gue juga tau..lo sebenarnya juga sayang sama Zizah....gue yakin...lo pasti akan perjuangin kebahagiaan mereka...!"


"dan menurut gue... kebahagiaan Zizah akan datang...kalau Moreno lenyap....."ucap Roky sungguh sungguh dan penuh penekanan di akhir kalimat nya.


...----------------...


***SELAMAT MALAM.


UP18:45

__ADS_1


yuk....mana dukungan nya....๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š***


__ADS_2