Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Lima Belas


__ADS_3

.....


"ambilkan cambuk....!!'ucap Moreno dingin dengan seringai iblisnya membuat Azizah seketika itu juga menoleh ke arah pria itu.


Azizah bergetar.Ia yang sudah ketakutan sejak pertama masuk ke kamar Moreno kini seolah dibuat makin takut.Untuk apa Moreno meminta cambuk?apa yang akan laki laki itu lakukan padanya.


Adik kandung Ammar itu mencoba untuk tetap tenang.Namun tanpa gadis itu sadari,di sampingnya,seorang pria yang sedari tadi mencengkeram tangannya dengan kuat.Pria itu terlihat sesak.Dadanya naik turun.Mendengar kata cambuk membuat hatinya teriris pilu.Ia bergetar dengan tatapan mata merah yang nanar menatap lurus ke depan.


Ada luka yang kembali terkoyak.Ada kenangan pilu yang kembali menari nari di pelupuk mata.Ada duka tersayat seorang anak yang hidup dalam tekanan dan trauma berkepanjangan.


Roky datang dengan cambuk hitam berukuran besar.Zack memejamkan mata dan memalingkan wajahnya tak mau melihat ke arah sang tuan yang kini menatap bengis ke arah wanita malang itu.Azizah berontak.Namun tangan Zack tak mengizinkannya untuk beranjak.Laki laki itu terus mencengkeram tangan Azizah dengan tatapan mata yang menatap lurus ke depan tanpa mau menoleh ke arah wanita malang itu.


"Zack..!"ucap Moreno.


Zack yang tak berani menatap sang tuan pun paham.Ia mendorong tubuh Azizah hingga jatuh tersungkur ke lantai.Azizah menangis pilu.Moreno mulai mengangkat tangannya dan.....


Terjadilah....


gadis itu menangis, merintih disela sela bunyi hantaman cambuk besar itu ke tubuh ringkihnya.Semua anak buah dan pelayan yang menyaksikan adegan itu dibuat bergidik ngeri.Takut dan kasihan.Namun lagi lagi,Zack terlihat jauh lebih perih.Setitik air mata bahkan lolos dari pelupuk matanya yang terpejam mendengar rintihan gadis polos nan malang itu.Ia tak sanggup mendengar suara itu.Begitu pilu menyayat hati membuat ingatannya kembali melayang layang menyelami momen ter pedih dalam hidupnya beberapa tahun yang lalu.


Sakit.....sangat sakit...!duka yang begitu lama ia pendam,yang hanya segelintir orang dirumah ini yang mengetahuinya.


Lima menit...


Moreno menghentikan aksinya.Ia menatap puas melihat Azizah yang kini meringkuk di bawah kakinya.Gadis itu lemah,seluruh badannya terasa sakit dan perih.Lecet,merah merah bahkan sebagian mengeluarkan darah akibat hantaman cambuk hitam milik sang Moreno.Gafis itu menangis tanpa suara di atas lantai marmer yang dingin.Pilu sekali nasibnya,terjebak di sarang iblis berwujud manusia.Menjalankan hukuman atas sesuatu yang harusnya tak ditanggung olehnya.


Moreno membuang cambuknya asal.


"ini peringatan untukmu setan kecil..!sekali lagi kau berani memancing emosiku....ku pastikan kau akan kehilangan kedua matamu....!"ucap Moreno murka.


"Zack....! singkirkan sampah ini dari hadapan ku...!"ucap Moreno.

__ADS_1


Zack membungkuk.


"baik tuan"ucapnya sekuat tenaga menyembunyikan kesedihannya.


Moreno melangkah pergi naik ke lantai atas meninggalkan Azizah yang terus menangis.


Roky mendekati Zack.Ia menepuk pundak rekan kerjanya itu seolah menyemangati diri pria tersebut lalu meraih cambuk hitam yang tergeletak di atas lantai dan pergi meninggalkan tempat tersebut.


