
Sementara itu ditempat lain....
Zack dan Roky mengusap wajah mereka kasar.Mereka tak bisa menemukan ponsel Ammar.Keberadaan ponsel itu juga tak bisa di lacak.Seharian mereka mencari ke tempat tempat yang mungkin Ammar kunjungi tapi tetap tidak ada.Harusnya ponsel itu berada di rumah Reza,tapi nyatanya tak ketemu meskipun mereka sudah mengacak acak rumah tersebut dan mengancam pemiliknya.
Saat ini,di depan sebuah warung, keduanya berdiri menyandarkan dirinya di kap mobil mereka sambil Roky menenggak memegang sebuah minuman kaleng dingin dan Zack menyalakan rokok favoritnya...
"kita cari kemana lagi?"tanya Zack.
Roky menggelengkan kepalanya lalu menenggak lagi minuman nya.
"nggak tau ...buntu gue...."ucap Roky.
Zack diam sejenak sambil menyesap benda bernikotin nya lagi.Tiba tiba.....
"adiknya Reza...!!"ucap Zack sambil menepuk pundak Roky membuat pria itu sedikit tersentak.
Ya....mereka baru ingat jika Aliya dan Tari tak ada di rumah itu saat mereka menggrebek rumah itu tadi.
Roky menegakkan posisi duduknya,ia kemudian mengangguk.Ya....masih ada Aliya dan Tari...!mungkin ponsel Ammar ada di salah satu dari mereka.
"bener....!tante nya Zizah juga nggak ada tadi..!"ucap Roky.
"kita balik ke rumah itu...!"ucap Zack.Roky mengangguk.
Zack dan Roky segera masuk ke dalam mobil.Saat Roky hendak menstarter mobil tersebut,ponsel Zack yang sedari tadi berada di dashboard mobil yang berada dalam mode getar itu bergetar
Zack meraihnya....
1panggilan vidio...
"peri"
Zack tersenyum,tumben sekali wanita itu melakukan panggilan vidio,jangan jangan kangen,pikirnya.Dengan segera ia mengusap tombol hijau yang ada di ponselnya.
Dilihatnya layar benda pipih tersebut hitam,sepertinya kamera ponsel gadis manis itu tertutup sesuatu,jari tangan Zizah mungkin.
Mobil sudah bergerak menuju rumah Reza.Zack tersenyum sambil menyandarkan tubuhnya di sandaran jog mobil.
"hai sayang....ada apa?"tanya Zack.
Zizah tak menjawab.
__ADS_1
"peri....kok gelap...?kamu lagi ngapain?"tanya Zack lagi
Layar masih gelap.Zizah belum menjawab.Zack makin penasaran.Seutas senyum terbentuk dari bibirnya,segala tingkah laku perempuan itu makin hari makin terasa begitu menggemaskan bagi Zack.
"peri kamu lagi ngapain sih?"tanya Zack lagi...
Tiba tiba.....
Layar hitam di ponsel itu berubah,kini wajah seorang laki laki berjambang dan berkumis cukup lebat terpampang jelas disana membuat Zack tersentak kaget dan reflek menegakkan posisi duduknya.
"halloow....sayang ...."ucap Moreno dengan senyuman mengerikan.
Roky yang mendengar suara itu reflek menghentikan laju mobilnya.
Keduanya tercengang menatap layar ponsel.Itu hp Azizah, tapi kenapa bisa ada di tangan Moreno?
"apa kabar sayang??"tanya Moreno sambil tersenyum namun terdengar sangat mengerikan.
Mampus...!habis mereka berdua...!!
"kenapa kalian tidak pulang sayang?aku merindukan kalian...."ucap Moreno lagi.
"aku sudah menyiapkan mainan istimewa untuk kalian...."ucap Moreno sambil mengarahkan kamera ponselnya ke arah sebuah ruangan seperti sel yang berada di dalam gudang lusuh,dimana disana ada Azizah,Ammar,Zia,dan keluarga Roky,ayah ibu serta adiknya yang masih berusia enam belas tahun
"ibuk....!"ucap Roky tak kalah terkejut.
