Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Lima Puluh Satu


__ADS_3

***Nb:bab mengandung unsur dewasa berupa kekerasan..bukan untuk ditiru...!novel tidak diperuntukkan bagi anak anak dibawah 18thn


Yukkk.... kekuasaan Moreno akan segera tumbang....jangan stop bacanya ya...biar authornya nggak patah semangat....!!🥺🥺***


......................


Zack & Azizah👇




kriieeeettt.....


pintu gudang terbuka..


"selamat datang jagoan....."ucap Moreno sambil tersenyum menyeringai.Ia duduk di sebuah kursi sambil menghisap rokoknya dan tersenyum angkuh pada dua sosok pria yang baru saja datang itu.


Pintu gudang ditutup.Beberapa anak buah pilihan Moreno masuk ke dalam gudang itu dan mengepung Zack dan Roky.


Zack sudah hilang rasa hormat.Ia benci pria gila itu...!ia tak mau terus terusan diperbudak oleh pria gila itu...!


"lepaskan mereka...!"ucap Zack dingin.


Moreno tertawa lebar.Ia bahkan bertepuk tangan.Laki laki itu lantas bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati Zack yang nampak diliputi emosi.


"apa maumu Moreno...?!"tanya Zack dengan raut wajah dingin dan gigi yang mengetat.


Moreno menyeringai.Ia mendekati sang bekas kaki tangannya itu,berdiri di hadapannya dan kembali menyesap rokoknya.


"mauku?"tanya Moreno.


Laki laki itu meraih kerah kemeja Zack yang sudah rapi dan merapikannya....


"mau ku sangat mudah Zack..." ucapnya..


"jadilah pengikut yang baik.... karena aku tidak suka penghianatan...."ucap Moreno kemudian dengan raut wajah bengis dan dingin.


"ini kali kedua kau mengusik ketenangan ku...!aku yakin kau masih ingat....apa balasan yang setimpal untuk penghianat sepertimu...!!"ucap Moreno mengerikan sambil menepuk pundak Zack.


Zack menepis tangan Moreno dengan berani,ia mundur selangkah dengan tatapan mata penuh kebencian.


"kau tidak suka penghianatan?...TAPI AKU JUGA TIDAK SUKA PERBUDAKAN....!!!"bentak Zack tak terkendali.Dadanya naik turun.Matanya merah mengembun.Menyaksikan adik tersayang nya dan wanita yang mulai merasuki pikirannya terkurung di ruang sempit itu membuat Zack murka...!ia benci sebenci bencinya pada laki laki itu.Ia seolah tak peduli dengan siapa ia berhadapan sekarang.Laki laki itu harus bisa ia kalahkan saat ini juga....!!


Moreno menyeringai lagi.


"berani kau membentak ku anak muda?"tanya Moreno.


Zack masih menatap bengis ke arah Moreno.


"lepaskan mereka semua...!!"ucap Zack dingin.


Moreno tersenyum sinis lalu menghisap kembali rokoknya.


"yang mana yang harus kulepaskan?"tanya Moreno.


"adikmu yang cantik ini? atau si bis* itu? sepertinya kau menyukai wanita yang harus nya sudah ku jamah sejak dulu itu..."ucap Moreno lagi.


Moreno berjalan mengitari tubuh Zack.

__ADS_1


"bagaimana jika ku beri kau penawaran...."ucapnya.


"kita bertarung....!tanpa senjata....!jika kau menang...kau boleh membawa mereka pergi,tapi jika aku yang menang,kau harus bersedia berdiri disini,menyaksikan aku memperk*sa adik dan kekasihmu itu...!"ucap Moreno membuat Zack dan yang lainnya terbelalak.


Sinting....!!laki laki itu benar benar sinting...!!!


"kau gila...!"ucap Zack penuh penekanan menahan emosi.


Moreno tertawa lebar...


"harusnya kau sudah tau dari awal...bahwa aku gila..."ucapnya.


Moreno mengangkat satu tangannya lalu menjentikkan jarinya seolah memberi perintah kepada para anak buah nya.


Dua orang anak buah mengangguk.Mereka lantas membuka jeruji besi berisi para tawanan sang Moreno,dan dengan segera mereka menyeret Zia dan Azizah keluar dari ruangan sempit itu.Mereka melepaskan ikatan kaki Azizah dan Zia agar dua wanita itu bisa berdiri.Dengan terus dipegangi oleh masing masing seorang anak buah,kedua wanita itu dipaksa untuk berdiri dan menyaksikan pertarungan antara Zack dan Moreno.


Moreno melepas jasnya.Melepaskan pistol di bagian belakang tubuhnya dan meletakkan nya di atas kursi,lalu membuka kemejanya.Kini pria itu bertelanjang dada dan bersiap untuk berduel dengan Zack.


Zack mengikuti permainan Moreno.Ia melempar kan pistol itu ke arah Roky dan ditangkap dengan sempurna oleh sang sahabat.Ia menyingsingkan lengan kemeja nya lalu bersiap melawan laki laki yang beberapa jam lalu masih menjadi tuannya itu.


Moreno menyeringai lagi.


Dan.....duel pun berlangsung.Kedua pria itu berjibaku saling menyerang dan mengelak dengan sangat sengit.Zia memejamkan matanya sambil menangis.Bibirnya tak henti berkomat kamit merapalkan doa untuk sang kakak.Ia terus memejamkan matanya seolah tak kuat melihat sang kakak yang kini harus berduel dengan Moreno si laki laki iblis itu.Ingin rasanya berteriak meminta sang kakak untuk berhenti.Namun ikatan dan lakban di mulutnya benar benar menghalangi nya.


