
Malam menjelang di sebuah kamar yang tak terlalu luas di sebuah rumah sederhana itu...
Rumah dimana sepasang suami istri baru itu kini tinggal bersama kakak kandung Zizah,Ammar.
Jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam,
Zizah nampak duduk bersandar di sandaran ranjang sambil memainkan ponselnya.Menggeser geser layar benda pipih itu melihat satu persatu foto pernikahan nya dengan Zack yang di ambil melalui kamera ponsel tersebut.
Ceklek....
pintu kamar terbuka...
Laki laki bertubuh tegap itu masuk kedalam kamar dengan hanya menggunakan celana pendek berwarna hitam membalut tubuh kekar bertatonya.Badannya tegap,otot tubuh dan perutnya terlihat begitu jelas dibalut berbagai gambar yang entah apa maksudnya dan berapa banyak jumlahnya melekat sempurna di kulit Zack Andreaz,mulai dari dada,perut,lengan atas,punggung hingga kakinya.
Untuk beberapa saat Zizah dibuat merinding dengan tampilan suaminya itu.Zack tersenyum,lalu menutup pintu kamar dan menguncinya dari dalam.Dengan handuk di tangan yang ia gunakan untuk mengeringkan rambut gondrong nya,laki laki itu berjalan mendekati sang istri.Ia mencium kening wanita manis itu singkat lalu berjalan ke arah meja rias yang berada tak jauh dari ranjang.
Tangannya tergerak mengambil pisau cukur yang tadi siang ia beli di warung.Sambil menghadap cermin,laki laki itu mulai menggerakkan benda berwarna biru ke area sekitar dagu bawah hidungnya.Menghilangkan bulu bulu tipis yang mulai menghiasi rahang tegas dan bagian atas bibirnya miliknya.
Zizah terdiam.Diamatinya sang suami yang berdiri membelakanginya.Wanita itu nampak memperhatikan satu demi satu gambar yang melekat di kulit Zack.
Tak butuh waktu lama,pria berkulit putih itu selesai dengan aktifitas mencukurnya.Ia kemudian mengusap rahang dan area bawah hidungnya menggunakan handuk yang sedari tadi ia pengang.
Zack kemudian beranjak.Digantungkannya kain berbulu tebal itu di gantungan dinding.Ia kemudian berbalik badan lalu tersenyum sambil berjalan mendekati Zizah yang nampak duduk bersandar di atas ranjang.
Pria itu naik.Zizah meringsut menegakkan posisi tubuhnya.
Zizah yang belum terbiasa berduaan di dalam kamar dengan seorang pria pun nampak menunduk.Mungkin deg degan, bercampur takut dan canggung.
Zack tersenyum,
"nggak mau pegang tato ku?"tanya Zack.
Zizah mendongak menatap wajah sang suami.Laki laki itu seolah tau apa yang ada di pikiran Zizah.Wanita itu pasti ngeri melihat tubuh Zack yang dipenuhi gambar gambar tersebut.
"Za....."ucap Zizah.
"apa?"tanya Zack seolah sudah mulai paham ucapan Zizah tanpa perlu wanita itu menulis.
"ga....sa...ki....." tanya Zizah sambil menggerakkan tangannya menunjuk badan Zack dari atas sampai bawah,seolah ingin bertanya "apa nggak sakit digambari seperti itu?"
Zack tersenyum.
"enggak..udah biasa..."jawab Zack.
Zizah nampak tak nyaman.
Laki laki itu kemudian mendekat,diraihnya tangan kanan sang istri dan membimbingnya menyentuh salah satu tato Zack di area dadanya.
"i...i...se....e...."ucap Zizah
(ini serem)
"namanya juga belum terbiasa...ntar lama lama juga nggak serem koo dilihatnya...makanya kamu harus sering sering liat aku nggak pakai baju..biar kamu terbiasa sama tato tato aku.."ucap Zack.
"ga...bi sa....di...a...pu....?"tanya Zizah lagi.
(nggak bisa dihapus?)
"bisa...tapi ntar kulitku belang belang..."ucap Zack.
"ka...o.....so...at..."
(kalau solat?)
Zack tersenyum simpul.
"kalau solat ya solat aja...."ucap Zack.
"sa..ah?"tanya Zizah.
__ADS_1
"nggak tau.."ucap Zack santai.