"datanglah kemari....aku menunggu kedatangan kalian untuk menyaksikan pertunjukan menarik dariku..."ucap Moreno kemudian mematikan sambungan vidio nya.
"aaaaakkkkhhh.......!!!!"pekik Zack sambil membanting ponselnya.
Zack menjambak rambutnya sendiri.Ia frustasi...! pemberontakan ketahuan...!dan bahkan kini Zia juga berada di tangan Moreno..!bagaimana bisa gadis itu tertangkap padahal Zia sudah di amankan oleh Roky bersama dengan keluarga Roky
Ya.... beberapa hari yang lalu Roky meminta Aliya untuk menjemput Zia di kampusnya.Gadis itu berhasil lolos dari pantauan anak buah Moreno yang mengawasinya dengan cara menggunakan gamis dan cadar saat keluar dari kampus.
Ia pikir Zia sudah aman ditempat persembunyian barunya,namun nyatanya ia salah.Aliya membongkar semuanya tanpa Zack dan Roky ketahui.Bermodalkan ponsel Ammar dan bukti bukti chat Ammar,foto kedekatan Zack dengan Zizah dan Ammar serta pengakuan Aliya dipaksa menjemput Zia dan keluarga Roky.Semua sudah menjadi bukti yang sangat kuat untuk menyimpulkan bahwa Zack dan Ammar memang benar benar ingin melakukan pengkhianatan di belakang Moreno....!
Namun....ada satu yang Moreno dan Aliya belum tahu..... keberadaan Gio,Gibran,dan Randy,tiga anak buah Moreno yang juga ikut masuk dalam daftar orang yang ingin berontak pada pria tersebut.
Roky kalut....
Dengan cepat ia kembali tancap gas menuju ke kediaman Moreno.Entah apa yang akan terjadi setelah ini pada mereka.Habislah.....entah nyawa siapa yang akan melayang hari ini...!keduanya hanya bisa pasrah...!
__ADS_1
.....
Mobil terus melesat membawa dua pria yang nampak frustasi itu.Sekitar lima belas menit perjalanan,keduanya sampai di kediaman Moreno.Mereka langsung turun dari mobil dan mengeluarkan senjata api milik mereka masing masing.Keduanya lantas menuju ke gudang belakang tempat di mana para orang orang tersayang mereka di sandera.
Sepanjang perjalanan, hanya ada beberapa anak buah yang berjaga di area rumah megah itu.Tak seperti biasanya yang dimana rumah itu selalu diawasi banyak mata di setiap sudutnya,kali ini hanya ada segelintir anak buah yang berjaga di sana.
Zack dan Roky tak peduli.Yang terpenting adalah nyawa orang orang tersayang mereka.Dengan sorot mata tajam dan pistol di tangan,Zack dan Roky yang berjalan beriringan pun segera menuju ke gudang belakang tempat dimana para sandera di tahan.
Zack sampai di depan pintu gudang....
seorang anak buah menatap angkuh ke arah Zack dan Roky.Sepertinya berita pemberontakan dua anak muda itu sudah sampai ke telinga para anak buah disana,sehingga kini mereka solah tak lagi menaruh rasa hormat pada pria gondrong yang dikenal sebagai tangan kanan Moreno itu.
kriiiiiieeeettt.....
pintu gudang terbuka....
"silahkan masuk tuan..."ucap anak buah itu dibarengi senyuman angkuh yang terkesan merendahkan.
Zack tak peduli,ia masuk bersama Roky kedalam gudang itu.Sang anak buah pun dengan segera menutup pintu besi tersebut.
Zack menarik nafas panjang.Dadanya sesak sekali sakit.Dilihatnya disana,Zia,Zizah,Ammar dan keluarga Roky dikurung dalam satu ruangan sempit berjeruji besi bak penjara dalam kondisi terikat dan mulut di lakban.
"selamat datang jagoan...."ucap Moreno sambil menghisap rokoknya.....
.
.
.
.
.
apa yang akan terjadi setelah ini???
tunggu nanti malam😁
...----------------...
***Up 11:26
__ADS_1
yuk...kasih dukungan yang banyak....
🥰🥰🥰🥰***