Zack menatap pilu ke arah Azizah.Gadis itu sesenggukan dengan tubuh penuh luka.Sakit...pasti sangat sakit.Zack bergerak.Kemudian....


seetttt.....


Ia membopong tubuh ringkih itu.Ia kemudian berjalan meninggalkan tempat tersebut menuju rumah belakang tempat dimana kamar Azizah berada.Setetes cairan bening kembali lolos menetesi pipi gadis tuna wicara itu. Bukan air mata Azizah,tapi air mata Zack.Laki laki itu kembali menangis dalam diam tanpa suara.Dalam mode diam nan dingin yang seolah menyimpan banyak sekali misteri dalam hidupnya.Azizah yang merasakan sakit hati dan fisiknya tak menyadari hal itu.Ia membenamkan wajahnya pada dada bidang berbalut sweater putih milik pria berambut gondrong tersebut.


Tak lama...


Zack sampai di kamar Azizah.Ia merebahkan tubuh penuh luka itu di atas kasur busa berukuran 120x200 meter tersebut.Azizah masih menangis membuat Zack makin teriris.Pria berambut gondrong itu mendudukkan tubuh tegapnya di atas lantai dingin berlapis tikar tipis di samping kasur busa itu.Ia menyandarkan tubuhnya di dinding kamar.Dilihatnya punggung ringkih yang kini terbaring di kasur dalam posisi membelakangi nya itu.Isak tangis Azizah terdengar jelas.Betapa pedihnya kisah hidup gadis tersebut.Betapa malangnya gadis tak bersalah ini,harus menjadi tumbal keserakahan tante dan sepupu sepupu nya.


Tangan Zack terangkat hendak menyentuh punggung ringkih tersebut,namun tiba tiba....


pintu kamar Azizah terbuka.


Bu Rahmi datang dengan tergopoh-gopoh.


"buk..."ucap Zack.


Bu Rahmi menutup pintu kamar Azizah dan mendekati Zack.


"ibuk bawain obat....biar lukanya cepat kering....bantu olesin ya....ibuk mau pergi keburu ketauan..."ucap Bu Rahmi setengah berbisik pada Zack.


Zack tersenyum.

__ADS_1


"makasih buk..."ucap Zack.


"heeh......!udah...kamu juga jangan ikut sedih....!bantu dia obatin lukanya...."ucap Bu Rahmi sambil mengusap pundak pria yang sebenarnya berparas manis itu.


Bu Rahmi kemudian segera pergi meninggalkan tempat tersebut.Ia takut kalau sampai ketahuan membantu Azizah.Bisa tamat riwayatnya...!


Seperginya Bu Rahmi,


Zack naik ke atas kasur,ia mendekatkan wajahnya ke wajah Azizah yang tiduran miring lalu membelai lembut rambut hitam gadis bis* itu.


"bangun....aku obati lukamu dulu..."ucap Zack lembut.


Azizah yang mendengar suara yang begitu lembut itupun menoleh kearah Zack hingga membuat wajah kedua anak manusia itu kini berada dalam posisi yang cukup dekat.


Zack mengamati wajah imut gadis dua puluh tahun tersebut.Cantik natural dengan kulit putih,bibir tipis dan mata sayu.Sangat menarik...!


Zack tersenyum lembut yang terlihat begitu manis.


"bangun....kamu harus tetap kuat.."ucapnya.


Azizah memiringkan kepalanya.Lagi...ia melihat sosok lain dalam diri Zack.Ia terlihat sangat lembut dan manis.


"bangkit sayang....aku akan membantumu keluar dari tempat ini..."ucapnya.


degghhh....


Apa?membantunya keluar dari tempat ini?bagaimana caranya?


...----------------...


***Selamat pagi menjelang siang....

__ADS_1


up 09:38


yuk... dukungan nya dulu🥰***


__ADS_2