"aku hanya menjalankan kewajiban ibadahku...hasilnya...diterima atau enggak nya..jadi dosa atau pahala nya..itu urusan Tuhan...bukan wewenang kita untuk menilai ibadah sesama manusia..."ucap Zack.
Zizah hanya mengangguk sambil tersenyum.Sedangkan tangannya masih setia menyentuh dada sang suami.Kini ia bahkan mulai menggerak gerakkan tangannya mengusap dan meraba tiap tato di tubuh Zack.
"sini juga banyak.."ucap Zack sambil kembali membimbing tangan putih itu ke pahanya.Digerak gerakkannya telapak tangan itu mengusap paha yang juga dipenuhi banyak gambar tersebut.
"banyak kan?"tanya Zack sambil menatap nakal ke arah Zizah yang masih fokus dengan gambar gambar di paha suaminya itu.
Zizah mengangguk...
Zack memulai aksinya,ia membimbing tangan itu makin naik ke pangkal pahanya sambil mengusap usapkan telapak tangan istrinya itu.Tangan Zizah makin naik,
naik,
naik,
dan........
.
.
.
.
Seeeeetttt......
Wanita itu reflek menarik tangannya saat Zack membimbing telapak tangan itu masuk ke dalam celana hitam nya.Ujung jari Zizah bahkan tak sengaja menyentuh sesuatu berbulu di dalam sana..entah apa.Namun seperti nya bulunya cukup lebat🤭
Zizah terkejut.Ia meremas telapak tangan nya sendiri sambil menatap aneh ke arah Zack dari atas sampai bawah.Laki laki itupun dibuat terpingkal dengan ulah istri polos nya itu.
"kamu kenapa?"tanya Zack sambil mencoba menahan tawa.
"i....u...."ucap Zizah sambil menunjuk tepat ke arah bawah perut Zack
"apa?"tanya Zack pura pura tak paham.
"i..u..." ucap Zizah lagi.
Zack masih pura pura tak paham.
"apa sih?yang mana...?"tanya Zack.
Wajah Zizah nampak merona merah.Ia menggelengkan kepalanya lalu menunduk merasa malu karena tak sengaja telah menyentuh sesuatu di dalam celana suaminya.
Zack menguluum bibir bawah miliknya sendiri,menahan tawa nya agar tak pecah melihat aksi polos istri tersayang nya itu.
"kamu tadi pegang apa?"tanya Zack menggoda.
Zizah menggelengkan kepalanya.Zack makin tergoda.
"kamu tau nggak...tato itu termasuk karya seni loh....karya seni dua dimensi...."ucap Zack sambil senyum senyum.
Zizah hanya diam sambil perlahan mulai mengangkat kepalanya.
"tapi aku juga punya,karya seni lain ditubuh aku..."ucap Zack lagi.Zizah mulai penasaran,ia nampak menyipit kan matanya mendengar ucapan suaminya itu.
"aku punya karya seni tiga dimensi...."ucap Zack sekuat tenaga menahan tawanya.
Zizah makin tak mengerti.Apa maksudnya?
"karya seni tiga dimensi ku itu....patung..."ucap Zack dengan air liur sedikit muncrat saking tak bisanya ia menahan tawa.
Zizah mulai merasakan gelagat dibodohi oleh pria itu.Ia menatap sinis ke arah Zack.
"loh ... beneran...."ucap Zack meyakinkan istrinya.
"patung rudal di ujung hutan yang kebakar....patungnya punya tenaga magis...bisa hidup kalau di sentuh...beneran...."ucap Zack lagi
__ADS_1
Zizah nyengir geli.
"mau liat nggak?"tanya Zack.
Zizah diam.
Zack mendekat.
Zizah mulai tegang.
Laki laki itu lantas menggerakkan tangannya,merengkuh pinggang sang istri dan mendekatkan wajahnya ke wajah Zizah.
"kamu cantik banget peri..."ucap Zack.
Zizah menoleh.Ia lantas tersenyum manis ke arah suaminya itu.
Zack menggerakkan satu tangannya yang bebas.Di raihnya dagu lancip wanita tuna wicara itu.Tanganya menatap kagum wajah manis yang nampak cantik natural tanpa polesan make up tersebut.
