
Hari berganti....
Hari ini adalah hari pertama masuk kerja,baik untuk Zia maupun untuk Zack.
Saat ini jam sudah menunjukkan pukul tujuh pagi.Pria berambut gondrong itu nampak menuruni tangga dimana kamar pribadinya berada menuju lantai bawah dimana Zia sudah menunggu nya di meja makan.
"pagi Zi...."ucap Zack sambil mengikat rambut gondrongnya.
"pagi kak...."jawab Zia sambil mengisi dua piring diatas meja dengan nasi goreng buatannya.Zack duduk di salah satu kursi di meja makan itu sambil menunggu sang adik selesai dengan aktifitasnya.
"kuliah dulu apa kerja dulu?"tanya Zack
"kuliah kak...entar siangan baru ke toko..nanti aku pulangnya agak malem ya...."ucap Zia sambil kini mengisi dua gelas kosong dengan air putih
"mau kakak jemput nggak?"tanya Zack.
"nggak usah...kan aku bawa motor sendiri kak...ngapain di jemput..."ucap Zia.
"sarapan dulu gih..."ucap wanita itu lagi.Keduanya pun mulai menyantap makanan mereka.
"bos kamu orangnya gimana?"tanya Zack lagi sambil memasukkan sesuap demi sesuap nasi ke dalam mulutnya.
"kayaknya orangnya baik deh kak...namanya Adinda...cantik banget...kalau ngomong juga lembut banget...tapi kalau suaminya...agak serem....jarang ngomong...kemarin pas aku perkenalan sama di kasih liat bagian bagian tokonya aja dia nggak ada ngomong sama sekali...dateng langsung naik ke lantai atas...ngelirik aku bentar nggak ngomong apa apa..."ucap Zia.
Zack terkekeh.
"trus kamu maunya gimana,..diajakin curhat ama dia?"tanya Zack.
"ya nggak gitu juga ..."ucap Zia sambil ikut menyantap nasi gorengnya.
"yang penting kamu ati ati kerjanya ..yang namanya ikut orang pasti ada enak ada enggak nya....dan jangan lupa...kamu harus jujur....dalam hal apapun..."ucap Zack menasehati.
"iya kak....."jawab Zia
Hening sejenak...
"eh tapi kak....aku kek pernah liat suaminya kak Adinda deh ...mukanya kayak nggak asing...tapi dimana ya?"tanya Zia.
Zack hanya tersenyum sambil mengunyah makanannya.
"matanya tuh bagus...kayak bule bule gitu .. trus badannya tatoan ...ya...meskipun nggak sebanyak tato kakak....tapi lumayan bikin serem....trus badannya tuh gede,rambutnya pirang....pokoknya bule banget dan kayak nggak asing gitu di mata aku....tapi dimana ya?"tanya Zia sambil mencoba mengingat ingat
"namanya?"tanya Zack
"nggak tau....orang dia dateng langsung nyelonong ke lantai atas..."ucap Zia.
__ADS_1
Zack hanya tersenyum simpul.
"kalau kakak gimana...bos nya baik nggak?"tanya Zia
"kayaknya nggak terlalu...."ucap Zack santai.
"maksudnya...?"tanya Zia.
"seperti bos bos pada umumnya...yang penting duit..."ucap Zack.
"galak kak?ati ati kak ..ntar kakak dimarahin mulu lagi...."ucap Zia.
"kalau kakak dimarahin paling kakak banting..."ucap Zack santai.
"iiiihhh....ngomongnya...bos tuh....yang ngasih gaji ...!!"ucap Zia sambil mendorong ringan tubuh Zack.
Laki laki itu hanya terkekeh.
"udah ah .. lanjutin aja sarapan nya...."ucap Zack pada gadis dua puluh tahun itu
"iya....iya...."jawab Zia
Keduanya pun lantas menghabiskan nasi goreng buatan Zia itu hingga tandas.
Tak butuh waktu lama....dua saudara kandung itu selesai dengan sarapan pagi mereka.Keduanya lantas berpisah untuk mulai menjalankan aktifitas masing masing.Zia kuliah sebelum nanti pergi ke toko kue,sedangkan Zack langsung menuju bengkel tempatnya bekerja kini.
Tak lama,dua puluh menit perjalanan,Zack sampai di bengkel tempat nya bekerja itu.Disana sudah ada satu montir yang datang.Itu adalah montir senior yang kemarin ia temui.Namanya Jono.Laki laki yang diberi kuasa memegang kunci pintu bengkel itu nampak membuka rolling door tempat perbaikan mobil tersebut.
Zack turun dari motornya.
