Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Delapan Belas


__ADS_3

Ceklek.....


Pintu kamar terbuka.


Ini kali pertamanya Azizah masuk ke kamar pria gondrong itu.


Azizah mengernyitkan dahinya.Sebuah kamar yang tak terlalu luas jika dibandingkan dengan kamar Moreno.Ruangan dengan nuansa maskulin, didominasi warna abu abu dan hitam khas laki laki dengan ranjang king size di dalamnya.Mata sendu Azizah langsung tertuju pada dua buah sofa hijau tosca dan satu bangku kecil di sebelah jendela yang dimana disalah satu sofanya dipenuhi banyak sekali boneka berbagai jenis.Selain itu dua ekor kucing kecil nampak tertidur pulas di atas ranjang berukuran besar tersebut,menandakan betapa laki laki itu sepertinya memang sangat menyukai kucing.


Laki laki model apa sih Zack ini?badan tatoan semua tapi suka mengoleksi boneka dan suka main sama kucing?pikirnya.


Azizah mendekati sofa itu,diraihnya satu boneka berbentuk dino berukuran sedang dengan sebuah tulisan rajut di salah satu sisinya bertuliskan "Zia"


Zia??siapa Zia??


Netra gadis bertubuh penuh luka itu terus beredar menatap ke segala arah.Dilihatnya di salah satu dinding.Beberapa foto Zack dan seorang gadis tertempel di dinding di hiasi lampu lampu lucu dan stiker stiker imut disana.


"cantik"batinnya


Sepertinya itu pacar Zack.Ada tulisan "Zack&Zia" disana.


Zia lagi? sepertinya ia pernah melihat atau mendengar nama itu sebelumnya?tapi dimana ya?


Azizah mencoba mengingat ingatnya,lalu,...


oh iya....ia ingat....tulisan 'Zia' ada di sapu tangan pink pemberian Zack.Sapu tangan yang laki laki itu berikan saat pertama kali ia masuk ke rumah ini dan dipukul oleh Moreno hingga mulut dan hidungnya berdarah.


Sepertinya Zack sangat menyayangi wanita bernama Zia itu,sampai sampai semua benda miliknya bertuliskan nama Zia.


Azizah mengedarkan pandangannya lagi.Di atas ranjang,ada sebuah benda terlipat berwarna hijau,ia yang penasaran pun meraihnya.


Sajadah?


Zack menyimpan sajadah?laki laki itu juga bisa sholat?


Azizah menggelengkan kepalanya cepat.


Entahlah....bukan urusan dia....!


Azizah mulai merapikan kamar yang cukup berantakan itu dengan sisa sisa tenaga yang ia miliki.Selayaknya kamar pria pada umumnya.Semua benda bertebaran tidak pada tempatnya.Pakaian, sepatu,sampah bekas makanan bahkan celana da*am pun semua berserakan bak kapal pecah.Azizah memungutinya satu persatu dengan gerakan lemas,tiba tiba....


ceklek....

__ADS_1


pintu terbuka...


Zack masuk ke kamarnya dengan raut wajah datar menatap lurus ke arah Azizah.Si gadis malang itu pun meringsut sambil memegangi sapunya manakala Zack kembali menutup pintu kamar dan berjalan menuju nakas.


sreeeett...


Laci nakas pun dibuka.Ia meraih tiga buah roti kemasan dan satu minuman dalam botol lalu mendekati gadis malang itu.


"makan dulu..."ucap Zack sambil menyodorkan makanan roti dan minuman di tangannya.


Azizah mendongak menatap wajah Zack.Wajah dingin dan tak berekspresi itu terlihat mulai memudar, perlahan berganti wajah tenang dengan senyuman tipis namun terlihat manis dari bibir merah pria berkulit putih itu.


Azizah masih diam.


"jangan takut....tidak ada cctv di kamar ini....kau bisa makan dengan tenang disini"ucapnya.


Azizah mengangguk,ia meraih roti dan minuman botol itu lalu membungkuk pertanda ucapan terima kasih.


Zack melepas kemejanya dihadapan Azizah membuat gadis manis itu kembali menunduk.Kini hanya tersisa celana panjang pria tampan itu yang membungkus tubuh berototnya.Azizah sedikit ngeri melihat tampilan tubuh Zack yang penuh tatoo.


Sepertinya Zack menyadari hal itu,ia tersenyum menatap wajah gadis manis di hadapannya tersebut.


"makanlah....aku mau mandi...."ucap Zack sambil mengacak acak lembut pucuk kepala gadis manis itu.Zizah mengangguk lagi.


