
Aliya berlari menuju ruang tamunya..
Dilihatnya disana,Reza sudah terlentang di lantai dengan dada yang di injak oleh kaki kokoh Zack.Pria tangan kanan Moreno itu terlihat sangat bengis.Ia menginjak dada Reza tanpa ampun membuat Reza terlihat begitu kesakitan.Selain Zack,ada seorang pria yang beberapa hari lalu pernah datang ke rumah itu mencari Ammar.Ya....itu Roky...!selain Roky juga ada tiga pria lain anak buah Moreno.Mereka menatap tajam ke arah Reza yang nampak kesakitan dan Tari yang terus mengiba di samping Reza.Wanita itu nampak memeluk kaki Zack, memohon ampun,mengiba meminta Zack untuk melepaskan anak pertamanya itu.
"kak......!!"pekik Aliya.Namun tak ada yang menggubris.Justru kini empat pria anak buah Zack itu menatapnya tajam seolah hendak memangsanya membuat Aliya pun menciut takut.
"tolong.....lepaskan anak saya tuan....! Azizah tidak ada disini...!"ucap Tari mengiba.
"jangan bohong kalian....!kalian pasti menyembunyikan dia kan?!katakan dimana kalian menyembunyikan wanita itu....!!"bentak Zack dengan raut wajah garang.Sepertinya ia juga menggunakan kesempatan ini untuk sedikit memberi pelajaran pada keluarga licik itu.
"kami tidak menyembunyikan nya...!!" bantah Tari sambil terus memohon untuk Zack melepaskan kakinya dari dada Reza yang sudah meringis kesakitan.
"kalau begitu dimana Ammar...?!seret dia kesini sekarang...!"ucap Roky yang berdiri di belakang Zack kini menatap tajam nan bengis ke arah wanita paruh baya itu.
"ada...!ada tuan...! Ammar ada di kamarnya...!!"ucap Tari.
Wanita itupun menoleh ke arah Aliya yang mematung tak jauh dari tempatnya bersimpuh.
"Aliya....!panggil Ammar sekarang....!!"ucap Tari memerintah.
Aliya yang masih syok dan takut pun nampak gagap menjawab perintah ibunya.
"i....itu buk....A...Ammar nggak.....nggak ada di kamarnya...!" ucap Aliya terbata bata.
"nggak ada gimana?dia selalu dikamar nya jam segini Al...!cepetan panggil....!kasian kakak kamu...!!!"ucap Tari kesal.
"nggak ada buk....?nggak ada siapa siapa di kamar itu....!!"ucap Aliya panik.
Roky menatap tajam ke arah Aliya.Ia berjalan mendekati wanita itu dengan aura bengis bak harimau lapar yang hendak memangsa santap malamnya.
Aliya bergetar takut.Ia meringsut mundur saat Roky mendekati wanita itu.Dengan segala kecepatan yang ia punya,Aliya lari masuk ke dalam kamar nya dan hendak menutup pintunya namun sayang,Roky memiliki kecepatan yang lebih daripada Aliya.Laki laki itu menahan pintu tersebut.Aksi saling dorong pintu pun tak terelakkan.Aliya mencoba menutup pintu kamarnya dari dalam sambil menangis ketakutan.Sedangkan Roky menahan pintu itu dari luar dengan tatapan mata tajam ke arah gadis yang kini nampak banjir itu.
Aksi saling dorong pintu terus berlanjut...
braaaaaakkkk......
buuuuuggghhhh....
.
Roky mendorong pintu itu sekuat tenaga membuat pintu terbuka dan Aliya pun jatuh terpelanting ke lantai.
Roky menatap penuh nafsu ke arah Aliya.Sepertinya akan menarik jika bermain main sebentar dengan wanita sombong ini.
Roky mengunci pintu kamar Aliya.Tari berlari mendekat kamar itu hendak menyelamatkan sang putri namun Zack dengan cepat memerintahkan para anak buahnya untuk mengikat dan menyumpal mulut Tari agar tak berisik.
Tari aman dengan posisi terikat,Reza kesakitan di bawah kaki Zack.Sedangkan kini didalam kamar,Aliya menangis sambil meringsut takut saat Roky mulai berjalan mendekati nya sambil menyabetkan ikat pinggang yang sudah terlepas itu ke lantai .
"katakan dimana Ammar....!"
cetaaakkk.....
Aliya makin menangis.
"aku nggak tau...!"ucap Aliya ketakutan.
"JANGAN BOHONG...!!"bentak Roky.
"iiiibuuuukkkk.....!!"teriak Aliya ketakutan memanggil ibunya.