"mulai hari ini..aku adalah milik kamu..kamu milik aku....semua yang ada dalam tubuhku...kamu berhak atas itu... begitupun sebaliknya..."ucap Zack dengan sorot mata yang tak lepas dari bibir Azizah.Ibu jarinya bergerak mengusap lembut benda tipis merah muda itu seolah menunjukkan betapa ia sangat tergoda dengan bibir indah tersebut.
"aku akan memastikan kamu akan selalu aman selama aku jadi suami kamu....nggak akan ada satu orang pun yang bisa menyakiti kamu selama ada aku..."
"aku minta maaf.,aku belum bisa ngasih banyak buat kamu...aku bukan laki laki kaya dengan segudang harta yang bisa membahagiakan kamu...aku cuma cinta yang tulus dan keberanian,membela dan melindungi kamu walaupun nyawaku taruhannya..aku sayang sama kamu peri..."ucap Zack.
Zizah tersenyum haru.Andai ia bisa bicara,ingin sekali rasanya ia mengungkapkan pada Zack betapa ia sangat bahagia di pilih oleh laki laki itu.Pria baik hati dengan segala perlakuannya yang selalu bisa membuat Zizah malu malu dan salah tingkah.
Zack menatap dalam wanita itu...
"peri....boleh aku meminta hakku sebagai suami kamu?"tanya Zack.
Zizah diam mengamati wajah tampan itu.Ia kemudian tersenyum, lalu mengangguk.
Zack pun ikut mengulum senyum.Di dekatkan nya kepalanya itu lalu memiringkan nya dengan mata terpejam.Hembusan nafas keduanya saling menerpa wajah sang pasangan.Kedua bibir yang masih suci itu perlahan mulai menempel.Sentuhan antar permukaan pun tak terelakkan.
Zack mengecup benda yang sedari tadi jadi fokus netra nya itu dengan lembut.Sebuah kecupan yang berhasil membuat Zizah membuang nafas saat merasakannya.
Satu kecupan lembut Zack berikan...
.
satu lagi,lebih lembut....
.
lagi....mulai bernaffsu...
.
sekali lagi,Zack mulai terbawa suasana.Wajahnya mulai bergerak.Awalnya pelan,berubah makin liar.Kecupan demi kecupan lembut itu kini berubah jadi luma*tan luma*tan yang makin lama terasa makin terburu buru.
Zack mulai panas.Zizah mere mas sprei bermotif kotak kotak itu untuk menyalurkan sensasi aneh yang mulai ia rasakan.
Zack makin menjadi jadi.Dibimbingnya sang istri untuk berbaring di atas ranjang tanpa melepaskan paguutannya.
Dada kedua nya naik turun.Tangan kekar itu kini mulai menjamah tubuh mulus berbalut rok pendek dan kaos panjang itu.
Zack makin menggila.Begitu juga Zizah yang berada di bawahnya.Merasa puas dengan aktifitas antar bibir,Zack pun menyudahi aksinya.Ia bergeser
Dilepaskan nya seluruh pakaian wanita cantik itu,membuat tubuh putih mulus tanpa cela itu terlihat jelas tanpa sehelai benang pun yang menutupinya. Zack tersenyum.Zizah yang sudah tak berbusana pun hanya pasrah.
Laki laki itu lantas duduk mengambang di atas pinggul sang istri,satu tangannya tergerak memainkan salah satu benda kenyal yang tak terlalu besar itu.Sedangkan satu tangannya nampak mengusap usap perut,naik ke dada,leher hingga wajah wanita tersayang nya tersebut.
Dada Zack makin naik turun.Gerakan Zack terasa sedikit kasar.Genggaman tangannya juga begitu kuat membuat Zizah mulai menggeliat dibuatnya.
Zack tersenyum simpul.Ia mengubah posisi nya.Ia mulai menindih wanita itu,menyentuh,mengecup,menggigit,meraba dan melakukan apapun yang ia inginkan, apapun yang ia mau pada tubuh ramping itu membuat sang pemilik badan hanya bisa menegang sambil menahan segala sesuatu yang tak bisa dijelaskan dengan kata kata.
Malam terus berlanjut,kedua anak manusia itu mulai bermandikan keringat di dalam kamar yang taj terlalu luas itu.Ditemani suara binatang malam,semilir angin yang menerpa menjadi saksi menyatunya dua anak manusia itu menjadi satu pasangan yang seutuhnya di atas sebuah ikatan yang bernama pernikahan.
...----------------...
***Up 18:02
__ADS_1
yuk....kasih dukungan dulu...🥰***