"pagi mas...."ucap Zack basa basi.
"hmm...."jawab pria itu sedikit cuek.Zack hanya diam.
Rolling door sudah terbuka.Zack dan Jono masuk ke dalam bengkel tersebut.
"bersihin dulu nih...disapu...trus itu dagangan oli dan lain lain nya di etalase beresin...yang rapi..."ucap Jono memerintah.
"iya mas..."jawab Zack.
Zack segera mengambil seragam montir yang berada di salah satu rak kayu yang ada di tempat itu.Ia lantas menuju kamar mandi untuk mengganti kaos pendek serta celana panjangnya dengan seragam montir berwarna biru tua tersebut.
Zack pun mulai bekerja.Ia melakukan apa yang Jono perintah.Menyapu lantai lalu mengelap etalase dan menata dengan rapi beberapa dagangan seperti oli dan keperluan keperluan mesin lainnya yang terlihat sedikit berantakan di dalam etalase.Zack nampak menatap sinis sejenak ke arah Jono.Alih alih membantu,laki laki itu justru nampak menyalakan rokoknya,duduk di salah satu kursi tunggu sambil memainkan ponselnya.
Kok gini?bukannya harusnya sesama pekerja harus saling kerja sama?pikir Zack.
__ADS_1
Ah sudahlah...biarkan saja....toh pekerjaan pagi ini tak berat berat amat.Pikir Zack.
Pria berambut gondrong itu pun kembali sibuk dengan pekerjaan pertamanya.Tak lama,satu montir lagi datang.Namanya Rudi,usianya mungkin tiga puluh tahunan.
"baru dateng lo?"tanya Jono sambil menghisap rokoknya dengan gaya bak seorang bos.
"iya bang..."jawab Rudi.
"buruan ganti...!kerja sono...!lain kali dateng pagian dikit...!males banget lo..!lelet kayak gitu minta gaji gede lo...!!"ucap Jono.
Rudi hanya menunduk sambil terus berjalan menuju rak kayu dan mengambil seragam montirnya.
Tak lama,ia pun keluar dari kamar mandi dengan seragam tersebut lalu mulai mengerjakan pekerjaan nya sebagai montir seperti biasanya.
Zack dan Rudi bekerja,Jono masih asyik menikmati sebatang rokok nya sambil menikmati vidio dangdut koplo dari dalam ponselnya.
Zack sedikit tak nyaman.Tapi ya sudahlah...aksi senioritas di tempat kerja bukan hal baru dalam dunia kerja bukan??tinggal mental masing masing saja sebagai anak baru....toh yang penting tujuan Zack adalah cari uang...bukan yang lainnya.
Ketiga karyawan berkasta sama itu masih sibuk dengan pekerjaan masing maisng.Hingga tiba tiba.Sebuah mobil yang tak terlalu mewah datang.Itu adalah mobil Heru si bos bengkel.Jono dengan cepat mematikan ponsel dan rokoknya.Ia kemudian setengah berlari dan menyahut kunci Inggris yang berada di tangan Rudi dan secepat kilat duduk berjongkok di samping sebuah mobil yang sedang butuh perbaikan seolah sedang bekerja.Rudi yang disahut alat kerjanya oleh Jono itu hanya bengong mendapati apa yang baru saja terjadi padanya.Zack melirik lagi ke arah Jono.
Heru masuk ke dalam bengkel.
Jono bangkit.
"selamat pagi pak...."ucap Jono sambil tersenyum.
"lu ngapain nggak pakai seragam?"tanya Heru.
"oh ini pak...tadi saya sampai langsung nyapu pak...trus benerin ini...sampai lupa kalau belum ganti baju...hehehe....."ucap Jono berbohong.
Zack mengangkat satu sudut bibirnya sambil menggelengkan kepalanya samar.Penjilat...!batinnya...!
"bagus...!yang lain tiru Jono ya ..yang rajin kalau kerja....!terutama kamu anak baru....!banyak banyak belajar dari dia..."ucap Heru sambil menoleh ke arah Zack di akhir kalimat nya.
Zack hanya mengangguk sambil tersenyum sinis.
Heru melangkah kan kakinya menuju ke dalam ruangannya lalu menutup pintunya.Melihat sang bos sudah tak ada di tempat,Jono pun kembali menyerahkan kunci Inggris ditangannya pada Rudi.Ia kemudian kembali duduk di kursi tunggu sambil memainkan ponselnya.
...----------------...
***up kedua di pagi ini...
karena kemarin nggak sempet up 2x...jadi hari ini insya Allah crazy up ya....
yuk...kasih dukungannya dulu....🥰🥰***
__ADS_1