Roky makin bersemangat memberi pelajaran untuk gadis itu.Dengan cepat ia membuang ikat pinggangnya.Ia menarik rambut Aliya kasar dan melemparkan tubuh itu ke lantai.
Aliya berontak.Roky kini menindihnya, mengangkat kedua tangan gadis itu keatas kepalanya menggunakan satu telapak tangan besarnya dan mengunci kedua kaki Aliya dengan kedua belah pahanya.
"ibuuuuuuuukkkkk.....!!!!!!”
__ADS_1
"DIAAMMM.....!!!"bentaknya membuat Aliya makin gemetar ketakutan.
Roky mendekat kan wajahnya ke wajah Aliya yang sesenggukan.
"kenapa nangis hemmm??lo harus udah terbiasa dengan situasi kayak gini...!karena sebentar lagi..lo akan di giring ke istana tuan Moreno sebagai pengganti Azizah"ucapnya penuh penekanan tepat di telinga Aliya.
"nggak mau..!aku nggak mau..!jangan..!!"ucap Aliya mengiba.
"lo pikir lo punya pilihan hemm?"tanya Roky.Laki laki itu bahkan dengan berani menggerakkan satu tangannya yang bebas,ia mengusap usap lembut salah satu benda kenyal berbalut kaos hitam itu membuat Aliya makin menangis ketakutan.
"lo doyan duit kan?sampai sampai lo tega ngumpanin sepupu lo sendiri cuma demi uang?iya kan?"
Aliya sudah tak bisa berkata kata.Ia hanya bisa menangis terisak isak mendapati perlakuan kurang aja* dari Roky.
"gimana kalau lo ikut gue aja.... gue akan bawa lo ke tuan Moreno...disana...lo akan dimangsa abis abisan sama dia,digilir bareng bareng sama anak buahnya...setelah dia puas...dia akan ngelempar lo ke klub malam....jadi pemuas teman teman judinya dia...."ucap Roky menakut nakuti Aliya.
Gadis itu menangis sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.Ia tak bisa membayangkan jika sampai hal itu terjadi padanya.
"tapi sebelum gue bawa lo ke tuan Moreno....gimana kalau lo gue ajarin dulu....cara bikin laki laki pu.....as...."ucap Roky sedikit berbisik di barengi sebuah senyuman licik membuat Aliya makin merasakan ketakutan yang teramat sangat.
Roky mulai meremas benda kenyal itu.Aliya menangis meminta ampun.Ia benar benar sangat ketakutan.
"ampuuunnn...!!jangan....!!"ucap Aliya mengiba.
"kenapa jangan?gue mau ngajarin lo"ucap Roky.
"jangan....!tolong lepasin aku...!aku akan lakuin apa aja asal kamu lepasin aku...!tolong aku nggak mau ikut kamu ke rumah tuan kamu toloooonggg....!hiks....."ucap Aliya.
Roky menyeringai.
"apa aja?"tanya Roky.
"iya....apa aja...!"ucap Aliya terisak isak.
Aliya mengangguk.Roky menyeringai.
seeeetttt......
Ia bangkit.. menjauhkan tubuhnya dari tubuh Aliya membuat adik kandung Reza itupun meringsut mundur.
Roky merapikan kemeja nya yang sedikit berantakan.Ia kemudian duduk di ranjang Aliya,meraih kembali ikat pinggangnya yang tergeletak di lantai dan menggulung nya di tangan dengan tatapan mata yang tak lepas dari gadis yang nampak ketakutan di lantai keramik tersebut.
"telanj*ng sekarang....!"ucap Roky.
Aliya reflek mendongak ke arah Roky.Ia pun dengan cepat menggelengkan kepalanya.Roky mengangkat dagunya.Ia meraih pistol yang ia selipkan di tubuh bagian belakangnya lalu mengarahkan nya kearah Aliya
"gue bilang telanj*ng...!!"ucap Roky tegas.
"atau lo mau gue telan*angin..!!"ucap Roky memaksa.Aliya menggelengkan kepalanya lagi dengan cepat.
"makanya buruan....!!!!!!!"ucap Roky membentak membuat Aliya terjingkat kaget.
Mau tak mau gadis itupun menurut.Dengan tubuh yang gemetar hebat iapun melepas satu persatu pakaian nya dihadapan Roky hingga hanya menyisakan pakaian dal*mnya saja.Roky hanya menatap nakal ke arah wanita itu membuat Aliya merasa risih.Aliya memang anak manja,sedikit kejam dan sombong,tapi dia bukan wanita murahan.
