Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Lima Puluh Dua


__ADS_3

Braaaaaakkkk.......


.


.


.


.


.


.


"JANGAN BERGERAK,....!TEMPAT INI SUDAH DIKEPUNG....!!!"


Seketika itu juga semua yang berada di dalam ruangan itu menoleh ke arah pintu...!


Seseorang sudah melaporkan sindikat Moreno ke aparat kepolisian.Segerombolan polisipun akhirnya datang menyergap tempat itu dipimpin oleh seorang laki laki berseragam kaos dan rompi polisi bertuliskan "Bram" di salah satu sisi dadanya.Para polisi yang jumlahnya cukup banyak itu merangsek masuk mengepung tempat tersebut.Satu diantara banyaknya pasukan polisi itu,ada sang mantan majikan Zizah,Andrew...!


Semua anak buah Moreno yang berada di luar sudah diamankan.Berbekal pengakuan salah satu anak buah yang mengaku ikut berontak bernama Rendy yang semula berjaga di gerbang rumah,para polisipun segera menuju gudang untuk menyelamatkan sandera yang disekap oleh Moreno.


Moreno yang menyadari kedatangan para aparat penegak hukum itu tak bergerak dari posisinya.Tangannya masih mengangkat senjata dan mengarahkan nya ke arah Zack dan Zizah yang berlindung di balik tubuh tegap pria berambut gondrong itu.


"letakkan senjata kalian.....!!!!"hardik Bram.


Semua yang memegang senjata pun menurut,kecuali Moreno.


"lepaskan senjatamu....!!!" hardik Bram pada Moreno.


"keluar kalian....!"ucap Moreno dingin pada polisi.


"rumah mu sudah dikepung..!menyerahlah...!!!!”ucap Bram sambil terus mengacungkan senjatanya ke arah Moreno.


"ini bukan urusanmu....!!"ucap Moreno.

__ADS_1


"kami penegak hukum....!kau sudah banyak melakukan aksi kriminal....!menyerahlah....!!" ucap Bram tegas.


Moreno tak peduli,Zack yang babak belur masih berada dalam mode awas melindungi Zizah di belakangnya.Gadis itu gemetar,keduanya masih belum bergerak dari posisi mereka berdiri lantaran mata tajam Moreno masih terus menatap keduanya dengan tatapan iblisnya.Sekali bergerak,bisa saja laki laki itu nekat melayangkan tembakannya pada mereka.


"Saudara Moreno....!!! letakkan senjata anda sekarang.....!!!!"hardik Bram lagi.


"menyerahlah Moreno,kau sudah kalah...!"ucap Zack.


Moreno menyeringai...


"kalau aku kalah...maka kalian harus mati terlebih dahulu,baru aku bisa menerima kekalahan ku dengan tenang..."ucapnya bengis.


"matilah kau bede*ah....!!"ucap Moreno dan.......


.


.


.


doooooorrrrr.....!!!!


"Zizaaaaahhhh......!!!!"


doooooorrrrr.......!!!


Moreno menembakkan pistolnya ke arah Zack namun dengan cepat Azizah bergerak melindungi tubuh laki laki itu membuat peluru Moreno bersarang tepat di punggung sang gadis tuna wicara.


Zizah terjatuh dalam posisi memeluk Zack.Bram menembakkan timah panasnya ke arah betis Moreno guna melumpuhkan sang raja pembunuh bayaran.Duda empat puluh tahun itu tumbang.


"ringkus mereka semua....!"


"siap komandan....!!"


Para polisi itu bergerak.Semua yang ada di sana di amankan.Zia dan para tawanan lain pun dilepaskan.

__ADS_1


"pak....!!saya nggak salah pak....!!saya korban...!!"ucap Roky membela diri.


"nanti kamu bisa jelaskan di kantor....!!"ucap salah satu polisi.Semua anak buah Moreno pun dibawa tanpa terkecuali.


Zizah tak sadarkan diri.Zack panik.Tangannya berlumuran darah Azizah.


"peri bangun sayang....!"ucap Zack panik sambil menepuk nepuk pipi Zizah.Zia,Ammar,Andrew dan Bram mendekat.


"peri bangun.....!!!"teriak Zack panik.Matanya merah mengembun.Ia benar benar takut.Ia tak mau kehilangan untuk yang kedua kalinya.


"Zizah bangun sayang..."ucap Ammar ikut panik.


"lebih baik kita bawa ke rumah sakit..."ucap Bram.


Semua mengangguk.Zack membopong tubuh ramping itu.Ia bahkan seolah lupa dengan adiknya.


Mereka semua segera bergegas keluar dari dalam gudang menuju rumah sakit.


....


Sementara itu di luar rumah megah tersebut.Moreno dengan pisau yang masih tertancap di punggung nya dan peluru bersarang di betisnya berjalan terpincang pincang di papah polisii.


Tiba tiba sorot mata nya menajam.Dilihatnya di sana,dibalik pagar besi rumahnya,seorang wanita seusianya yang terlihat cantik berdiri menatapnya dengan tatapan nanar.


Itu Grace.....!


wanita itu lah yang melaporkan Moreno ke polisi...!ia yang melihat kekejaman Moreno menyeret Azizah dari tempat persembunyiannya di semak semak tak jauh dari makam itu tergerak hatinya untuk menyelamatkan sang gadis malang.Ia yang semula sudah tak mau lagi berurusan dengan Moreno itu akhirnya menelfon Bram,suaminya sendiri yang juga merupakan seorang kepala polisi senior di kota itu.Wanita itu bahkan bersedia menjadi saksi atas kekejaman Moreno nantinya jika dibutuhkan.Karena walau bagaimanapun,ia jugalah satu dari puluhan,bahkan ratusan korban Moreno dulunya.


Moreno menatap bengis ke arah Grace.Wanita itu tak gentar.


Laki laki itu kemudian dimasukkan ke dalam mobil polisi lalu di bawa pergi oleh para aparat penegak hukum tersebut.


...----------------...


***Selamat pagi....

__ADS_1


up 05:26


yuk... kasih dukungan dulu.....🥰🥰🥰***


__ADS_2