Tak butuh waktu lama,Zack keluar dari kamar mandi dengan handuk yang dililitkan di pinggang.Rambut dan dada bertato yang nampak basah menambah kesan gagah pria dengan senyuman manis itu membuat Azizah seketika itu juga kembali menunduk tak berani melihat ke arah Zack.Pria bertato itu segera menuju lemari pakaian untuk berganti baju tanpa menghiraukan keberadaan wanita manis itu di dalam kamarnya,ia kemudian duduk di ranjang miliknya sambil mengeringkan rambutnya dan mengambil laptop di atas meja lalu memainkannya.Dua ekor kucing milik Zack terbangun,mereka dengan cekatan menghampiri sang tuan yang hanya mengenakan celana pendek dan bertelanjang dada.


Azizah melirik sekilas ke arah pria gondrong itu.Ternyata bukan hanya dada dan punggung nya yang dipenuhi tato.Tapi kaki kirinya juga penuh dengan tato,dari betis hingga pahanya.



Zack tiba tiba menatap Azizah,membuat wanita itu sedikit kaget lalu menunduk lagi.


"kenapa?kau takut melihat tubuhku?"tanya Zack sambil terus memainkan laptopnya.


Azizah hanya menunduk sambil memakan rotinya.


"jangan takut...aku tidak akan berbuat macam macam denganmu.Segera habiskan rotimu dan selesaikan tugas tugasmu"ucap Zack lalu menutup laptopnya dan meletakkannya lagi di atas nakas.


Zack bangkit...


"besok aku tidak akan ada di rumah ini seharian,jadi aku harap kau bisa jaga diri disini...aku sudah meminta Bu Rahmi untuk menyelinap kan makanan untukmu jika besok kau masih dihukum..."ucap Zack sambil mengenakan kaos hitamnya.

__ADS_1


Azizah bangkit,ia menuliskan sesuatu di note book nya dan menyerahkan nya pada Zack.


"kenapa kamu kadang baik kadang jahat sama aku?"tulis Azizah to the point


Ia seolah benar benar dibuat penasaran dengan sosok Zack.


Zack tersenyum simpul lalu menatap ke arah Azizah.


"jadi kau mau aku jahat terus?"tanya Zack membuat Azizah secepat kilat menggelengkan kepalanya panik.Ia kemudian merampas note book nya yang masih berada di tangan Zack lalu kembali menuliskan sesuatu.Zack tersenyum lucu,gadis yang polos dan manis.


"bukan gitu.....aku cuma mau bilang makasih aja...aku nggak tau kamu itu seperti apa..tapi yang aku tau kamu satu satunya orang yang mau membantuku di rumah ini....makasih banyak..."tulis nya.


Zack tertawa kecil membaca tulisan itu.Azizah mengamati wajah putih tersebut dengan seksama.Manis sekali pria ini jika sedang tertawa begini.Batin Azizah memuja.


"aku hanya melakukan apa yang harusnya ku lakukan..."ucap Zack dengan tangan yang tergerak mengusap lembut pucuk kepala Azizah.


"kita sama Azizah....kita sama sama bertahan demi orang yang kita sayang...."


"kamu tidak sendiri...aku akan menemani kamu berjuang disini...tapi maaf....aku tidak bisa terang terangan membela kamu...karena ada nyawa lain yang harus tetap selamat..."ucapnya sambil tersenyum.


Azizah memiringkan kepalanya.Bingung..!apa maksud pria ini?sama?sama sama berjuang?nyawa yang harus tetap selamat?apa maksudnya.


"nggak usah dipikirin....suatu saat kamu akan tau...aku akan menceritakan semua nya kalau ada waktu...sekarang aku harus cepat cepat keluar dari kamar ini agar tuan Moreno tidak curiga....ingat...disini banyak mata dan kamera yang mengintai,jadi kamu harus hati hati.."ucapnya.


Zack tersenyum lagi.Ia mengacak acak lembut rambut lurus milik Azizah sambil tersenyum


"tetaplah bertahan sayang...jangan lupa berdoa agar Tuhan membantu kita melalui tangan dan kuasaNya.."ucap Zack.


"jangan nangis lagi...."


Zack mendekat kan wajahnya ke telinga Azizah.


"kamu cantik kalau tersenyum..."bisiknya membuat Azizah seketika itu juga mematung


Zack pun berlalu pergi.Meninggalkan wanita itu yang seolah masih sibuk dengan pemikirannya sendiri.Apa maksud ucapan Zack?Siapa laki laki itu sebenarnya?


...----------------...


***Selamat sore menjelang malam...


up 17:30

__ADS_1


yuuukkkk....kasih dukungan dulu....😊😊***


__ADS_2