Roky meraih ponsel Aliya yang tergeletak di atas kasur lalu melemparnya ke arah sang gadis.Gadis itupun susah payah menangkap benda pipih miliknya itu
"selfi...!"ucap Roky.
"nggak mau...!!" ucap Aliya menangis.
"lu mau gue tembak....?!!"ucap Roky sambil kembali mengangkat senjatanya.
"jangan....!!!"ucap Aliya takut.
"buruan.....!!!"hardik Roky lagi.
__ADS_1
Lagi lagi Aliya pun menurut.
"pose nya yang seksi dong gobl*k....!jangan nangis....!!!!!"bentak Roky.
Gadis itu justru makin banjir..
"apa perlu gue ajarin...?!"tanya Roky menakut nakuti.
"nggak....!!"ucap Aliya sambil terus menangis.
"ya udah buruan....!!!"ucap Roky lagi.
Aliya mulai mengambil foto selfi dalam kondisi tanpa busana tepat dihadapan Roky.Laki laki itu hanya menatap penuh nafsu ke arah Aliya.Ia juga pria normal,melihat tubuh indah di hadapannya tengah meliuk liuk di depan kamera membuat birah* nya sebagai seorang laki laki pun naik.Namun ia tak mau memangsa Aliya.Wanita itu bukan tipe Roky...!Ia sudah punya wanita lain yang selama ini menguasai hatinya
Aksi selfi pun selesai.Roky merampas ponsel Aliya lalu mengirimkan foto foto wanita itu ke nomor WhatsApp nya.Dalam hitungan detik,foto foto itupun sudah masuk ke ponsel Roky.
Laki laki itu bangkit.Ia mendekati wanita yang kini berusaha menutupi lekuk tubuhnya itu dengan kedua lengannya.
Roky kembali mengungkung tubuh Aliya.Ia mendekat kan wajahnya ke telinga wanita yang kini nampak sangat ketakutan itu.
"denger ya gobl*k....!foto foto lo udah ada di hp gue....!mulai hari ini...lo akan jadi budak gue...!tugas lo...nurutin semua perintah gue...dan ingat..jangan coba macem macem sama gue...kalau lo berani macem macem...gue akan sebarin foto lo ke situs open B..O...!"ucap Roky
"jangan sampai ada yang tau... kalau lo bekerja buat gue...kalau sampai lo berani buka mulut...liat aja...abis lo ama gue..!"ucap Roky mengancam.Aliya makin tak karuan.
"paham nggak lo?!"tanya Roky.
Aliya mengangguk sambil menangis.
buuuuuggghhhh...
"jawab gue an*ing...!paham nggak lo...??!!!"bentak Roky sambil memukul tembok tepat di samping wajah Aliya.
"iya ..paham.....!huhuhuhu.....!!"ucap wanita itu menangis lagi.
Roky menyeringai.
"bagus...!!"ucapnya sambil mengacak acak rambut Aliya.
Laki laki itu kemudian pergi dari kamar tersebut.Meninggalkan Aliya yang nampak ketakutan.
Roky melangkah keluar sambil mengenakan ikat pinggangnya.Dilihat di ruang tamu,Reza sudah babak belur di hajar Zack.Tari di ikat dengan mulut di sumpal kain.
Keluarga itu sudah acak acakan di tangan Zack dan Roky.
"gimana?"tanya Zack.
"beres.."ucap Roky
"good..."jawab Zack
Zack menatap tajam ke arah Reza yang kini lemah babak belur dengan wajah yang masih ia injak dengan satu kakinya itu.
"kalian...!hancurkan semua barang barang berharga dirumah ini!"ucap Zack bengis.
"baik tuan...?"sahut anak buah lainnya
Dan mereka pun beraksi.Para anak buah Zack bergerak menghancurkan semua benda benda berharga milik keluarga Tari.Wanita itu menangis histeris memohon ampun.Zack menyeringai menatap puas ke arah wanita paruh baya itu.
Ini semua belum seberapa,dibandingkan perbuatan kejam dan jahat mereka pada Zizah dan Ammar semenjak kematian suami Tari.Bagaimana dua anak yatim-piatu itu diperlakukan bak budak.Tidak dimanusiakan.Diperlakukan bak pembantu,di kasari,dipaksa hidup keras,di jadikan jaminan hutang...!sungguh...ini belum seberapa bagi Zack...! perlakuan mereka pada Zizah jauh lebih menjijikkan dan tak beradap dari pada ini....!
...----------------...
******Up 14:30
yukkk....dukungan dulu... sepertinya review agak lama hari ini******....
__ADS_1