Berbeda dengan Zia.Dada Zizah naik turun.Matanya merah menatap penuh kebencian ke arah laki laki yang kini terus memberi pukulan demi pukulan ke wajah Zack.Wanita itu benci...! sangat benci dengan laki laki itu.


Saat Azizah tengah berada di puncak emosinya,tiba tiba.....


sreeeett......


Tali yang mengikat tangan Azizah di belakang punggung nya terlepas.Zizah menoleh ke arah anak buah Moreno yang sedari tadi memeganginya.


Zizah masih diam.


"tetap letakkan tanganmu di belakang,pura puralah tetap terikat...tunggu saat yang tepat,gunakan pisau ini untuk menyerang Moreno.Aku tau kau bisa....setelah itu..aku dan yang lainnya akan bergerak...." bisiknya lagi.


"kau paham?"tanya Gio.


Zizah mengangguk.


Pertarungan terus berlansung.


buuuuuggghhhh......


buuuuuggghhhh.....


buuuuuggghhhh......


pukulan demi pukulan dilayangkan oleh Moreno.Zack jatuh tersungkur.Laki laki itu tumbang.


Zia menangis makin menjadi jadi.Gio memberi kode mata pada anak buah Moreno yang memegangi Zia,Gibran.


Laki laki itu paham.Ia membawa Zia mundur seolah mengamankan nya.


Gio melirik lagi ke arah Roky yang memegang dua senjata api,miliknya dan milik Zack.Kontak mata terjadi.Roky paham....!


Mereka tetap diam menunggu waktu yang tepat untuk menyerang.Gio diam diam menyerahkan pisaunya pada Zizah.


Buuuuuggghhhh......

__ADS_1


Zack terpelanting dengan wajah babak belur...!laki laki itu sudah lemah.Moreno mendekati nya dengan wajah dan langkah angkuh.


"lemah sekali kau bodoh....!"ucap Moreno.


"laki laki seperti mu mau bermain main denganku?!sudah bosan hidup kau setan kecil....!!"ucap Moreno.


buuuuuggghhhh.....


Moreno kembali menendang tubuh Zack hingga kini posisinya yang semula tersungkur kini menjadi terlentang.Ia menatap angkuh ke arah laki laki itu lalu menggerakkan kakinya mengambang di atas benda menonjol milik Zack.


"mungkin akan menarik jika ku buat kau cacat..."ucap Moreno mengerikan.


Zia makin histeris.Ia berteriak di balik mulutnya yang masih terlakban.


Moreno bak berada diatas awan.Tangannya tergerak meminta pistol,seorang anak buah pun paham.Ia mendekati pria kejam itu dan membawakan sebuah pistol untuk sang tuan.


Moreno tersenyum angkuh.


"harusnya kau berfikir lebih jauh lagi sebelum memutuskan untuk melawanku bodoh....!!"ucap Moreno bak di atas awan.


Laki laki itu mengangkat senjatanya,mengarahkan ke arah benda menonjol milik Zack dan bersiap untuk membidiknya.


"hadiah untuk keberanian mu melawanku....!"ucapnya,dan......


.


.


.


.


buuuuuggghhhh.....


bleeeesssss.....


Zizah menabrakkan tubuhnya ke tubuh Moreno dari belakang.Wanita itu menancapkan pisau pemberian Gio di punggung atas sebelah kiri Moreno membuat laki laki itu terkejut dan jatuh tersungkur.Pistol jatuh menjauh dari Moreno.


Semua yang berada di sana melotot.Termasuk Zia dan Zack yang sudah bonyok.Zizah yang berada di atas tubuh Moreno meraih kepala laki laki itu dan membenturkannya ke lantai beberapa kali.


"SEKARANG....!!!"teriak Roky.


Daann.....


Doooooorrrrr...... doooooorrrrr...... doooooorrrrr....


baku tembak dan peperangan berlangsung.Kubu Zack yang ada Roky,Gio,Gibran,dan Zizah melawan para anak buah Moreno yang jumlahnya jauh lebih banyak.


Pertempuran berlangsung di dalam gudang.Zizah masih berada di atas tubuh Moreno.Seorang anak buah mendekat dan berniat menendang tubuh Zizah agar menyingkir dari Moreno,namun dengan cepat Zack menggerak kan kakinya menghantam tubuh pria itu membuatnya terpelanting ke lantai.


Zack bangkit.Ia yang sudah berlumuran darah menarik tangan Zizah agar wanita itu menjauh dari Moreno.


Moreno bangkit dengan susah payah.Pisau masih tertancap di punggungnya.Darah mengucur,namun nyatanya ia masih bisa bangkit. Ia menatap tajam ke arah Zack yang nampak menggunakan tubuhnya untuk melindungi gadis tersayang nya yang berdiri dibelakang nya.


"kalian benar benar bang**t....!!"ucap Moreno.Laki laki itu meraih pistol yang tergeletak di atas kursi nya,ia hendak menembakkan senjata api itu kearah Zack namun tiba tiba.....


braaaaaakkkk.....!!!!


"JANGAN BERGERAK.....!TEMPAT INI SUDAH DIKEPUNG....!!!!!!!!!”

__ADS_1


__ADS_2