Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Enam Puluh Sembilan


__ADS_3

Seorang gadis manis masuk ke dalam sebuah rumah sakit besar di pusat kota itu.Setelah dari kantor polisi, gadis yang kini tinggal bersama Livia dan Andrew itu memutuskan untuk mampir sebentar ke rumah sakit untuk menjenguk Aliya yang kata nya Livia sudah sadar tersebut.


Ya....setelah pulang dari rumah sakit,gadis itu dan sang kakak akhirnya ditampung di rumah Livia dan Andrew.Livia dan Andrew bahkan mempekerjakan mereka dan menggajinya agar keduanya punya uang sekedar untuk pegangan.Lantaran semenjak disembunyikan oleh Moreno,Zizah tak pernah punya uang.Roky dan Zack sudah memenuhi semua kebutuhannya.Sedangkan Ammar,semenjak perginya Zizah dari rumah Tari,laki laki itu tak pernah punya uang sepeserpun.Ia makan pun hanya makanan sisa dari Tari dan anak anaknya.Keluarga itu benar benar tak memanusiakan manusia.


Tak lama,Zizah sampai di ruang rawat inap tempat dimana Aliya dirawat.Dua orang pria nampak berjaga di luar pintu.Itu adalah polisi yang ditugaskan untuk menjaga Aliya.


Zizah mendekati dua polisi itu.Ia kemudian mengeluarkan notebook nya dan menuliskan sesuatu disana.


"nama saya Azizah,saya sepupunya Aliya..."tulisnya


"kamu mau ketemu Aliya?"tanya salah seorang polisi itu.


Zizah mengangguk.


sang polisi kemudian membuka pintu kamar tersebut dan mempersilahkan Azizah untuk masuk di dampingi seorang polisi lain.Tujuannya adalah untuk memastikan,agar tidak ada aktifitas aktifitas dari Zizah selaku orang yang menjenguk dan Aliya yang kini statusnya sudah menjadi tersangka yang nantinya akan menyulitkan pihak kepolisian.


Zizah masuk bersama seorang polisi,sedangkan polisi satunya kembali berjaga di depan pintu.


Zizah mendekati Aliya yang kini duduk bersandar di ranjang.Gadia cantik yang kini tengah berbadan dua itu menatap bengis ke arah Aliya.


"lo?lo ngapain disini?!"tanya Aliya.Ia tak suka Azizah.Gadis yang awalnya ingin ia tunjukan keberadaan nya pada Moreno.Ia berharap agar Zizah segera ditangkap dan ia akan bebas dari ancaman Roky serta bisa menikmati uang pemberian Moreno.Namun nyatanya,bukan kebebasan dan uang yang ia dapatkan.


Moreno memperk*sa nya...!ia hamil anak Moreno..!laki laki itu dipenjara..!dan kini ia akan terancam hamil dan melahirkan di sel guna mempertanggung jawabkan perbuatannya menyiksa Aliya dan Ammar selama bertahun tahun.


Sedangkan Zizah ...


lihatlah...!


ia dan kakaknya sepenuhnya bebas..!mereka merdeka...!


Aliya benci Azizah...!gadis bisu itu sudah membuat hidupnya porak poranda...!


"Aa..."ucap Zizah seolah ingin memanggil nama sang sepupu.


"lo ngapain kesini?!mau ngetawain gue?!ngetawain keluarga gue yang hancur?!iya....?!!puas kan lo sekarang?!bahagia kan lo....?!!"ucap Aliya menggebu gebu

__ADS_1


Zizah tetap tenang.Gadis itu kemudian menuliskan sesuatu pada Aliya di notebook nya dan menyerahkan nya pada Aliya.


"aku kesini mau jenguk kamu..aku tau kamu disini dari mbak Livia...katanya kamu udah sadar..makanya aku kesini"tulisnya.


Aliya menoleh ke arah Zizah.


"Dari mana lo kenal dokter Livia?"tanya Aliya.Dia memang belum tau bahwa Livia adalah majikan Zizah.


"mbak Livia itu majikan aku ..."tulis Azizah.


Aliya terdiam.Jadi dokter itu majikan Zizah.


"udah mendingan?"tanya Zizah lagi.


Aliya menatap kesal ke arah Zizah


"lo nggak usah sok peduli deh sama gue..!gue nggak butuh belas kasihan dari lo....!"ucap Aliya.


Zizah tersenyum singkat lalu menuliskan sesuatu.


"aku dan kak Ammar satu satunya keluarga kamu saat ini yang bisa kamu mintain bantuan Al,aku tau.... suatu saat kamu pasti akan butuh sesuatu dan mungkin aku bisa bantu...."


"aku pulang ya...jangan banyak pikiran...jaga emosi kamu...ada nyawa lain dalam tubuh kamu yang harus kamu fikirkan kesehatan nya"tulis Aizah panjang lebar*.


Aliya terdiam..!Zizah sudah tau jika dia hamil..!tapi ia yakin,Zizah pasti belum tau kalau ia hamil anak Moreno...!


Azizah melangkah pergi setelah meletakkan parsel buah yang dibawanya di atas nakas.Ia kemudian beranjak pergi meninggalkan ruangan itu untuk segera pulang kembali ke rumah Andrew dan Livia.


Saat baru beberapa langkah keluar dari ruangan itu.Tiba tiba...


"Zizah...."ucap seorang pria berperawakan militer yang nampak gagah dengan kaos biru tua bertuliskan "POLISI"


Itu Andrew....!


Zizah tersenyum.

__ADS_1


"kamu ngapain disini?"tanya Andrew.


Azizah membuka mulutnya.Ia kemudian menunjuk salah satu kamar rawat inap yang dijaga oleh oleh dua orang polisi di sana.


"oh...abis jengukin Aliya?"tanya Andrew.


Zizah mengangguk.


Andrew tersenyum.


"ya udah....abis ini kamu kemana?"tanya Andrew lagi.


"pu....a...."


"pulang?"


Zizah mengangguk.


"ya udah...hati hati ya..."ucap Andrew begitu tulus.Zizah hanya mengangguk.Merekapu akhirnya berpisah.Zizah keluar rumah sakit sedangkan Andrew berjalan menuju ruangan Aliya.Hari ini ia akan melakukan interogasi pada wanita hamil itu.


"selamat siang pak"ucap dua polisi itu sambil memberi hormat pada Andrew.


Andrew pun melakukan hal yang sama.


"saya mau masuk...hari ini jadwal interogasi untuk Aliya..."ucap Andrew.


Dua polisi itu paham.


Salah satu polisi pun membukakan pintu untuk Andrew dan mempersilahkan suami dari Livia itu untuk masuk ke dalam.Satu polisi lainnya pun ikut masuk untuk mendampingi Andrew.


...----------------...


***Selamat pagi..,


up 05:51

__ADS_1


yuk....kasih dukungan dulu...🥰***


__ADS_2